Tuesday, November 13, 2018

Fitur Block Storage pada Data Center, Lebih Efisien?

image : pixabay

Perkembangan cloud computing sebagai implikasi dari semakin populernya intenet di dunia saat ini tumbuh sangat pesat, kebutuhan akan penyimpanan data virtual sangat penting karena digunakan hampir dari lini kehidupan. Kebutuhan sederhana seperti email, chatting, media sosaial. Kebutuhan di bidang pendidikan seperti sistem pengambilan mata kuliah, pendaftaran tes maupun tes online maupun lingkungan perkantoran maupun bisnis yang semakin menyadari pentingnya jasa cloud computing sebagai kebutuhan wajib dimiliki pada era modern saat ini.

Penyedia jasa jaringan Internet sebagai pihak yang paling berpengaruh dalam bisnis ini dituntut harus mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Kebutuhan -kebutuhan internet tidak hanya mengenai koneksi maupun kemudahan akses sebuah koneksi internet. Namun ketersediaan sebuah penyimpanan data informasi virtual juga harus terus ditingkatkan dan diperbarui. Seiring meningkatnya pertumbuhan penggunaan jasa komputasi awan (cloud computing) ini secara otomatis meningkatkan kebutuhan akan penyimpanan informasi disimpan atau biasa disebut data center sebagai pusat data-data tersebut disimpan.

Kemudahan dan fleksibilitas sebuah komputasi awan yang tidak mewajibkan suatu perusahaan untuk membangun fasilitas data center sendiri membuat perkembangan komputasi awan naik secara signifikan. Maka dari itu mengembangkan satu model penyimpananan yang berpusat pada data center saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan yang setiap hari terus bertambah. Melihat hal tersebut, sebagian besar perusahaan IT dunia seperti Microsoft, Google, Amazone dan IBM yang merupakan pelopor layanan awan dan menjadi pemimpin di sektor bisnis ini pun melebarkan bisnis mereka untuk membangun data center di seluruh dunia yang tidak hanya berpusat pada satu tempat dan mengembangkan model penyimpananan berupa block storage maupun object storage. 

 
image : pixabay

Permasalahan pada Data Center

Data Center merupakan bagian tak terpisahkan dari sebuah layanan internet karena keberadaannya yang sangat penting sebagai pusat layanan teknologi informasi. Data Center dapat didefinisikan sebagai suatu  fasilitas yang digunakan untuk menempatkan beberapa kumpulan  server  atau sistem   komputer   dan   sistem   penyimpanan   data  (storage)  yang   dikondisikan   dengan   pengaturan daya,  pengatur  udara,  pencegah bahaya kebakaran dan biasanya dilengkapi  pula dengan sistem pengamanan fisik dan lain-lain.

Dalam menjalankan fungsinya, data Center setidaknya memiliki 2 fungsi utama dalam mengelola sebuah data informasi, yang pertama adalah layanan infrastruktur IP dimana layanan ini berhubungan antara ladang server dan perangkat layanan, memungkinkan akses media dan segala yang berhubungan dengan akses. Fungsi utama yang kedua dari data center adalah Storage yaitu layanan yang berkaitan dengan segala infrastruktur penyimpanan sebuah data. Isu yang diangkat dalam layanan storage adalah lingkungan Storage Area Network (SAN), fibre channel switching, replikasi, backup serta archival.

Dalam penyimpanan di data center konvensional, penggunaan server dan storage berada pada lingkungan yang sama atau biasa disebut File Level Storage. File level storage menyimpan data sebagai satu bagian informasi di dalam folder, seperti mengatur file dalam komputer yang harus memilah folder -folder berurutan untuk menemukan file yang disimpan. Ini adalah sistem  penyimpanan yang sangat tua dalam teknologi penyimpanan, meskipun jenis penyimpanan ini bisa ditambah kapasitasnya. Kelebihan sistem penyimpanan ini adalah mudah dan murah. 
Namun, meskipun berada pada lingkungan yang mudah, file storage tidak memungkinkan anda untuk menambah kapasitas hardisk dengan mudah. Anda akan terpaku oleh infrastruktur fisik ukuran tradisional dan jika ingin meningkatkan kapasitasnya, anda harus membeli hardisk baru yang memiliki kapasitas lebih besar.

Mengenal Block Storage

Block storage atau block data storage merupakan salah satu konsep arsitektur penyimpanan di data center. Sistem block penyimpanan dapat mengurangi overhead dan mempercepat penanganan aliran data, dengan menempatkan data ke dalam blok (blocking) dan deblocking pada saat ada permintaan data (data keluar). Konsep block storage mirip seperti hardisk eksternal yang sudah populer di masyarakat saat ini dimana tempatnya terpisah dengan server yang pada ulasan diatas kita membahas file storage yang tergabung dengan server.

Block storage adalah inovasi  jenis penyimpanan data yang biasanya (namun tidak selalu) digunakan dalam lingkungan Storage-Area-Network (SAN) yakni data yang disimpan dalam volume yang juga disebut sebagai blok.

Setiap blok bertindak sebagai hard drive individu dan dikonfigurasi oleh administrator. Jika File Storage ibarat sebuah rumah kontrakan, anda tidak bisa mengganti arsitektur rumah tersebut sekaligus sistem pengairan, kelistrikan dan lain-lain, yang bisa anda rubah adalah desain masing-masing kamar anda. Namun, jika Blok Storage, hardisk yang digunakan adalah satu dan diibaratkan sebuah lapangan yang besar, disana anda bisa membuat sebuah rumah berbeda-beda sesuai dengan sistem yang anda inginkan. Dalam file storage hanya memungkinkan digunakan satu OS. Namun jika blok storage, anda bisa menggunakan berbagai pilihan OS seperti Windows, Linux, Mac dalam satu wadah karena sistemnya terblok dan dibaca sebagai hard drive /hard disk individu.

Blok ini dikendalikan oleh sistem operasi berbasis server, dan umumnya diakses oleh Fibre Channel (FC), Fibre Channel over Ethernet (FCoE) atau protokol iSCSI. Karena volume diperlakukan sebagai hard disk individu, penyimpanan blok bekerja dengan baik untuk menyimpan berbagai aplikasi seperti file sistem dan database. Sementara perangkat blok penyimpanan cenderung lebih kompleks dan mahal dari file storage karena sifatnya terpisah dari server meskipun masih dikendalikan oleh server, namun yang menjadi keuntungan dari jenis penyimpanan ini adalah kecenderungan yang lebih fleksibel dan memberikan kinerja yang lebih baik dibanding file storage.

image : netbir.com

Keunggulan Block Storage
Jika sederhana adalah tujuan utama anda dalam memilih jenis penyimpanan maka cukup menggunakan file storage yang saat ini masih sering digunakan provider sistem cloud. Namun, bisnis berbicara mengenai sustainability atau keberlanjutan dari bisnis tersebut. Bisnis akan memiliki banyak permasalahan kompleks yang mengharuskan anda juga menggunakan sistem atau jenis penyimpanan yang lebih kompleks dan blok storage adalah jawabannya. Blok storage memiliki keunggulan pada fleksibilitas dan perfomamance yang jauh lebih baik dibanding file storage.

File storage menyediakan lokasi penyimpanan bersifat tersentralisasi dimana lokasi penyimpanan file lebih mudah ditemukan dan biasanya datang dengan biaya yang lebih murah dibanding block storage. File storage menggunakan metadata dan direktori untuk mengatur file sehingga bisnis kecil lebih memilih jenis penyimpanan ini.

Namun, kesederhanaan yang menjadi keunggulan dari file storage bisa juga menjadi  kelemahan sistem penyimpanan tersebut. Perusahaan yang terus menerus memasukkan data di penyimpanan cloud mereka tentunya membuat data tersebut semakin banyak, sulit dan jenuh. Tugas lain dari sebuah sistem penyimpanan selain menyimpan adalah juga melakukan filtrasi dimana data ini ditempatkan. Dalam segi kinerja, block storage jauh lebih unggul dibanding file storage. 

Beberapa keunggulan Block Storage antara lain :
  • Block Storage memberikan kinerja yang lebih cepat, fleksibel dan lebih kompleks dalam menyimpan sebuah data dibanding file storage.
  • Masing -masing volume block storage memiliki disk drive sendiri yang dipergunakan untuk yang dikendalikan oleh sistem operasi berbasis server. Hal ini memungkinkan bahwa satu hard drive memiliki lebih dari 1 OS karena sistem block storage tersebut. 
  • Pada Block Storage, setiap block dapat menyimpan data yang dapat diformat dengan sistem file yang dibutuhkan aplikasi tersebut seperti NFS, NTFS, SMB dan format yang lain.
  • Block Storage digunakan di lingkungan Storage Area Network (SAN) karena jauh lebih diandalkan dari segi kinerjanya. Sistem transfer Block Storage dalam memindah data juga lebih efisien.
  • Multi Data Center Access, semakin berkembangnya cloud karena digunakan oleh banyak bisnis saat ini menyebabkan penyedia layanan internet juga menggunakan data center rekanan dan bukan hanya milik sendiri, hal ini memungkinkan sebuah kolaborasi antar data center. Block Storage sangat dapat diandalkan untuk menyimpan file, ideal untuk aplikasi khusus seperti database dan lingkungan virtualisasi yang dapat diakses oleh beberapa data center.
  • Block storage ideal untuk penggunaan data yang besar dan kompleks, akses yang lebih cepat dan kinerja pemrosesan database sangat tinggi. Hal ini memberikan manfaat besar bagi perusahaan yang sudah menggunakan big data dan IoT untuk meningkatkan kinerja perusahaan mereka.
  • Aplikasi yang sering diakses akan mendapatkan keuntungan dari kecepatan dan konsisten input / output dari kinerja volume yang menjadi keunggulan block Storage selanjutnya.


SAN atau Storage Area Network merupakan sumber daya penyimpanan yang didedikasikan untuk server tunggal dimana fungsi server dan storage tidak dapat dipisahkan. Namun seiring kemajuan teknologi yang semakin baik dan canggih. Pada pertengahan tahun 1990-an hadir inovasi FC SAN (Saluran Fiber SAN) yang memungkinkan pemisahan server dan storage sehingga Storge berada di lingkungan Storage Area Network dan membuat penyimpanan tunggal yang dapat diakses oleh lebih dari satu server (Muti Server). Dengan berada pada lingkungan SAN, block storage memiliki kemampuan yang sangat efisien dibanding file storage karena dipakai juga di lingkungan VMware (Data Center Virtual) yang terhubung dengan sistem hypervisor yakni  platform atau aplikasi untuk menjalankan teknik virtualisasi, yang dapat menjalankan beberapa guest OS di dalam host OS
  
Kesimpulan
Block Storage merupakan jenis penyimpanan  cenderung lebih kompleks dibanding dengan jenis penyimpanan sebelumnya atau file storage. Hal yang perlu diingat dalam penggunaan block storage adalah anda harus memahami jenis data yang akan anda simpan. Apakah data tersebut bersifat kompleks, rumit dan memerlukan analisa big data untuk nantinya ? atau hanya data yang cenderung lebih sederhana dan anda memiliki biaya yang tidak besar. Beberapa karakteristik bentuk organisasi yang menggunakan block storage adalah sebagai berikut :
  • Membutuhkan skala penyimpanan independen yang besar dan dapat di kendalikan secara mandiri dari server cloud mereka. Beberapa perusahaan menggunakan skema Hybrid Private Cloud membutuhkan Block Storage ini. 
  • Organisasi yang membutuhkan penyimpanan berkinerja tinggi untuk database atau aplikasi I/O intensif seperti untuk analisa big data, IoT untuk mengetahui konsumen behavior dan inovasi dalam membuat produk karena karakteristik block storage yang memungkinkan menyimpan data base sekompleks itu.
  • Block Storage sangat cocok bagi anda yang ingin mengurangi biaya penyimpanan hingga 5x lipat dari kapasitas saat ini tanpa harus mengurangi kinerja justru semakin meningkatkan kinerja.


Thursday, November 1, 2018

Wow Technical Event 2018 : Wowrack ajak seluruh penggiat IT bersinergi menghadapi Revolusi Industri 4.0

Wow Technical Event 2018, Source: Wowrack Indonesia



Perkembangan teknologi tidak dapat terbendung, khususnya teknologi informasi. Hal ini berdampak pada perubahan cara bekerja manusia dalam memanfaatkan teknologi. Perkembangan tersebut tidak hanya berefek pada keseharian manusia, namun juga merubah pandangan produksi suatu barang hingga pendistribusiannya ke pasar. Semakin tinggi permintaan suatu barang, tentu produksi barang tersebut harus digenjot untuk memenuhi kebutuhan pasar yang kian meningkat. Komputerisasi hasil dari revolusi industri ketiga membawa dampak signifikan pada proses produksi sebuah barang. Pada saat itu dunia menemukan logika pemrograman sehingga produksi barang di pabrik jauh lebih cepat. Namun, hal ini masih membawa probabilitas error yang cukup tinggi karena masih melibatkan manusia dalam porsi yang cukup tinggi.


Perubahan yang cepat dan menyeluruh ini berimbas pada transformasi menuju digitalisasi menjadi mendesak dan penting untuk segera dilaksanakan oleh semua bisnis. Wowrack Indonesia sebagai perusahaan teknologi khususnya jasa layanan hosting dengan berbagai layanan seperti managed hosting solutions, colocation, virtualisasi, cloud, backup, managed service dan juga layanan konektivitas internet memahami perannya dalam revolusi industri ke 4 ini sangat penting guna membantu perusahaan untuk bertransformasi menuju management berbasis IT menghadapi revolusi industri ke 4. Berlatar belakang fenomena tersebut, Wow Technical Event 2018 merupakan bentuk komitmen wowrack dalam mengedukasi masyarakat bersama dengan stakeholder untuk bersama -sama menghadapi revolusi industri keempat berupa digitalisasi. Tujuan penyelenggaraan WTE 2018 dengan tema Winning and Transforms to 4.0 Industry with IT Management menghadirkan pelaku IT, CEO, CTO dan IT Manager dalam memaparkan materi mengenai bagaimana memenangkan serta bertransformasi ke digitalisasi dengan IT management  yang merupakan karakteristik dari revolusi dunia ke 4.

Bapak Reinaldo dari Delloite menjelaskan Revolusi 4.0, Source: Wowrack Indonesia



















Kenalan dengan Revolusi Industri ke 4
Industri 4.0 adalah nama tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Industri 4.0 ini ditandai dengan teknologi Artificial Intelligence dan Internet of Things (IOT) yang diadaptasi manufaktur untuk produksi mereka. Istilah Industri 4.0 ini pertama kali diperkenalkan oleh negara Jerman yang berasal dari industri mereka yang mengutamakan komputerisasi pabrik. Klaus Schwab yang merupakan seorang ekonom asal Jerman menginisiasi istilah ini di Hannover Fair 2011 dan laporan akhirnya di paparkan di hannover fair pada tanggal 6 April 2013.

Setidaknya terdapat 5 teknologi yang harus diadopsi untuk mewujudkan industri 4.0 ini berjalan di jalur yang benar. Teknologi yang pertama adalah Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), Human Machine Interface, Teknologi robotik dan sensor serta percetakan 3d. Semua teknologi tersebut berkat teknologi internet yang tidak diprediksi akan sepesat saat ini. Komputerisasi di Revolusi Industri ke 3 membawa dampak pada manufaktur dalam menjalankan produksinya dimana ditemukannya mesin PLC yang digunakan pabrik -pabrik saat ini dalam meningkatkan produksinya. Digitalisasi pada industri 4.0 menekankan pada supply chain management yang lebih mudah karena semua telah terkoneksi dengan baik dan cepat. Tidak ada sekat di dunia, hal tersebut yang menyebabkan revolusi industri ini dimulai.
Suasana WTE 2018, Source : Wowrack Indonesia

Revolusi industri ke 4 memiliki karakteristik sistem cyber physical dimana semua terkoneksi mulai dari konsumen, produsen hingga distributor dan merubah cara bekerja manufaktur dalam memproduksi barang. Perusahaan manufaktur pembuat ban contohnya, mengembangkan inovasi produknya dengan membuat prototype ban tersebut menggunakan printer 3D. Perusahaan -perusahaan retail menggunakan sosial media sebagai alat untuk membuat perencanaan pengadaan barang dan melihat tren penjualan. Perkembangan selanjutnya adalah dalam penggunaan robot otomatis dalam pengepakan obat pada perusahaan -perusahaan farmasi. Dari sisi penyimpanan barang, perusahaan pihak ketiga seperti DHL logistik menggunakan augmented reality untuk memudahkan mereka mengambil barang sesuai kode yang telah dipindai menggunakan kacamata yang telah disematkan teknologi augmented reality. Teknologi augmented reality juga digunakan oleh restoran -restoran cepat saji untuk memudahkan konsumen mengetahui bahan -bahan dalam masakan.

Pertumbuhan dan Konektivitas
Wow Technical Event dibuka  dengan materi dari bapak Reinaldo dari Delloite yang membicarakan bagaimana supply chain berevolusi dari tahun ke tahun. Beliau memberikan paparan materi terkait sejarah revolusi industri. Revolusi industri pertama ditandai dengan ditemukannya mesin uap, peralatan yang berawal dari manusia digantikan dengan mesin -mesin yang lebih murah dan cepat. Revolusi industri ke 2 ditandai dengan produksi masal mobil -mobil hingga revolusi industri ke 3 dengan mulai digunakannya elektronika dan komputerisasi yang ditandai dengan digunakannya PLC atau pengontrol logika terprogram. Saat ini, industri 4.0 atau yang lebih dikenal digitalisasi yang ditandai dengan sistem cyber-physical.

Dalam kesempatan kali ini, bapak Reinaldo menerangkan bahwa dunia sudah berubah. Pekerjaan yang dikerjakan manusia saat ini banyak yang akan tergantikan oleh mesin pintar, robot dan AI. Sedangkan profesi yang nantinya akan banyak dibutuhkan adalah Cloud Computing engineer, software engineer, technical writer, cyber security management dan bidang -bidang yang berhubungan dengan IT. Dalam metode recruitment, perusahaan akan meninggalkan cara -cara lama yang akan digantikan dengan job posting, online assesment dan online platform lainnya. Selain itu bapak reinaldo juga memberikan tips kepada beberapa perusahaan dalam mendapatkan karyawan -karyawan unggulan. Hal -hal tersebut diantaranya berkolaborasi dengan pihak kampus untuk update mengenai perkembangan teknologi saat ini. Menjalin kerja sama dengan komunitas IT, dan membuka kesempatan magang atau membuka Academic Learning untuk talenta -talenta muda.


Bapak Willi dari Qnap menjelaskan tantangan Big Data saat ini,Source: Wowrack Indonesia
Pengaplikasian Big Data
Fenomena Big Data, dimulai pada tahun 2000-an ketika seorang analis industri Doug Laney menyampaikan konsep Big Data yang terdiri dari tiga bagian penting, diantaranya: Volume Organisasi yang mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk transaksi bisnis, media sosial dan informasi dari sensor atau mesin transaksi. Bagian yang kedua yakni kecepatan aliran data harus ditangani secara cepat dan tepat yang dapat dilakukan melalui hardware maupun software. Bagian penting yang ketiga adalah variasi data yang dikumpulkan mempunyai format yang berbeda-beda. Mulai dari yang terstruktur, data numerik dalam database tradisional, data dokumen terstruktur teks, email, video, audio, transaksi keuangan dan lain-lain. Pemaparan materi tentang big data ini disampaikan bapak Willy dari Qnap sebuah perusahaan data storage yang melayani berbagai tantangan big data.  

Mengapa Big Data ini penting?
Big data sampai hari ini tumbuh tak terhingga jumlahnya dan terus bertambah dari detik ke detik. Dimulai dari transaksi bisnis, upload sosial media seseorang dan segala kegiatan yang berhubungan dengan internet berupa upload dan download dapat menjadi sebuah big data . Big Data dalam bisnis menjadi strategi yang baik dalam mengolah informasi mentah menjadi keuntungan yang terus mengalir ke organisasi bisnis setiap hari, meningkatkan kepuasan pelanggan dan menganalisa perilaku konsumen. Mengelola Big data penting dalam revolusi industri 4.0 ini agar perusahaan bisa bertahan ditengah persaingan bisnis yang semakin ketat.


Application Delivery Order dari KEMP Singapura oleh Bapak Eddy Tan, Source: Wowrack Indonesia
Scale out, no more Scale up
Semakin banyaknya organisasi yang sadar akan pentingnya digitalisasi membuat kebutuhan akan server semakin meningkat pula. Di satu sisi, big data terus bertambah tanpa bisa dikontrol, secara otomatis menambah kebutuhan akan penyimpanan digital yang lebih besar. Di sisi yang lain, scale up suatu tempat penyimpanan memiliki batasan yang tidak memungkinkan penyimpanan tersebut ditingkatkan lagi. Permasalahan lain yang muncul, yakni sebuah organisasi juga perlu datanya dapat diakses dengan mudah tanpa mempedulikan keterbatasan fisik sebuah tempat penyimpanan. Bapak Eddy Tan dari KEMP menjelaskan teknologi Application Delivery Controller (ADC) yang dapat mengatur sebuah provider layanan cloud atau server scale out infrastruktur mereka. Server yang memiliki keterbatasan tersebut tidak lagi upgrade, upgrade server mereka. Dengan teknologi ADC, perusahaan hanya perlu membeli server fisik yang baru dan menggunakan ADC untuk mengontrol data -data yang masuk ke server sehingga mengurangi resiko downtime akibat beban salah satu server.


Pentingnya Infrastruktur IT oleh Bapak Rudy Setiawan selaku CEO Wowrack Indonesia, Source: Wowrack Indonesia
Infrastruktur IT
Dari semua materi yang disampaikan oleh pemateri di Wow Technical Event pada hari rabu, 24 Oktober 2018 adalah bagaimana sebuah organisasi bisa mengadopsi teknologi -teknologi terbaru dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana membangun fondasi semua hal tersebut? Jawaban yang paling tepat adalah membangun Infrastruktur IT yang bisa diakses oleh semua organisasi, khususnya organisasi yang baru akan bertransformasi ke digitalisasi. Bapak Rudi Setiawan selaku CEO PT. Wowrack Indonesia menjelaskan bagaimana komitmen wowrack dalam menyediakan infrastruktur IT yang berstandar tinggi. Data center Wowrack yang berada di Surabaya, Jakarta, Singapura, Hongkong, Seattle, Dallas dan New York sudah dilengkapi server rack, cooling system, kelistrikan yang memadai, serta tingkat keamanan hardware dan software yang terstandar.
Wowrack juga berkomitmen terhadap keamanan data pelanggan yang dibuktikan dengan pencapaian sertifikasi ISO27001, PCI-DSS dan SSAE-16.

Data merupakan hal yang sangat penting saat ini, hal ini merujuk pada istilah Data is Key yang menjadi vital dalam revolusi industri 4.0. Wowrack menyadari hal tersebut dan terus meningkatkan pelayanan melalui inovasi produk -produk serta meningkatkan kepercayaan pelanggan dengan melakukan standarisasi di tingkat nasional maupun internasional. Wow Technical Event (WTE) 2018 diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada ke 3 pemateri oleh CEO PT. Wowrack Indonesia kepada bapak Reinaldo dari Delliot, Bapak Willy dari Qnap dan Bapak Edy Tan dari KEMP Singapura.



Tuesday, July 31, 2018

Bersertifikasi ISO27001 : Wowrack Menjadi Perusahaan IT Terdepan Dalam Manajemen Keamanan Informasi Data




Wowrack commits to give the best service to our Customers with continually improving our internal process, maintain confidentiality, integrity and availability of information and data and comply to applicable requirements related to information security - ISO27001

Menjadi satu-satunya perusahaan IT swasta yang bersertifikat ISO27001 di Surabaya semakin memantapkan langkah Wowrack sebagai perusahaan IT yang berkomitmen terhadap keamanan informasi data pelanggan. Keamanan informasi merupakan hal yang sangat penting setelah fleksibilitas dan aksesibilitas yang ditawarkan dalam layanan IT. Keamanan ini termasuk dalam menjaga data agar terhindar dari kebocoran informasi maupun serangan-serangan cyber yang dapat merusak data maupun penyalahgunaan data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kesadaran akan pengimplementasian ISO27001 bagi internal maupun ekternal perusahaan menjadi penting untuk dilakukan karena banyak sekali kasus peretasan dan penyalahgunaan data yang akhir-akhir ini dilakukan oleh banyak pihak yang bertanggung jawab. Tantangan akan kejahatan cyber membuat banyak perusahaan layanan IT yang berinovasi dalam meningkatkan keamanan sebuah sistem layanan.

Dengan komitmen yang tinggi untuk terus melayani konsumen dalam meningkatkan integritas, menjaga kerahasiaan, dan selalu mematuhi aspek-aspek yang berhubungan dengan keamanan informasi, Wowrack tidak hanya menjadi perusahaan IT yang hanya berfokus pada kemudahan, inovasi dan berfokus pada kepuasan pelanggan; namun aspek keamanan informasi merupakan hal yang sangat dijaga dan dikedepankan dalam membangun kepercayaan konsumen. Dan melalui ISO27001 yang telah diperoleh oleh Wowrack, menjadi bukti dari komitmen tersebut di atas.

Pertanyaan berikutnya adalah seberapa pentingkah aspek keamanan informasi sehingga perlunya suatu perusahaan mendapatkan sertifikasi ISO27001?

Berikut penjabaran mengapa perusahaan perlu meningkatkan keamanan dan sangat penting untuk melakukan standarisasi di dalam organisasinya.


Pentingnya Aspek Keamanan
Aspek keamanan dari sebuah layanan IT merupakan hal yang paling sering dibicarakan akhir-akhir ini. Banyak hal yang akan diperhatikan dalam mengelola sebuah layanan khususnya terkait dengan standarisasi ISO27001 sebagai acuan sebuah standar internasional akan keamanan informasi. Namun, sebelum mengenal tentang ISO27001, ada beberapa alasan mengapa aspek keamanan ini menjadi perhatian khusus dan menjadi sangat penting bagi sebuah layanan IT. Keamanan sebuah data, baik yang bersifat umum maupun sensitif telah diatur oleh hukum dan negara juga ikut bertanggung jawab terhadap hal tersebut. Kewajiban menjaga data pelanggan juga telah diatur pada undang-undang perlindungan konsumen, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), sehingga perusahaan sebagai penyedia layanan data pelanggan wajib melindungi data-data pelanggan atau mereka akan berurusan dengan hukum tindak pidana. Lalu bagaimana solusi terbaiknya? Yaitu dengan mempercayakan data bisnis ke perusahaan IT (Server & Storage, Managed Service, Backup, serta Data Center Solution) yang menjamin hal tersebut. Wowrack sebagai penyedia layanan tersebut telah berkomitmen sejak pertama kali beroperasi dimana fokus pada keamanan sebuah data yang dipercayakan pelanggan kepada Wowrack.


Resiko Natural Disaster & Berbagai Ancaman

Saat ini natural disaster merupakan sebuah tantangan sekaligus ancaman bagi penyedia layanan IT khususnya data center dan ini merupakan salah satu persyaratan ISO27001 yang cukup memberatkan bagi beberapa perusahaan IT untuk menerapkan hal ini karena terkait dengan infrastruktur fisik. Infrastruktur dari sebuah data center yang dibangun harus memenuhi kriteria fisik yang aman (Jauh dari daerah potensi banjir/ tsunami/ badai serta potensi gempa maupun pergerakan lempeng bumi ) yang bisa merusak infrastruktur fisik data center. Kondisi dan kesolidan sebuah bangunan juga perlu diperhitungkan, seberapa kokoh dan aman gedung tersebut. Dengan kondisi seperti itu akan menurunkan resiko downtime lebih sering. Dengan jaminan infrastruktur dalam kondisi terbaiknya akan menghemat uang dan waktu anda. Data center Wowrack berada di Omadata, tepatnya di gedung Intiland Tower Lt. 3, Jalan Panglima Sudirman 101-103 yang merupakan daerah bebas banjir dan tidak ada potensi bencana alam seperti gempa dan tsunami. Sehingga, data center Wowrack memiliki potensi yang sangat kecil terhadap ancaman-ancaman Natural Disaster.

Tanggung Jawab Moral Bagi Perusahaan Kepada Pelanggan
Sebuah keharusan dan tanggung jawab bagi perusahaan penyedia layanan IT untuk berkomitmen menjaga data pelanggan tetap aman dan bukan hanya karena sebuah sertifikasi ISO27001 untuk meningkatkan revenue perusahaan. Di Wowrack, sebelum pelanggan mempercayakan kebutuhan digitalisasinya kepada Wowrack, pelanggan akan dijelaskan bagaimana mengoptimalkan penggunaan produk serta yang paling penting adalah aspek keamanan dari layanan tersebut. Melalui SLA 99.5%, jaminan akan keamanan data perusahaan sangatlah tinggi dan meminimalisir terjadinya downtime akan koneksi tersebut.

Biaya yang Dibutuhkan untuk Menangani Kerusakan Data
Downtime atau kerusakan data adalah sesuatu yang merugikan dan memakan biaya yang sangat mahal. Sebuah downtime bisa mengharuskan pelanggan membayar 500.000 per menit untuk penanganan downtime (bergantung pada providernya), begitupun dalam recovery data yang rusak. Menjaga keamanan data adalah hal yang sangat sulit dilakukan, tapi hal itu merupakan sebuah konsekuensi dan tanggung jawab provider untuk menjadi pelindung serangan-serangan tersebut.

Ketika sebuah perusahaan ingin melakukan digitalisasi bisnisnya, hal yang menjadi fokus pertama adalah bukan lagi fleksibilitas atau aksesibilitas karena hal tersebut merupakan sebuah keharusan. Namun, mencari perusahaan yang berfokus pada keamanan data Anda merupakan hal yang harus menjadi prioritas utama. Provider layanan layaknya sebuah perpindahan tangan yang akan mengurus digitalisasi data perusahaan Anda, Wowrack sebagai perusahaan teknologi berkomitmen menjadi partner yang dapat diandalkan dalam menjaga data Anda.

Mengenal ISO27001

Prinsip keamanan Informasi merujuk pada prinsip CIA (Confidentiality, Integrity, Availability) yang diimplementasikan pada sertifikasi ISO27001 sebagai standar Internasional dalam Information Security Management System (ISMS) yang telah diadopsi oleh berbagai organisasi dan atau perusahaan sekaligus diakui di seluruh dunia.

ISO27001 terdiri dari 114 kontrol, 14 klausa dan 35 kategori yang menjadi acuan dalam mengevaluasi sistem keamanan informasi suatu organisasi / perusahaan. Dalam melakukan sertifikasi, ada 3 tahap yang harus dilalui oleh organisasi yang ingin mendapatkan standarisasi ini. Tahap pertama, pendahuluan. Pada tahap ini, evaluasi yang dilakukan oleh auditor dari badan sertifikasi bersifat informal. Hal- hal yang dicek pada tahap satu adalah dokumen-dokumen keamanan perusahaan seperti Statement & Applicability (SoA) dan Risk Treatment Plan (RTP). tahap ini biasanya digunakan sebagai adaptasi dari auditor dan organisasi maupun sebaliknya terkait sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Pada tahap dua audit, audit dilakukan lebih formal. Tujuan dari audit tahap dua adalah mengevaluasi apakah dokumen-dokumen terkait keamanan tersebut diimplementasikan di budaya kerja organisasi tersebut. Di tahap akhir, diumumkan apakah perusahaan/ organisasi telah menjalankan standar yang diamanatkan oleh ISO27001. Setelah tahap final selesai, sebuah organisasi akan diaudit secara eksternal selama 1 tahun sekali oleh Badan Sertifikasi yang telah ditunjuk sebelumnya sebagai bentuk evaluasi setelah mendapat sertifikat ISO27001.


Manfaat ISO27001 Bagi Pelanggan

ISO27001 merupakan implementasi dari Confidentiality, Integrity, dan Availability dari Information Security Management System (ISMS) yang memiliki banyak manfaat terhadap pelanggan suatu perusahaan. Manfaat -manfaat praktis yang dapat dirasakan oleh pelanggan sebagai bentuk diterapkannya ISO27001 adalah sebagai berikut :

  •      Confidentiality (Kerahasiaan)
    Kerahasiaan data merupakan hal yang sangat penting, dalam pengimplementasian ISO27001, confidientiality merujuk pada bagaimana sebuah perusahaan membatasi akses yang diberikan dengan tujuan menjaga informasi yang tidak berhak mengakses. Hal ini dilakukan untuk menjaga data seorang pelanggan aman dan menghindari kejahatan cyber seperti penyadapan, penyalahgunaan informasi untuk agenda politik dan sebagainya.
  • Integrity (Integritas)
    Layaknya sebuah surat yang dikirim oleh pengantar pos, surat tersebut haruslah utuh tanpa sobek, basah atau berbeda dari bentuk aslinya ketika sampai kepada penerima. Pengimplementasian Integrity dalam perusahaan yang telah tersertifikasi ISO27001 adalah menjaga keaslian data pelanggan, tanpa adanya modifikasi atau kerusakan dari data aslinya. Menjaga data pelanggan aman dari serangan virus, trojan, malware yang menyebabkan sebuah data korup atau tidak utuh lagi penting bagi pelanggan terkait privasi keaslian sebuah data. Selain itu, pentingnya menyadari bahwa siapapun tidak berhak mengubah, mengganti ataupun merusak data tanpa seizin pelanggan.
  • Availability (Ketersediaan)
    Tidak dapat mengakses data pribadi karena downtime, crash, hang yang disebabkan oleh kerusakan fisik / virtual yang diakibatkan oleh bencana di data center menyebabkan akses kepada sumber informasi dari pelanggan ke datanya menjadi terganggu. Bisa Anda bayangkan saat Anda membutuhkan akses cepat kepada sumber data seperti transfer uang, urusan bisnis maupun melakukan perjalanan bisnis terganggu akibat terputusnya koneksi yang diakibatkan oleh kendala yang terjadi di penyedia layanan. Sesuatu yang buruk sangat bisa terjadi akibat downtime, kerugian yang ditanggung konsumen dan penyedia layanan pun juga menjadi sangat mahal. ISO27001 mengharuskan sebuah perusahaan menjamin untuk meminimalkan terjadinya downtime yang dapat merugikan pelanggan.


Sertifikasi ISO27001 Bagi Wowrack Indonesia

Pada tanggal 5 Juli 2018, PT Wowrack Indonesia dinyatakan telah tersertifikasi ISO27001 oleh British Standards Institution dan menjadi satu-satunya perusahaan IT swasta di Surabaya yang telah tersertifikasi ISO27001. Hal ini sebenarnya merupakan bukti dari komitmen Wowrack selama ini dalam menjaga informasi pelanggan. Semenjak didirikan hingga saat ini, Wowrack tidak merombak banyak perubahan sebelum dan sesudah diimplementasikannya ISO27001 karena pelayanan terkait keamanan data yang diberlakukan Wowrack selama ini sudah sangat terstandar karena selalu memprioritaskan keamanan data pelanggan.

Melalui pengimplementasian confidentiality, integrity dan availability sebagai nilai utama dalam Manajemen Sistem Keamanan Informasi. Wowrack tidak hanya mengimplementasikan capaian ISO27001 kepada pelanggan, namun juga kepada internal perusahaan sendiri melalui penerapan IACIT yang merupakan kepanjangan dari Integrity, Accountable, Caring, Innovation, dan Teamwork. Setiap karyawan Wowrack selalu mengedepankan integritas dalam menyelesaikan setiap tugasnya, menjunjung tinggi kejujuran, dan mempunyai prinsip moral yang kuat dalam menjaga kerahasiaan data perusahaan maupun pelanggan.

Setelah mendapat sertifikasi ISO27001, perusahaan menghadapi tantangan untuk menghapus stigma mengenai keamanan sebuah layanan yang selama ini selalu berbanding terbalik dengan kenyamanan sebuah layanan. Tantangan bagi Wowrack adalah untuk menyelaraskan agar keamanan menjadi prioritas namun tetap mengutamakan kenyamanan pelanggan. Melalui berbagai publikasi serta sosialisasi kepada pelanggan maupun calon pelanggan, Wowrack berkomitmen untuk tetap selalu berinovasi dan terdepan dalam menjaga keamanan data pelanggan.