Friday, March 8, 2019

Hadirkan Layanan Terintegrasi; Kemenristekdikti Wajibkan Layanan SISTER untuk Seluruh Dosen di Perguruan Tinggi


Sumber: http://sumberdaya.ristekdikti.go.id
Dunia perguruan tinggi di Indonesia sedang berbenah, salah satunya pada sektor teknologi pendidikan. Perguruan tinggi di Indonesia membutuhkan pelayanan yang terintegrasi dengan baik dan aman, serta dapat diakses oleh seluruh civitas akademika. Perguruan tinggi sendiri sebagai motor pencetak kaum intelektual setiap tahunnya membutuhkan banyak kebutuhan untuk menghasilkan output pendidikan yang diharapkan mampu bersaing di dunia global. Kebutuhan dan tuntutan perguruan tinggi tersebut terimplementasikan dengan dibutuhkannya banyak tenaga pengajar. Namun, selama ini kebutuhan perguruan tinggi yang besar tersebut tidak didukung dengan kesiapan sistem yang terintegrasi dengan baik. Sistem terintegrasi tersebut harus mencakup data-data dari perguruan tinggi, salah satunya terkait dengan perkembangan karir seorang dosen, dan tugasnya dalam menjalankan fungsinya sebagai pengajar, ilmuwan dan pengabdi di masyarakat.

Fungsi tersebut harus dijalankan dengan baik dan semaksimal mungkin sebagai kewajiban dari bagian uraian pekerjaan (job desc) seorang dosen. Hasil laporan terkait pengajaran, penelitian dan pengabdian tersebut harus diintegrasikan dengan baik agar dapat menunjang karir seorang dosen pada sebuah perguruan tinggi. Maka dari itu Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) memulai suatu program yang ditujukan untuk perguruan tinggi agar dapat mengelola sumber daya dosen dengan baik melalui sistem, sehingga dapat terintegrasikan dengan baik. Melalui teknologi informasi yang berkembang pesat, kementerian membangun suatu sistem bernama  SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi). Tercatat dalam perhitungan Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti), jumlah dosen perguruan tinggi yang telah terdaftar yaitu sebanyak 271.280 orang, dan akan terus bertambah setiap tahunnya. Maka dari itu, untuk mendukung perkembangan karir seorang dosen perguruan tinggi yang berkaitan dengan majunya pendidikan dan perguruan tinggi di Indonesia, Kemenristekdikti mewajibkan kepada seluruh perguruan tinggi untuk menggunakan sistem SISTER dan melakukan sosialisasi program SISTER kepada setiap perguruan tinggi untuk mempersiapkan infrastruktur yang dibutuhkan.

Mengenal SISTER
SISTER dibangun untuk mengembangkan sumber daya pengajar pada perguruan tinggi yang terdiri dari data-data yang telah terverifikasi, yaitu berupa beban ajar, penelitian yang dilakukan, angka kredit, penelitian yang dilakukan, serta berbagai inovasi yang dikembangkan serta dirangkum dalam satu portofolio berupa sistem terintegrasi. Tujuan dikembangkannya sistem SISTER adalah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), penguasaan IPTEK pada pendidikan tinggi pada umumnya, serta sebagai acuan yang tepat untuk Kemenristekdikti dalam membuat kebijakan yang tepat. 

Aplikasi SISTER dapat diakses oleh seluruh dosen pada semua perguruan tinggi di Indonesia untuk menambah portofolio mereka. Hal-hal yang dapat diakses SISTER antara lain seperti layanan karir dan kompetensi SDM untuk memperbarui data informasi, kemudahan dalam melacak data beban kerja, penelitian, dan data-data lain yang dapat mendukung portofolio dosen tersebut. Dengan adanya aplikasi SISTER, diharapkan pengelolaan data dosen dapat lebih mudah, efektif serta efisien. Selain itu, aplikasi SISTER sangat aman karena hanya dapat diakses oleh dosen-dosen yang tercatat sebagai dosen tetap dalam database pendidikan tinggi (PD - Dikti), memiliki NIDN/ NIDK atau NUP, serta akun SISTER yang telah dipersiapkan oleh admin masing-masing perguruan tinggi.

SISTER: Aplikasi Wajib bagi Seluruh Perguruan Tinggi
Dikarenakan latar belakang atas pentingnya layanan karir dari seorang dosen maka aplikasi SISTER wajib dimiliki oleh seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini digunakan untuk menjamin layanan karir dan pelacakan terkait apa yang telah dilakukan oleh dosen tersebut. Dirjen Dikti juga telah mengeluarkan himbauan berupa edaran berisi panduan instalasi bagi seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk menginstall program SISTER. Namun sebelumnya, diharapkan masing-masing perguruan tinggi diwajibkan memiliki beberapa infrastruktur yang dibutuhkan untuk menunjang program SISTER serta program untuk menyimpan data semua dosen dan stakeholder yang tentunya tidak sedikit.

Ketentuan dari Dikti dalam melakukan proses penginstallan aplikasi SISTER membutuhkan sumber daya seperti jaringan internet publik, komputer server, sistem operasi dan perangkat penyimpanan data atau memory. Berikut ini adalah daftar persyaratan minimun sistem / program yang dibutuhkan untuk aplikasi SISTER :
 
Sistem Operasi :
• Windows Server 2012 64-bit
• Windows 10 64-bit
• Linux Ubuntu 14.04 64-bit
• Linux Ubuntu 16.04 64-bit

Memory :
• 12 GB RAM

Hard Drive :
• 1 TB HDD/SSD

Koneksi Internet :
• 10 mbps

Persyaratan minimun SISTER tersebut tentunya berbeda bagi masing-masing perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan kebutuhan data yang tentunya juga berbeda antar perguruan tinggi satu dengan yang lainnya. Karena tentunya masing-masing perguruan tinggi memiliki dosen serta stakeholder yang berbeda satu sama lain. Kebutuhan-kebutuhan tersebut dapat diakomodir dengan melakukan asesmen terlebih dahulu terkait dengan kebutuhan sebelum membangun infrastruktur yang dimiliki. Untuk melakukan hal ini, Anda dapat berkonsultasi kepada pihak provider managed service yang Anda percaya untuk membantu menunjang pengadaan sistem SISTER.

Hubungi Provider Terpercaya And
a
Setelah sosialisasi kebijakan untuk menggunakan program SISTER, Dikti membebaskan perguruan tinggi untuk menggandeng mitra atau provider yang ingin dipilih oleh masing-masing perguruan tinggi terkait penyimpanan data untuk sistem SISTER. Selain memilih mitra yang terpercaya, Anda juga harus memikirkan anggaran yang dimiliki khususnya dalam merencanakan infrastruktur yang akan dibangun. Anggaran yang digunakan dalam membangun infrastruktur program SISTER ini tentunya tidak sedikit serta membutuhkan waktu yang lama, sehingga Anda harus merekrut ahli IT untuk memastikan bahwa data Anda berada pada tangan yang tepat dan terpercaya dalam menangani pengelolaan data tersebut.

Cloud provider yang menyediakan produk serta layanan managed service akan membantu Anda untuk mengetahui kebutuhan serta layanan terbaik yang Anda perlukan. Wowrack sebagai perusahaan managed service pertama di Surabaya yang telah tersertifikasi ISO27001, yaitu terkait keamanan serta manajemen data, dapat menjadi salah satu solusi mitra Anda dalam penyediaan server dan penyimpanan data. Mengapa Wowrack? Karena produk dan layanan dari Wowrack Indonesia memiliki beberapa keunggulan, antara lain adalah :

- Wowrack menyediakan fitur scale up yang memungkinkan Anda dapat menambah atau mengurangi kapasitas server sesuai dengan yang dibutuhkan, sehingga Anda tidak perlu khawatir jika ingin menambah kapasitas layanan yang Anda butuhkan.
- IP public yang memungkinkan aplikasi tidak perlu dionlinekan serta dapat secara otomatis terinstall
Standar data center tinggi yang dapat mendukung uptime server, sehingga sangat meminimalisir downtime Wowrack menggunakan dua data center, yaitu di Omadata, Surabaya Serta di Nexcenter, Jakarta. Dimana kedua data center ini memiliki reputasi sangat baik, memiliki komitmen fasilitas tinggi, dan prosedur keamanan serta redudansi yang baik.
- Fitur Advance Security yang memungkinkan VPN dapat diakses dimanapun.
-Secure and comfort. Dimana Wowrack memiliki jaminan SLA 99,9% untuk power server dan 99,8% untuk network.

Dalam standarnya, program SISTER memiliki beberapa rekomendasi kebutuhan yang cukup tinggi yakni 12GB memory dan kapasitas penyimpanan 1TB. Kebutuhan penyimpanan yang sangat besar ini dapat mengakibatkan biaya anggaran yang cukup tinggi. Padahal, dalam prakteknya beberapa organisasi belum membutuhkan kapasitas sebesar itu. Maka dari itu, Wowrack menyediakan solusi pilihan dengan membuat paket tambahan sebesar 2 CPU 8GB dan 300GB HDD storage sebelum Anda memutuskan untuk menambah kapasitas yang lebih besar. Jangan khawatirkan kebutuhan Anda yang akan meningkat setiap waktu. Karena melalui fitur scale up di Wowrack, Anda dapat menambah kapasitas penyimpanan maupun memory kapanpun.


Sebagai perusahaan managed service, Wowrack memberikan konsultasi gratis untuk membantu Anda dalam memilih server hingga menentukan spesifikasi dan konfigurasi server yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Kunjungi website Wowrack Indonesia untuk mengetahui informasi dan layanan Wowrack Indonesia: www.wowrack.co.id  atau hubungi kontak kami melalui email: sales@wowrack.co.id ; Telepon: +62 31 6000 2888

Friday, July 14, 2017

Bagaimana Penanganan dan Pemeliharaan Data Center yang Tepat?


Agar jaringan internet dan sistem penyimpanan serta pengolahan data-data dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan sebuah tempat bernama data center yang stabil dan aman. Stabil yang dimaksudkan adalah selalu dapat beroperasi dengan baik sehingga terhindar dari resiko downtime. Sedangkan aman yang dimaksudkan adalah berada di lokasi yang aman, sehingga terhindar dari resiko bencana alam dan resiko lain seperti cybercrime sehingga diperlukan cyber security yang kuat untuk menjaga keamanan sebuah data center tersebut.

Letak data center yang ideal adalah seharusnya tersembunyi, tidak untuk diexpose ke publik. Kerahasiaan lokasi data center ini merupakan salah satu bagian dari sistem keamanan yang ada di data center. Mengapa data center ini harus benar-benar aman? Karena data center merupakan pusat penyimpanan dan pengolahan agar data dan informasi dari berbagai perusahaan, pelaku bisnis, maupun individu. Semua data-data ini tentu harus terjamin keamanan dan kerahasiannya. Selain itu, keamanan di data center bertujuan untuk menjauhkan tujuan-tujuan kejahatan yang berbentuk fisik. Jika bagian-bagian dari data center dicuri, data center juga tidak akan bisa berjalan dengan baik.  

Sebuah data center terdiri dari beberapa ruangan yang memiliki fungsinya masing-masing sehingga dapat membentuk suatu kesatuan agar data center dapat berjalan dengan baik. Beberapa ruangan tersebut antara lain adalah ruangan rak-rak server, ruangan pendingin, ruangan teknisi IT support, ruangan UPS, ruangan untuk generator cadangan, dan lain sebagainya.


Pengenalan Data Center
Img : Pixabay

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, data center adalah sebuah tempat yang digunakan sebagai tempat untuk menyimpan, sekaligus memproses dan mengolah data-data dari berbagai sumber dan server agar tetap mudah diakses oleh user. Semua perangkat dan komputer yang ada dalam data center semua harus terhubung dengan jaringan internet, sehingga memudahkan akses transfer data dan koneksi.

Di Indonesia sendiri tentu telah banyak didirikan bangunan yang difungsikan untuk data center. Mengingat banyaknya perusahaan-perusahaan besar yang tengah berkembang di Indonesia. Namun data center tidak boleh hanya diletakkan pada satu tempat, melainkan sebuah perusahaan harus memiliki minimal dua atau lebih data center yang tersebar di kota maupun negara yang berbeda-beda. Tentu data-data center tersebut memiliki standarisasi tersendiri agar layak disebut sebagai data center.

Beberapa standarisasi infrastruktur yang harus ada pada setiap data center antara lain adalah :
  1. Rak-rak server
  2. Sistem kelistrikan
  3. HVAC
  4. Security dan akses maintenance
  5. Kabel dan fiber optik
  6. Raised floor

Img : Electronic Packaging






Masing-masing dari infrastruktur serta bagian-bagian tersebut harus dijaga dan dimaintenance dan harus secara rutin dicek fungsi dan kerusakannya secara berkala. Maka dari itu, perlu untuk menempatkan teknisi yang bertanggung jawab penuh terhadap maintanance infrastruktur yang ada pada data center agar data center terhindar dari resiko kerusakan dan bencana lainnya.


Mengapa Perlu Pemeliharaan Data Center?
Selain masalah keamanan, data center amat sangat penting untuk dijaga tentang segala infrastrukturnya. Mengapa pemeliharaan infrastruktur pada data center ini sangat penting untuk dilakukan? Tentu untuk menghindari masalah-masalah seperti downtime, kerusakan alat dan infrastruktur seperti konsleting listrik, listrik yang padam, ruangan server yang terlalu panas atau lembab, alat-alat infrastruktur yang aus atau rusak, dan lain sebagainya.

Downtime sendiri dapat terjadi akibat aliran listrik yang tiba-tiba padam. Maka dari itu perlu disediakan generator cadangan untuk menjaga aliran listrik tetap stabil. Namun UPS juga tidak kalah penting dalam menyimpan energi listrik pada waktu proses pemindahan dari listrik biasa ke generator cadangan. Hal yang paling dihindari dari kerusakan yang ada pada infrastruktur data center adalah downtime. Mengapa? Karena downtime mengakibatkan banyak kerugian, tidak hanya bagi data center itu sendiri namun juga kepada seluruh klien yang telah ‘menitipkan’ data-data dan informasi mereka pada data center tersebut. Tentu apabila server down, banyak aktifitas website yang diakses melalui internet akan terhambat bahkan tidak berjalan sama sekali. Maka dari itu, akan banyak sekali kerugian yang dialami oleh perusahaan yang servernya down. Misalnya saja perusahaan perbankan, bursa efek, rumah sakit, dan perusahaan-perusahaan yang memiliki dasar penjualan secara online seperti contohnya Amazon.


Kerugian Pemeliharaan yang Tidak Rutin
Img : Pixabay

Secara rutin memantau dan memelihara alat-alat infrastruktur yang ada pada data center akan mengurangi prosentase kerugian yang dapat ditimbulkan. Pemeliharaan yang dilakukan secara rutin berarti sebuah tindakan untuk mengantisipasi adanya masalah yang mungkin ada pada data center. Kita tidak pernah tahu kapan usia suatu perangkat mengalami penurunan atau kerusakan. Dan jika hal ini dibiarkan tanpa diketahui sejak dini, tentu akan mengakibatkan bagian dari data center menjadi rusak dan tidak befungsi.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, jika data center mati atau mengalami downtime, maka akan banyak sekali kerugian yang dapat ditimbulkan. Baik bagi data center itu sendiri maupun untuk konsumen. Misalnya saja kerugian di bagian data-data yang disimpan menjadi rusak/corrupt, kerusakan infrastruktur dan peralatan yang ada pada data center, produktifitas data center yang menurun atau terhambat, maupun kerusakan kepercayaan konsumen terhadap brand/merek data center itu sendiri.

Masih banyak lagi kerugian-kerugian yang dapat ditimbulkan apabila data cneter mengalami kerusakan yang mengakibatkan downtime. Downtime sendiri juga dapat terjadi akibat kesalah teknis seperti aliran listrik yang mati. Padahal server yanga da pada data center harus terus dialiri listrik selama 24/7. Sehingga keberadaan generator cadangan dan UPS sangat membantu mengurangi resiko kesalahan teknis akibat aliran listrik yang mati.


Manfaat Pemeliharaan Data Center
Rutin melakukan maintenance pada semua aspek infrastruktur data center dapat menghindarkan dari segala kemungkinan terburuk yang dapat terjadi apabila data center rusak / mengalami masalah seperti misalnya downtime dan kerusakan infrastruktur data center. Sebuah data center itu sendiri memiliki elemen-elemen infrastruktur seperti :
  1. Blade server, yaitu server yang memiliki ukuran lebih kecil dan hemat energi. Blade server berfungsi sebagai file sharing, website, keamanan SSL, streaming video dan audio, serta transcoding.
  2. FlyWheel UPS, fungsi utamanya sebagai media cadangan penyimpan energi listrik untuk data center.
  3. Retina scanners, berfungsi sebagai elemen security secara fisik bagi ruangan data center.
  4. Ethernet switch 100GB, semakin besar kemampuan untuk mentransfer data, maka lalu lintas transfer juga akan semakin cepat.
  5. Akses point wireless, berfungsi untuk monitoring data center secara wireless.
  6. Digital data shredder, berfungsi untuk menambah keamanan pada storage server melalui perintah pemilihan penghapusan data.
  7. SSD SAN storage, merupakan harddisk atau media penyimpanan yang memiliki kapasitas besar dan kemampuan transfer data yang tinggi.
  8. KVM consoles server, alat untuk memonitor seluruh server.
  9. Virtual tape libraries, berfungsi untuk keperluan backup dan restore dalam pengelolaan harddisk pada server.
  10. Network attached storage, atau harddisk wireless yang berfungsi untuk mengelola aplikasi dan internal work pada data center.


Img : Pixabay


Rutin melakukan pemeliharaan data center dapat memberikan beberapa keuntungan yang signifikan. Beberapa keuntungannya antara lain adalah :
  1. Menurunkan resiko biaya operasional. Karena pemeliharaan secara rutin dapat memperpanjang usia operasional perangkat-perangkat yang digunakan.
  2. Operasional dapat berjalan dengan lancar, karena tidak ada kendala dalam sistem dan perangkat maka otomatis aktifitas rutin dapat berjalan secara lebih efektif.
  3. Minim resiko dan dapat upgrade skill teknisi data center. Setiap ada kendala, merupakan sebuah tantangan yang harus diselesaikan agar tidak menjadi masalah yang ebsar. Sehingga dengan kata lain teknisi IT yang bekerja ditempat tersebut terupgrade skill nya.
  4. Dapat meningkatkan penguatan brand dan kepercayaan dari konsumer. Hal ini dikarenakan server yang tidak pernah down, sehingga konsumen akan percaya terhadap layan dan support penyedia server.

Cara Pemeliharaan Data Center yang Tepat
Apa saja infrastruktur data center yang perlu dilakukan maintenance secara rutin? Ada beberapa infrastruktur dari data center yang sebaiknya dilakukan maintenance secara rutin untuk mencegah kerusakan dan kerugian yang dapat ditimbulkan. Ada beberapa persyaratan umum dalam menjalankan pemeliharaan data center, antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Keselamatan karyawan adalah prioritas nomor satu. Walaupun pemeliharaan data center ini penting, namun yang lebih penting adalah kelematan dan kesejahteraan karyawan. Karena bagaimanapun juga, karyawan yang dapat mengatasi permasalahan-permasalahan yang muncul pada data center.
  2. Membuat jadwal pemeliharaan yang rutin. Infrastruktur yang paling rutin harus dicek adalah UPS, generator cadangan, serta mesin-mesin pendingin. Hal ini adalah yang paling krusial.
  3. Membuat skema dan evaluasi hasil pemeriksaaan. Evaluasi selalu bermanfaat untuk perbaikan kedepannya.
  4. Membuat perkiraan estimasi waktu pemeliharaan. Mengetahui perkiraan jumlah waktu yang dibutuhkan sangat penting untuk mengetahui seberapa lama ,masalah dapat diselesaikan.
  5. Membuat arsip rincian pemeliharaan, seperti misalnya masalah apa saja yang pernah muncul serta siapa teknisi yang bertugas untuk menghandlenya.
  6. Membuat sebuah sistem manajemen yang terintegrasi dengan jaringan, sehingga evaluasi dapat dilihat dari manapun, kapanpun, dan dimanapun. Kemudahan dalam mengakses masalah-masalah ini akan memudahkan juga dalam memutuskan tindakan apa yang harus diambil.


Bagaimana jika Data Center terkena Kerusakan?
Img : Pixabay

Salah satu tindakan yang paling tepat jika kemungkinan terburuk ketika terjadi downtime atau kerusakan pada data center adalah menyiapkan Disaster Recovery Plan yang tepat dan aman. Salah satunya adalah dengan menyiapkan data center lain, maka dari itu sangat penting data center harus minimal berjumlah dua yang terletak minimal 35 KM dari data center utama. Semakin jauh maka akan semakin baik untuk mengurangi resiko.

Sehingga apabila terjadi konsleting atau bencana alam yang mendadak, maka aktivitas operasional data center dapat dialihkan sementara ke colocation data center yang lain. Lokasi data center cadangan data center inipun sangat beragam. Akan lebih baik apabila dua data center tidak berada di satu kota yang sama. Sehingga apabila terjadi sebuah kurusuhan atau bencana alam di kota yang satu, maka data center di kota lainnya masih aman. Bisa juga data center diletakkan terpisah oleh provinsi bahkan beda negara. Jika demikian, resiko kerusakan data center akan menjadi semakin kecil.






Tuesday, June 6, 2017

Menghindari Kehilangan dan Kerusakan Data dengan Backup


Di era globalisasi dan tingkat persaingan ekonomi yang semakin kompetitif ini tentunya tuntutan di dunia kerja juga akan semakin besar. Ritme kerja harus selalu mengikuti perkembangan perekonomian suatu negara itu sendiri. Maka dari itu pemilik bisnis sekaligus pekerja harus memanfaatkan apapun bentuk perkembangan teknologi dan informasi untuk memudahkan pekerjaan mereka. Mulai dari efisiensi waktu, otomatisasi, dan kemudahan-kemudahan lainnya. Kemajuan teknologi dan informasi di era digital ini berkembang pesat di berbagai bidang kehidupan manusia, dan dapat melingkupi untuk kebutuhan mulai dari bisnis, pendidikan, finansial, kesehatan, hiburan, hubungan komunikasi, internet, dan lain sebagainya. Dan hal ini seharusnya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Salah satu contoh kasus adalah seorang pekerja. Bagi seorang pekerja, apa hal penting yang akan menjadi prioritasnya? Tentu pekerjaannya itu sendiri. Mungkin saja yang menjadi prioritas adalah bagaimana caranya seseorang itu dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan baik dan tepat waktu demi memenuhi kewajiban serta tenggat waktu yang telah disepakati. Salah satu solusinya adalah pekerja tersebut dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk membantu mempermudah urusan pekerjaannya.

Img : Picjumbo

Perkembangan dunia digital sangat identik dengan ritme kerja yang cepat, selalu terus maju dan berkembang serta mengalami perubahan. Lalu apa saja kendala yang sering dihadapi oleh pekerja menghadapi dunia digital yang sibuk ini? Tentu kepenatan kerja dan kebutuhan untuk refreshing. Sejenak slow down dari hiruk pikuk kepenatan kerja. Liburan menjadi salah satu tawaran yang susah ditolak bagi sebagian besar pekerja aktif. Lalu apabila option sesekali liburan telah dipilih, lantas bagaimana dengan pekerjaan? Karena tentunya pekerjaan ada yang bersifat dapat ditinggal untuk sementara waktu, namun ada juga yang membutuhkan monitoring dan update secara terus menerus. Namun para pekerja tidak perlu terlalu khawatir, karena pada saat ini telah banyak teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk memudahkan pekerjaan bahkan ketika Anda sedang melakukan liburan atau mengambil cuti. Diantaranya adalah scheduling, otomatisasi, data yang tersimpan dan terintegrasi secara cloud computing, backup data, serta beberapa aplikasi online monitoring. Jadi walaupun sedang cuti, para pekerja tetap dapat menjalankan dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaannya dengan aman serta tanpa kendala.

Sangat penting untuk melakukan backup dan recovery data-data pekerjaan Anda sebelum melakukan liburan. Karena tentu saja waktu-waktu liburan ini sangat rentan dengan resiko-resiko yang mungkin saja dapat terjadi. Seperti misalnya device yang rusak, hilang, dicuri, dan lain sebagainya.

Definisi Backup
Backup adalah sebuah proses menyalin atau mengcopy data-data dari satu perangkat ke media atau perangkat lain secara offline maupun online untuk tujuan mengamankan dan menduplikat data, agar ketika salah satu perangkat penyimpanan rusak atau hilang, data-data tersebut tidak ikut hilang, tidak rusak, dan kapanpun tetap dapat diakses dengan mudah.

Sesuai dengan definisinya, backup bertujuan untuk menyelamatkan data-data yang dimiliki dengan cara menduplikatnya, dengan cara memiliki beberapa media penyimpanan lain. Apapun media penyimpanannya, resiko untuk mengalami kerusakan perangkat, resiko hilang, maupun umur penggunaan media penyimpanan yang ada batasnya selalu saja dapat terjadi. Misalnya saja Anda menyimpan semua data-data Anda di komputer, laptop, atau harddisk external. Ketika laptop, komputer, atau harddisk Anda rusak, bisa jadi data-data didalam komputer tersebut ikut hilang atau rusak dan tidak dapat diakses lagi. Maka dari itu, pilihan membackup data-data secara online saat ini menjadi pilihan yang dirasa paling tepat. Karena media penyimpanan secara online lebih minim resiko daripada media penyimpanan secara offline.

Fungsi dan Tujuan Backup Data
Img : Pixabay

Backup memberikan berbagai macam fungsi yang positif untuk semua lapisan masyarakat yang menggunakannya. Mulai dari individu, komunitas, bisnis profesional, dan lain sebagainya. Keperluannya pun beragam, untuk pendidikan, perbankan, rumah sakit, bisnis, dan lain-lain. Seperti yang telah diketahui dengan baik, backup berfungsi untuk menyelamatkan data-data dari resiko kerusakan, data yang hilang atau tidak dapat diakses kembali. Data yang tersimpan di tidak hanya satu media penyimpanan akan memberikan rasa aman karena data tersimpan dengan benar.

Pada dasarnya backup bertujuan untuk mengembalikan data-data yang hilang, rusak, corrupt, maupun terkena virus. Anda tidak akan pernah tahu hal-hal apa yang mungkin dapat terjadi pada media penyimpanan Anda, maka akan lebih baik apabila memiliki tidak hanya satu media penyimpanan data. Sehingga ketika sewaktu-waktu data utama hilang, Anda masih dapat mengembalikan data-data secara penuh tanpa adanya kerusakan maupun kehilangan.

Kerusakan bisa berasal dari kesalahan diri sendiri, maupun karena faktor dari orang lain. Misalnya saja karena tindak pencurian, bencana alam, kerusakan karena umur device yang sudah terlalu lama, dan lain sebagainya. Memang ketika perangkat penyimpanan rusak, Anda masih dapat membeli perangkat baru, namun bagaimana dengan data-data didalamnya? Tentu tidak dapat dibeli kembali. Maka dari itu sangat penting untuk membackup data sebelum kejadian-kejadian yang tidak diinginkan terjadi.

Proses Backup Data
Img : Pixabay

Ada banyak cara untuk membackup data, yaitu secara offline dan online. Namun bagi Anda yang aktif dan harus selalu terhubung kedalam data-data dan pekerjaan, maka sebaiknya memilih media penyimpanan backup secara online. Mengapa? Karena Anda dapat mengakses data-data pekerjaan dimanapun dan kapanpun melalui media device apapun asalkan dapat terkoneksi dengan jaringan internet.

Proses backup data secara offline, dapat dilakukan dengan cara mengcopy file utama dari media penyimpanan utama, kedalam media penyimpanan lain, misalnya laptop lain, harddisk external lain, flashdisk, dan media penyimpanan lainnya. Media penyimpanan secara online ini memiliki beberapa kelemahan, misalnya ketika Anda lupa membawa harddisk external, maka secara otomatis Anda tidak dapat mengakses data-data sama sekali. Selain itu, membawa-bawa laptop ketika berlibur atau mengambil cuti akan sangat merepotkan dan rawan pencurian. Akan lebih mudah apabila Anda hanya membawa device seperti smartphone.

Proses backup secara online dirasa lebih mudah dan menguntungkan. Selain prosesnya yang mudah, backup secara online juga aman dan tidak ribet. Anda tidak perlu membawa banyak device untuk mengakses data-data tersebut. Cukup dengan satu device, misalnya smartphone dan Anda sudah dapat mengakses keseluruhan data tanpa masalah. Selain itu, proses backup secara online sangat minim resiko data yang hilang. Jadi misalnya perangkat Anda hilang atau tercuri, Anda masih dapat mengaksesnya melalui media lain dengan memasukkan kode verifikasi atau password yang hanya Anda ketahui. Bagaimana, sangat aman bukan? Proses backup online sangat mudah. Anda dapat mempercayakan pada provider cloud computing untuk penyimpanan data atau menggunakan berbagai aplikasi penyimpanan data secara online seperti Google Drive dan Dropbox.

Bagaimana Backup Data yang Aman
Img : Pixabay

Backup data yang aman menggunakan password dan media yang terenkripsi dengan baik. Apabila memilih media penyimpanan secara online, maka pastikan provider cloud computing yang digunakan benar-benar terpercaya dan memiliki support selama 24 jam penuh. Sehingga apabila ada kendala, masalah yang dilaporkan dapat segera diatasi dengan baik dan cepat.

Namun apabila menggunakan berbagai aplikasi penyimpanan data secara online, maka pastikan aplikasi tersebut dapat berjalan dengan benar dan juga terpercaya. Pastikan juga agar Anda dapat dengan mudah mengaksesnya. Serta akan lebih baik apabila media penyimpanan tersebut memiliki dua langkah verifikasi yang membutuhkan password dan kode yang dikirimkan ke nomor handphone Anda, sehingga keamanan benar-benar terjamin.

Ketika mengakses melalui website, pastikan juga situs penyimpanan yang digunakan memiliki kode awalan Hypertext Transfer Protocol Securre (HTTPS) yang berada sebelum alamat website yang dituju, hal ini berarti alamat situs itu telah dienkripsi dan keamanannya terjamin.

Kelebihan dan Kekurangan Online Backup
Img : Pixabay

Seperti yang telah kita ketahui, melakukan backup secara online dirasa lebih baik dan lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan metode penyimpanan dan backup secara offline. Namun metode penyimpanan secara online pun juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yaitu seperti yang disebutkan berikut ini.

Backup secara online melalui cloud computing maupun aplikasi-aplikasi online memiliki beberapa kelebihan-kelebihan yaitu sebagai berikut :
  • Lebih aman, karena data disimpan dalam sistem online backup server
  • Mudah diakses kapanpun dan dengan menggunakan berbagai macam perangkat
  • Tidak makan tempat karena media penyimpanan tidak berbentuk fisik
  • Investasi jangka panjang. Karena apabila media penyimpanan offline pasti memiliki umur penggunaan yang ada batasnya
  • Mudah mencari data-data yang diinginkan karena telah terintegrasi dengan baik dan lokasi penyimpanan yang sama dengan file utama

Kekurangan dari backup secara online adalah :
  • Harus terkoneksi dengan jaringan internet yang stabil
  • Ketika aplikasi atau server penyimpanan yang digunakan tiba-tiba tidak dapat diakses dan error, maka harus segera menghubungi customer support penyedia layanan karena apabila tidak maka data tidak akan bisa diakses sama sekali
  • Internet tidak aman dan ancaman terkena virus dan hacker. Maka dari itu media penyimpanan harus benar-benar terenkripsi dan memilih cloud server provider yang benar-benar terpercaya
  • Terkadang situs atau aplikasi provider sedang down dan melakukan maintenance. Namun dewasa ini, hal ini sudah sangat jarang terjadi. Saat ini banyak provider yang mengutamakan kenyaman dan kebutuhan konsumen sehingga error dan downtime sangat sedikit terjadi

Jenis-Jenis Media Penyimpanan Backup
Img : Pixabay

Terdapat setidaknya empat jenis-jenis backup yang ada dan biasanya digunakan oleh sebagian besar orang. Jenis backup tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

  • Full Backup
Full backup atau backup secara penuh adalah proses pemindahan data-data secara penuh dan keseluruhan. Pemindahan data tidak hanya meliputi file, dokumen, data dan media namun juga meliputi aplikasi dan beberapa sistem. Karena banyak hal yang perlu dibackup, maka waktu untuk menyalin data juga diperlukan waktu yang cukup lama dan memerlukan tempat penyimpanan yang cukup besar.

  • Mirroring
Mirroring hampir sama dengan full backup. Bedanya adalah mirroring tidak menggunakan metode yang dapat membuat data-data menjadi lebih padat. Seperti misalnya mengubah data menjadi file .zip .rar dan lain sebagainya seperti yang bisa dilakukan oleh full backup. Mirroring membutuhkan space yang besar untuk menyimpan data-data backup.

  • Incremental Backup
Incremental backup adalah proses menyalin perubahan data yang terjadi sejak terakhir kali melakukan backup penuh atau full backup. Sehingga waktu dan space yang diperlukan pun relatif lebih singkat dan sedikit jika dibandingkan dengan full backup.

  • Differential Backup
Differential backup hampir mirip dengan incremental backup. Bedanya kalau incremental backup hanya terbatas membackup update data yang terbaru dan baru saja terjadi, namun differential backup adalah membackup seluruh data-data yang terbaru dengan sejak periode waktu tertentu hingga waktu baru saja terjadi pembaharuan data, selalu dilakukan update secara terus menerus.

Kriteria Penyimpanan Backup
Img : Picjumbo

Terdapat beberapa kriteria ideal dalam penyimpanan data melalui metode backup. Beberapa kriteria tersebut antara lain adalah sebagai berikut :
  • Backup data secara rutin dan teratur secara periode waktu tertentu
  • Memeriksa keamanan sistem sebelum proses instalasi software
  • Tetap menyimpan cadangan pada sistem backup offline
  • Tidak menyimpan cadangan backup dilokasi gedung atau bangunan yang sama, dan ada minimal jarak tertentu
  • Minimal salinan data harus ada dua backup atau lebih
  • Data dan backup yang disimpan harus terenkripsi dengan baik
  • Meminimalisir kerusakan data karena virus dengan acara membackup data sebelum terkena serangan virus
  • Untuk memudahkan proses backup, sebaiknya memiliki sistem backup yang terintegrasi secara otomatis
  • Secara periodik melakukan incremental backup untuk menghemat space dan data juga selalu terbarukan