Thursday, February 15, 2018

Digital Era Saatnya Memanfaatkan Media Sosial


Hidup di era digital berarti harus siap untuk mengikuti segala perkembangan trend serta update yang terjadi di dunia online. Perubahan dan perkembangan ini terjadi sangat cepat, bahkan bisa terjadi tanpa kita sendiri menyadari telah terjadi perubahan tersebut. Salah satu contohnya adalah saat ini masyarakat lebih menyukai dan terbiasa mengirim pesan melalui aplikasi messenger daripada mengirim pesan menggunakan layanan SMS pada handphone. Perubahan trend ini berjalan begitu alami sehingga bahkan masyarakat tidak akan begitu terpengaruh dengan perubahan trend tersebut. Tanpa sadar masyarakat telah mengikuti perkembangan tersebut seiring dengan berjalannya waktu. Salah satu trend yang paling menonjol adalah penggunaan media sosial.


Tidak bisa dipungkiri, pasar terbesar pengguna media sosial adalah para anak-anak muda. Generasi millennial pada umumnya, merupakan pengguna terbesar dan paling aktif media sosial. Dari merekalah sebuah trend terbentuk dan tercipta. Ya, tercipta. Karena tidak jarang para generasi muda inilah yang membuat dan menciptakan content yang lambat laun dapat menuntun pada sebuah perubahan trend yang terjadi di masyarakat. Salah satu contohnya adalah budaya selfie dan wefie / berswafoto. Tentu pada era sebelumnya, tidak banyak orang yang melakukan selfie, sehingga teknologi pun juga belum berkembang pesat seperti saat ini. Dulu handphone juga telah dilengkapi dengan kamera, namun hanya kamera belakang. Namun dengan semakin maraknya trend selfie dan wefie, maka produsen handphone berlomba-lomba menciptakan pembaruan teknologi dalam handphone dengan cara menambahkan fitur kamera depan, bahkan dengan megapixel yang cukup mumpuni. Hal ini juga dibarengi dengan semakin maraknya tercipta aplikasi beautify untuk kamera depan, dengan tambahan frame, emoticon, dan sticker yang lucu-lucu untuk menunjang kebutuhan selfie dan wefie yang lebih luas lagi. Perubahan trend ini tentu tercipta karena kebiasaaan yang tercipta dari masyarakat itu sendiri. Dengan kata lain, teknologi dapat mengikuti dan menyesuaikan dengan keinginan manusia, namun manusia juga membutuhkan update teknologi untuk menunjang segala aktifitasnya. Jadi bisa dibilang hubungan ini saling berkaitan dan menunjang antara satu dengan yang lainnya.
Salah satu trend yang sangat nge-hype, bahkan berlangsung hingga saat ini adalah penggunaan segala jenis media sosial. Walaupun generasi muda masih mendominasi penggunaan media sosial ini, namun sebenarnya media sosial juga dapat dilirik sebagai sebuah peluang bisnis dan bahkan peluang strategi marketing yang cukup menjanjikan bagi para pelaku bisnis. Bagaimana media sosial ini mampu menjadi satu dari banyak faktor penunjang dalam digital era dan khususnya dalam industri bisnis?


Definisi Media Sosial
Img : Pixabay
Saat ini siapa yang tidak menggunakan social media? Atau belum pernah menginstall aplikasi media sosial apapun di smartphonenya? Tentu hal ini akan sangat jarang terjadi. Ditambah lagi dengan dukungan smartphone yang semakin canggih, semua aplikasi media sosial dapat dengan mudah diinstall di handphone. Generasi milenials adalah salah satu generasi yang memberikan sumbangan terbesar dalam penggunaan aplikasi media sosial. Generasi muda ini sangat update terhadap segala jenis informasi dan perkembangan di dunia online, sehingga tidak mungkin sebuah berita atau foto dan video akan dengan sangat mudah menjadi viral dan tersebar di penjuru masyarakat. Ya, efek dari media sosial ini memang lebih cepat dan lebih luas daripada berita dan informasi yang diinformasikan melalui televisi maupun surat kabar manapun. Bagaimana, menakjubkan bukan?

Jadi apa definisi media sosial itu sendiri? Media sosial atau dalam Bahasa Inggris disebut sebagai social media, adalah sebuah platform yang memungkinkan orang-orang untuk melakukan interaksi secara online di dunia maya melalui jaringan internet. Interaksi yang dilakukan bermacam-macam, mulai dari saling berkomunikasi melalui teks, suara, maupun video. Kemudian media sosial untuk dimanfaatkan sebagai platform untuk kebutuhan sharing, serta networking. Memang pada prinsipnya, media sosial digunakan untuk membangun sebuah jejaring sosial. Jejaring yang akan menghubungkan orang satu dengan yang lainnya, dengan berbagai komunitas, grup, organisasi, dan cakupan yang lebih luas lagi.
Perkembangan trend dengan cepat dapat menyebar melalui media sosial. Ya, media sosial memang merupakan sarana yang tepat untuk berinteraksi, berkomunikasi, bahkan marketing bisnis dan advertising. Saat ini siapa yang tidak menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari? Siapa yang tidak menginstall satu saja aplikasi didalam smartphonenya? Sepertinya mungkin memang hampir tidak ada, atau jarang sekali orang yang tidak menggunakan media sosial. Hampir semua orang memiliki satu atau lebih dari dua aplikasi di smartphonenya, termasuk aplikasi messenger atau aplikasi untuk komunikasi lainnya.

Img : Pixabay

Menurut beberapa tokoh, media sosial memiliki beberapa pengertian. Definisi media sosial menurut para ahli antara lain adalah sebagai berikut :
  • Mark Hopkins pada tahun 2008 mengemukakan bahwa media sosial adalah berbagai macam platform media yang memiliki komponen sosial yang berfungsi sebagai media komunikasi yang bersifat publik
  • B.K. Lewis pada tahun 2010 berpendapat bahwa media sosial sebuah label bagi sebuah terobosan di dunia digital. Media sosial memungkinkan orang untuk saling berhubungan, berinteraksi, serta berbagi content
  • Dave Kerpen pada tahun 2011 memberikan pandangannya bahwa media sosial adalah gabungan dari berbagai jenis content seperti teks, gambar, dan video yang secara online dibagikan diantara banyak orang dan organisasi


Macam-Macam Social Media
Img : Pixabay
Sosial media memiliki berbagai macam tujuan dan fungsi, sehingga jenis dan fiturnya pun berbeda-beda. Ada beberapa jenis media sosial, tergantung dari fungsi media sosial tersebut. Berikut ini adalah beberapa contoh jenis klasifikasi media sosial berdasarkan fungsinya :
  • Relationship network, banyak sekali contoh dari jenis media sosial ini. Misalnya saja Facebook, Instagram, Path, Twitter, LinkedIn, dan media sosial serupa. Salah satu ciri dari media sosial ini adalah bahwa penggunaannya sebagian besar bersifat gratis. Melalui platform media sosial ini, orang dapat bertukar informasi tentang foto, biodata umum, pemikiran, saling berkirim private messages, dan lain sebagainya.
  • Media sharing network, lebih mengutamakan jenis media yang ingin dibagi. Jadi misalnya teks bisa ke Twitter, sedangkan foto lebih ke Instagram, dan video bisa melalui YouTube. Semua platform harus dimanfaatkan dengan keunggulan dan fokus masing-masing. Sehingga content yang Anda upload mendapatkan respon dari orang yang tepat.
  • Online reviews, digunakan orang untuk menemukan rekomendasi terhadap suatu hal. Misalnya saja tentang pencarian buku, film, hotel, restoran, dan lain sebagainya. Penilaian dari orang lain (review) sangat membantu untuk menentukan pengambilan keputusan bagi orang lain.
  • Forum diskusi, banyak sekali platform diskusi yang saat ini viral. Seperti misalnya saja Kaskus. Melalui Kaskus, orang akan dengan santa mudah bertukar informasi dan diskusi terhadap topik-topik tertentu.
  • Social publishing platform, misalnya saja platform blogging seperti Blogger, Wordpress, Tumblr, dan lain sebagainya. Pada dasarnya Twitter juga masuk kedalam jenis ini karena Twitter juga disebut sebagai microblog.
  • Bookmarking sites, dibutuhkan untuk orang dengan kebutuhan arsip atau mengumpulkan berbagai macam hal kedalam sub-sub judul tertentu. Ada beberapa contoh platform yang bisa digunakan yaitu Pinterest dan Flipboard. Kedua platform ini memungkinkan orang untuk mengelompokkan hal-hal kedalam topik-topik yang serupa.
  • Interest-based network, untuk kebutuhan komunitas dengan minat yang sama, Facebook Page memang masih menjadi salah satu solusi. Namun selain itu, masih ada LinkedIn Groups dan komunitas Google+.
  • E-commerce, telah banyak paltform jual beli online di website yang semakin menjamur. Banyak sekali contohnya misalnya Tokopedia, SaleStock, Shopee, Bukalapak, dan lain sebagainya.
Tujuan Media Sosial
Img : Pixabay
Memiliki dan memanfaatkan media sosial memang dapat membantu berbagai macam kebutuhan di era digital ini. Bagaimana tidak jika hampir semua informasi hingga kebutuhan infotainment dapat ditemukan melalui akses media sosial. Di era digital ini, media sosial seperti tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, bahkan hingga menyebabkan ketergantungan. Bagaimana tidak jika semua informasi yang diperlukan sudah tersedia secara viral dan real time melalui berbagai macam platform media sosial.


Namun apakah Anda mengetahui tujuan sebenarnya dari kemunculan berbagai macam media sosial ini? Media sosial memiliki beberapa macam tujuan, yaitu diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Media informasi. Merupakan hal yang umum bahwa media sosial merupakan sebuah media yang tepat untuk memviralkan informasi secara cepat dengan jangkauan yang cukup luas.
  • Media komunikasi. Media sosial memiliki tujuan utama sebagai sarana komunikasi, namun platform yang digunakan bisa berbeda-beda. Namun pada dasarnya prinsip komunikasi tidak boleh hilang dari fitur sebuah media sosial.
  • Media eksistensi diri. Beberapa media sosial juga bisa digunakan sebagai sebuah ajang pembuktian diri, atau eksistensi. Bentuk dan jenisnya sendiri pun bermacam-macam, bisa tentang beauty, makeup, dan kecantikan, traveling, fashion, dan lain sebagainya.
  • Media belajar dan pengetahuan. Media sosial juga dapat dimanfaatkan sebagai media belajar dan memperoleh pengetahuan. Memang cakupan dari media sosial ini cukup luas, tidak hanya terbatas pada entertaintmen namun juga berbagai informasi dan pengetahuan.
  • Media jejaring sosial dan networking. Media sosial memang digunakan sebagai tempat untuk memperluas pertemanan serta networking karena jangkauannya yang cukup luas.
  • Komunitas. Media sosial juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk membangun komunitas. Misalnya saja melalui Facebook Page yang dapat digunakan untuk membuat komunitas dengan minat dan hobi yang sama.
  • Advertising. Media sosial dapat dimanfaatkan untuk mengupload iklan produk-produk tertentu.
  • Promosi dan marketing. Sebagai sebuah media promosi, media sosial dapat dimanfaatkan untuk melakukan strategy amrketing atas pengenalan produk baru, diskon dan promo yang sedang dilakukan, dan lain sebagainya.
  • Backup file-file tertentu. Secara tidak langsung, file-file yang diupload akan terbackup dalam cloud system media sosial tersebut.


Dampak Social Media
Img : Pixabay
Bermain social media memang bisa menghabiskan waktu berjam-jam, membuat lupa waktu dan kadang pekerjaan lain bisa terbengkalai. Mengapa bisa demikian? Apakah social media benar-benar menarik sehingga dapat membuat netizen menjadi lupa waktu? Sebenarnya jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini sangat bervariasi dan tergantung dari masing-masing individu tersebut.


Jadi penggunaan media sosial memang tergantung seberapa besar orang tersebut membutuhkannya. Tentunya kebutuhan orang yang memiliki online shop akan berbeda dengan kebutuhan seorang influencer di bidang fashion. Kebutuhan ini juga tentu akan sangat berbeda bagi kebutuhan seorang individu biasa yang tidak menjalankan online shop. Pemilik online shop tentu harus lebih sibuk dan ready untuk terus memantau perkembangan media sosial, untuk menjawab pertanyaan konsumen serta mengupload foto produk-produk baru. Kebutuhan seorang individu biasa akan media sosial tentu akan sangat berbeda dengan kebutuhan pemilik online shop yang harus terus memantau perkembangan media sosial yang digunakannya.


Namun apa dampak yang dapat ditimbulkan oleh kebiasaan terlalu lama ‘bermain’ social media? Tentu ada banyak dampak yang ditimbulkan, dan dampak ini bisa berimbas pada kehidupan sehari-hari. Misalnya kita jadi lebih sering sibuk mengurus smartphone daripada berinteraksi secara langsung dengan orang lain. Semakin lama hal ini terjadi, bisa jadi nantinya orang tersebut akan kesulitan untuk berbaur dan bersosialisasi dengan orang lain karena tidak tahu tindakan apa yang harus dilakukan.

Cukup berbahaya juga bukan? Maka sebaiknya kita menggunakan media sosial secara wajar dan tidak berlebihan. Bagaimanapun yang terpenting adalah interaksi dan komunikasi yang terjadi secara langsung dengan orang lain.





Friday, October 6, 2017

Online Business, Lebih Mudah atau Lebih Sulit? Apa Saja Tantangan yang Dihadapi?


Memasuki era digital, semua hal dapat diubah kedalam platform online. Kemudahan dalam era digital ini memungkinkan seseorang untuk memangkas waktu menjadi lebih efektif dan efisien, karena sebagian besar pekerjaan dapat dilakukan dan diselesaikan secara online. Keuntungannya, lebih banyak hal lain yang bisa dikerjakan dengan efisiensi waktu yang dimiliki. Ketika kebutuhan online menjadi yang paling utama dalam era digital ini, banyak perusahaan penyedia layanan yang berlomba-lomba meningkatkan layanannya agar dapat menjadi solusi bagi masalah-masalah yang dialami oleh konsumen di era digital.

Akibat dari semakin pesatnya transformasi di bidang online ini adalah beberapa pergeseran trend bahkan kemunduran bisnis di berbagai bidang. Misalnya saja media cetak dan televisi. Dulu televisi dan media cetak atau koran merupakan sumber informasi utama bagi masyarakat, namun netizen saat ini lebih memilih membaca berita dan mengupdate informasi secara online melalui mobile device yang dimiliki. Generasi milenial yang merajai era digital ini lebih menyukai menonton tayangan video, film, talkshow, dan lain sebagainya secara online melalui smartphone mereka. Hal ini dikarenakan berita dan informasi yang beredar secara online cakupannya lebih luas, lebih lengkap, serta lebih update.

Contoh pergeseran dan perubahan era ini dapat dilihat pada berbagai bidang bisnis. Beberapa diantaranya adalah di bidang jasa foto dimana dulu studio-studio foto sangat trend, namun sekarang gaungnya sudah semakin hilang. Kemudian masih ada perusahaan yang memproduksi music dalam bentuk Compact Disk (CD) yang dulu penjualannya sangat pesat, namun sekarang semua netizen lebih memilih membeli musik secara online. Perusahaan transportasi seberti Taxi dan angkutan umum juga semakin ditinggalkan, masyarakat lebih memilih menggunakan media transportasi dengan aplikasi online seperti Uber karena lebih efekstif waktu serta affordable. Setali tiga uang dengan bisnis mainan, dimana banyak anak sekarang memainkan permainan secara digital berupa games online dan download melalui Play Store atau App Store karena lebih lengkap dan bervariatif. Belum lagi di bidang finansial dan perbankan. Saat ini telah banyak transaksi perbankan yang bisa dilakukan secara online. Di industri e-commerce dan perusahaan asuransi sekalipun saat ini telah banyak yang bergerak kedalam platform berbasis online. Lebih dari itu, perubahan tersebut tidak berjalan separuh-separuh. Buktinya telah banyak aplikasi-aplikasi untuk OS Android, Windows, maupun iOS dari berbagai bidang bisnis tersebut. Menjamurnya berbagai aplikasi finansial untuk menghitung anggaran, bunga pinjaman, asuransi, serta transaksi keuangan melalui platform online memang bertujuan untuk membantu netizen agar masalah dapat terselesaikan dengan cepat, efektif, serta efisien.

Maka dari itu, banyak bisnis-bisnis yang dulunya sangat berjaya, sekarang di era digital harus merasa khawatir tentang masa depan bisnis tersebut. Dulu semua perusahaan berlomba-lomba bersaing ingin mengiklankan produk dan bisnis masing-masing melalui media cetak dan televisi, sekarang mungkin peminatnya sudah semakin berkurang. Mereka berpindah mengalokasikan anggaran untuk beriklan di media online, melalui website, blog, dan lain sebagainya. Begitu pula dengan film, musik, dan video. Netizen lebih menyukai mengakses dan melihat tayangan secara online, bisa melalui YouTube, maupun website-website yang menyediakan akses untuk streaming online. Tidak percaya? Sekarang coba lihat di sekitar, ada berapa persen masyarakat di lingkungan tempat tinggal Anda yang masih tetap bertahan menonton televisi daripada membaca berita dan menonton acara entertainment melalui smartphonenya?


Memilih Social Media yang Tepat
Img : Stocksnap

Smartphone menjadi salah satu kebutuhan paling mendasar dan paling penting bagi sebagian besar masyarakat di era digital ini. Dari sanalah netizen mendapatkan informasi, update berita, serta memperluas jaringan sosial. Ada banyak platform social media yang bagus dan menawarkan berbagai fitur mutakhir yang dapat dimanfaatkan sebagai media marketing bisnis. Namun pada dasarnya social media digunakan untuk tiga tujuan utama, yaitu untuk mencapai target sasaran pemasaran, mengetahui seberapa besar minat netizen terhadap produk / bisnis yang ditawarkan, serta untuk mengukur kinerja bisnis tersebut.

Lalu bagaimana menemukan social media yang terbaik bagi bisnis Anda? Terlebih dahulu Anda perlu untuk melakukan trial dan error untuk menentukan platform social media apa yang paling tepat untuk diterapkan pada bisnis Anda. Hal ini tentu juga harus disesuaikan dengan target pasar yang ingin dituju. Anda harus lebih jeli dan teliti dalam memilih fitur yang ditawarkan oleh masing-masing platform social media yang tentunya berbeda-beda satu sama lain, kemudian melakukan penelitian dan mengevaluasi setiap percobaan yang telah diambil. Memilih social media yang tepat, bukan berarti harus memilih yang terbaik dengan tawaran fitur yang banyak. Namun memilih social media yang tepat dan paling sesuai untuk diterapkan dalam marketing bisnis yang dimiliki. Masing-masing social media memiliki keunggulannya masing-masing, tergantung fitur tersebut cocok dan sesuai atau tidak dengan bisnis tersebut.

Img : Stocksnap

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memilih dan menentukan social media yang tepat dan cocok bagi platform marketing bisnis, cara tersebut diantaranya adalah :
  • Mulailah dengan menemukan alasan, apa tujuan yang yang ingin dicapai dengan upaya pemilihan social media yang dipilih.
    Karena sebenarnya ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dengan menggunakan social media, diantaranya adalah menaikkan branding perusahaan dengan cara mengarahkan langsung ke website perusahaan, menginginkan langsung penjualan produk dari content-content yang ditampilkan dalam social media, serta untuk menemukan beberapa target pasar / consumer.
  • Menemukan alasan mengapa harus menemukan tools baru sebagai platform media marketing.
    Alasan ini dapat ditemukan setelah mengevaluasi berbagai aspek dan tools yang biasanya digunakan, namun misalnya mengalami stagnan atau tidak dapat memberikan hasil seperti yang diharapkan. Maka sudah sewajarnya untuk menemukan tools lain yang dapat benar-benar bekerja dan cocok diterapkan bagi bisnis tersebut. Menemukan tools baru yang sekiranya cocok bagi bisnis memungkinkan Anda melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak dapat dilakukan terhadap bisnis tersebut.
  • Menemukan alasan, pengalaman apa yang ingin diraih dan dicapai bagi team dengan penggunaan tools baru ini.
    Biasanya hal ini berupa improvement dalam bentuk skill, dan pengetahuan bagi masing-masing individu dalam team. Bukahkah lebih baik memiliki team yang profesional dan mampu melakukan pekerjaannya dengan maksimal?

Img : Stocksnap

Dalam menentukan social media yang tepat bagi sebuah bisnis, maka Anda perlu untuk membuat daftar fitur-fitur apa saja yang harus dimiliki oleh platform social media tersebut serta fitur-fitur apa saja yang tidak harus dimiliki namun merupakan nilai tambah jika dimiliki. Caranya cukup mudah, Anda dapat menuliskan daftar fitur apa saja yang Anda perlukan untuk marketing bisnis Anda, misalnya saja fitur schedulling, fitur mengatur waktu posting, membuat dan menyimpan draft content, fitur collaboration tools, paid social campaigns, dan lain sebagainya.


Keahlian yang harus Dimiliki di Era Digital
Img : Stocksnap

Menghadapi era digitalisasi ini memang susah-susah gampang. Semua akan susah ketika Anda tidak siap dan tidak bisa beradaptasi dengan perubahan trend serta segala hal yang berhubungan dengan hal tersebut. Dan akan lebih mudah menghadapi era digitalisasi jika memiliki kreatifitas tinggi serta menyukai inovasi. Untuk menghadapi era digital ini, ada beberapa keahlian yang perlu dipelajari dan dikembangkan, karena keahlian tersebut yang lebih sering diperlukan untuk kebutuhan di era digital ini. Pada dasarnya semua keahlian memang diperlukan, namun ada beberapa keahlian yang lebih dibutuhkan menghadapi era digital ini. Beberapa skill tersebut antara lain adalah :
  • Kemampuan menulis artikel dengan Search Engine Optimization (SEO).
    Mengapa skill ini dibutuhkan? Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa semua informasi akan lebih banyak diakses melalui smartphone. Ini berarti informasi harus lengkap dan update. Semakin baik kemampuan menulis yang didukung dengan teknis penulisan menggunakan SEO, maka semakin besar peluang dan kesempatan produk atau perusahaan Anda ditemukan oleh orang lain, serta memiliki kesempatan lebih besar untuk viral di social media.
  • Kemampuan web design
    Kemampuan melakukan design website, setidaknya yang paling mendasar dibutuhkan dalam perjalanan di era digital. Saat ini semua transaksi pembelian dan kebutuhan berbelanja, mulai dari baju, sepatu, serta kebutuhan lainnya dilakukan secara online. Maka dari itu ilmu dan skill dalam pembuatan desain website harus dimiliki orang-orang yang ingin bersaing di era digital. Setidaknya, menguasai teknik-teknik dasar untuk desain pembuatan blog. Blog merupakan salah satu bentuk tulisan digital yang banyak dicari netizen karena isinya yang lebih update, lengkap, beragam, serta memiliki cakupan tema yang cukup luas.
  • Kemampuan fotografi dan editing foto serta video
    Fotografi dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan penggunaan social media seperti misalnya Instagram, yang lebih mengutamakan poin dari aspek visual. Kemudian teknik pengambilan video dibutuhkan untuk membuat content-content video. Di era digital ini lebih banyak permintaan dan kebutuhan netizen untuk pembuatan content-content video yang positif, informatif, menghibur, dan interaktif. Telah banyak YouTuber yang mengunggah video kreatifnya, baik berupa review, content yang menghibur, musik, VLOG, dan lain sebagainya.
  • Kemampuan memahami bahasa pemrograman
    Menguasai bahasa pemrograman dan coding minimal yang paling sederhana, akan membantu dalam setiap pekerjaan di era digital. Namanya era digital, tentu semua harus serba digital. Maka dari itu kebutuhan akan Teknologi Informasi (TI) juga akan semakin meningkat dan kompleks. Mengerti bahasa pemrograman dan coding akan  mempermudah semua pekerjaan yang terkait dengan dunia IT.
  • Kemampuan graphic design
    Jasa pembuatan desain grafis akan tetap dibutuhkan atau bahkan akan semakin banyak dibutuhkan didalam era digital. Desain grafis banyak diperlukan untuk berbagai macam bidang pekerjaan dan bisnis. Untuk mendesain iklan yang akan ditampilkan, mendesain packaging produk, desain website, desain gambar yang digunakan untuk social media, dan lain sebagainya.


Masalah-Masalah dalam Online Business
Img : Stocksnap

Banyak hal yang mendasari mengapa berbisnis online tidak bisa berjalan layaknya mengendarai kendaraan di sebuah jalan tol, bebas tanpa hambatan dan dapat melaju dengan cepat. Selalu ada tantangan yang dihadapi, terutama bagi bisnis startup. Beberapa tantangan yang kerap dihadapi bisnis dalam platform online antara lain adalah :
  • Tergesa-gesa dalam menjual produk tanpa mengetahui keinginan/kebutuhan pasar. Hal ini umum terjadi karena tidak melakukan survey pasar untuk mendapatkan hal apa yang dibutuhkan pasar sebelum menjual produk
  • Ingin segera mendapat keuntungan yang banyak dalam waktu singkat, adalah kesalahan utama pebisnis karena yang terpenting sesungguhnya adalah jangka panjang dan continuitas, bukan hanya target jangka pendek
  • Tidak jelas dalam menentukan target audiens. Keraguan dan ketidaktahuan target pasar merupakan kesalahan yang harus sangat dihindari
  • Tidak memiliki strategi dalam menghadapi kompetitor, akibatnya terjadi kesalahan dalam pemilihan strategi
  • Tidak memiliki keunikan produk, melainkan hanya meniru kompetitor
  • Tidak adanya penguatan brand, akan berimbas pada usia perusahaan dalam jangka panjang
  • Belum memperhatikan atau memaksimalkan keamanan dalam transaksi keuangan dan pembayaran secara online, sehingga kemungkinan hacker akan meretas website sangat besar. Maka dari itu harus memilih provider penyedia layanan, server, dan jaringan yang benar-benar tepat, dapat terpercaya, serta memiliki sistem support yang mumpuni
  • Kesalahan dalam memilih social media sebagai media marketing produk, dan kesalahan terletak dalam penyampaian presentasi produk yang ditampilkan
  • Pengaturan after sales yang masih belum terkoordinasi serta tidak adanya managemen after sales yang baik
  • Kurangnya tenaga terampil di bidang IT yang dapat mensupport keseluruhan sistem online business tersebut





Thursday, September 7, 2017

Memahami Hal-Hal Penting dalam Dunia Blogging


Ketika mengetikkan sebuah keywords atau kata kunci pada mesin pencarian Google, website apa yang sering muncul dan Anda temukan? Apakah informasi dari website sebuah perusahaan? Tentu saja tidak, karena yang sering muncul tentu adalah tulisan atau artikel yang dimuat dalam suatu blog. Mengapa bisa demikian? Karena pada dasarnya blog dapat memuat sebuah informasi yang lebih lengkap, terperinci, serta mendetail dan update atau sering diperbarui. Blog menjadi sebuah media untuk memposting artikel atau tulisan-tulisan tertentu. Artikel ini bermacam-macam tema dan topik bahasannya, ada yang bersifat informatif, ada yang membahas tentang review tentang fashion, makanan, film, buku, perjalanan traveling, dan lain sebagainya.

Orang yang melakukan pencarian informasi dari Google, lebih banyak membuka dan membaca artikel hasil tulisan dari blog. Hal ini dikarenakan ulasan informasi dalam artikel blog lebih bervariasi, lengkap dan juga mendetail. Para blogger atau sebutan untuk orang yang menulis dan memposting artikel dalam blog juga akan memposting lebih banyak artikel, ulasan, dan tulisan melalui blog pribadi mereka. Blog juga bisa dimonetisasi alias diubah menjadi tulisan yang bisa menghasilkan uang dan pemasukan. Banyak cara yang bisa dilakukan misalnya saja melalui Google AdSense dengan memanfaatkan penggunaan SEO dalam tulisan artikel blog, pemasangan iklan, endorse artikel, dan lain sebagainya.

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Blogging
Img : StockSnap

Dalam dunia blogging, ada beberapa istilah tertentu yang perlu dipahami jika ingin masuk lebih dalam ke ranah tersebut. Diantaranya adalah istilah-istilah dalam dunia blogging. Beberapa istilah yang sering muncul dalam dunia blogging diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Artikel / Content
    Artikel atau content merupakan isi dari blog itu sendiri. Sebuah blog pasti memiliki konten yang ingin ditampilkan, baik itu adalah sebuah tulisan berupa artikel, maupun dokumentasi foto-foto dan video. Content sebuah blog dapat menentukan jumlah page viewer maupun follower blog, tergantung dari seberapa menarik dan informatifnya blog tersebut.
  • Blogging
    Blogging adalah aktifitas yang dilakukan oleh pemilik blog dalam mengelola blog yang dimilikinya. Aktifitas blogging bermacam-macam, bisa menulis artikel, mengupdate isi blog, dan lain sebagainya.
  • Blogger / Author
    Blogger adalah sebutan untuk seseorang yang melakukan aktifitas blogging dalam sebuah blog. Jadi bisa dibilang blogger ini juga merupakan seorang author bagi artikel-artikel dalam blognya.
  • Posts / Posting
    Posts adalah semua daftar content baik draft atau published content yang ada pada sebuah blog. Posting adalah aktifitas mengupload content dalam blog, bisa berupa artikel, foto, maupun video. Biasanya posting ini memilki waktu-waktu tertentu, sesuai dengan waktu posting yang telah dimiliki sebelumnya.
  • Domain
    Domain merupakan alamat rumah blog yang dimiliki. Domain adalah nama dan identitas blog tersebut. Jadi lebih baik memilih dan memutuskan nama  blog yang bisa mencerminkan content atau topik dari blog tersebut. Domain bisa menjadi salah satu media marketing untuk menaikkan branding sebuah blog.
  • SEO
    Search Engine Optimization (SEO) adalah sebuah tools yang digunakan dalam penulisan artikel dalam blog. Salah satu tools dari SEO ini adalah Moz, dimana SEO ini akan membantu sebuah tulisan atau artikel muncul di jajaran atas atau halaman pertama pencarian suatu keywords melalui Google.
  • Audiens
    Audiens adalah sebutan untuk pembaca blog. Audiens memiliki usia dan minat yang bermacam-macam. Biasanya jumlah dan jenis audiens suatu blog menyesuaikan dengan minat dan ketertarikan para pembacanya.
  • Bounce Rate
    Bounce rate adalah jumlah rata-rata lama audiens yang datang berkunjung ke suatu blog. Bounce rate ini dapat menghitung berapa lama (detik dan menit) seorang audiens yang membaca sebuah artikel dalam blog. Maka dari itu, untuk membuat audiens lebih lama berada dalam blog, biasanya author menyisipkan link-link dalam body article yang mengacu pada artikel-artikel yang memiliki topik bahasan yang mirip. Tujuannya adalah pembaca tersebut akan mengeklik link tersebut dan tetap berada pada blog yang dimaksud untuk waktu yang lama.
  • Tag
    Tag adalah salah satu fitur dalam blog yang memungkinkan author untuk mengkategorisasikan konten-konten dalam blognya. Sehingga pembaca akan dengan mudah dapat menemukan konten dengan topik bahasan yang mirip.

Sebenarnya masih banyak lagi istilah-istilah yang ada pada aktifitas blogging. Diantaranya adalah mendesain template tentang tema blog, kategori, kolom komentar, dan lain sebagainya. Semua bisa dipelajari secara step by step ketika seseorang memutuskan untuk memasuki dan menekuni dunia blogging.

Beberapa Hal yang harus Dipertimbangkan ketika Membuat Blog
Img : StockSnap

Memutuskan untuk memasuki dunia blogging dan menjadi seorang blogger bukanlah hal yang mudah. Selain harus memiliki passion di bidang menulis dan memberikan informasi, seorang blogger juga harus selalu update dengan update segala informasi yang terjadi. Selain itu, seorang blogger juga harus mengerti, memahami, dan mampu menerapkan ilmu-ilmu seperti SEO, ilmu mendesain blog, mengatur template dan tema, marketing blog, hosting, dan lain sebagainya.

Selain hal-hal tersebut, masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh seorang blogger dalam menjalankan sebuah blog. Misalnya tentang melakukan pembagian hal-hal yang harus dilakukan ketika membuat blog yaitu menyiapkan topik dan isi/konten blog, membuat desain dan tema layout blog, mengaktifkan fitur-fitur untuk follow, subscribe, share, dan lain sebagainya. Rincian ini bisa ditulis dalam sebuah note atau reminder untuk mengingatkan hal-hal apa yang harus dan telah dikerjakan.

Bagi sebuah blog, konsistensi adalah sebuah hal yang penting. Buatlah jadwal seberapa sering Anda akan membuat postingan baru. Pastikan follower Anda mengetahui kapan blog post Anda akan muncul, bisa melalui pemberitahuan di social media yang dimiliki, dan lain sebagainya. Tugas seorang blogger tidak akan berhenti ketika dia telah selesai memposting sebuah blog post dalam blognya. Namun sebaliknya, seorang blogger juga harus mengikuti perkembangan yang terjadi dalam blognya serta menganalisanya. Di bagian mana yang mungkin kurang sehingga page view belum terlalu tinggi, belum bisa menjadi Google top search results, tentang readibility, penulisan menggunakan SEO, dan lain sebagainya.

Platform Blogging yang paling Direkomendasi
Img : StockSnap

Walaupun saat ini telah banyak platform blog yang ditawarkan oleh berbagai provider baik yang gratis maupun yang berbayar, ada dua platform blog yang masih menempati posisi tertinggi. Kedua platform itu adalah Blogspot atau Blogger dan Wordpress. Versi gratisnya pun telah banyak dipilih oleh sebagian besar blogger, apalagi versi berbayarnya yang tentu menawarkan fitur-fitur dan kecanggihan yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan platform blog yang gratis. Mengapa orang lebih suka dan memilih menggunakan dua platform blog tersebut? Karena dua platform blog tersebut memiliki beberapa kelebihan yang dapat mendukung seorang blogger untuk mengembangkan blognya menjadi sebuah pemasukan dengan cara memonetisasi blognya.

Selain karena kedua platform blog ini bisa diarahkan kearah monetisasi, kedua platform blog ini juga mendukung penulisan SEO dan kemudian dapat berpeluang untuk menjadi top result pencarian sebuah keyword pada mesin pencarian Google. Beberapa keunggulan platform Blogspot dan Wordpress diantara para pesaingnya antara lain adalah :
Img : StockSnap
  • Pilihan tema yang bervariasi dan mudah dalam pengaturan layout blog
    Blogspot dan Wordpress memiliki banyak tawaran pilihan tema yang bisa dicustomize sesuai dengan keinginan blogger. Namun selain tema-tema yang telah disediakan oleh provider Blogspot maupun Wordpress, user juga bisa mencari tema-tema lain yang banyak disediakan oleh orang lain melalui internet. Tinggal download dan ada versi gratis dan berbayarnya. Setelah itu tinggal diatur dan disesuaikan dengan yang diinginkan.
  • Mudah dalam penggunaan dan editing
    Pengaturan blog Wordpress dan Blogspot tergolong mudah, karena semua tombol perintah telah tersedia dengan jelas. Semua fitur untuk penggunaan dan editing termasuk pengaturan gambar dan teks semua dapat dioperasikan dengan mudah.
  • Support SEO
    Blogspot memiliki fitur yang support dengan Google Analytic dimana hal ini dapat digunakan untuk tracking viewer blog dan pengunjung situs. Sedangkan Wordpress juga memiliki fitur plugins all in one SEO pack.  
  • Memiliki fitur tracking pengunjung blog
    Tanpa Google Analytic, sebenarnya Blogspot juga telah memiliki fitur dan pengaturan untuk mengetahui tracking viewer situs. Dimana biasanya fitur ini dapat digunakan untuk melihat tracking visitor secara garis besar, begitu pula dengan Wordpress.  
  • Fitur keamanan untuk block spam
    Masing-masing Blogspot dan Wordpress memiliki fitur untuk memblokir komentar-komentar spam yang tidak diinginkan. Spam biasanya memang muncul pada kolom komentar. Plugins untuk memblokir spam biasanya berfungsi untuk menaham komentar-komentar yang mengandung unsur spamming dan membutuhkan permission dari administrator untuk mengapprove komentar tersebut.
  • Support multiple authors
    Blogspot memiliki fitur multiple author, dimana ini berarti tidak hanya satu orang saja yang mampu mengisi dan mengelola content-content yang ada dalam blog.