Friday, October 27, 2017

Mengapa Anda Perlu Team Customer Support Selama 24/7?


Ketika telah memutuskan untuk menggunakan salah satu provider sebagai penyedia layanan produk atau jasa yang dibutuhkan, tentu sebelumnya konsumen telah mempertimbangkan semua aspek yang ditawarkan oleh pihak third party tersebut. Mulai dari produk atau jasa, kualitas, price, hingga tentang adanya dukungan customer support. Salah satu syarat utama dalam menggunakan layanan dari provider penyedia layanan di bidang teknologi informasi adalah adanya dukungan customer support. Mengapa hal ini bisa menjadi sesuatu yang sangat penting serta patut untuk dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk mempercayai salah satu jasa provider tertentu? Jawabannya tentu saja karena customer support adalah layanan yang paling dibutuhkan dan dicari ketika terjadi error maupun kerusakan dan kesulitan yang dihadapi oleh user. Sedangkan seperti yang diketahui, probabilitas terjadinya error dalam dunia IT baik disengaja atau tidak, cukup tinggi. Hal ini dapat disebabkan faktor dari sumebr daya manusia, maupun teknologi / software itu sendiri. Semua aspek tentu membutuhkan penanganan yang tepat. Dan penanganan yang tepat tersebut tentu saja hanya dapat dihandle dan diselesaikan oleh pihak team technical support.

Bentuk-bentuk dukungan team technical support ini bermacam-macam. Ada yang membutuhkan bantuan seputar login dan instalasi, mengatasi error, update software, cara mengatasi krisis disaat mengalami downtime, dan lain sebagainya. Customer support bertugas untuk “menampung” masalah di awal semua hal yang berkaitan dengan kesulitan yang dialami oleh customer, mulai dari tahap yang ringan hingga yang berat untuk kemudian mendistribusikan kesulitan-kesulitan yang dialami customer tersebut kepada ahli-ahli yang berkompeten di masing-masing bidang agar dapat segera diatasi dengan benar dan tepat sasaran. Maka dari itu, tingkat kebutuhan dan penyelesaian masalah customer terbagi kedalam beberapa level atau tingkatan. Namun customer support juga dituntut untuk lebih bisa melakukan beberapa hal disaat yang bersamaan, atau disebut juga sebagai multi tasking. Sebagai “garda depan”, team support yang berhubungan langsung dengan konsumen sebaiknya adalah customer support yang dapat diandalkan, dipercaya, serta mampu mengatasi masalah-masalah yang dialami oleh konsumen. Hal-hal yang termasuk kedalam klasifikasi customer support antara lain adalah customer service yang menerima panggilan telepon konsumen, layanan dukungan teknis, serta dukungan layanan lainnya yang diperlukan.


Bagaimana Jadinya Bila Tidak Ada Layanan Support?
Img : Freepik

Setelah ulasan diatas tentu Anda memahami betapa pentingnya keberadaan customer support. Sekarang Anda bayangkan bagaimana jika layanan support ini tidak ada? Katakanlah misalnya Anda memiliki bisnis yang memiliki platform penjualan online, yaitu sebuah e-commerce. Tentu semua pemilik bisnis berharap bisnisnya berjalan lancar dan aman-aman saja. Namun bagaimana jika terjadi kendala seperti server yang down karena banyaknya pengunjung yang datang pada suatu waktu sehingga menyebabkan website overload visitor? Tentu akan berdampak pada transaksi finansial yang terjadi pada website tersebut. Pembeli yang ingin membeli produk dan melakukan check out transaksi dan berpindah ke pembayaran, bisa gagal dikarenakan server yang down. Tentu pemilik bisnis akan mengalami kerugian yang tidak sedikit, karena ada banyak calon pembeli yang tidak jadi melakukan transaksi finansial di website tersebut. Lalu, bagaimana jadinya jika website perusahaan Anda tidak dapat diakses selama berjam-jam? Tentu kerugian yang dialami bisa naik berlipat-lipat.

Layanan support ini sangat penting dimiliki oleh semua pemilik bisnis yang memiliki akses jual beli melalui platform online, misalnya saja website. Ketika terjadi bencana atau kendala yang tidak diinginkan, pemilik web telah mengetahui langkah apa saja yang harus dilakukan, mulai dari tahap pertama yaitu siapa yang harus dihubungi, kedua, bagaimana cara penyelesaian kendala yang dihadapi, serta ketiga, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan kendala tersebut.

Jika layanan support tidak ada, tentu user akan kebingungan mencari solusi serta mengatasi kendala yang muncul. Mungkin situasi akan sedikit berbeda jika user mengetahui sedikit dasar tentang dunia IT, maka user dapat mencari sumber masalah yang dihadapi. Namun bagaimana jika user tidak memiliki dasar ilmu IT serta tidak memiliki karyawan yang berkompeten di bidang IT? Tentu keadaan tetap tidak terkendali serta tidak dapat segera terselesaikan dengan cepat dan tepat sasaran.


Jenis Layanan Customer Support yang Harus Ada Disetiap Perusahaan Provider?
Img : Freepik

Ada beberapa fitur yang harus dimiliki oleh provider penyedia layanan di bidang IT. Beberapa fitur tersebut antara lain adalah :
  • Live chat, merupakan fitur atau sistem chatting yang tersedia pada suatu website. Biasanya live chat ini terletak pada pojok kanan bawah sebuah website. Fungsinya tentu saja untuk menghubungkan konsumen dengan perusahaan provider. Akan lebih baik apabila layanan live chat ini tersedia selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Jadi jika sewaktu-waktu user membutuhkan bantuan, team teknis dapat dengan sigap dan cepat tanggap membantu. Sistem live chat ini lebih mudah daripada sistem telepon atau email, user tidak perlu mencari-cari nomor telepon serta alamat email dan masuk ke aplikasi email terlebih dahulu untuk menyampaikan pesan. Live chat juga memungkinkan user menulis banyak pesan singkat dan mendapatkan jawaban secara real time. Ya, sistemnya memang sama persis dengan platform chatting pada umumnya. Namun aplikasi chat ini hanya terletak pada website perusahaan.

    Live chat memungkinkan pihak team customer support melakukan analisa kendala apa yang terjadi pada user. Kemudian memutuskan langkah penanganan apa yang paling tepat diterapkan pada issue tersebut. Sistem live chat juga dapat memancing interaksi pelanggan terhadap produk atau website suatu perusahaan. Live chat dapat diatur dengan cara menampilkan pop up chat dengan konten sapaan yang hangat maupun pertanyaan tentang apa yang bisa team bisa bantu melalui live chat. Dengan hal seperti itu, pengunjung website / visitor tentu akan merasa lebih ‘aware’ tentang adanya layanan live chat ini. Jika mengalami kesulitan, cukup mengetik pesan yang ingin disampaikan, dan team support dalam hitungan singkat akan membalas pesan tersebut.
  • Telepon, Seorang team support yang menghandle customer call, email, dan chatting harus lebih multitasking dan berwawasan luas di bidangnya. Mulititasking adalah tetap harus dapat menjawab pertanyaan konsumen melalui live chat bahkan ketika sedang berbicara melalui telepon. Penanganan yang cepat dan tepat sasaran memang sangat diharapkan oleh konsumen.

    Team customer support juga harus selalu siap terhadap panggilan telepon dari konsumen yang bisa datang kapan saja. Namun dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan konsumen, sebaiknya tidak melempar-lempar pertanyaan kepada orang lain. Jika hal itu terjadi, konsumen akan kehilangan waktunya untuk menunggu dan bisa beranggapan bahwa perusahaan tersebut kurang kompeten di bidangnya. Maka dari itu, team customer support harus mengkategorisasikan masalah dan setiap pertanyaan dari konsumer menjadi beberapa level kesulitan. Level pertama adalah terkait instalasi, login, dan lain sebagainya. Level dua jika terjadi error program dan aplikasi. Serta level terakhir, ketiga, adalah kasus yang membutuhkan penanganan khusus dari team technical misalnya server down, dan lain sebagainya.
  • Email, melalui email sebenarnya penanganan akan lebih cepat karena melalui email, sebuah perusaahaan IT provider sudah terintegrasi dengan sebuah sistem yang akan menerbitkan ticket penanganan issue. Sehingga team teknis dapat dengan cepat tanggap merespon dan menangani permasalahan tersebut. Namun biasanya konsumen banyak yang tidak melakukan pengaduan melalui email, karena berfikir balasan email akan lebih lama dan penanganan lebih lama. Hal ini merupakan anggapan yang salah. Karena pada dasarnya, cara penanganan yang paling cepat adalah pengaduan melalui email. Namun kebanyakan konsumen lebih menyukai melalukan panggilan melalui telepon maupun live chat yang paling mudah dan sederhana.

Ketiga hal diatas atas fitur-fitur yang paling tidak minimal harus dimiliki oleh provider penyedia layanan di bidang IT. Dengan ketiga fitur tersebut, setidaknya user dapat dengan cepat menghubungi pihak provider, serta provider dapat dengan segera memberikan respon serta memberikan balasan penyelesaian masalah dengan baik. Selain ketiga hal diatas, hal lain yang menjadi faktor pertimbangan seorang user adalah alamat kantor / bisnis yang tercantum dalam website. Dengan demikian user bisa mendapatkan info yang lengkap dan terpercaya atas provider tersebut. Didalam website juga bisa dicantumkan laman “contact us” yang berfungsi jika user ingin menghubungi perusahaan tersebut. Laman tersebut juga dapat langsung terhubung dengan email perusahaan. “Contact us” tidak hanya dapat digunakan untuk komplain, melainkan dapat dimanfaatkan untuk memberikan feedback, pertanyaan, dan lain sebagainya.

Bentuk Layanan Customer Support

Apa saja layanan yang bisa ditawarkan oleh team teknis untuk memanage kebutuhan IT konsumennya? Tentu ada banyak, karena penggunaan semua jenis teknologi memang harus selalu dimaintenance secara rutin dan berkala. Manage solutions adalah salah satu layanan yang bisa ditawarkan oleh perusahaan IT provider untuk membantu memudahkan konsumennya dalam mengatur dan memelihara aplikasi maupun software IT yang digunakan. Selain lebih menghemat waktu, penanganan ini juga lebih efektif karena ditangani oleh IT yang ahli dan profesional di bidangnya.
Bentuk layanan support yang bida ditawarkan antara lain adalah pro active monitoring, dukungan 24/7 pada netwok, system serta hardware, technical management, system design, instalasi, konfigurasi, maintenance, serta pembaruan / update. Semua hal ini dilakukan oleh  experts tech support yang dilakukan oleh dukungan team ahli yang telah memiliki jam terbang tinggi.


Syarat-Syarat Layanan Support
Img : Freepik

Memiliki layanan support selama 24/7 yang mumpuni dan dapat diandalkan tentu diperoleh berdasarkan pengalaman serta branding dari perusahaan provider IT itu sendiri. Sebuah layanan akan dianggap baik dan trusted jika memenuhi beberapa persyaratan berikut ini :
  • Speed & Responsive, yang dimaksud disini adalah kecepatan dalam respon reply pengaduan serta kecepatan dalam tindakan menyelesaikan masalah secara efektif dan efisien sesuai dengan kendala yang dilaporkan.
  • Multitasking, layanan support hendaknya mampu menghandle pertanyaan konsumen dari berbagai macam pintu. Misalnya saja melalui live chat, email, telepon, maupun social media perusahaan.
  • Intelligence, dimana team support dan technical harus memiliki pengetahuan luas serta kemampuan mumpuni di bidang IT sehingga dapat diandalkan.
  • Mampu membuat serta merekomendasikan perencanan hingga pelaksanaan proyek IT berdasarkan atas kebutuhan klien. Terkadang klien juga bingung dengan banyaknya pilihan layanan yang tersedia sehingga belum bisa memutuskan. Maka dari itu, merupakan tugas layanan provider untuk dapat membantu kebingungan klien sesuai dengan kebutuhan apa yang diperlukannya.
  • Ramah dan mampu mengendalikan emosi, jika layanan support sangat responsive, cepat tanggap, berpengetahuan luas, namun tidak ramah, maka kemungkinan besar klien akan kecewa dan tidak menyukai sikap tersebut. Klien lebih menyukai customer support yang ramah, dapat diandalkan, serta berpengetahuan luas di bidangnya.


Peran Layanan Customer Support

Lalu dampak apa yang diperoleh perusahaan penyedia layanan IT dengan memiliki customer support yang bagus dan responsive? Tentu saja kepuasan pelanggan. Mengapa hal ini penting? Tentu saja karena kepuasan pelanggan merupakan pencapaian utama dari sebuah bisnis. Jika pelanggan merasa puas dengan pelayanan IT yang diberikan, bukan tidak mungkin pelanggan tersebut akan repeat order atau menjadi pelanggan tetap atau existing customer.
Selain itu, bentuk pelayanan yang baik dapat meningkatkan feedback positif dari konsumen, serta membuka peluang words of mouth atau rekomendasi dari satu customer ke customer lainnya yang belum menggunakan layanan dari perusahaan tersebut.










0 komentar: