Monday, June 25, 2012

Riset Pasar Untuk Menciptakan Target Market Produk Anda

Artikel ini akan membahas tentang  Riset pasar untuk menciptakan target market produk anda. Nah, cara paling efektif untuk menemukan pasar adalah dengan riset keyword atau kata kunci. Nah, apa itu riset keyword? Mudahnya, ini adalah aktivitas riset sederhana yang harus anda lakukan untuk mengetahui seberapa besar potensi suatu keyword. Dan keyword potensial yang nanti anda temukan selanjutnya akan menjadi topik dalam bisnis atau blog anda.

Dengan riset keyword anda akan tahu apa saja yang biasa pengunjung gunakan saat surfing di internet. Berapa tingkat permintaannya dan berapa website yang sudah menyediakan informasinya. Selanjutnya perbandingkan kedua hal tadi untuk mendapatkan angka yang diharapkan.

Lebih jelasnya, dengan riset keyword anda akan langsung tahu kebutuhan produk seperti apa yang diinginkan pengunjung saat online. Karena, anda akan langsung mengetahui kata-kata apa yang sering diketik di mesin pencari dan seberapa besar spider search engine menampilkan kata-kata tersebut setiap bulan. Keyword yang sering digunakan pengunjung inilah yang menjawab pertanyaan, “Apakah yang pengunjung butuhkan saat mereka datang ke internet?”

Dari sini kita bisa tahu apa saja produk yang jadi permintaan pasar. Dan seberapa besar permintaan dari pengunjung.

Selain itu, riset keyword sangat membantu anda dalam menentukan kata kunci apa yang paling baik anda gunakan untuk tag web/blog anda. Jadi, ketika pengunjung mengetik kata kunci yang sama dengan yang ada di tag web/blog anda,  blog anda yang akan keluar di halaman pencarian search engine.

Dua Langkah Mudah Melakukan Riset Keyword

Nah, hal-hal apa saja yang perlu anda lakukan saat melakukan riset keyword ini? Sederhana saja, anda cuma perlu dua langkah mudah. Apa saja?

• Cari tahu keywords apa yang sering dicari orang saat online. Masing-masing keyword memiliki jumlah pengunjung yang berbeda-beda. Semakin umum keywords yang anda pilih, maka semakin banyak jumlah pencarinya. Baiknya anda pilih keyword-keyword yang berada di urutan 10 teratas.

• Cari keywords yang memiliki nilai kompetisi yang tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil. Keyword yang memililiki pengunjung terbanyak bukanlah keyword terbaik untuk produk anda. Logikanya begini, pengunjung mengetik keyword untuk membeli produk. Semakin banyak orang yang mengetik keyword itu semakin banyak calon pembeli produk yang berhubungan dengan keyword tadi. Benar? Harusnya, anda memilih keyword tersebut sebagai landasan membuat produk.

Tapi, coba bayangkan, berapa besar orang yang berpikiran sama seperti anda saat ini. Orang lain yang juga ingin membuat produk seperti anda, pasti akan menjadikan keyword tersebut sebagai landasan produk mereka. Nah, kira-kira bagaimana tingkat persaingan untuk produk ini nantinya? Sangat sengit, bukan? Banyak orang yang akan membuat produk yang sama dengan anda. Belum lagi produk-produk yang sudah ada sekarang.

Semakin tinggi jumlah suatu keywords, maka semakin besar tingkat kompetisinya. Begitu pula sebaliknya, jika anda justru memilih keyword yang kurang kompetitif, produk anda justru tak akan pernah laku. Karena benar-benar sepi peminat. Untuk itu, carilah keywords yang memiliki tingkat kompetisi sedang-sedang saja. Tidak terlalu tinggi dan juga tidak terlalu rendah.

Setidaknya carilah keyword yang berada di urutan nomor 3-5. Biasanya, keyword yang berada dalam urutan tersebut memiliki tingkat pengunjung dan pencari yang tidak telampau kompetitif. Sehingga anda mudah memasuki pasar yang ada. Pesaing anda belum banyak dan calon pembeli sudah pasti ada.

Untuk memudahkan riset ini anda bisa menggunakan software “pencari keyword.” Misal, “google keyword search tool.”

Mengenal Beberapa Jenis Software Riset keyword

Dari sekian banyak keyword search tool, ada dua yang paling banyak digunakan pebisnis internet. Silakan pilih mana yang paling baik menurut anda.

Wordtrackerhttp://freekeywords.wordtracker.com Wordtracker adalah salah satu jenis software riset keyword yang memperoleh hasil analisis data keyword dari dua sumber, yaitu meta-crawler dan dogpile.

Dua jenis meta search engine ini merupakan cabang dari database search engine yang lebih besar yaitu, Google, Yahoo, MSN Search, dan Ask Jeeves. Jadi,wordtracker tidak langsung mendapatkan data analisisnya dari database search engine yang sering kita kenal. Tidak mengherankan, jika Wordtracker hanya memberikan hasil data analisis yang cukup kecil saat kita mencari sebuah keyword karena memang datanya diambil dari sumber yang juga tergolong kecil yaitu meta-crawler dan dogpile.

Keyword Discovery - http://www.keyworddiscovery.com/search.html .Dibanding wordtracker, keyword discovery memiliki data hasil yang lebih besar karena data hasil analisis riset keyword ini didapat dari 37 sumber yang berbeda, mulai dari jenis search engine internasional, search engine pay-per-click, meta search engine, hingga search engine regional. Dalam keyword discovery, kita akan menemukan database pencarian yang dikeluarkan pada setiap akhir 12 bulan mencapai lebih dari 20 milyar pencarian.

Semoga bermanfaat :)

Author:

0 komentar: