Thursday, August 30, 2018

Sumber Informasi dan Cara Belajar Cloud Computing yang Tepat




Dunia semakin terkoneksi dengan segala kemudahannya melalui perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat. Cloud computing sendiri sebagai salah satu terobosan teknologi informasi saat ini, mampu memberikan berbagai layanan dan kemudahan serta manfaat bagi berbagai kebutuhan para pelaku industri IT. Dalam pengaplikasiannya di kehidupan sehari-hari, bahkan masyarakat awam pun juga tanpa sadar telah menggunakan dan memanfaatkan kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi cloud computing. Masyarakat memanfaatkan teknologi cloud computing untuk bekerja, menyimpan dokumen, melakukan kolaborasi dokumen, dan lain sebagainya. Secara tidak langsung, teknologi cloud computing telah banyak membantu aktivitas masyarakat sehari –hari. Masyarakat biasanya memanfaatkan teknologi cloud computing sebagai media penyimpanan data virtual melalui Google Drive, Drop Box, dan lain sebagainya. Kemudahan lainnya yang belum banyak digunakan oleh banyak orang namun sudah mulai dimanfaatkan, adalah pemanfaatan cloud computing untuk membuat desain, pengelolaan data karyawan, supply chain management sebuah perusahaan manufaktur dan berbagai kemudahan lainnya.

Cloud computing didesain untuk mendigitalisasi sekaligus mengintegrasikan berbagai elemen teknologi agar lebih mudah dioperasikan dibandingkan dengan cara tradisional sebelumnya. Sebuah perusahaan sendiri wajib mengadopsi teknologi cloud computing jika ingin melebarkan skala pemasaran perusahaannya baik dari tingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional. Mengadopsi sistem cloud computing ini bukanlah suatu pilihan, melainkan kewajiban bagi sebuah perusahaan. Karena saat ini dan di masa mendatang, sistem cloud computing diprediksi akan terus berkembang. Mengingat trend yang terjadi saat ini saja, kemudahan sistem cloud computing dan aspek-aspek pendukungnya tetap akan terus diminati oleh sebagian besar orang. Untuk itu, mempelajari teknologi cloud computing merupakan hal yang sangat bijak untuk dilakukan sedini mungkin, mengingat alasan-alasan yang telah dikemukakan sebelumnya.


Sesuaikan dengan Kebutuhan
Img : Stocksnap

Hal mendasar sebelum mempelajari cloud computing adalah bertanya kepada diri sendiri tentang kebutuhan mempelajari cloud computing itu sendiri. Hal ini dapat dimulai dengan menentukan tujuan Anda. Tujuan ini bisa bermacam-macam, misalnya saja karena Anda ingin menjadi seorang engineer di bidang IT, atau mungkin  menjadi  penulis di perusahaan IT yang memiliki produk cloud computing, dan lain sebagainya.  Hal tersebut penting diketahui untuk memudahkan bagaimana alur belajar cloud computing sesuai dengan yang diperlukan.

Setelah mengetahui tujuan yang ingin dicapai, tentukan apakah Anda merupakan seorang beginner, intermediate, atau seorang yang sudah berada pada level advanced di bidang IT. Seorang beginner tentu belum banyak memiliki pengetahuan tentang ilmu dan teknologi cloud computing. Namun seseorang yang berada pada level advance, mungkin memerlukan pengakuan yang lebih dengan mendapatkan sertifikasi sebagai bukti keterampilannya, dibandingkan dengan dianggap hanya mengetahui hal-hal yang bersifat mendasar tentang cloud computing.

Seorang beginner dapat didefinisikan sebagai seseorang yang belum pernah mengikuti pendidikan atau sumber pendidikan lain yang berhubungan dengan teknologi Informasi sesuai dengan konsentrasi yang diinginkannya. Dalam dunia kerja, beginner biasanya merupakan lulusan jurusan non IT yang hanya memiliki pengetahuan terbatas terkait ilmu-ilmu IT untuk kehidupan sehari-hari. Kebutuhan mempelajari cloud computing ini biasanya didasari atas keinginan untuk meningkatkan karir, karena sebuah perusahaan mengharuskan kartawannya untuk menjadi tenaga kerja expert yangbekerja di bidang IT. Sedangkan klasifikasi untuk intermediate, biasanya orang yang berada pada level ini, telah mengetahui dasar dari cloud computing secara teoritik, namun  masih belum mengetahui bagaimana aplikasinya dikarenakan belum berpengalaman secara langsung menggunakan sebuah layanan cloud computing.

Sumber Belajar untuk Pemula
Img : Stocksnap

Bagi seorang pemula, banyak sumber yang bisa digunakan untuk belajar baik secara secara mandiri maupun belajar melalui coaching dari orang lain. Hal yang paling direkomendasikan untuk belajar cloud computing tentu adalah dengan bantuan orang yang lebih ahli di bidang cloud computing. Karena akan dapat membantu belajar dan memahami dengan lebih cepat. Namun, belajar mandiri juga bukanlah pilihan yang buruk. Berikut beberapa sumber yang bisa Anda gunakan untuk belajar cloud computing secara mandiri :

  • Belajar melalui buku
Untuk memahami fondasi dari cloud computing, Anda harus banyak-banyak membaca buku-buku tentang ilmu IT, khususnya tentang cloud computing. Mulai dari buku-buku dengan level beginner yang mudah dipahami mengenai cloud computing maupun ilmu dasar IT, hingga buku dengan ilmu yang lebih expert dan kompleks. Buku-buku tersebut dapat membantu Anda untuk memahami bagaimana cloud computing bekerja serta jenis-jenis dari cloud computing. Beberapa buku yang direkomendasikan antara lain : Cloud Service For Dummies dari IBM, Adobe Creative Cloud All-in-One For Dummies atau buku - buku lain tentang pengenalan cloud computing lainnya.

  • Website
Selain buku, beberapa situs website juga dapat membantu dalam memahami apa itu cloud computing. Anda bisa mendaftarkan akun pada website-website kursus seperti coursera, quera.com, guru99.com, acloud.guru, dan masih banyak yang lainnya. Memang ada banyak pilihan website tentang cloud computing yang  bisa dipilih untuk menambah pengetahuan tentang ilmu cloud computing. Langkah yang bisa diterapkan adalah membuat akun pada website kemudian mengikuti petunjuk demo atau “getting started”. Mengikuti tur singkat tentang petunjuuk kursus online yang ada, akan sangat membantu memahami pola pembelajaran yang digunakan.

  • Bertanya kepada expert
Terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa dimengerti secara teknis dan membutuhkan penjelasan lebih mendalam tentang cloud computing. Karena pada dasarnya hal-hal kecil yang bersifat teknis bersifat sangat fundamental namun dapat menentukan pola pikir yang terbentuk dari ilmu cloud computing yang dipelajari. Selain itu, tingkat pemahaman seseorang dalam mempelajari berbagai hal tentunya juga berbeda-beda. Pilihan yang dapat dilakukan adalah bertanya kepada penggiat atau seorang yang memang expert di bidang teknologi informasi, dan cloud computing khususnya. Anda bisa melakukan diskusi dengan mentor tersebut terkait hal-hal yang belum jelas dimengerti dalam mempelajari cloud computing.

Bagaimana Cara Belajar Cloud Computing?
Img : Stocksnap

Setelah mempelajari dasar-dasar ilmu cloud computing, beberapa orang justru tidak tahu harus melanjutkan ke tahapan apa. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk tetap stay in line dalam belajar cloud computing.

  • Tetapkan tujuan dengan lebih jelas
Menetapkan tujuan membuat Anda dapat lebih termotivasi dalam belajar cloud computing. Setelah sebelumnya menentukan tujuan, tahapan selanjutnya adalah membagi-bagi tujuan tersebut supaya terklasifikasi dengan lebih spesifik lagi. Sebagai contoh, misalnya Anda adalah seorang developer di sebuah perusahaan IT, maka fondasi pemahaman Anda tentang IT tentunya sudah sangat jelas. Anda dapat menggunakan platform penyedia cloud computing seperti Amazon Web Service, Microsoft Azure dan lain sebagainya. Terlebih dulu, tentukan ketertarikan Anda. Misalnya Anda tertarik pada layanan pengembangan dari Amazon Web Service, maka Anda dapat mendafarkan akun pada website tersebut.

  • Mulai dengan hal yang disukai
Seperti mempelajari hal-hal lainnya, belajar cloud computing tentunya harus dimulai dengan suatu hal yang paling disukai. Lagkah yang bisa dilakukan adalah menemukan ketertarikan Anda terlebih dahulu. Sebelum mulai mengerjakan sebuah proyek, sebaiknya temukan ketertarikan melalui membaca banyak sumber dan literatur, kemudian memahami fondasi ilmu cloud computing.

  • Buat proyek yang menarik
Belajar sembari mengimplementasikan membuat Anda jauh lebih mudah dalam memahami tentang apa yang tengah dipelajari. Anda dapat membuat proyek baik skala kecil atau besar, seperti misalnya aplikasi peminjaman buku di perpustakaan atau mungkin aplikasi dalam mengatur keuangan pribadi. Seberapa besar proyek yang dibuat bukanlah suatu masalah, namun yang terpenting adalah bagaimana dan seberapa besar keterlibatan aktif Anda dalam mengerjakan proyek tersebut.

  • Klasifikasikan tugas menjadi beberapa bagian
Pada poin nomor tiga, Anda telah menentukan proyek apa yang akan dibuat untuk mengimplementasikan pemahaman terkait belajar ilmu cloud computing. Proyek besar atau kecil terkadang dapat membuat kewalahan berbagai faktor. Salah satunya adalah karena Anda belum memecah tugas-tugas tersebut menjadi bagian yang lebih kecil. Dengan memecah tugas menjadi lebih kecil, Anda dapat membuat to-do list kemudian mencentang tugas yang telah selesai dilakukan. Siapa sangka poin kecil dapat menaikkan motivasi Anda dalam belajar dan bekerja.

Img : Stocksnap

Mengetahui tujuan Anda dalam mempelajari cloud computing sangat penting untuk menjaga semangat dalam belajar. Tujuan dapat membuat Anda tidak lengah atau menyerah dalam memperjuangkan keinginan Anda. Menentukan tujuan memang tidak mudah, namun bukan tidak mungkin untuk dilakukan. Dalam hal belajar ilmu cloud computing, Anda dapat melakukan berbagai amcam research dari berbagai sumber untuk memperkaya ilmu pengetahuan Anda. Mulailah dari hal terkecil, yaitu membaca. Membaca banyak sumber dan literatur akan menuntun Anda menemukan passion yang Anda miliki. Belajar cloud computing bisa dieproleh dari berbagai sumber, misalnya saja melalui buku, online video, blog atau training dan workshop yang banyak diselenggarakan. Banyaknya sumber literatur ini akan sangat membantu Anda dalam memahami ilmu cloud computing.





Thursday, August 23, 2018

Alasan Cyber Crime Banyak Menyerang Bisnis Kecil dan Bagaimana Solusinya




Sebagian besar bisnis kecil kurang memiliki kesadaran terhadap pentingnya proteksi dan keamanan data perusahaannya, sehingga sering menjadi sasaran empuk atau target utama serangan cyber crime, terutama pencurian data yang dilakukan oleh hacker. Keadaan ini semakin mengkhawatirkan dengan ditambah tidak adanya rasa kepedulian dari pemilik bisnis karena bersumber dari adanya stigma bahwa bisnis kecil tidak memiliki resiko sama besar terhadap pembajakan, peretasan maupun pencurian data dibandingkan dengan bisnis dengan skala lebih besar. Serangan cyber crime pada dasarnya tidak mengenal seberapa besar perusahaan tersebut, melainkan tracking perusahaan tersebut, misalnya saja berapa banyak kunjungan dan transaksi yang terjadi pada website. Semua resiko akan sama besar jika sebuah perusahaan skala kecil atau startup memiliki hal yang diinginkan oleh peretas demi tujuan keuntungan pribadi mereka.

Bisnis kecil sering dipandang sebelah mata tidak memiliki potensi untuk mendapat serangan cyber crime dibandingkan dengan bisnis skala besar. Masih banyak pemikiran tentang website bisnis kecil yang diserang oleh peretas bukanlah sebuah media daring yang menarik jika dibandingkan dengan website yang lebih besar lainnya dengan jumlah kunjungan traffic yang tinggi. Hal ini merupakan sebuah pandangan yang bias karena dugaan tersebut bisa saja keliru. Ketika Anda mengira atau mendengar sesuatu tidak terjadi, maka secara otomatis Anda akan berasumsi bahwa hal tersebut benar-benar tidak terjadi, padahal kenyataannya tidak. Pandangan akan hal tersebut juga berimbas pada pola pikir para pelaku bisnis kecil yang akan membuat website perusahaannya. Kebanyakan pemilik bisnis tersebut tidak akan memikirkan keamanan data sebagai aspek penting dan prioritas utama dalam membuat website. Langkah-langkah preventif  untuk melindungi semua data dan aset yang dimiliki pun hanya sebatas keamanan yang mendasar dan sangat mudah diakses oleh peretas.



Bisnis Kecil dan Karakteristiknya
Img : Stocksnap

Bisnis kecil didefinisikan sebagai sebuah perusahaan startup, rekanan atau perseorangan yang memiliki jumlah karyawan lebih sedikit dan atau memiliki pendapatan yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan perusahaan dengan skala menengah maupun atas. Bisnis yang dikategorisasikan sebagai bisnis kecil biasanya termasuk dalam kategori Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang memiliki omzet kurang lebih 2,5 Milyar dan dengan aset kurang dari 500 juta Rupiah berdasarkan Undang-undang No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Bisnis kecil ini biasanya didorong dan dibantu oleh pemerintah untuk membenahi infrastruktur fisik, finansial hingga digitalisasi berupa pengadaan website dan pemasaran menggunakan media sosial.

Di beberapa negara, termasuk Indonesia, kategori bisnis kecil ini termasuk service di bidang retail dan customer goods seperti toko serba ada, grosir, toko roti, toko makanan, atau di bidang jasa (tukang kayu, bangunan atau teknisi listrik) yang dalam menjalankan bisnisnya belum terstruktur seperti perusahaan besar. Karakter lainnya adalah sistem pembukuan yang masih sederhana dan belum melibatkan sistem pembukuan yang kompleks atau standar akuntansi.

Dari segi modal, bisnis kecil masih menggunakan modal terbatas yang mengakibatkan efisiensi dan lebih berfokus pada core business mereka dibanding dengan support business seperti pemakaian website dan kepedulian terhadap sistem keamanan informasi. Modal yang terbatas dan pengalaman manajerial yang belum memadai serta sistem pembukuan yang masih belum komprehensif mengakibatkan bisnis kecil susah mendapatkan pinjaman modal daribBank untuk mengembangkan bisnisnya.


Bisnis Kecil Rentan Terkena Serangan Cyber Crime
Img : Stocksnap

Bisnis kecil sesuai dengan karakteristiknya yang telah dijabarkan sebelumnya, memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan bisnis skala menengah dan besar. Serangan cyber crime tidak memandang ukuran, traffic, maupun seberapa viral suatu website. Serangan cyber tidak memandang hal tersebut, ada banyak kemungkinan yang menjadi alasan seorang hacker profesional maupun amatir menyerang sebuah bisnis dengan skala nkecil. Berikut beberapa alasannya:

  • Serangan cyber crime terhadap bisnis kecil bukanlah media daring

    Serangan cyber terhadap bisnis kecil tidak bisa dianggap sebagai sebuah berita yang menarik atau memiliki rating tinggi dibandingkan dengan permasalahan peretasan yang dilakukan pada website atau perusahaan besar. Dikarenakan hal ini bukanlah sesuatu yang viral dan sering diberitakan. Dari sinilah muncul anggapan beberapa pihak bahwa tidak ada peretasan pada bisnis kecil. Sehingga pola pikir yang terbentuk adalah asumsi bias bahwa tidak ada bisnis kecil yang diretas. Hal ini dikarenakan hanya karena masyarakat digital tidak mendengar hal tersebut.


  • Modal terbatas pada bisnis kecil
Pembagian anggaran yang hanya berfokus pada pembiayaan core bisnis menyebabkan sebuah bisnis kecil setengah hati dalam membiayai support bisnisnya, seperti pengadaan, pengelolaan, serta pemeliharaan infrastruktur IT baik hardware dan softwarenya. Di satu sisi, dalam era digitalisasi seperti saat ini, bisnis kecil membutuhkan website sebagai akses untuk mengembangkan pasar dengan lebih luas lagi. Digitalisasi sebuah data juga harus dilakukan agar mudah untuk melakukan audit dan dapat dipertanggungjawabkan oleh perusahaan agar dapat balik modal.

  • Budaya Bring Your Own Device (BYOD)
Membawa peralatan kerja seperti laptop sendiri memang menjadi hal yang lumrah dalam bisnis skala kecil, hal ini dikarenakan terkait dengan penghematan anggaran pengadaan barang dan efisiensi. Namun, hal ini justru membawa dampak negatif terkait keamanan informasi perusahaan tersebut. Serangan cyber bisa saja terjadi tidak hanya dari pihak eksternal, namun juga dari pihak internal atau berasal dari karyawan suatu perusahaan itu sendiri. Budaya BYOD ini mengakibatkan tidak adanya kontrol atau standarisasi bagi perusahaan dalam menjaga sistem informasinya dan sangat memudahkan serangan cyber crime masuk.

  • Software yang tidak pernah diperbarui
Software kadaluarsa menjadi persoalan selanjutnya mengapa bisnis kecil sangat mudah terkena serangan cyber crime. Biaya pemeliharaan software yang tidak murah juga menjadi permasalahan mengapa bisnis kecil tidak memperbarui software-software yang dimiliki. Banyak bisnis kecil yang menganggap tidak perlu melakukan pembaruan setelah membeli sebuah domain atau pemeliharaan website. Tidak adanya edukasi dengan baik juga menjadi persoalan selanjutnya bisnis kecil yang rentan terhadap serangan cyber crime.

  • Akses kontrol yang tidak ketat
Keamanan yang hanya mengandalkan password sangat mudah diretas. Begitu pula website yang mengandalkan satu sistem keamanan saja membuat bisnis kecil tidak mampu menghadapi serangan serangan cyber crime. Akses yang tidak berlapis dan tidak bervariasi ini menyebabkan bisnis kecil sangat mudah diretas.

  • Test bagi hacker pemula
Sayangnya terkadang tidak ada tujuan khusus bagi seorang hacker untuk meretas sebuah website atau membuat suatu serangan cyber. Melalui keamanan yang tidak terlalu ketat, website bisnis kecil seringkali digunakan sebagai sebuah tes atau sebagai pengalaman perdana bagi seorang hacker pemula yang ingin menjadi hacker profesional.

  • Ketidakpedulian terhadap sistem keamanan
Dari semua faktor-faktor yang menyebabkan bisnis kecil mudah diserang oleh serangan cyber adalah tidak menempatkan keamanan informasi sebagai faktor utama dan terpenting dalam kebutuhan IT. Hal ini pada akhirnya akan memicu hal-hal yang sangat memudahkan seorang hacker untuk menyerang bisnis kecil. Jika saja bisnis kecil lebih peduli terkait sebuah isu keamanan, maka kemungkinan bisnis tersebut diretas juga akan semakin dapat diminimalisir.


Solusi Pencegahan Serangan Cyber Crime terhadap Bisnis Kecil
Img : Stocksnap

Tidak ada cara lain untuk mencegah serangan cyber crime selain meningkatkan kesadaran terhadap keamanan informasi data. Dalam menyusun sebuah kesadaran tersebut, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh seorang pelaku bisnis kecil agar terhindar dari serangan cyber yang tenunya dapat merugikan internal perusahaan. Beberapa solusi yang dapat diterapkan diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Mengubah pola pikir bahwa keamanan Informasi merupakan hal yang tidak penting
    Sudah seharusnya layanan IT dapat menjangkau layanan sehingga mudah diakses dan fleksibel. Namun, inti permasalahannya adalah keamanan harus menjadi perhatian khusus dan prioritas bagi para pengguna layanan IT. Inti dari sebuah bisnis tentunya adalah kepercayaan, dan kepercayaan tersebut dapat diperoleh dari keamanan informasi yang disimpan dan dikelola. Apabila hal tersebut diabaikan, maka kepercayaan itu akan perlahan memudar dan kepercayaan pelanggan semakin terdegradasi oleh sesuatu yang tidak bisa diprediksi oleh para pelaku bisnis. Jangan sampai pola pikir Anda berubah setelah mendapat serangan cyber crime secara berturut-turut dan berimbas pada penjualan perusahaan.

  • Sisihkan anggaran lebih untuk keamanan informasi
    Mungkin infrastruktur IT merupakan bagian support bisnis dari perusahaan kecil. Namun di era digitalisasi seperti saat ini, meskipun IT bukan menjadi core business namun sudah seharusnya tidak dikesampingkan begitu saja agar dapat mengekspansi pasar secara lebih luas. Dengan memberikan anggaran yang dikhususkan untuk keamanan informasi, merupakan sebuah investasi yang nantinya akan menguntungkan perusahaan itu sendiri. Selain bebas dari serangan cyber, juga dapat memudahkan perusahaan di berbagai hal seperti misalnya ekspansi pasar yang lebih luas, serta memahami perilaku konsumen.
Img : Stocksnap

  • Gunakan aplikasi password untuk akses yang lebih ketat
    Penggunaan password masih menjadi pilihan utama dalam keamanan dan akses masuk administrator website. Perkuat password Anda menggunakan berbagai macam aplikasi yang tersedia, misalnya saya Password Generator yang memang dirancang untuk membuat password lebih kuat dan aman dari serangan cyber crime. Tidak perlu sibuk dan pusing merancang password yang terstandar aman, namun cukup menggunakan aplikasi password generator akan memudahkan Anda memiliki password yang sulit untuk dipecahkan oleh hacker.

  • Update semua infrastruktur hardware maupun software
    Celah keamanan sebuah sistem selalu bisa dilihat dari versi terdahulunya dan dapat mengundang serangan cyber crime lainnya berupa virus, spyware, malware, maupun hilangnya data perusahaan. Memperbarui sistem merupakan satu-satunya cara untuk terus meningkatkan kinerja dan menguatkan sistem keamanan sebuah sistem. Hal ini berdasarkan pada kenyataan bahwa tidak hanya sistem keamanan yang berkembang, namun peretasan dan perkembangan virus juga mengalami perkembangan. Maka dari itu jangan ragu untuk memperbaharui suatu sistem, karena itu sebuah kewajiban yang dapat menyelamatkan data dan informasi perusahaan Anda.

  • Lakukan backup semua data secara rutin dan berkala
    Layanan komputasi awan atau cloud computing dtelah menjadi solusi bagi perorangan maupun bisnis untuk solusi backup sebuah data. Metode konvensional yang masih menyimpan data di penyimpanan komputer, harddisk, flashdisk dan semacamnya lebih rentan hilang dan rusak. Tentunya sebagai pemilik bisnis tidak ingin berdiam diri melainkan merubah bisnis kecil menjadi lebih berkembang bukan? Dengan adanya backup, Anda dapat lebih mudah terkoneksi dengan berbagai layanan dan kemudahan. Karena Anda tidak pernah bisa memprediksi kapan serangan cyber crime dapat terjadi pada perusahaan maupun website anda, maka backup lah data-data dan informasi perusahaan sebelum hal-hal tersebut benar-benar terjadi.

  • Selalu monitor aktivitas website Anda
    Salah satu kelemahan website bisnis kecil adalah tidak adanya monitoring terhadap website tersebut. Selalu mengawasi website selama 24/7 bukanlah sesuatu yang mungkin dilakukan oleh sedikit team apalagi seorang diri. Namun selalu ada cara untuk mengawasi atau memonitor website Anda, tentunya dengan bantuan third party dengan layanan managed service yang dapat membantu memantau serangan-serangan yang tidak terduga.

  • Percayakan pada provider yang terverifikasi keamanannya
    Meski memiliki anggaran yang terbatas, pemilik bsinis skala kecil tetap dapat mengembangkan website, serta terhindar dari berbagai ancaman serangan cyber crime. Dengan mempercayakan kepada provider penyedia jasa layanan managed service untuk bisa mengontrol, mengawasi dan memberikan solusi yang terbaik bagi perusahaan dan keperluan IT perusahaan Anda, agar selalu aman dan terhindar dari serangan cyber crime. Anda tentu dapat mempercayakan keamanan informasi perusahaan kepada Wowrack sebagai layanan yang terpercaya dan terdepan dalam keamanan informasi. Kunjungi website www.wowrack.co.id untuk informasi lanjut terkait informasi produk yang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh perusahaan Anda.






Tuesday, August 14, 2018

Perkuat Password untuk Segala Jenis Kebutuhan Digital Anda



Dunia digital telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat dewasa ini. Hal ini bukan merupakan kebutuhan beberapa kalangan tertentu saja, namun tentunya menjadi kebutuhan penting bagi seluruh lapisan masyarakat. Adanya revolusi industri keempat yang berfokus pada digitalisasi pada semua aspek kehidupan, memastikan proses digitalisasi akan terus terjadi dan dilakukan. Maka dari itu, bukan merupakan suatu hal yang mengherankan apabila dunia digital merupakan bagian yang penting bagi sebagian besar orang. Dalam dunia digital, dengan atau tanpa sadar, pengguna internet dapat memberikan banyak informasi untuk laman website sebagai sebuah syarat standar pembuatan informasi mengenai diri pribadi, seperti informasi umum seperti nama, tempat tanggal lahir, hingga informasi lainnya yang bersifat lebih pribadi.

Keterbukaan dalam dunia digital menyebabkan setiap orang dapat membagikan informasi apapun di internet. Namun ada baiknya untuk tetap berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi melaui jaringan internet, karena bisa saja disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Karena tentunya akan timbul masalah dan kerugian apabila informasi yang bersifat private dapat diakses oleh orang lain atau siapa saja tanpa seizin pengguna atau pemilik akun tersebut. Maka dari itu, sangat penting menjaga keamanan dan privasi informasi data sebuah akun agar terhindar dari pembajakan atau peretasan informasi.


Sistem Keamanan Dunia Digital
Img : Pixabay

Kejahatan di dunia digital  merupakan hal yang tidak dapat dihindari, mengingat semakin pesatnya kemajuan teknologi informasi yang juga dibarengi dengan kebutuhan informasi yang juga tinggi. Hal ini membuat kejahatan yang bertujuan mengancam keamanan informasi juga memiliki tingklat probabilitas yang semakin tinggi. Apabila dilihat dari sisi penyedia teknologi, tentu telah banyak dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan keamanan yaitu baik dari password, verifikasi multi-layer, hingga pengenalan identitas diri melalui sidik jari dan sensor wajah. Selain itu, anggaran yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan IT untuk keamanan sistemnya tentu juga memiliki beban biaya operasional yang cukup tinggi. Sebagai jalan keluarnya, saat ini telah banyak teknologi keamanan baru yang dapat digunakan lebih baik dibandingkan dengan metode pengamanan menggunakan password. Namun pada prakteknya, hingga saat ini masih terdapat berbagai aplikasi yang masih menggunakan dan mengandalkan password sebagai akses masuk dan keamanan bagi penggunanya.

Permasalahan hadir bersamaan dengan munculnya berbagai aplikasi di internet yang dirancang untuk mencoba membantu kehidupan masyarakat digital. Disaat itu pula banyak orang ingin membuat akun-akun baru pada berbagai aplikasi/website sebagai efek dari kemudahan dan benefit yang ingin didapatkan. Pada saat itu pula, setiap akun yang dibuat tentunya membutuhkan username dan password sebagai akses standar keamanan sebuah akun. Disaat semua website atau aplikasi membutuhkan akses tersebut, kemungkinan yang terjadi adalah banyak masyarakat digital yang menggunakan password yang sama untuk berbagai macam akun yang berbeda. Hal ini biasanya dilakukan untuk menghindari kemungkinan lupa password atas banyaknya akun-akun yang dimiliki. Pada kenyataannya, berdasarkan penelitian beberapa ahli yang telah dilakukan, manusia hanya mampu mengingat 5 kombinasi password sedangkan tentunya akun-akun yang dimiliki oleh seorang pengguna internet saja bisa puluhan akun. Yang terbaik adalah menerapkan password yang berbeda-beda untuk masing-masing akun. Namun keterbatasan kapasitas otak manusia yang sedikit mengalami kesulitan dalam mengingat setiap kombinasi password adalah permasalahannya.


Problem Penggunaan Password
Img : Pixabay

Password sebagai salah satu sistem keamanan dalam internet telah digunakan sejak internet itu sendiri ditemukan. Penggunaan password ini seolah telah dinyatakan secara mutlak penggunaannya dalam standar sistem keamanan. Namun, sebagai salah satu sistem keamanan, penggunaan password juga memiliki banyak kekurangan dan kelemahan yang justru dapat menimbulkan berbagai macam masalah bagi para penggunanya. Sebelum berbicara mengenai bagaimana cara membuat password yang kuat agar terhindar dari tindak peretasan, ada baiknya terlebih dahulu mengetahui tentang masalah penggunaan password sebagai sistem keamanan itu sendiri. Password yang efektif adalah password yang terdiri dari kombinasi berbagai komponen, seperti misalnya huruf kapital, huruf kecil, angka dan beberapa karakter spesial lainnya. Password yang efektif memang sangat sulit untuk dihafal, namun jika password tersebut mudah dihafal, maka artinya password yang digunakan tidak cukup efektif. Selain itu, dikarenakan kompleksitas sebuah password yang sangat tinggi, dan dibandingkan dengan kemampuan kognitif manusia yang cenderung tidak dapat mengingat lebih dari lima kombinasi password, membuat penggunaan password dikeluhkan kurang efektif dalam memproteksi sebuah akun.

Salah satu faktor mudahnya tindakan hacking atau peretasan adalah rasa malas masyarakat digital dalam membuat sebuah kombinasi password yang efektif, melainkan masih menggunakan password-password yang umum dan standar digunakan seperti kode angka “123456” dan password yang mudah ditebak dan diprediksi lainnya karena berhubungan dengan informasi pengguna akun. Informasi pribadi seseorang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan yang tidak bertanggung jawab, dan tentunya tanpa sepengetahuan atau izin dari pemilik akun. Password memang telah digunakan sejak awal penggunaan internet saat ingin mengamankan sebuah data penting. Namun, seiring berjalannya waktu, kelemahan sistem ini telah banyak diketahui dan dipelajari oleh para hacker, maka dari itu muncul perkembangan teknologi keamanan yang lebih baik. Pengembangan sistem password pun selain disempurnakan dari waktu ke waktu.


Perkuat Password Anda
Img : Pixabay

Meskipun password dikritik memiliki banyak kelemahan dan kekurangan sebagai sistem keamanan, namun nyatanya penggunaan password sebagai sistem keamanan masih yang paling populer diantara masyarakat digital sebagai akses masuk aplikasi dan akun-akun website. Maka dari itu, tidak ada pilihan bagi user selain memperkuat level keamanan password itu sendiri serta tingkat kerahasiaan informasi pribadi masing-masing user. Bagaimana caranya? Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan :

Jangan memuat informasi yang bersifat personal
Hindari penggunaan password yang mengandung unsur personal dan mudah ditebak oleh orang lain. Hal-hal yang tertulis dan berhubungan dengan biografi atau informasi pribadi yang ditunjukkan ke publik juga merupakan pilihan yang kurang tepat dalam membuat password. Contoh sederhananya adalah ketika Anda menuliskan ketertarikan terhadap hewan tertentu seperti kucing, maka password dapat ditebak dengan keywords yang berhubungan dengan kegemaran atau hobi Anda tersebut. Pilih password yang sama sekali tidak berhubungan dengan hal-hal personal diri Anda, dengan demikian, kerahasiaan dan kekuatan password akan terjaga dengan lebih baik lagi.

Jangan menggunakan password yang umum dan mudah ditebak
Membuat kombinasi password bagi sebagian orang merupakan hal yang membosankan dan cukup menyita waktu dan biasanya berakhir dengan keputusan membuat kombinasi yang umum dan mudah ditebak. Penggunaan password seperti “password, 123456” merupakan pilihan penggunaan password terbanyak sekaligus terburuk dalam kombinasi sebuah password. Luangkan waktu Anda selain untuk memikirkan password terbaik yang akan digunakan. Karena dengan password yang tepat dan rumit, resiko terhadap peretasan akun juga semakin dapat diminimalisir.

Jangan menggunakan istilah yang ada di kamus
Semakin asing kata-kata yang anda gunakan untuk password Anda, semakin aman akun tersebut. Meskipun ini membutuhkan waktu yang lama untuk berpikir, namun coba rangkai karakter yang tidak pernah ada di kamus. Penggunaan istilah-istilah yang ada di kamus seperti “bunga, buku, botol, saya” akan sangat mudah untuk diprediksi.

Password terdiri dari lima belas
karakter
Menggunakan enam karakter untuk password adalah hal yang kurang baik, sedangkan 12 karakter adalah pilihan yang standar, namun bisa dibilang masih cukup lemah. Tapi password dengan 15 karakter merupakan pilihan yang paling baik untuk kombinasi password Anda.

Img : Pixabay

Kapital, huruf kecil, angka dan karakter spesial
Sertakan karakter spesial seperti misalnya “@#$%^& dalam password Anda. Letak karakter special ini bisa diatur antara didepan, ditengah-tengah rangkaian password, maupun diakhir kombinasi password. Penggunaan karakter spesial ini bisa juga digunakan untuk lebih dari satu karakter, namun bisa juga lebih.

Mulailah dari hal yang
disukai, namun tidak diketahui orang lain
Diantara lima tips di atas, Anda mungkin akan kebingungan bagaimana mengaplikasikan langkah tips-tips tersebut karena terlalu banyak kombinasi yang harus dipikirkan. Untuk menyederhanakannya, hal termudah yang dapat dilakukan pertama kali adalah dengan mengetahui kesukaan Anda namun jangan pernah dipublikasikan kepada orang lain. Hal ini penting sebagai awal ide membuat password. Jangan pernah publikasikan hal tersebut, karena bisa membuka akses kepada orang lain terhadap akun Anda.

Gunakan singkatan sebagai pengingat
Setelah tahu apa hal yang disukai, hal kedua yang dapat dilakukan adalah menggunakan singkatan dari kata-kata yang telah Anda temukan sebelumnya. Tentunya jangan menggunakan kata umum, kata yang ada di kamus, serta kata-kata yang bersifat personal. Di tips nomor enam, misal Anda adalah seorang penggemar serial Game of Thrones, maka Anda bisa membuat kalimat “John Snow Is Truly King In Westeros And Tiryon As The Hand Of King”. Anda dapat menyingkatnya menjadi “jsitkiwatathok”, lalu tambahkan huruf kapital di awal kalimat menjadi “Jsitkiwatathok”. Anda juga dapat menambahkan angka dan huruf spesial. Misal Anda paling suka season 6 episode 8, maka Anda dapat merubahnya menjadi “Jsitkiwatathok68”. Terakhir, tambahkan spesial karakter untuk menambah keamanan password. Sebagai contoh, Anda dapat menambahkan spesial karakter berupa tanda seseorang yang sedang tersenyum, maka bisa menggunakan ^_^ sehingga password akhir nantinya akan menjadi “Jsitkiwatathok68^_^”. Bagaimana, cukup mudah bukan?

Gunakan aplikasi password manager
Penggunaan aplikasi password manager merupakan cara pintas termudah yang bisa Anda manfaatkan untuk membuat kombinasi password. Dengan menggunakan password manager, Anda dapat membuat kumpulan password tanpa harus mengingat semua kombinasi password tersebut. Banyak aplikasi password manager yang gratis namun juga banyak yang berbayar. Gunakan sesuai kebutuhan yang Anda perlukan.

Percayakan kebutuhan digital Anda pada provider terpercaya
Meski telah menggunakan password yang kuat, bagi Anda yang menggunakan dan emmanfaatkan internet sebagai kebutuhan bisnis, tentunya harus memastikan telah memilih provider atau third party yang tepat. Wowrack yang telah bersertifikasi ISO27001 dan berstandar internasional dalam bidang manajemen keamanan informasi dan data, dapat menjadi mitra yang tepat untuk mengakomodir dunia digital bisnis dan perusahaan Anda.