Friday, October 20, 2017

Pentingkah Firewall untuk Security System?


Melakukan suatu kegiatan dengan bantuan akses internet merupakan hal yang umum dilakukan oleh masyarakat digital dewasa ini. Berbagai kegiatan dan pekerjaan memang dapat dilakukan secara online dengan internet. Dalam kehidupan sehari-hari saja yang secara langsung dapat berimbas pada keseharian masyarakat ini beraneka ragam, mulai dari booking transportasi melalui aplikasi online untuk berangkat sekolah, kuliah, kerja, atau kemanapun tujuan orang tersebut. Dalam dunia kerja atau pendidikan yang membutuhkan share dokumen mungkin untuk keperluan meeting, presentasi, maupun kerja kelompok, sudah tersedia berbagai software dan aplikasi sharing doc seperti Dropbox, Google Drive, dan lain sebagainya. Bahkan sekarang para pakar teknologi sudah mengeluarkan inovasi berupa smartcar yang tentu terhubung dengan AI dan software-software lain yang tentunya membutuhkan jaringan internet untuk menjalankannya. Smartcar akan membantu pengemudi untuk melakukan pekerjaan lain selama di dalam mobil, karena smartcar yang akan menyelesaikan tugas mengemudi dengan aman. Bukan tidak mungkin dimasa depan semua hal dapat diubah kedalam bentuk digital dengan bantuan internet.

Lalu jika semua pekerjaan dan aktifitas manusia membutuhkan koneksi internet, bagaimana jika koneksi tersebut diserang oleh peretas? Tentu akan banyak sekali kerugian yang dialami oleh masyarakat digital. Memang bergantung hanya pada jaringan internet tentu akan semakin rentan dan mudah untuk diserang juga secara online. Maka dari itu, proteksi jaringan internet dan komputer memang perlu untuk dilakukan. Dan salah satu ‘penjaga’ pertama yang mampu menjadi perisai ini adalah Firewall.


Mengapa Firewall?
Img : Freepik

Hal pertama yang memang harus dilakukan ketika memiliki koneksi internal yang melibatkan komputer dan jaringan internet adalah memasang Firewall. Sosok Firewall ini adalah ‘pintu utama’ dari segala aktifitas yang dilakukan dengan menggunakan jaringan internet. Maka dari itu sangat penting untuk memiliki Firewall dalam apapun jaringan internet, terutama jaringan internal perusahaan yang dimiliki. Firewall bertugas melindungi jaringan internal agar tidak diakses oleh siapapun diluar jaringan internal tersebut. Dengan kata lain Firewall bertugas melindungi dan menjadi perisai dari segala jenis ancaman yang bisa saja datang diluar jaringan internal. Misalnya data-data perusahaan yang penting, yang telah dishare di internal perusahaan, tidak akan dapat diakses oleh pihak luar. Sehingga data tidak akan dapat diubah, dicuri, atau dirusak oleh pihak luar.

Firewall adalah salah satu dari sekian banyak sistem keamanan yang dapat diterapkan pada jaringan private internet. Firewall membantu untuk mengamankan website dari serangan pihak diluar jaringan internal. Sehingga siapa saja pihak luar yang ingin mengakses, mengedit / merubah, maupun mencuri akses dari website akan secara otomatis akan langsung di block oleh Firewall. Sehingga Firewall merupakan pengaman ‘pintu depan’ yang harus diaplikasikan dalam jaringan internal. Firewall mampu mengatur lalu lintas data-data yang dapat diakses maupun yang tidak dapat diakses oleh beberapa pihak diluar jaringan private. Firewall mampu melihat data-data serta alamat IP yang digunakan, serta menutup akses port untuk alamat-alamat IP yang tidak dikenal, bahkan hingga unsur-unsur data yang terkandung dalam suatu konten. Maka dari itu sangat penting untuk memasang dan menggunakan Firewall sebagai perisai dan perlindungan pada tindakan pengamanan yang paling mendasar.


Ada Berapa Jenis Perlindungan Firewall?
Pada dasarnya, Firewall ini melindungi dua hal utama, yaitu :
  • Perangkat komputer, atau perangkat keras dari infrastruktur yang digunakan dalam jaringan private yang digunakan, misalnya komputer atau perangkat yang digunakan dalam suatu perusahaan. Jika jaringan sampai terkena hack, maka tentu data-data yang tersimpan didalam komputer dapat diakses, diretas, dan dicuri oleh hacker. Untuk mencegah hal tersebut, maka memang sebaiknya memasang Firewall sebagai perlindungan pertama terhadap segala jenis infrastruktur yang digunakan untuk mengakses internet.
  • Jaringan private, termasuk didalamnya semua individu yang menggunakan akses internet melalui komputer-komputer yang digunakan dalam satu jaringan. Firewall ini dapat melindungi port-port akses jaringan internet tersebut. Ada beberapa third party yang menawarkan dan menyediakan layanan perlindungan jaringan ini. Biasanya bentuk perlindungannya adalah melalui software-software seperti Cisco dan Mikrotik.


Apa Fungsi Lain dari Firewall?
Img : Freepik

Selain fungsi utama sebagai filter akses dari luar yang ingin masuk dalam jaringan private, Firewall juga memiliki fungsi-fungsi lain diantaranya adalah :
  • Mengawasi dan mengontrol lalu lintas transfer data-data antar komputer yang berada dalam satu jaringan. Selain itu juga mengawasi dan mengontrol upaya-upaya dari luar jaringan yang ingin masuk melalui port-port tertentu kedalam jaringan internal.
    Ada beberapa hal yang menjadi fokus utama perlindungan dari Firewall yaitu alamat IP komputer pengirim dan alamat IP komputer penerima, port dari komputer pengirim dan port komputer penerima, serta informasi dari header yang disimpan dalam paket data.
  • Membuka dan menutup port-port tertentu. Karena pada dasarnya hacker akan meretas dengan cara mencari celah dan kelemahan berupa port yang ‘lengah tidak terjaga’ sehingga ketika seharusnya port ini tertutup untuk jaringan luar, namun malah terbuka. Tugas Firewall adalah memastikan port-port yang harus tertutup ini agar benar-benar tertutup.
  • Melakukan otentifikasi pada jaringan yang digunakan. Firewall ini akan bekerja misalnya dengan cara konfigurasi terlebih dahulu, yaitu meminta username dan password ketika seseorang ingin mengakses suatu jaringan internal.
  • Menjaga informasi dan data-data internal tetap berada didalam jaringan private, dan tidak keluar tanpa sepengetahuan.
  • Memeriksa dan memodifikasi paket data yang terdiri atas header, tubuh (payload), serta trailer. Paket ini merupakan bagian dari sebuah Internet Protocol.


Jenis Perlindungan Firewall

Img : Pixabay

Setiap aktifitas yang menggunakan jaringan internet, tentu tetap harus melewati pantauan dan ‘persetujuan’ dari Firewall. Tidak ada satupun aktifitas keluar masuk jaringan yang terjadi tanpa sepengetahuan dari Firewall. Secara garis besar, Firewall memiliki beberapa karakter perlindungan yaitu diantaranya adalah :
  • Memantau aktifitas dan kegiatan transfer data yang terjadi didalam jaringan maupun aktifitas yang memerlukan akses keluar masuk jaringan. Jika akses dinilai dapat membahayakan jaringan private, maka otomatis Firewall akan menolak, memblock, serta tidak memberikan akses untuk masuk dengan cara menutup port-port yang digunakan sebagai akses jalan masuk. Sehingga jaringan internal akan aman dari serangan dari luar.
  • Firewall memberikan perlindungan terhadap segala jenis aktifitas jaringan yang ‘familiar’, dimana tentunya segala jenis aktifitas ini adalah kegiatan yang biasanya rutin dilakukan dalam suatu jaringan private. Sehingga untuk membuat Firewall ‘familiar’ dengan aktifitas ini, perlu dilakukan konfigurasi atau pengaturan tertentu untuk mengatur policy keamanan lokal. Dengan aktifitas yang telah terkonfigurasi tersebut, Firewall akan mengenali aktifitas jaringan dan melindunginya.
  • Firewall tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari Operating System yang mendukungnya. Untuk mendapatkan perlindungan yang baik dan kuat, tentunya Firewall harus didukung dengan sistem yang trusted, dan kuat agar tahan dari serangan atau minim kelemahan.
  • Firewall dapat melakukan penyaringan kepada router yang digunakan dengan cara mengatur semua paket IP yang digunakan untuk mengirim, melewati, dan menerima. Ketika semua sudah terdaftar, maka Firewall dapat diatur untuk tindakannya yaitu diterima, diteruskan, maupun ditolak.
  • Application-level gateway dan circuit-level gateway. Application-level gateway yaitu proxy server yang dapat berfungsi untuk memperlancar dan menguatkan kecepatan arus aplikasi. Sedangkan circuit-level gateway merupakan  fungsi yang terbentuk dari application-level gateway yaitu fungsi yang tidak memperbolehkan koneksi secara langsung (end to end).


Bagaimana Firewall Bekerja?
Img : StockSnap

Untuk melindungi jaringan internal, Firewall dapat menerapkan metode extended authentication berupa suatu policy tertentu, misalnya adalah sebuah konfigurasi username dan password. Firewall membantu ‘mengenali’ user melalui akses masuk yang diinput dalam sistem masuk jaringan tersebut. Selain itu, Firewall akan bertindak menggunakan sertifikasi digital. Maksudnya adalah proses otentifikasi yang dapat terjadi tanpa campur tangan dari user. Sehingga prosesnya akan semakin cepat, dan juga lebih baik daripada harus input username dan password terlebih dahulu. Namun sayangnya, mekanisme proses otentifikasi sertifikasi digital ini sedikit lebih rumit.

Firewall juga dapat bekerja dengan cara melalui kunci yang telah diberitahu dan dimiliki oleh user (pre-shared key). Metode ini dinilai adalah metode yang paling mudah untuk dilakukan. Selain lebih sederhana, metode pre-shared key ini memiliki sistem otentifikasi yang mudah. Yaitu setiap host website jaringan akan diberikan shared key yang telah ditentukan sebelumnya. Metode otentifikasi menggunakan pre-shared key ini memiliki kekurangan berupa seberapa sering kunci tersebut dilakukan pembaruan sehingga banyaknya user yang menggunakannya terkadang lupa menggunakan kunci yang lama alih-alih yang baru.


Pentingkah Firewall sebagai Security System?
Img : Freepik

Di akhir pembahasan ini, dapat diperoleh fakta dan kesimpulan bahwa Firewall sangat penting untuk keamanan jaringan internal komunitas, grup, serta lingkup perusahaan dan bisnis. Mengapa? Karena Firewall mampu menjadi pelindung terdepan dari sederet cyber security yang dapat diterapkan. Firewall cukup mampu untuk menjadi pelindung ‘gerbang utama’ dan kemudian dapat disusul dengan perlindungan-perlindungan lanjutan lainnya. Tentu lebih disarankan untuk memiliki Firewall daripada tidak sama sekali. Setidaknya, keamanan jaringan akan lebih terjaga dan terlindungi jika menggunakan Firewall.

Ada beberapa manfaat lain dari Firewall sebagai bahan pertimbangan menggunakan Firewall sebagai perlindungan jaringan internal Anda. Firewall dapat diandalkan sebagai sebuah sistem yang mengatur komunikasi dua arah jaringan yang berbeda. Firewall dapat melakukan scanning jaringan dengan menggunakan deteksi alamat IP, nomor port, protocol, serta mengidentifikasi pesan konten. Firewall dapat mengendalikan File Transfer Protocol (FTP) untuk memantau lalu lintas keluar masuk jaringan internet, sehingga mampu menjaga semua data yang bersifat rahasia dan private agar tidak dikirim oleh pihak-pihak tertentu keluar jaringan baik secara sengaja maupun tidak. Firewall dapat mencegah infeksi virus yang dapat merusak komputer, software, dan sistem. Firewall dapat mencegah akses yang tidak sah dari dan ke jaringan pribadi. Firewall dapat langsung memblock pesan dan konten yang mengandung unsur-unsur berbahaya dan tidak sesuai dengan konfigurasi keamanan yang ada. Firewall dapat memfilter, mengatur, dan mengontrol semua jenis lalu lintas aliran data, informasi, koneksi, dan hubungan dari dan kedalam jaringan internal, maupun keluar jaringan. Semua fungsi ini juga memungkinkan Firewall untuk mencegah modifikasi data-data di website yang tidak sah dan tidak dikenal.

Jadi bagaimana, sudahkah jaringan private Anda terlindungi oleh Firewall?






Thursday, September 7, 2017

Memahami Hal-Hal Penting dalam Dunia Blogging


Ketika mengetikkan sebuah keywords atau kata kunci pada mesin pencarian Google, website apa yang sering muncul dan Anda temukan? Apakah informasi dari website sebuah perusahaan? Tentu saja tidak, karena yang sering muncul tentu adalah tulisan atau artikel yang dimuat dalam suatu blog. Mengapa bisa demikian? Karena pada dasarnya blog dapat memuat sebuah informasi yang lebih lengkap, terperinci, serta mendetail dan update atau sering diperbarui. Blog menjadi sebuah media untuk memposting artikel atau tulisan-tulisan tertentu. Artikel ini bermacam-macam tema dan topik bahasannya, ada yang bersifat informatif, ada yang membahas tentang review tentang fashion, makanan, film, buku, perjalanan traveling, dan lain sebagainya.

Orang yang melakukan pencarian informasi dari Google, lebih banyak membuka dan membaca artikel hasil tulisan dari blog. Hal ini dikarenakan ulasan informasi dalam artikel blog lebih bervariasi, lengkap dan juga mendetail. Para blogger atau sebutan untuk orang yang menulis dan memposting artikel dalam blog juga akan memposting lebih banyak artikel, ulasan, dan tulisan melalui blog pribadi mereka. Blog juga bisa dimonetisasi alias diubah menjadi tulisan yang bisa menghasilkan uang dan pemasukan. Banyak cara yang bisa dilakukan misalnya saja melalui Google AdSense dengan memanfaatkan penggunaan SEO dalam tulisan artikel blog, pemasangan iklan, endorse artikel, dan lain sebagainya.

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Blogging
Img : StockSnap

Dalam dunia blogging, ada beberapa istilah tertentu yang perlu dipahami jika ingin masuk lebih dalam ke ranah tersebut. Diantaranya adalah istilah-istilah dalam dunia blogging. Beberapa istilah yang sering muncul dalam dunia blogging diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Artikel / Content
    Artikel atau content merupakan isi dari blog itu sendiri. Sebuah blog pasti memiliki konten yang ingin ditampilkan, baik itu adalah sebuah tulisan berupa artikel, maupun dokumentasi foto-foto dan video. Content sebuah blog dapat menentukan jumlah page viewer maupun follower blog, tergantung dari seberapa menarik dan informatifnya blog tersebut.
  • Blogging
    Blogging adalah aktifitas yang dilakukan oleh pemilik blog dalam mengelola blog yang dimilikinya. Aktifitas blogging bermacam-macam, bisa menulis artikel, mengupdate isi blog, dan lain sebagainya.
  • Blogger / Author
    Blogger adalah sebutan untuk seseorang yang melakukan aktifitas blogging dalam sebuah blog. Jadi bisa dibilang blogger ini juga merupakan seorang author bagi artikel-artikel dalam blognya.
  • Posts / Posting
    Posts adalah semua daftar content baik draft atau published content yang ada pada sebuah blog. Posting adalah aktifitas mengupload content dalam blog, bisa berupa artikel, foto, maupun video. Biasanya posting ini memilki waktu-waktu tertentu, sesuai dengan waktu posting yang telah dimiliki sebelumnya.
  • Domain
    Domain merupakan alamat rumah blog yang dimiliki. Domain adalah nama dan identitas blog tersebut. Jadi lebih baik memilih dan memutuskan nama  blog yang bisa mencerminkan content atau topik dari blog tersebut. Domain bisa menjadi salah satu media marketing untuk menaikkan branding sebuah blog.
  • SEO
    Search Engine Optimization (SEO) adalah sebuah tools yang digunakan dalam penulisan artikel dalam blog. Salah satu tools dari SEO ini adalah Moz, dimana SEO ini akan membantu sebuah tulisan atau artikel muncul di jajaran atas atau halaman pertama pencarian suatu keywords melalui Google.
  • Audiens
    Audiens adalah sebutan untuk pembaca blog. Audiens memiliki usia dan minat yang bermacam-macam. Biasanya jumlah dan jenis audiens suatu blog menyesuaikan dengan minat dan ketertarikan para pembacanya.
  • Bounce Rate
    Bounce rate adalah jumlah rata-rata lama audiens yang datang berkunjung ke suatu blog. Bounce rate ini dapat menghitung berapa lama (detik dan menit) seorang audiens yang membaca sebuah artikel dalam blog. Maka dari itu, untuk membuat audiens lebih lama berada dalam blog, biasanya author menyisipkan link-link dalam body article yang mengacu pada artikel-artikel yang memiliki topik bahasan yang mirip. Tujuannya adalah pembaca tersebut akan mengeklik link tersebut dan tetap berada pada blog yang dimaksud untuk waktu yang lama.
  • Tag
    Tag adalah salah satu fitur dalam blog yang memungkinkan author untuk mengkategorisasikan konten-konten dalam blognya. Sehingga pembaca akan dengan mudah dapat menemukan konten dengan topik bahasan yang mirip.

Sebenarnya masih banyak lagi istilah-istilah yang ada pada aktifitas blogging. Diantaranya adalah mendesain template tentang tema blog, kategori, kolom komentar, dan lain sebagainya. Semua bisa dipelajari secara step by step ketika seseorang memutuskan untuk memasuki dan menekuni dunia blogging.

Beberapa Hal yang harus Dipertimbangkan ketika Membuat Blog
Img : StockSnap

Memutuskan untuk memasuki dunia blogging dan menjadi seorang blogger bukanlah hal yang mudah. Selain harus memiliki passion di bidang menulis dan memberikan informasi, seorang blogger juga harus selalu update dengan update segala informasi yang terjadi. Selain itu, seorang blogger juga harus mengerti, memahami, dan mampu menerapkan ilmu-ilmu seperti SEO, ilmu mendesain blog, mengatur template dan tema, marketing blog, hosting, dan lain sebagainya.

Selain hal-hal tersebut, masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh seorang blogger dalam menjalankan sebuah blog. Misalnya tentang melakukan pembagian hal-hal yang harus dilakukan ketika membuat blog yaitu menyiapkan topik dan isi/konten blog, membuat desain dan tema layout blog, mengaktifkan fitur-fitur untuk follow, subscribe, share, dan lain sebagainya. Rincian ini bisa ditulis dalam sebuah note atau reminder untuk mengingatkan hal-hal apa yang harus dan telah dikerjakan.

Bagi sebuah blog, konsistensi adalah sebuah hal yang penting. Buatlah jadwal seberapa sering Anda akan membuat postingan baru. Pastikan follower Anda mengetahui kapan blog post Anda akan muncul, bisa melalui pemberitahuan di social media yang dimiliki, dan lain sebagainya. Tugas seorang blogger tidak akan berhenti ketika dia telah selesai memposting sebuah blog post dalam blognya. Namun sebaliknya, seorang blogger juga harus mengikuti perkembangan yang terjadi dalam blognya serta menganalisanya. Di bagian mana yang mungkin kurang sehingga page view belum terlalu tinggi, belum bisa menjadi Google top search results, tentang readibility, penulisan menggunakan SEO, dan lain sebagainya.

Platform Blogging yang paling Direkomendasi
Img : StockSnap

Walaupun saat ini telah banyak platform blog yang ditawarkan oleh berbagai provider baik yang gratis maupun yang berbayar, ada dua platform blog yang masih menempati posisi tertinggi. Kedua platform itu adalah Blogspot atau Blogger dan Wordpress. Versi gratisnya pun telah banyak dipilih oleh sebagian besar blogger, apalagi versi berbayarnya yang tentu menawarkan fitur-fitur dan kecanggihan yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan platform blog yang gratis. Mengapa orang lebih suka dan memilih menggunakan dua platform blog tersebut? Karena dua platform blog tersebut memiliki beberapa kelebihan yang dapat mendukung seorang blogger untuk mengembangkan blognya menjadi sebuah pemasukan dengan cara memonetisasi blognya.

Selain karena kedua platform blog ini bisa diarahkan kearah monetisasi, kedua platform blog ini juga mendukung penulisan SEO dan kemudian dapat berpeluang untuk menjadi top result pencarian sebuah keyword pada mesin pencarian Google. Beberapa keunggulan platform Blogspot dan Wordpress diantara para pesaingnya antara lain adalah :
Img : StockSnap
  • Pilihan tema yang bervariasi dan mudah dalam pengaturan layout blog
    Blogspot dan Wordpress memiliki banyak tawaran pilihan tema yang bisa dicustomize sesuai dengan keinginan blogger. Namun selain tema-tema yang telah disediakan oleh provider Blogspot maupun Wordpress, user juga bisa mencari tema-tema lain yang banyak disediakan oleh orang lain melalui internet. Tinggal download dan ada versi gratis dan berbayarnya. Setelah itu tinggal diatur dan disesuaikan dengan yang diinginkan.
  • Mudah dalam penggunaan dan editing
    Pengaturan blog Wordpress dan Blogspot tergolong mudah, karena semua tombol perintah telah tersedia dengan jelas. Semua fitur untuk penggunaan dan editing termasuk pengaturan gambar dan teks semua dapat dioperasikan dengan mudah.
  • Support SEO
    Blogspot memiliki fitur yang support dengan Google Analytic dimana hal ini dapat digunakan untuk tracking viewer blog dan pengunjung situs. Sedangkan Wordpress juga memiliki fitur plugins all in one SEO pack.  
  • Memiliki fitur tracking pengunjung blog
    Tanpa Google Analytic, sebenarnya Blogspot juga telah memiliki fitur dan pengaturan untuk mengetahui tracking viewer situs. Dimana biasanya fitur ini dapat digunakan untuk melihat tracking visitor secara garis besar, begitu pula dengan Wordpress.  
  • Fitur keamanan untuk block spam
    Masing-masing Blogspot dan Wordpress memiliki fitur untuk memblokir komentar-komentar spam yang tidak diinginkan. Spam biasanya memang muncul pada kolom komentar. Plugins untuk memblokir spam biasanya berfungsi untuk menaham komentar-komentar yang mengandung unsur spamming dan membutuhkan permission dari administrator untuk mengapprove komentar tersebut.
  • Support multiple authors
    Blogspot memiliki fitur multiple author, dimana ini berarti tidak hanya satu orang saja yang mampu mengisi dan mengelola content-content yang ada dalam blog.








Wednesday, August 9, 2017

Masa Depan Aplikasi Chat dan Messaging


Apakah Anda merupakan orang yang addictive menggunakan smartphone? Memang smartphone memiliki arti penting, selain fungsi utamanya sebagai alat komunikasi, smartphone juga berfungsi untuk menyelesaikan berbagai masalah pekerjaan, marketing, serta dimanfaatkan untuk keperluan bisnis. Smartphone juga dapat berfungsi sebagai media untuk networking, entertainment, dan social media. Dalam fungsinya sebagai media untuk berkomunikasi, smartphone kini telah dilengkapi dengan berbagai macam aplikasi messaging yang cepat, aman, dan gratis. Jika dulu orang hanya dapat mengirimkan pesan melalui email dan SMS, sekarang telah banyak aplikasi messenger yang mendukung keamanan, kecepatan, dan kemudahan dalam mengirim pesan tersebut.

Berbicara tentang aplikasi messenger yang terdapat pada samrtphone, tentu saat ini satu unit smartphone tidak hanya memiliki atau menginstall satu aplikasi messenger saja. Pasti ada lebih dari satu aplikasi messenger yang terpasang pada smartphone Anda. Coba sekarang Anda cek pada gadget/smartphone yang dimiliki, ada berapa aplikasi chat dan messenger yang terinstall pada smartphone Anda? Banyaknya chat dan aplikasi messenger yang terpasang ini tentu disebabkan karena masing-masing aplikasi memiliki keunggulan serta manfaat tersendiri dibandingkan dengan aplikasi yang lainnya. Sehingga untuk hanya memilih salah satu beberapa aplikasi chat dan messenger tersebut tentunya adalah pilihan yang sulit. Karena masing-masing aplikasi memiliki keunggulan masing-masing walaupun pada dasarnya secara fungsi sama yaitu sebagai media komunikasi berbentuk chatting dan messenger. Nah, apa saja aplikasi chat dan messenger yang biasanya terinstall di smartphone-smartphone tersebut? Beberapa aplikasi chat dan messenger yang populer diantaranya adalah aplikasi WhatsApp, LINE, Blackberry Messenger, Google Hangouts, Facebook Messenger, WeChat, Tinder, BeeTalk, KakaoTalk, Skype, Slack, Telegram, Badoo, dan masih banyak yang lainnya.

Memiliki beberapa aplikasi chat dan messenger yang ada pada smartphone tentunya memiliki beberapa manfaat dan dan kekurangannya masing-masing. Yang pertama mungkin Anda akan dibuat kerepotan dengan banyaknya notifikasi atau pemberitahuan yang masuk ke smartphone untuk menginformasikan adanya pesan atau broadcast baru yang baru saja Anda terima. Anda harus selalu melakukan switch aplikasi chat yang menerima pesan tersebut. Misalnya dari LINE ke WhatsApp, dan kemudian ke Facebook Messenger, dan lain sebagainya. Pergantian aplikasi ini kadang membingungkan bagi sebagian penggunanya, karena bisa terjadi kesalahan pengiriman ke contact, dan lain sebagainya.


Definisi Chatting
Img : Pixabay

Chatting adalah percakapan yang terjadi melalui media teks antara dua orang atau lebih yang menggunakan media aplikasi chat yang terkoneksi dengan jaringan internet. Saat ini chatting tidak hanya berbentuk teks, tapi juga telah dilengkapi dengan bentuk pengiriman gambar, pesan suara atau rekaman, dan video. Percakapan chatting bisa terjadi antara dua atau atau lebih. Jika percakapan chatting terjadi lebih dari dua orang, maka dapat menggunakan chat group. Dengan chat group, maka pembicaraan dan informasi dapat disampaikan secara massal langsung kepada beberapa orang dalam waktu yang bersamaan atau real-time. Dalam pengiriman pesan atau teks chat ini memerlukan waktu yang relatif sangat cepat / real-time asalkan jaringan dan koneksi internet yang dimiliki cukup baik dan stabil. Ada beberapa perbedaan kebijakan terkait pengaturan jumlah maksimal anggota yang ada pada sebuah group dalam sebuah aplikasi chatting. Misalnya aplikasi chatting WhatsApp memiliki maksimal orang dalam sebuah grup sebanyak 256 orang.

Chatting pada dasarnya mengusung prinsip komunikasi secara online. Chatting bisa dibilang menggantikan posisi email untuk berkomunikasi secara cepat dan real-time. Karena walaupun email sampai sekarang masih sangat dibutuhkan oleh sebagian besar orang terutama oleh bisnis dan profesional, maka chatting melalui aplikasi ini lebih digemari secara fungsi karena lebih real-time, kita dapat melihat apakah orang yang sedang diajak bicara itu sedang online atau tidak kemudian bisa melihat apakah pesan tersebut telah terkirim dan sudah dibaca oleh penerima pesan. Sedangkan jika melalui email, pengirim tidak akan mengetahui apakah penerima email telah membaca email tersebut atau belum, dan tidak bisa mendapatkan balasan secara cepat dan real-time. Sehingga penggunaan aplikasi chatting ini lebih disukai sebagai konteks komunikasi karena efektif dan efisien.


Macam-Macam Aplikasi Chat dan Messaging
Img : Pixabay

Aplikasi chat dan messaging pada dasarnya memiliki prinsip komunikasi, sehingga seperti apapun konsep dan cara pengaplikasiannya, maka secara fungsi harus tetap melingkupi penyelesaian masalah komunikasi. Saat ini bahkan beberapa apliaksi chatting telah dilengkapi dengan layanan end-to-end encryption, atau chatting yang terlindungi dengan perlindungan enkripsi. Sehingga isi pesan yang Anda kirimkan tidak bisa dibajak dan dibaca oleh orang lain kecuali oleh pengirim dan penerima pesan. Sistem ini juga membuat bahkan pihak provider aplikasi chatting tersebut juga tidak bisa ‘mengintip’ isi pembicaraan yang dilakukan pengguna aplikasi tersebut.

Beberapa aplikasi chatting yang saat ini tengah populer antara lain adalah WhatsApp, LINE, dan Facebook Messenger. Hebatnya masing-masing aplikasi chat ini juga telah dilengkapi dengan sistem sync dengan contact di smartphone Anda, sehingga pengguna tidka perlu repot-repot untuk memasukkan atau invite contact seacar manual kedalam aplikasi chatting.


Manfaat Aplikasi Chat dan Messaging

Img : Pixabay

Berkomunikasi secara online dengan menggunakan aplikasi chatting dan messenger memiliki beberapa manfaat. Selain fungsi utamanya untuk mempermudah komunikasi real-time antara dua orang atau lebih, berkomunikasi dengan cara chatting juga lebih efektif dan dapat menghemat biaya. Karena berbeda dengan SMS yang menggunakan pulsa untuk biaya pengirimannya, chatting menggunakan jaringan internet. Sehingga jika dihitung bisa lebih hemat dan biasanya aplikasi chatting ini tidak pernah mengalami trouble.

Dengan aplikasi chatting ini, semua informasi dapat terkirim secara cepat, real-time, fast respon, dan dengan biaya yang sangat efisien. Beberapa aplikasi juga memungkinkan penggunanya untuk menggunakan nickname. Nickname adalah nama panggilan, jadi apabila seseorang merasa tidak nyaman menyebutkan identitasnya, maka orang tersebut bisa memilih nickname yang disukainya. Nickname juga dapat digunakan untuk keperluan bisnis, bukan hanya untuk kepentingan perorangan. Jadi misalnya Anda memiliki toko online, tentu untuk membalas pesan-pesan yang dikirimkan oleh konsumen Anda memerlukan identitas toko online Anda tersebut. Aplikasi chatting juga telah tersinkron dengan baik, dan dilengkapi dengan fitur auto refresh, sehingga Anda tidak perlu bingung mengupdate chatting yang masuk kedalam daftar chatting Anda.


Penggunaan Chatbots dalam Aplikasi Chatting
Img : Pixabay

Chatting tidak hanya bisa dilakukan langsung oleh satu orang dengan orang lainnya. Saat ini ada beberapa aplikasi chatting yang dilengkapi dengan bantuan chatbots, misalnya adalah aplikasi LINE@. Chatbots adalah sebuah teknologi yang menggunakan kecerdasan dari robot atau Artificial Intelligence (AI) yang digunakan untuk membalas chat-chat yang diterima. Chatbots menggunakan sebuah teknologi AI yang memungkinkan pemilik akun untuk membuat otomatisasi auto-reply message. Penggunaan chatbots ini tentu sangat membantu sebuah bisnis online atau hal lain yang terkait dengan kesibukan dan efisiensi waktu yang dimiliki.

Pengaturan auto-reply message ini bisa digunakan untuk keperluan online-online shop terkait pembelian dan chat konsumen melalui media chatting LINE@. Auto-reply dapat disetting untuk digunakan ketika pemilik toko sedang tidak available atau sedang tidak berada dijam kerja, maka pesan akan tetap dibalas namun dengan template yang sudah dibuat sebelumnya. Biasanya sistem balas pesan melalui chatbots ini menggunakan keyword yang harus diketikkan oleh konsumen. Satu keyword akan muncul balasan atau penjelasan yang telah disetting sebelumnya.

Dengan chatbots, pelanggan tidak akan merasa ‘ditinggalkan’ karena alasan pesan chat yang tidak dibalas. Pada dasarnya ada beberapa kebutuhan chatbots ini, misalnya untuk greetings, untuk informasi harga, informasi produk, informasi ketersediaan dan jenis-jenis produk, informasi balas chat oleh admin di jam kerja, dan lain sebagainya. Chatbots sangat membantu tidak hanya tentang reply message, namun juga dapat membantu efisiensi waktu dan kurangnya tenaga kerja. Selain untuk keperluan bisnis, chatbots juga dapat digunakan sebagai media entertainment private chat. Jadi saat ini telah banyak official akun di LINE@ yang mengusung tema fun chatting. Caranya mudah saja, seseorang tinggal add official akun misalnya saja official akun @bangjoni untuk kemudian bisa chatting dengan Bang Joni. Bang Joni bisa digunakan untuk reminder hal-hal penting misalnya reminder ujian, reminder waktu bayar listrik, dan lain sebagainya. Tapi jangan salah ya, Bang Joni ini bukan real human melainkan hanya robot atau kecerdasan buatan yang dibuat oleh sistem aplikasi chatting yang berfungsi untuk membantu mempermudah kebutuhan manusia.


Manfaat Penggunaan Aplikasi berbasis Chatbots
Img : Pixabay

Menggunakan layanan chatbots tentu sangat bermanfat bagi orang dengan segudang kesibukan. Anda tidak perlu 24 jam memantau layar handphone untuk membalas chat-chat yang masuk. Dengan penggunaan bantuan chatbots tentu Anda bisa lebih menghemat waktu serta tenaga yang dibutuhkan untuk membalas chat-chat yang masuk. Chatbots dapat membantu membalas balasan jawaban secara real time, asalkan gadget Anda masih terhubung dengan jaringan internet.

Namun menggunakan layanan chatbots secara terus-menerus juga kurang baik bagi hubungan relationship yang harus dibangun dengan konsumen. Karena bagaimanapun robot tidak akan bisa membangun hubungan yang baik dengan mempertimbangkan perasaan dan psikis penerima pesan. Ya memang kita juga bisa mengatur auto-reply dengan bahasa yang baik dan tidak dengan huruf besar / capslock, namun tetap saja, jaringan emosional tidak akan bisa terbentuk. Orang tidak akan suka jika pesan-pesannya dibalas oleh robot secara terus menerus, hal ini akan mempengaruhi daya tarik dan minat konsumen terhadap keseriusan sebuah provider dalam menawarkan produknya. Maka sebaiknya memang chatbots ini jangan digunakan secara penuh tanpa campur tangan manusia sama sekali.


Masa Depan Aplikasi Chat dan Messaging
Img : Pixabay

Chatbots akan lebih menguasai dunia  chatting dan messaging. Biar bagaimanapun, otomatisasi akan lebih dibutuhkan oleh orang-orang di masa depan. Bahkan sekarang telah banyak AI yang membantu untuk mengirimkan pesan melalui perintah suara. AI telah dimanfaatkan sedemikian rupa untuk membantu pekerjaan manusia menjadi lebih sederhana dan menghemat banyak waktu. Perintah suara melalui AI tidak hanya digunakan untuk melakukan penulisan dan pengiriman pesan saja, melainkan seluruh aktifitas melalui smartphone seperti perintah untuk menunjukkan arah/direction, dimana terjadi kemacetan yang parah, jalan-jalan alternatif yang bisa digunakan, dan lain sebagainya. Semua kecanggihan dari AI ini selalu diperbaharui dan disesuaikan dengan kemajuan teknologi yang sedang berjalan.

Semua kecanggihan fitur yang ditawarkan oleh AI ini tentu akan sangat diminati oleh sebagian besar orang di era digital dan teknologi yang semakin maju ini. Lalu kemudian apa tantangan yang mungkin terjadi di masa depan dari berbagai aplikasi chatting dan messaging ini? Sistem AI yang terintegrasi dengan sistem cloud tentu sedikit demi sedikit akan mengubah cara orang berinteraksi. Mulai dari pertemuan antar muka secara langsung, sekarang telah beralih ke messaging-platform yang berbasis layanan mobile. Tidak hanya itu, interaksi berbasis teks dan percakapan suara melalui bot akan semakin merge. Sistem AI dan chatbots akan membuat era komunikasi menjadi terintegrasi dengan sistem jaringan komputasi.