Thursday, September 7, 2017

Memahami Hal-Hal Penting dalam Dunia Blogging


Ketika mengetikkan sebuah keywords atau kata kunci pada mesin pencarian Google, website apa yang sering muncul dan Anda temukan? Apakah informasi dari website sebuah perusahaan? Tentu saja tidak, karena yang sering muncul tentu adalah tulisan atau artikel yang dimuat dalam suatu blog. Mengapa bisa demikian? Karena pada dasarnya blog dapat memuat sebuah informasi yang lebih lengkap, terperinci, serta mendetail dan update atau sering diperbarui. Blog menjadi sebuah media untuk memposting artikel atau tulisan-tulisan tertentu. Artikel ini bermacam-macam tema dan topik bahasannya, ada yang bersifat informatif, ada yang membahas tentang review tentang fashion, makanan, film, buku, perjalanan traveling, dan lain sebagainya.

Orang yang melakukan pencarian informasi dari Google, lebih banyak membuka dan membaca artikel hasil tulisan dari blog. Hal ini dikarenakan ulasan informasi dalam artikel blog lebih bervariasi, lengkap dan juga mendetail. Para blogger atau sebutan untuk orang yang menulis dan memposting artikel dalam blog juga akan memposting lebih banyak artikel, ulasan, dan tulisan melalui blog pribadi mereka. Blog juga bisa dimonetisasi alias diubah menjadi tulisan yang bisa menghasilkan uang dan pemasukan. Banyak cara yang bisa dilakukan misalnya saja melalui Google AdSense dengan memanfaatkan penggunaan SEO dalam tulisan artikel blog, pemasangan iklan, endorse artikel, dan lain sebagainya.

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Blogging
Img : StockSnap

Dalam dunia blogging, ada beberapa istilah tertentu yang perlu dipahami jika ingin masuk lebih dalam ke ranah tersebut. Diantaranya adalah istilah-istilah dalam dunia blogging. Beberapa istilah yang sering muncul dalam dunia blogging diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Artikel / Content
    Artikel atau content merupakan isi dari blog itu sendiri. Sebuah blog pasti memiliki konten yang ingin ditampilkan, baik itu adalah sebuah tulisan berupa artikel, maupun dokumentasi foto-foto dan video. Content sebuah blog dapat menentukan jumlah page viewer maupun follower blog, tergantung dari seberapa menarik dan informatifnya blog tersebut.
  • Blogging
    Blogging adalah aktifitas yang dilakukan oleh pemilik blog dalam mengelola blog yang dimilikinya. Aktifitas blogging bermacam-macam, bisa menulis artikel, mengupdate isi blog, dan lain sebagainya.
  • Blogger / Author
    Blogger adalah sebutan untuk seseorang yang melakukan aktifitas blogging dalam sebuah blog. Jadi bisa dibilang blogger ini juga merupakan seorang author bagi artikel-artikel dalam blognya.
  • Posts / Posting
    Posts adalah semua daftar content baik draft atau published content yang ada pada sebuah blog. Posting adalah aktifitas mengupload content dalam blog, bisa berupa artikel, foto, maupun video. Biasanya posting ini memilki waktu-waktu tertentu, sesuai dengan waktu posting yang telah dimiliki sebelumnya.
  • Domain
    Domain merupakan alamat rumah blog yang dimiliki. Domain adalah nama dan identitas blog tersebut. Jadi lebih baik memilih dan memutuskan nama  blog yang bisa mencerminkan content atau topik dari blog tersebut. Domain bisa menjadi salah satu media marketing untuk menaikkan branding sebuah blog.
  • SEO
    Search Engine Optimization (SEO) adalah sebuah tools yang digunakan dalam penulisan artikel dalam blog. Salah satu tools dari SEO ini adalah Moz, dimana SEO ini akan membantu sebuah tulisan atau artikel muncul di jajaran atas atau halaman pertama pencarian suatu keywords melalui Google.
  • Audiens
    Audiens adalah sebutan untuk pembaca blog. Audiens memiliki usia dan minat yang bermacam-macam. Biasanya jumlah dan jenis audiens suatu blog menyesuaikan dengan minat dan ketertarikan para pembacanya.
  • Bounce Rate
    Bounce rate adalah jumlah rata-rata lama audiens yang datang berkunjung ke suatu blog. Bounce rate ini dapat menghitung berapa lama (detik dan menit) seorang audiens yang membaca sebuah artikel dalam blog. Maka dari itu, untuk membuat audiens lebih lama berada dalam blog, biasanya author menyisipkan link-link dalam body article yang mengacu pada artikel-artikel yang memiliki topik bahasan yang mirip. Tujuannya adalah pembaca tersebut akan mengeklik link tersebut dan tetap berada pada blog yang dimaksud untuk waktu yang lama.
  • Tag
    Tag adalah salah satu fitur dalam blog yang memungkinkan author untuk mengkategorisasikan konten-konten dalam blognya. Sehingga pembaca akan dengan mudah dapat menemukan konten dengan topik bahasan yang mirip.

Sebenarnya masih banyak lagi istilah-istilah yang ada pada aktifitas blogging. Diantaranya adalah mendesain template tentang tema blog, kategori, kolom komentar, dan lain sebagainya. Semua bisa dipelajari secara step by step ketika seseorang memutuskan untuk memasuki dan menekuni dunia blogging.

Beberapa Hal yang harus Dipertimbangkan ketika Membuat Blog
Img : StockSnap

Memutuskan untuk memasuki dunia blogging dan menjadi seorang blogger bukanlah hal yang mudah. Selain harus memiliki passion di bidang menulis dan memberikan informasi, seorang blogger juga harus selalu update dengan update segala informasi yang terjadi. Selain itu, seorang blogger juga harus mengerti, memahami, dan mampu menerapkan ilmu-ilmu seperti SEO, ilmu mendesain blog, mengatur template dan tema, marketing blog, hosting, dan lain sebagainya.

Selain hal-hal tersebut, masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh seorang blogger dalam menjalankan sebuah blog. Misalnya tentang melakukan pembagian hal-hal yang harus dilakukan ketika membuat blog yaitu menyiapkan topik dan isi/konten blog, membuat desain dan tema layout blog, mengaktifkan fitur-fitur untuk follow, subscribe, share, dan lain sebagainya. Rincian ini bisa ditulis dalam sebuah note atau reminder untuk mengingatkan hal-hal apa yang harus dan telah dikerjakan.

Bagi sebuah blog, konsistensi adalah sebuah hal yang penting. Buatlah jadwal seberapa sering Anda akan membuat postingan baru. Pastikan follower Anda mengetahui kapan blog post Anda akan muncul, bisa melalui pemberitahuan di social media yang dimiliki, dan lain sebagainya. Tugas seorang blogger tidak akan berhenti ketika dia telah selesai memposting sebuah blog post dalam blognya. Namun sebaliknya, seorang blogger juga harus mengikuti perkembangan yang terjadi dalam blognya serta menganalisanya. Di bagian mana yang mungkin kurang sehingga page view belum terlalu tinggi, belum bisa menjadi Google top search results, tentang readibility, penulisan menggunakan SEO, dan lain sebagainya.

Platform Blogging yang paling Direkomendasi
Img : StockSnap

Walaupun saat ini telah banyak platform blog yang ditawarkan oleh berbagai provider baik yang gratis maupun yang berbayar, ada dua platform blog yang masih menempati posisi tertinggi. Kedua platform itu adalah Blogspot atau Blogger dan Wordpress. Versi gratisnya pun telah banyak dipilih oleh sebagian besar blogger, apalagi versi berbayarnya yang tentu menawarkan fitur-fitur dan kecanggihan yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan platform blog yang gratis. Mengapa orang lebih suka dan memilih menggunakan dua platform blog tersebut? Karena dua platform blog tersebut memiliki beberapa kelebihan yang dapat mendukung seorang blogger untuk mengembangkan blognya menjadi sebuah pemasukan dengan cara memonetisasi blognya.

Selain karena kedua platform blog ini bisa diarahkan kearah monetisasi, kedua platform blog ini juga mendukung penulisan SEO dan kemudian dapat berpeluang untuk menjadi top result pencarian sebuah keyword pada mesin pencarian Google. Beberapa keunggulan platform Blogspot dan Wordpress diantara para pesaingnya antara lain adalah :
Img : StockSnap
  • Pilihan tema yang bervariasi dan mudah dalam pengaturan layout blog
    Blogspot dan Wordpress memiliki banyak tawaran pilihan tema yang bisa dicustomize sesuai dengan keinginan blogger. Namun selain tema-tema yang telah disediakan oleh provider Blogspot maupun Wordpress, user juga bisa mencari tema-tema lain yang banyak disediakan oleh orang lain melalui internet. Tinggal download dan ada versi gratis dan berbayarnya. Setelah itu tinggal diatur dan disesuaikan dengan yang diinginkan.
  • Mudah dalam penggunaan dan editing
    Pengaturan blog Wordpress dan Blogspot tergolong mudah, karena semua tombol perintah telah tersedia dengan jelas. Semua fitur untuk penggunaan dan editing termasuk pengaturan gambar dan teks semua dapat dioperasikan dengan mudah.
  • Support SEO
    Blogspot memiliki fitur yang support dengan Google Analytic dimana hal ini dapat digunakan untuk tracking viewer blog dan pengunjung situs. Sedangkan Wordpress juga memiliki fitur plugins all in one SEO pack.  
  • Memiliki fitur tracking pengunjung blog
    Tanpa Google Analytic, sebenarnya Blogspot juga telah memiliki fitur dan pengaturan untuk mengetahui tracking viewer situs. Dimana biasanya fitur ini dapat digunakan untuk melihat tracking visitor secara garis besar, begitu pula dengan Wordpress.  
  • Fitur keamanan untuk block spam
    Masing-masing Blogspot dan Wordpress memiliki fitur untuk memblokir komentar-komentar spam yang tidak diinginkan. Spam biasanya memang muncul pada kolom komentar. Plugins untuk memblokir spam biasanya berfungsi untuk menaham komentar-komentar yang mengandung unsur spamming dan membutuhkan permission dari administrator untuk mengapprove komentar tersebut.
  • Support multiple authors
    Blogspot memiliki fitur multiple author, dimana ini berarti tidak hanya satu orang saja yang mampu mengisi dan mengelola content-content yang ada dalam blog.








Friday, August 25, 2017

Memilih Internet Service Provider Sesuai dengan Kebutuhan


Memilih Internet Service Provider (ISP) adalah masalah yang bisa dibilang susah-susah gampang. Terkadang ISP yang digunakan sudah sesuai dengan kebutuhan termasuk tentang kecepatan atau bandwidth yang diinginkan namun ternyata sering mengalami kendala seperti koneksi yang tiba-tiba mati dan terputus, atau jaringan yang kurang stabil. Namun sebaliknya, terkadang jaringan sangat stabil dan tidak putus-putus namun ternyata bandwidth nya sangat kecil dan kecepatannya sangat lambat. Memang banyak kendala yang tidak bisa diprediksi dari sebuah jaringan ISP. Maka dari itu, banyak orang masih merasa kebingungan memilih ISP yang paling sesuai untuk kebutuhannya. Internet yang lambat maupun tidak stabil merupakan hal yang paling dihindari, namun ironisnya juga paling sering terjadi kepada para pengguna ISP.

ISP pada dasarnya merupakan kebutuhan semua orang. Bagaimana tidak, tentu semua orang membutuhkan jaringan internet bukan? Untuk keperluan pekerjaan, keperluan bisnis, proyek, entertainment, komunikasi, dan lain sebagainya. Tentu pemakaian ISP ini lebih bisa diandalkan untuk keperluan-keperluan bisnis dan hal lainnya daripada penggunaan kuota internet karena limitnya yang tidak terbatas, dan kecepatan / bandwidthnya yang lebih tinggi. Biasanya penggunaaan internet dari provider penyedia ISP ini lebih ke arah untuk penggunaan profesional dan bisnis.


Definisi Internet Service Provider
Internet Service Provider adalah sebuah perusahaan atau provider yang menyediakan layanan jaringan dan koneksi internet untuk berbagai keperluan dan bidang seperti sekolah, universitas dan pendidikan lainnya, rumah sakit, gedung perkantoran dan apartemen, mall, bandara, rumah kost, dan lain sebagainya. Sambungan internet biasanya memerlukan sambungan koneksi dari kabel (wire) seperti kabel fiber optic, kabel telepon, kabel UTP, dan lain sebagainya. Koneksi internet juga dapat menggunakan wireless atau tanpa bantuan kabel untuk menghubungkan jaringan internet tersebut.
Masyarakat biasanya membutuhkan ISP yang mampu memenuhi kebutuhan mayoritas orang akan internet. Yaitu misalnya jaringan internet yang cepat dan stabil, koneksi yang tidak mudah putus-putus, serta internet yang aman. Aman disini yang dimaksud adalah jaringan internet aman dari resiko penyadapan internet dari para hacker serta Denial of Service (DoS) Attack dimana serangan yang menargetkan server utama ini bekerja dengan cara menyerang jaringan server maupun komputer dengan berbagai cara.


Fungsi Internet Service Provider
Img : StockSnap
Fungsi utama ISP adalah tentu menyediakan koneksi internet yang aman, cepat, dan stabil bagi masyarakat. Di era digital ini tentu kebutuhan akan internet adalah keperluan yang penting dan utama, bagaimana tidak, saat ini semua telah berubah ke sistem digitalisasi dan serba online. Pada dasarnya internet dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari komunikasi, pekerjaan, entertainment, pendidikan, penelitian, dan lain sebagainya.

Internet menjadi kebutuhan yang sangat penting, dan berlaku di berbagai bidang. Pada bisnis yang berbasis internet misalnya e-commerce atau online ticketing, kantor dan perusahaan bahkan telah menggunakan integrasi sistem cloud dalam operasional sehari-harinya. Tentu sistem cloud harus terhubung dengan koneksi internet bukan? Bisa dikatakan jika internet sebuah perusahaan tiba-tiba down atau terputus, maka akan banyak hal yang akan terkena imbasnya. Perusahaan membutuhkan koneksi internet untuk mengirim email, melakukan backup, melakukan koordinasi dokumen dan file dengan karyawan di internal perusahaan, dan lain sebagainya. Banyak hal yang akan berhenti atau tidak dapat dijalankan apabila koneksi internet terputus.

Beberapa fungsi ISP antara lain adalah :
  • Sebagai alat komunikasi melalui email, online chat, online call, video call, webcam, dan lain sebagainya
  • Sebagai penghubung komputer dengan sistem cloud computing untuk mempermudah serta efisiensi dan  manajemen waktu
  • Sebagai penghubung user ke sebuah website, blog, landing page, dan lain sebagainya
  • Sebagai salah satu media untuk proteksi terhadap cyber crime
  • Sebagai koneksi terhadap social media dan entertainment seperti Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, dan lain sebagainya

Kesimpulannya, internet digunakan untuk berbagai keperluan harian aktifitas baik pada sektor pendidikan, bisnis, entertainment, dan lain sebagainya. Maka dari itu sangat penting untuk memilih ISP yang berkompeten. Jadi tidak hanya terbujuk dengan harga yang murah, namun ternyata jaringan sering error, lemot, dan terputus tiba-tiba. Selain itu, membutuhkan waktu yang lama untuk perbaikannya, tentu dapat menimbulkan kerugian yang cukup besar. Selain koneksi yang stabil, ISP memilih ISP juga harus mempertimbangkan tentang keamanan jaringannya. Jangan sampai jaringan yang berbahaya sehingga rentan terkena serangan hacker maupun cyber crime lainnya.


Sifat - Sifat Internet Service Provider
Sebuah Internet Service Provider memiliki dua sifat yang cukup umum, yaitu :
  • Sifat ISP Terbuka
    Internet Service Provider yang bersifat terbuka adalah koneksi internet yang dapat digunakan oleh masyarakat luas dalam areal cakupan wilayah yang cukup besar dan dapat dimanfaatkan untuk masyarakat di area-area publik, seperti misalnya di sebuah bandara, taman kota, dan lain sebagainya.
  • Sifat ISP Tertutup
    Internet Service Provider yang bersifat tertutup adalah jaringan internet yang hanya khusus diperuntukkan dan digunakan oleh internal sebuah instansi atau lembaga tertentu, misalnya sebuah universitas, sekolah, dan kantor atau perusahaan.


Jenis - Jenis Internet Service Provider
Img : StockSnap

Ada beberapa jenis-jenis ISP. Jenis ISP ini dikategorisasikan berdasarkan atas layanan dan karakteristiknya. Berdasarkan karakteristiknya, ISP dibagi kedalam beberapa jenis yaitu :
  • Kecepatan koneksi. Bagi sebagian besar pengguna internet, kecepatan internet merupakan hal yang sangat penting. Karena internet yang lama akan menghambat aktifitas yang dilakukan. Termasuk salah satunya adalah buffering pada saat streaming sebuah video.
  • Web hosting
    Jika tidak memiliki server, pada untuk keperluan hosting dapat menggunakan ISP server berdasarkan ukuran masing-masing site.
  • Scan virus
    ISP dapat melakukan virus scanning serta anti-spam pada saat user melakukan upload file maupun aktifitas lainnya yang dapat membahayakan user yang lain.
  • Content filter
    Bisa dimanfaatkan untuk memblokir sebuah situs yang berbahaya atau tidak pantas sehingga juga dapat membantu untuk menghilangkan kemungkinan download otomatis dari situs-situs yang berbahaya.
  • Jaringan telepon
    Koneksi ISP juga dapat digunakan sebagai line telepon yang memungkinkan koneksi panggilan dengan menggunakan jaringan koneksi internet.

Sedangkan menurut layanannya, ISP dapat dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai berikut :
  • Wireless, yaitu koneksi internet yang dapat tersambung tanpa bantuan kabel
  • Dial-up connection, yaitu koneksi internet yang membutuhkan sambungan kabel baik itu kabel optik maupun kabel telepon untuk mengkoneksikan jaringan internet tersebut
  • Wi-Fi, yaitu sebuah pemancar signal internet tanpa menggunakan kabel. Biasanya banyak ditemui di area publik seperti bandara, cafe dan restoran, perpustakaan, dan lain sebagainya
  • Mobile access, yaitu koneksi internet yang biasanya digunakan khusus untuk penggunaan mobile telepon. Biasanya dengan menggunakan kecepatan 2G, 3G, 4G
  • Dedicated connection, yaitu koneksi jaringan internet yang biasanya digunakan khusus untuk internal perusahaan. Sehingga segala aktifitas perusahaan lebih private dan aman


Perbedaan Internet dan Intranet
Img : StockSnap

Ada beberapa perbedaan mendasar antara internet dan intranet. Perbedaan ini juga meliputi cakupan penggunaannya. Maka dari itu definisi internet dapat dijelaskan sebagai berikut. Internet atau singkatan dari interconnection networking adalah sebuah sambungan atau koneksi yang menghubungkan satu atau beberapa perangkat komputer sekaligus dengan menggunakan sitem global Transmission Control Protocol atau Internet Protocol Suite (TCIP/IP). Internet dapat digunakan secara luas dan bebas oleh berbagai lapisan masyarakat dan untuk berbagai kepentingan.

Sedangkan definisi intranet adalah jaringan private yang juga menggunakan TCIP/IP namun dalam penggunaannya lebih terbatas pada suatu instansi atau lembaga tertentu. Misalnya saja untuk keperluan akademik sebuah universitas, database rumah sakit dan perbankan, dan lain sebagainya.

Masalah - Masalah seputar Internet Service Provider
Img : StockSnap

Menggunakan Internet Service Provider untuk mengatasi kebutuhan-kebutuhan internet juga tidak jauh-jauh dari masalah yang kerap muncul dan dialami oleh sebagian besar penggunanya. Masalah-masalah yang ada pada ISP antara lain adalah :
  • Tidak bisa akses internet walaupun status internet connected, biasanya hal ini berujung lambatnya koneksi internet yang digunakan atau malah kadang berhenti sama sekali dan tidak terhubung ke internet
  • Problem akses ISP, biasanya dikarenakan server provider ISP yang down atau mendadak mati mungkin dikarenakan alus listrik yang tidak stabil, dan lain sebagainya.
  • Kabel jaringan yang terputus dengan dan lepas, selain itu router dan modem tidak ada akses jaringan.
  • Wireless adapter yang tidak terhubung dengan wireless network, biasanya hal ini merupakan gangguan dari server baik itu sedang down atau sedang dilakukan maintenance.

Maka dari itu, ada beberapa tips atau cara untuk mengatasi problem pada Internet Service Provider yang digunakan. Langkah-langkah melakukan troubleshooting pada masalah jaringan internet diantaranya :
  • Menemukan titik masalah dan menemukan solusinya
    Biasanya masalah internet connection tidak jauh-jauh dari kesalahan teknis pada perangkat yang digunakan, sehingga harus sering-sering dilakukan pengecekan dan maintenance.
  • Memastikan bahwa ISP yang digunakan memiliki team support yang selalu siap membantu selama 24/7 sehingga jika terjadi masalah dengan server, masalah dapat segera dilaporkan dan diperbaiki.

Beberapa hal tersebut dapat dijadikan sebagai sebuah pertimbangan dalam memilih dan memutuskan Internet Service Provider mana yang akan digunakan. Koneksi internet tidak hanya berkutat seputar kecepatan dan koneksi yang stabil, namun juga tentang keamanan jaringan serta sistem support yang cepat tanggap membantu jika terjadi masalah-masalah yang disebabkan oleh hal-hal teknis.






Thursday, June 22, 2017

Website Mobile Friendly vs Mobile Apps, Mana yang Lebih Baik?


Di era digitalisasi ini, kemajuan perkembangan teknologi dan informasi telah berkembang semakin pesat. Teknologi akan selalu mengalami perubahan, peningkatan serta pembaruan. Hal ini terjadi karena pergeseran kebutuhan serta trend yang tengah terjadi pada masyarakat era digital. Tuntutan terhadap kebutuhan internet di era digitalisasi ini menjadi semakin mutlak diperlukan untuk setiap bidang kebutuhan pribadi dan bisnis. Di era digital, hampir semua kebutuhan menggunakan kemudahan yang ditawarkan secara online. Hal-hal yang biasanya dilakukan secara offline, dapat dirubah kedalam bentuk online.

Disisi lain, perpindahan trend ke era digitalisasi ini dirasa lebih bermanfaat juga karena lebih ramah lingkungan, misalnya saja dapat menghemat penggunaan kertas untuk semua keperluan. Contohnya adalah semakin banyaknya aplikasi booking pesawat dan hotel yang telah menerbitkan voucher tiket dalam bentuk digital, sehingga ketika check-in, konsumen tinggal menunjukkan kode barcode yang tertera pada handphone tanpa perlu mencetak / print tiket pada kertas. Saat ini juga telah banyak perusahaan-perusahaan yang menerapkan kebijakan penggunaan paperless atau tanpa penggunaan kertas. Caranya adalah dengan menggunakan aplikasi-aplikasi untuk pengajuan libur, cuti, absensi, untuk kebutuhan presentasi, maupun notulen rapat dan presentasi yang telah banyak menggunakan media pencatatan dan penyimpanan secara digital daripada kertas. Media penyimpanan online yang biasanya digunakan adalah Dropbox, Google Drive, Microsoft OneDrive, dan lain sebagainya. Kemudahan online ini telah menjadi favorit masyarakat luas karena lebih ramah lingkungan.

Hal ini juga berlaku pada website. Semakin banyak orang yang menggunakan smartphone untuk keperluan sehari-harinya seperti untuk komunikasi, entertainment, social media, bahkan untuk pekerjaan. Orang akan lebih jarang membawa laptop ketika bepergian. Maka dari itu semua hal yang berkaitan, mendukung, serta dibutuhkan pada penggunaan pada mobile harus segera disesuaikan.

Pengertian Website Mobile Friendly
Img : Pixabay

Website yang mobile friendly disebut juga dengan responsive website, yaitu website yang dapat menyesuaikan tampilan layoutnya mengikuti ukuran viewport masing-masing device yang digunakan. Responsive website mendukung untuk meminimalkan pengguna dalam melakukan resizing, scrolling, serta panning website pada browser masing-masing devicenya. Saat ini pengguna internet lebih banyak menghabiskan waktu dan dengan mengakses website melalui handphone. Hal ini dikarenakan kepraktisan yang ditawarkan oleh smartphone karena dapat diakses dengan mudah kapanpun dan dimanapun asalkan terhubung dengan jaringan internet.

Unsur-Unsur Website
Website memiliki beberapa kriteria penting sebagai unsur-unsur penunjangnya. Beberapa unsur yang diperlukan untuk membangun sebuah website adalah sebagai berikut :
  • Nama domain. Nama domain atau Url bisa dianggap sebagai identitas website itu sendiri. Nama domain hanya ada satu di dunia dan tidak ada nama domain yang sama persis satu dengan lainnya. Nama domain digunakan untuk menemukan alamat sebuah situs. Nama domain diawali dengan www kemudian diikuti nama domain yang dipilih dan diakhiri dengan .com . co.id .net .org .net .info .gov dan lain sebagainya.
  • Web hosting. Web hosting adalah sebuah tempat penyimpanan data-data website yang dimiliki. Dengan kata lain hosting adalah rumah atau ruangan yang digunakan untuk menyimpan data-data seperti media, teks, gambar, dan video pada sebuah website.
  • Bahasa pemrograman. Biasa disebut sebagai script program, yaitu bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan perintah-perintah yang ada pada website ketika sedang diakses. Ketika sedang diakses, maka bahasa pemrograman secara otomatis akan merubah kedalam bentuk-bentuk perintah pemrograman komputer. Jenis-jenis bahasa pemrograman yang biasanya digunakan adalah HTML, ASP, PHP, Java Scripts, dan lain sebagainya.
  • Desain website. Keindahan website berkaitan erat dengan tingkat ketertarikan pengunjung untuk datang dan mengakses website tersebut. Website yang terlihat minimalis namun informatif dan atraktif akan lebih banyak mendatangkan pengunjung daripada website yang rumit dan kurang diperhatikan penataan gambar dan teksnya. Selain itu posisi gambar dan pemilihan kombinasi warna tema website yang sedemikian rupa juga menentukan jumlah kunjungan ke website tersebut.

Kriteria Website yang Mobile Friendly
Img : Pixabay

Website mobile friendly memiliki tampilan desain yang lebih simpel sehingga dapat dengan  nyaman diakses menggunakan perangkat telepon seluler. Tampilan desain ini mencakup teks, gambar, serta video, link, dan semua informasi lainnya yang terdapat pada website.

Beberapa kriteria website yang tergolong mobile friendly adalah sebagai berikut :
  • Ukuran font teks yang lebih besar agar memudahkan membaca melalui telepon seluler
Kadangkala ketika mengakses sebuah halaman website yang belum mobile friendly, maka tampilan website tersebut akan sama persis seperti tampilan pada desktop. Akibatnya, semua informasi pada website tersebut harus fit-in pada layar handphone yang kecil. Biasanya user harus terlebih dulu zoom in pada layar handphone agar tulisan mudah terbaca. Selain itu, layar tidak akan bisa ditampilkan secara menyeluruh melainkan sebagian kiri atau kanan tampilan website. Namun jika tampilan website yang mobile friendly, semua ukuran font dan posisi gambar sudah disesuaikan sehingga user tinggal scroll ke bagian bawah untuk membaca keseluruhan informasi yang ada pada suatu website.
  • Beberapa icon button dan elemen halaman yang familier serta mudah dalam pengoperasiannya
Pada tampilan seluler, biasanya tombol-tombol navigasi yang ada pada tampilan website pada desktop akan mengalami perubahan. Sehingga tidak akan terletak persis sama seperti tampilan desktop. Maka dari itu harus dipastikan tentang lokasi button icon tersebut agar user tidak bingung dengan tampilan seluler yang lebih minimalis.
  • Link untuk mendownload yang lebih mudah dan simple
Pada tampilan desktop, mungkin terdapat pilihan “buka pada tab baru atau halaman baru”, namun hal ini berbeda pada seluler. Karena tidak terdapat pilihan tersebut. Sehingga sebisa mungkin perintah-perintah untuk link download juga bisa diatur sedemikian rupa agar user dapat langsung ter-direct ke link download tersebut.  

Kelebihan dan Kekurangan Website Mobile Friendly
Img : Pixabay

Kelebihan responsive website adalah sebagai berikut :
  • Dapat diakses melalui berbagai media device dengan resolusi layar yang bervariasi
  • Mudah dalam pengoperasian
  • Maintenance lebih mudah
  • Banyak disukai oleh para pengguna internet
Kekurangan website yang mobile friendly adalah :
  • Biasanya memerlukan waktu loading yang sedikit lebih lama daripada membuka browser pada desktop
  • Sedikit sulit dalam pengaturan iklan dalam website, karena tampilan untuk seluler yang lebih minimalis
  • Memerlukan biaya yang sedikit lebih besar jika ingin melakukan pengembangan website

Perbedaan Website Mobile Friendly dengan Mobile App
Mobile App adalah aplikasi-aplikasi maupun program dan terinstall didalam perangkat telepon seluler. Biasanya apps ini ada yang sudah terinstall secara otomatis oleh program dan perusahaan penyedia handphone tersebut, namun juga ada yang harus didownload pengguna dari aplikasi store terlebih dulu kemudian diinstall.

Website yang mobile friendly adalah tampilan browser pada telepon seluler, sedangkan mobile app adalah bentuk aplikasi dari situs yang tengah diakses tersebut. Jadi misalnya Anda membuka situs dropbox melalui web browser handphone, situs ini telah responsive dan mobile friendly sehingga pengoperasiannya pun mudah walaupun dari browser handphone. Namun Anda juga memiliki pilihan untuk mendownload dan install aplikasi Dropbox melalui Play Store baru kemudian melakukan akses ke Dropbox dari aplikasi tersebut.

Sebenarnya akses dari mobile browser dan mobile app sama saja dari sisi keamanannya, perbedaannya adalah dari sisi login akun. Jika akses dari browser, mungkin Anda harus rajin login dan logout setelah selesai mengaksesnya. Namun jika mengakses dari apps, maka Anda hanya perlu login sebanyak satu kali di awal dan kemudian bebas jika ingin menutup dan membuka kembali aplikasi. Banyak orang yang lebih menyukai mobile app jika dibandingkan dengan website yang mobile friendly. Terutama jika orang tersebut cenderung memiliki intensitas kebutuhan yang lumayan sering terhadap apps tersebut. Penggunaan website yang mobile friendly biasanya digunakan untuk hal-hal yang sifatnya sementara, seperti mencari informasi dan update berita.

Kelebihan dan Kekurangan Website Mobile Friendly vs Mobile App
Img : Pixabay

Memilih akses dari web browser device yang mobile friendly maupun memilih menggunakan aplikasi yang terinstall didalam device adalah pilihan bagi masing-masing individu. Semua tergantung kenyamanan dan kepraktisan yang dibutuhkan. Namun dari segi keamaan, kedua hal ini sama-sama aman. Asalkan bila web browser selalu dilengkapi dengan SSL yang terenkripsi.

Web mobile ini tidak membutuhkan banyak biaya dalam pengembangannya, tentu berbeda dengan mobile apps yang memerlukan banyak biaya untuk pengembangannya. Web mobile dapat berjalan dengan baik pada semua platform browser yang ada pada device tanpa perlu mencari aplikasi di apps store dan mendownloadnya. Namun mobile web lebih rentan jika terkena downtime dan serangan virus melalui pop up iklan-iklan yang muncul. Jika menggunakan mobile app, maka resiko downtime dan serangan virus cenderung lebih minim.


Namun web browser tentu tidak akan memiliki kelebihan-kelebihan fitur yang dimiliki oleh mobile apps. Mobile apps memiliki otomatisasi fitur yang terletak pada tombol-tombol pengoperasiannya tanpa harus menunggu loading yang lama seperti pada web browser device. Serta ditambah dengan sistem aplikasi yang dapat langsung terintegrasi dengan program-program perangkat device yang diperlukan seperti camera, gallery, lokasi, dan lain sebagainya.