Friday, September 29, 2017

Tantangan yang Kerap Dihadapi dalam Backup Data


Mengapa kita memerlukan backup? Tentu saja untuk menghindari kerusakan dan kehilangan data-data yang penting. Lalu siapa saja yang membutuhkan backup? Pada kenyataannya, semua sektor memerlukan layanan backup. Mulai dari sektor bisnis dan perusahaan, sektor pendidikan, rumah sakit, industri kreatif, bahkan hingga kebutuhan untuk masing-masing individu. Backup menjadi kebutuhan yang penting di era digital ini, karena semua hal dapat dilakukan secara online. Selain untuk keperluan perlindungan data, backup secara online juga bermanfaat untuk fleksibilitas dalam akses data. Tidak perlu lagi menyiapkan dan membawa harddisk eksternal kemananpun Anda pergi. Backup yang telah terintegrasi dengan sistem cloud dapat diakses dengan menggunakan laptop, maupun hanya dengan smartphone yang digunakan.

Telah banyak aplikasi maupun layanan backup, misalnya saja Google Drive, Dropbox, iBackup, dan lain sebagainya. Diantara layanan-layanan backup tersebut ada yang gratis serta ada juga yang berbayar. Tentu layanan yang berbayar memiliki fitur-fitur yang lebih lengkap daripada layanan backup yang gratis. Namun tentu untuk kebutuhan perusahaan atau bisnis besar tidak hanya cukup dengan menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut. Melainkan mempercayakan keperluan backup kepada provider penyedia layanan backup. Mengapa? Karena tentu provider penyedia layanan backup lebih profesinal terkait dengan keamanan, kapasitas penyimpanan, serta memiliki sistem support selama 24/7 sehingga apabila terjadi error dan lain sebagainya, user mengetahui kemana dapat melakukan pengaduan dan teknisi yang sigap akan membantu memperbaiki masalah user dengan cepat dan tepat sasaran.


Backup Online yang Terbaik?
Img : Wowrack Indonesia

Backup online dinilai sebagai jenis backup yang terbaik dan paling aman dari segala jenis backup secara tradisional yang masih menggunakan disk, maupun harddisk eksternal. Hal ini dikarenakan beberapa alasan diantaranya adalah :

  • Jaminan keamanan data
    Dengan penggunaan backup online yang telah terintegrasi dengan sistem cloud computing, maka sudah pasti keamanan data-data yang dibackup akan dijamin tidak akan rusak, corrupt, maupun hilang. Karena biasanya provider penyedia backup juga memiliki additional paket berupa security dan anti virus untuk melindungi keamanan data-data yang telah dibackup tersebut.
    Tidak akan ada istilah data yang hilang karena kasus media penyimpanan atau harddisk yang rusak atau hilang. Karena semua penyimpanan sudah terintegrasi dengan sistem cloud, dimana data-data tersebut akan aman berada pada sebuah data center.
  • Akses yang mudah dan fleksibel
    Ucapkan selamat tinggal pada segala jenis kerepotan yang diakibatkan karena harus membawa-bawa harddisk eksternal kemanapun Anda pergi. Karena dengan backup online, semua data dapat diakses dengan mudah, cepat, dan fleksibel dimanapun Anda berapa. Cukup diakses dengan laptop, tablet, smartphone atau apapun gadget Anda asalkan terkoneksi dengan jaringan internet.
    Membawa harddisk eksternal kemanapun Anda pergi juga sangat beresiko, resiko rusak karena sering terbentur benda-benda lain, jatuh, hilang, atau terkena virus akibat sering dikoneksikan dengan PC atau laptop yang berbeda-beda. Hal ini tentu berbeda jika menggunakan layanan backup online yang telah terintegrasi dengan sistem cloud.
  • Kemudahan recovery data
    Backup tidak akan memiliki banyak manfaat apabila tidak memenuhi tujuan utamanya, yaitu recovery dan mengamankan data. Backup tidak akan berjalan dengan sebagaimana mestinya jika data-data yang telah terbackup susah untuk diakses, data tidak lengkap sesuai backup yang telah dilakukan, rusak/hilang, dan lain sebagainya. Ketika terjadi suatu kesalahan sehingga ada data yang hilang, backup dapat berfungsi sebagai recovery data.
    Sebenarnya untuk mencegah kerusakan atau kehilangan data, maka harus memperhatikan proses backup itu sendiri. Proses backup harus dilakukan dengan cara yang benar dan terstruktur, supaya data-data dapat terbackup dengan benar dan sempurna. Sehingga untuk kedepannya, ketika Anda membutuhkan data tersebut, data dengan mudah dapat ditemukan dan backup mampu menjadi recovery plan Anda.
  • Penghematan anggaran biaya untuk jangka panjang
    Jika dilihat secara sekilas, mungkin terlihat bahwa biaya backup online ini sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan backup secara tradisional melalui media-media seperti harddisk eksternal. Namun yang jarang disadari adalah media backup tradisional memiliki usia pemakaian. Jadi setelah beberapa waktu, media backup tersebut akan rusak dan tidak dapat digunakan lagi setelah beberapa waktu. Maka dari itu, Anda perlu membeli perangkat yang baru lagi untuk menggantikan perangkat yang lama.
    Hal ini akan berbeda apabila Anda menggunakan backup online. Dengan backup online, Anda hanya perlu membayar biaya di awal pemakaian. Kemudian pembayaran berikutnya hanya berlaku apabila Anda ingin menambah kapasitas penyimpanan backup tersebut.
  • Membantu lebih fokus pada bidang bisnis yang dijalankan
    Jika mempercayakan kepada provider penyedia layanan backup, Anda tidak perlu memikirkan tentang masalah maintenance, security, management, dan lain sebagainya karena provider layanan akan mengurus semuanya untuk Anda. Anda hanya harus fokus kepada bisnis dan perusahaan yang dijalankan.
    Hal ini adalah salah satu kemudahan dalam menggunakan backup online yang disediakan oleh provider. Tidak perlu memiliki teknisi yang handal untuk memanage masalah-masalah seputar IT karena support dari provider tentu sudah mencakup semua hal yang didukung oleh teknisi-teknisi yang profesional di bidangnya.
  • Mudah dalam operasi dan maintenance
    Backup online tidak memerlukan maintenance yang rumit, karena pada dasarnya backup secara online mudah dalam akses datanya. User tinggal masuk ke aplikasi backup kemudian bisa mengakses data-data secara online selama 24 jam penuh. Sedangkan untuk maintenance, backup telah memiliki sistem yang terintegrasi dengan baik sehingga hanya provider dari backup yang perlu memikirkan tentang maintenance dan program-programnya.
    Backup data secara rutin dapat dilakukan setiap jam, setiap hari, setiap minggu, atau setiap bulan tergantung dari kebutuhan masing-masing user yang menggunakannya.
Backup & Recovery
Img : Wowrack Indonesia

Apa saja hal yang bisa dibackup? Tentu selain data-data berupa file, dokumen, foto, video, dan lain sebagainya, backup online juga dapat melingkupi backup sistem dan fisik perangkat atau secara virtual yang dapat mencakup Windows, Linux ataupun Mac OSX Desktop dan Server. Keuntungan lainnya, beberapa provider penyedia layanan backup online juga telah melengkapi paket layanan backupnya dengan sistem keamanan yang tinggi, dimana mencakup perlindungan teknologi security tertentu, perlindungan password, dan juga SSL security.


Backup online lebih mudah dan fleksibel dalam kebutuhan masing-masing user, karena bisa dilakukan penambahan storage yang cukup cepat tanpa harus upgrade ke account lain maupun migrasi. Selain itu, backup secara online juga memiliki high availability dimana backup akan sangat kecil kemungkinan mengalami down dikarenakan sistem infrastruktur cloud yang redundant. Banyak sekali keuntungan dan kelebihan backup online seperti yang telah disebutkan diatas. Namun apakah ada kendala atau masalah yang kerap dihadapi dalam backup? Tentu saja ada. Nah, apa saja kendala-kendala dalam backup tersebut?


Kendala-Kendala dalam Backup Data
Backup data dalam kapasitas yang cenderung kecil, atau proses backup yang tidak memerlukan storage yang besar, serta jumlah data yang dibackup tidak cukup banyak, maka biasanya akan sedikit kendala yang muncul dalam proses backup tersebut. Namun semakin banyak data-data, sistem, serta aplikasi yang dibackup, tentu prosesnya akan semakin lama dan memakan waktu, serta kemungkinan-kemungkinan resiko lainnya. Beberapa hal yang mungkin terjadi dalam proses backup data dalam jumlah besar antara lain adalah :
  • Memerlukan storage atau kapasitas penyimpanan yang besar
  • Membutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses backup
  • Koneksi atau jaringan yang harus stabil dan tidak down agar proses backup dapat berjalan dengan lancar
  • Tools yang digunakan untuk proses backup harus dapat menjamin proses backup tetap berjalan lancar, baik tools bawaan maupun tools tambahan yang diperlukan


Proses backup sendiri bermacam-macam, ada yang berupa menyalin file dalam bentuk file aslinya, namun ada juga yang melakukan pemindahan data dengan cara mengubah format file asli menjadi padat seperti .zip, .rar, dan lain sebagainya. Backup ini dapat dilakukan dengan bantuan tools-tools tertentu. Bisa dengan menggunakan tools bawaan, tools tambahan, maupun kombinasi dari keduanya. Selain dikarenakan proses backup yang memiliki beberapa kendala yang dialami, tools ini akan membantu semua proses backup dapat berjalan dengan sukses dengan cara membantu menyederhanakan file dan data-data yang akan dibackup.
Img : Wowrack Indonesia


Kombinasi backup tools banyak digunakan dalam lingkungan Wide Area Network (WAN) seperti misalnya di data center dapat membantu proses backup menjadi semakin mudah. Ketika sejumlah file harus dibackup dalam range yang cukup besar, maka tools-tools ini akan sangat membantu. Selain itu, kebutuhan lain yang diperlukan dalam melakukan backup dalam lingkungan WAN antara lain adalah koneksi yang stabil dan tidak boleh terputus, bandwidth yang besar agar proses dapat berjalan dengan lancar, tersedianya komponen-komponen infrastruktur yang harus disediakan untuk mensupport proses backup, serta administrator atau teknisi yang bertugas membackup data-data tersebut. Administrator tersebut harus benar-benar paham tentang tools-tools yang recommended atau sebaiknya digunakan untuk proses backup tersebut.


Tools backup tambahan dari pihak ketiga biasanya hanya diperlukan dan digunakan hanya ketika tools bawaan sudah semaksimal mungkin digunakan dan masih tetap memerlukan tools tambahan untuk memaksimalkan semua proses dan fungsi dalam backup. Namun idealnya yang harus dilakukan oleh seorang administrator di data center adalah memaksimalkan penggunaan tools bawaan terlebih dulu, sehingga adapat mengetahui hal apa saja yang memerlukan bantuan tools tambahan dari pihak ketiga agar dapat menyelesaikan permasalahan backup. Maka dari itu, seorang administrator ini harus seorang yang benar-benar ahli dan teliti dalam pekerjaannya.


Lalu seberapa pentingnya tools tambahan jika dibandingkan dengan tools bawaan? Apa saja fungsi dan kegunaan dari tools tambahan? Ada beberapa fungsi dari tools tambahan dalam proses backup ini, beberapa diantaranya adalah :

  • Mengontrol bandwidth yang diperlukan dalam proses backup
  • Melakukan klasifikasi dan isolasi data-data yang akan dicopy
  • Mengatur jadwal proses copying file-file
  • Membuat sambungan antara lokasi tujuan penyimpanan dengan platform virtual
  • Mampu menjadi penghubung antar lokasi penyimpanan backup yang lainnya

Tantangan yang kerap dihadapi oleh perusahaan penyedia layanan backup adalah apabila client menginginkan salinan data-datanya berada diluar negeri, tidak hanya didalam negeri. Hal ini merupakan sebuah tantangan karena pada saat proses transfer dan backup data, jaringan dan koneksi dari satelit harus benar-benar stabil dan tidak terputus-putus, apalagi jika data tersebut dalam jumlah yang besar. Resiko yang sering terjadi adalah data-data tidak terbackup sepenuhnya. Sehingga ketika client ingin mengakses salah satu file dan file tersebut ternyata tidak ada, maka hal ini akan berdampak bukan hanya kepada provider penyedia layanan tersebut namun juga keberlangsungan bisnis client tersebut. Maka dari itu lebih baik mempertimbangkan dengan baik mengenai sisi positif dan negatif tentang memiliki additional backup yang terletak sangat jauh dari data center utama, apakah lebih menguntungkan atau malah justru merugikan.





Friday, August 25, 2017

Memilih Internet Service Provider Sesuai dengan Kebutuhan


Memilih Internet Service Provider (ISP) adalah masalah yang bisa dibilang susah-susah gampang. Terkadang ISP yang digunakan sudah sesuai dengan kebutuhan termasuk tentang kecepatan atau bandwidth yang diinginkan namun ternyata sering mengalami kendala seperti koneksi yang tiba-tiba mati dan terputus, atau jaringan yang kurang stabil. Namun sebaliknya, terkadang jaringan sangat stabil dan tidak putus-putus namun ternyata bandwidth nya sangat kecil dan kecepatannya sangat lambat. Memang banyak kendala yang tidak bisa diprediksi dari sebuah jaringan ISP. Maka dari itu, banyak orang masih merasa kebingungan memilih ISP yang paling sesuai untuk kebutuhannya. Internet yang lambat maupun tidak stabil merupakan hal yang paling dihindari, namun ironisnya juga paling sering terjadi kepada para pengguna ISP.

ISP pada dasarnya merupakan kebutuhan semua orang. Bagaimana tidak, tentu semua orang membutuhkan jaringan internet bukan? Untuk keperluan pekerjaan, keperluan bisnis, proyek, entertainment, komunikasi, dan lain sebagainya. Tentu pemakaian ISP ini lebih bisa diandalkan untuk keperluan-keperluan bisnis dan hal lainnya daripada penggunaan kuota internet karena limitnya yang tidak terbatas, dan kecepatan / bandwidthnya yang lebih tinggi. Biasanya penggunaaan internet dari provider penyedia ISP ini lebih ke arah untuk penggunaan profesional dan bisnis.


Definisi Internet Service Provider
Internet Service Provider adalah sebuah perusahaan atau provider yang menyediakan layanan jaringan dan koneksi internet untuk berbagai keperluan dan bidang seperti sekolah, universitas dan pendidikan lainnya, rumah sakit, gedung perkantoran dan apartemen, mall, bandara, rumah kost, dan lain sebagainya. Sambungan internet biasanya memerlukan sambungan koneksi dari kabel (wire) seperti kabel fiber optic, kabel telepon, kabel UTP, dan lain sebagainya. Koneksi internet juga dapat menggunakan wireless atau tanpa bantuan kabel untuk menghubungkan jaringan internet tersebut.
Masyarakat biasanya membutuhkan ISP yang mampu memenuhi kebutuhan mayoritas orang akan internet. Yaitu misalnya jaringan internet yang cepat dan stabil, koneksi yang tidak mudah putus-putus, serta internet yang aman. Aman disini yang dimaksud adalah jaringan internet aman dari resiko penyadapan internet dari para hacker serta Denial of Service (DoS) Attack dimana serangan yang menargetkan server utama ini bekerja dengan cara menyerang jaringan server maupun komputer dengan berbagai cara.


Fungsi Internet Service Provider
Img : StockSnap
Fungsi utama ISP adalah tentu menyediakan koneksi internet yang aman, cepat, dan stabil bagi masyarakat. Di era digital ini tentu kebutuhan akan internet adalah keperluan yang penting dan utama, bagaimana tidak, saat ini semua telah berubah ke sistem digitalisasi dan serba online. Pada dasarnya internet dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari komunikasi, pekerjaan, entertainment, pendidikan, penelitian, dan lain sebagainya.

Internet menjadi kebutuhan yang sangat penting, dan berlaku di berbagai bidang. Pada bisnis yang berbasis internet misalnya e-commerce atau online ticketing, kantor dan perusahaan bahkan telah menggunakan integrasi sistem cloud dalam operasional sehari-harinya. Tentu sistem cloud harus terhubung dengan koneksi internet bukan? Bisa dikatakan jika internet sebuah perusahaan tiba-tiba down atau terputus, maka akan banyak hal yang akan terkena imbasnya. Perusahaan membutuhkan koneksi internet untuk mengirim email, melakukan backup, melakukan koordinasi dokumen dan file dengan karyawan di internal perusahaan, dan lain sebagainya. Banyak hal yang akan berhenti atau tidak dapat dijalankan apabila koneksi internet terputus.

Beberapa fungsi ISP antara lain adalah :
  • Sebagai alat komunikasi melalui email, online chat, online call, video call, webcam, dan lain sebagainya
  • Sebagai penghubung komputer dengan sistem cloud computing untuk mempermudah serta efisiensi dan  manajemen waktu
  • Sebagai penghubung user ke sebuah website, blog, landing page, dan lain sebagainya
  • Sebagai salah satu media untuk proteksi terhadap cyber crime
  • Sebagai koneksi terhadap social media dan entertainment seperti Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, dan lain sebagainya

Kesimpulannya, internet digunakan untuk berbagai keperluan harian aktifitas baik pada sektor pendidikan, bisnis, entertainment, dan lain sebagainya. Maka dari itu sangat penting untuk memilih ISP yang berkompeten. Jadi tidak hanya terbujuk dengan harga yang murah, namun ternyata jaringan sering error, lemot, dan terputus tiba-tiba. Selain itu, membutuhkan waktu yang lama untuk perbaikannya, tentu dapat menimbulkan kerugian yang cukup besar. Selain koneksi yang stabil, ISP memilih ISP juga harus mempertimbangkan tentang keamanan jaringannya. Jangan sampai jaringan yang berbahaya sehingga rentan terkena serangan hacker maupun cyber crime lainnya.


Sifat - Sifat Internet Service Provider
Sebuah Internet Service Provider memiliki dua sifat yang cukup umum, yaitu :
  • Sifat ISP Terbuka
    Internet Service Provider yang bersifat terbuka adalah koneksi internet yang dapat digunakan oleh masyarakat luas dalam areal cakupan wilayah yang cukup besar dan dapat dimanfaatkan untuk masyarakat di area-area publik, seperti misalnya di sebuah bandara, taman kota, dan lain sebagainya.
  • Sifat ISP Tertutup
    Internet Service Provider yang bersifat tertutup adalah jaringan internet yang hanya khusus diperuntukkan dan digunakan oleh internal sebuah instansi atau lembaga tertentu, misalnya sebuah universitas, sekolah, dan kantor atau perusahaan.


Jenis - Jenis Internet Service Provider
Img : StockSnap

Ada beberapa jenis-jenis ISP. Jenis ISP ini dikategorisasikan berdasarkan atas layanan dan karakteristiknya. Berdasarkan karakteristiknya, ISP dibagi kedalam beberapa jenis yaitu :
  • Kecepatan koneksi. Bagi sebagian besar pengguna internet, kecepatan internet merupakan hal yang sangat penting. Karena internet yang lama akan menghambat aktifitas yang dilakukan. Termasuk salah satunya adalah buffering pada saat streaming sebuah video.
  • Web hosting
    Jika tidak memiliki server, pada untuk keperluan hosting dapat menggunakan ISP server berdasarkan ukuran masing-masing site.
  • Scan virus
    ISP dapat melakukan virus scanning serta anti-spam pada saat user melakukan upload file maupun aktifitas lainnya yang dapat membahayakan user yang lain.
  • Content filter
    Bisa dimanfaatkan untuk memblokir sebuah situs yang berbahaya atau tidak pantas sehingga juga dapat membantu untuk menghilangkan kemungkinan download otomatis dari situs-situs yang berbahaya.
  • Jaringan telepon
    Koneksi ISP juga dapat digunakan sebagai line telepon yang memungkinkan koneksi panggilan dengan menggunakan jaringan koneksi internet.

Sedangkan menurut layanannya, ISP dapat dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai berikut :
  • Wireless, yaitu koneksi internet yang dapat tersambung tanpa bantuan kabel
  • Dial-up connection, yaitu koneksi internet yang membutuhkan sambungan kabel baik itu kabel optik maupun kabel telepon untuk mengkoneksikan jaringan internet tersebut
  • Wi-Fi, yaitu sebuah pemancar signal internet tanpa menggunakan kabel. Biasanya banyak ditemui di area publik seperti bandara, cafe dan restoran, perpustakaan, dan lain sebagainya
  • Mobile access, yaitu koneksi internet yang biasanya digunakan khusus untuk penggunaan mobile telepon. Biasanya dengan menggunakan kecepatan 2G, 3G, 4G
  • Dedicated connection, yaitu koneksi jaringan internet yang biasanya digunakan khusus untuk internal perusahaan. Sehingga segala aktifitas perusahaan lebih private dan aman


Perbedaan Internet dan Intranet
Img : StockSnap

Ada beberapa perbedaan mendasar antara internet dan intranet. Perbedaan ini juga meliputi cakupan penggunaannya. Maka dari itu definisi internet dapat dijelaskan sebagai berikut. Internet atau singkatan dari interconnection networking adalah sebuah sambungan atau koneksi yang menghubungkan satu atau beberapa perangkat komputer sekaligus dengan menggunakan sitem global Transmission Control Protocol atau Internet Protocol Suite (TCIP/IP). Internet dapat digunakan secara luas dan bebas oleh berbagai lapisan masyarakat dan untuk berbagai kepentingan.

Sedangkan definisi intranet adalah jaringan private yang juga menggunakan TCIP/IP namun dalam penggunaannya lebih terbatas pada suatu instansi atau lembaga tertentu. Misalnya saja untuk keperluan akademik sebuah universitas, database rumah sakit dan perbankan, dan lain sebagainya.

Masalah - Masalah seputar Internet Service Provider
Img : StockSnap

Menggunakan Internet Service Provider untuk mengatasi kebutuhan-kebutuhan internet juga tidak jauh-jauh dari masalah yang kerap muncul dan dialami oleh sebagian besar penggunanya. Masalah-masalah yang ada pada ISP antara lain adalah :
  • Tidak bisa akses internet walaupun status internet connected, biasanya hal ini berujung lambatnya koneksi internet yang digunakan atau malah kadang berhenti sama sekali dan tidak terhubung ke internet
  • Problem akses ISP, biasanya dikarenakan server provider ISP yang down atau mendadak mati mungkin dikarenakan alus listrik yang tidak stabil, dan lain sebagainya.
  • Kabel jaringan yang terputus dengan dan lepas, selain itu router dan modem tidak ada akses jaringan.
  • Wireless adapter yang tidak terhubung dengan wireless network, biasanya hal ini merupakan gangguan dari server baik itu sedang down atau sedang dilakukan maintenance.

Maka dari itu, ada beberapa tips atau cara untuk mengatasi problem pada Internet Service Provider yang digunakan. Langkah-langkah melakukan troubleshooting pada masalah jaringan internet diantaranya :
  • Menemukan titik masalah dan menemukan solusinya
    Biasanya masalah internet connection tidak jauh-jauh dari kesalahan teknis pada perangkat yang digunakan, sehingga harus sering-sering dilakukan pengecekan dan maintenance.
  • Memastikan bahwa ISP yang digunakan memiliki team support yang selalu siap membantu selama 24/7 sehingga jika terjadi masalah dengan server, masalah dapat segera dilaporkan dan diperbaiki.

Beberapa hal tersebut dapat dijadikan sebagai sebuah pertimbangan dalam memilih dan memutuskan Internet Service Provider mana yang akan digunakan. Koneksi internet tidak hanya berkutat seputar kecepatan dan koneksi yang stabil, namun juga tentang keamanan jaringan serta sistem support yang cepat tanggap membantu jika terjadi masalah-masalah yang disebabkan oleh hal-hal teknis.






Thursday, June 15, 2017

Bagaimana Memilih Layanan Web Hosting yang Tepat



Dalam perkembangan dunia digital ini kebutuhan penggunaan internet merupakan hal yang paling utama. Internet dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan personal dan bisnis. Namun internet hanya salah satu faktor pendukung infrastruktur berjalannya sebuah aktifitas. Masih banyak hal lain yang dibutuhkan seperti website, media penyimpanan dan backup data yang aman berbasis cloud computing, teknisi maupun perusahaan penyedia hosting, dan lain sebagainya. Semua bagian ini tergabung menjadi satu kesatuan yang mendukung berjalannya suatu website untuk berbagai keperluan. Fungsi website sendiri bermacam-macam, dapat digunakan untuk blog personal maupun untuk company business dan e-commerce.

Sebuah website tentu memiliki nama domain serta membutuhkan hosting. Saat ini telah banyak perusahaan penyedia layanan hosting. Namun harus berhati-hati dalam memilih, karena lebih baik memilih perusahaan penyedian layanan yang benar-benar terpercaya dan memiliki track record yang bagus daripada memilih yang murah namun ternyata tidak terpercaya dan berbahaya. Hal ini harus dihindari karena dapat menimbulkan efek yang berkelanjutan di kemudian hari. Yaitu seperti misalnya server down, website yang rentan terkena hack, dan lain sebagainya.

Pengertian Domain dan Fungsinya
Definisi domain adalah nama dari sebuah alamat website. Nama domain ini biasanya dibuat dengan nama yang unik dan hanya terdapat satu nama domain untuk seluruh website di dunia ini. Jadi tidak ada kasus website yang memiliki nama domain yang 100% sama dengan nama domain website yang lainnya. Nama domain yang Anda miliki adalah sepenuhnya milik dan hak Anda sendiri. Jadi bisa dibilang nama domain ini adalah identitas Anda di internet.

Domain diawali dengan www yaitu merupakan singkatan dari world wide web. Kemdian domain ada yang memiliki akhiran com, co.id, org, net, info, dan lain sebagainya. Sehingga yang disebut domain secara keseluruhan adalah www.nama domain yang dipilih.com atau org, dan sebagainya.

Fungsi domain adalah sebagai identitas atau salah satu cara untuk mencari situs Anda di internet. Domain yang unik dan mudah diingat akan memudahkan pengguna internet lainnya untuk mencari website Anda.

Jenis-Jenis Domain
Img : Pixabay

Jenis-jenis domain bermacam-macam tergantung dari fungsi dan tujuan website itu dibuat. Untuk keperluan blog biasanya menggunakan .com atau .co.id. Berikut ini adalah beberapa contoh jenis-jenis domain menurut fungsinya :

  • .com untuk kebutuhan pribadi maupun komersial
  • .net untuk kebutuhan internet
  • .org untuk kebutuhan organisasi
  • .edu untuk kebutuhan pendidikan
  • .tv untuk kebutuhan pertelevisian
  • .info untuk kebutuhan informasi
  • .co.id untuk situs website personal maupun komersial dalam negeri
  • .ac.id untuk kebutuhan lingkungan akademik maupun perguruan tinggi
  • .web.id untuk kebutuhan organisasi maupun badan usaha di bidang teknologi
  • .net.id ditujukan untuk organisasi yang telah memiliki izin penyelenggara jasa komunikasi
  • .go.id yaitu khusus untuk kebutuhan instansi pemerintah

Pengertian Hosting dan Fungsinya
Berikut ini akan dijelaskan mengenai pengertian hosting dan contohnya. Jadi yang dimaksud hosting adalah sebuah ruang atau media penyimpanan didalam internet yang digunakan untuk penyimpanan data-data yang diperlukan oleh website. Namun hosting bwrbeda dengan cloud. Jika cloud adalah media penyimpanan data-data, maka hosting adalah tempat khusus untuk menyimpan data-data website dalam jaringan internet. Hosting adalah ruang untuk menyimpan data, media, musik, bahkan video pada suatu website. Hosting diperlukan baik untuk situs pribadi seperti blog, hingga situs perusahaan, situs akademik, situs bisnis dan e-commerce, dan lain sebagainya.

Fungsi hosting adalah sebagai media penyimpanan data-data pada website. Hosting ini terdapat dua pilihan, yaitu hosting gratis dan hosting berbayar. Sama dengan domain, ada yang berbayar maupun ada yang gratis. Free hosting atau hosting yang gratis tentu memiliki beberapa keterbatasan jika dibandingkan dengan hosting yang berbayar. Misalnya saja terbatasnya ruang penyimpanan. Selain itu, hosting yang berbayar menawarkan keunggulan yang lebih seperti tersedianya fitur-fitur FTP, fitur webmail, fitur mysql, fitur bebas iklan, dan lain sebagainya. Namun jika menggunakan hosting yang gratis tentu harus bersabar dengan space yang kecil, fitur yang tidak lengkap, akses yang lambat, serta gangguan banyaknya iklan-iklan yang muncul.

Fitur-Fitur Dasar Web Hosting
Img : Pixabay

Apabila merencanakan untuk membangun website, dan tentunya website memerlukan hosting, maka Anda perlu merencanakan rencana penyusunan web hosting. Apa saja rencana-rencana yang perlu dilakukan?

  • Bandwidth
Bandwidth adalah jumlah data yang dapat ditransfer sebuah website dalam jangka waktu tertentu. Bandwidth sangat berkaitan erat dengan kecepatan website itu sendiri. Semakin banyak bandwidth, berarti semakin cepat situs tersebut dapat terbuka dan beroperasi.

  • Uptime
Uptime adalah perhitungan waktu dimana server tetap melakukan hosting secara aktif dan berjalan normal.

  • Layanan Pemograman
Layanan pemrograman memungkinkan pengguna website untuk membuat halaman website dengan bahasa pemrograman seperti misalnya HTML, PHP, ASP, dan database.

  • Ruang Penyimpanan
Ruang penyimpanan adalah jumlah ruang penyimpanan yang disediakan oleh penyedia layanan web hosting. Ruang penyimpanan diperlukan untuk menyimpan data-data website yang terdiri dari teks, gambar, audio, video, dan lain sebagainya. Ukuran ruang penyimpanan ini ditetapkan melalui pengukuran megabyte.

  • Customer Service
Customer service sangat diperlukan untuk dukungan pelanggan. Bentuk layanan ini biasanya berupa chat, telepon, email, dan lain-lain. Customer service sangat bermanfaat untuk pendukung dan menyediakan solusi apabila terjadi masalah teknis atau masalah lain yang terkait dengan website.

Jenis-Jenis Hosting Menurut Fungsinya
Img : Pixabay

Hosting atau web hosting harus selalu terhubung dengan internet sebagai media server untuk menyimpan data-data dan  media website tersebut. Hosting terbagi kedalam beberapa layanan penting diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Free Hosting
Free hosting adalah jenis layanan gratis dan tidak berbayar. Namun free hosting memiliki beberapa kekurangan diantaranya adalah terbatasnya jumlah media penyimpanan serta menggunakan aplikasi-aplikasi instan / bawaan yang telah disediakan website secara umum. Free hosting memiliki batasan dan limit-limit tertentu dalam pengoperasian dan termasuk jasa menampilkan iklan. Free hosting ini cocok digunakan oleh para pemula yang baru mempelajari, membuat, dan menggunakan website.

  • Shared Hosting
Shared hosting sangat cocok digunakan sebagai pilihan dengan anggaran budget yang terbatas. Shared hosting memungkinkan beberapa user untuk menggunakan satu server yang sama. Shared hosting bisa mencapai hingga ribuan user. Selain itu, tidak ada ketentuan atau batasan seorang user hanya boleh memiliki satu website. Jadi bisa dibayangkan bukan bagaimana kacau dan penuhnya pengaturan hosting-hosting tersebut terhadap satu server. Problem yang lain adalah apabila satu website telah mengambil banyak memory karena banyaknya jumlah kunjungan, maka hal ini juga berdampak pada website lain yang akhirnya hanya memiliki sedikit memory.

  • VPS Hosting
VPS atau Virtual Private Server adalah jenis hosting yang sangat stabil. Maka dari itu VPS sangat diminati banyak user. VPS hampir sama dengan shared hsoting namun memiliki perbedaan yang jelas tentang pembagian memory bagi masing-masing user. VPS memiliki batasan yaitu hanya 10-20 user yang harus memiliki kapasitas memory yang sama besar. VPS juga memungkinkan user melakukan perubahan naun tidak akan berdampak pada user dan website lainnya.

  • Cloud Hosting
Cloud hosting sangat mirip dengan VPS hosting. Namun jika user ingin memperluas websitenya, maka sistem cloud hosting lebih baik. Cloud hosting dapat memberikan perlindungan terhadap serangan virus yang bertujuan merusak server melalui serangan virus yang menyerang secara bersamaan.

  • Dedicated Hosting
Dedicated hosting mengusung ide eksklusifitas, yakni hosting yang digunakan sama sekali tidak tergabung dengan user yang lainnya. Kelebihannya, user dapat melakukan perancangan sendiri melalui komputernya, dapat menentukan jumlah serta jenis memory yang digunakan, serta Operating System (OS) yang akan digunakan beserta elemen-elemen pendukungnya. Namun Dedicated Hosting memiliki kekurangan seperti user harus benar-benar mengerti tentang komputer dan teknologi server. Sehingga harus bisa menyelesaikan masalah apabila timbul kesalahan atau kerusakan misalnya RAM error. Selain itu user harus mampu untuk menginstall OS sendiri, tahu bagaimana menjalankan web server, mengaktifkan dan mengoperasikan sistem security, dan lain sebagainya.

  • Reseller Hosting
Reseller hosting dapat dikatakan sebagai makelar hosting. Jadi pada dasarnya, reseller hosting bukan penyedia layanan hosting, namun pihak ketiga sebagai media perantara untuk menjual layanan hosting dari penyedia kepada calon user / konsumen pemakai layanan hosting tersebut. Reseller hosting biasanya diberikan otoritas untuk menjual kembali dengan melabeli dengan nama yang baru, serta membuat paket-paket layanan hosting yang ditawarkan. Reseller hosting sangat cocok dimanfaatkan oleh pemula yang ingin menggeluti bisnis hosting namun masih memiliki keterbatasan sumber daya dan budget.
Memilih Penyedia Layanan Hosting yang Tepat
Img : Pixabay

Memilih penyedia layanan hosting adalah hal yang cukup rumit dan berat. Karena saat ini telah banyak perusahaan penyedia layanan hosting yang bagus dan memiliki track record yang baik. Apalagi jika seseorang tidak memiliki orang atau teman yang bisa memberinya saran untuk memilih layanan hosting yang mana. Maka dari itu, perlu diperhatikan hal-hal berikut ini.

Memilih perusahaan penyedia layanan hosting dimana :
  • Memiliki waktu downtime yang relatif rendah atau hampir tidak pernah
Memiliki website yang terus menerus dikomplain oleh konsumen karena terus mengalami offline adalah sebuah mimpi buruk. Karena dapat merusak citra, brand, dan kepercayaan yang dibangun. Maka dari itu lebih baik memilih perusahaan penyedia layanan  hosting yang benar-benar mampu memberikan layanan uptime yang stabil.
  • Memiliki dukungan customer service secara penuh selama 24 jam seminggu
Menunggu adalah hal yang membosankan dan tentu sangat menjengkelkan. Apalagi apabila ini berhubungan dengan waktu menunggu perbaikan website yang sedang mengalami masalah atau error. Layanan customer service yang selalu ready dan siap siaga melayani keluhan yang terjadi adalah salah satu bukti bahwa perusahaan tersebut cukup kompeten dan bertanggung jawab.
  • Jujur dan transparan
Sebuah perusahaan sebaiknya bersikap terbuka dengan konsumennya. Tidak ada yang perlu harus disembunyikan baik tentang layanan atau fiturnya maupun tentang biayanya. Karena konsumen sangat tidak mengapresiasi perusahaan yang hanya memberikan janji-janji palsu dan kebohongan kepada konsumen yang terlanjur percaya.

Jangan memilih perusahaan penyedia layanan hosting dimana :
  • Memiliki service layanan yang terbatas
Customer suervice yang tidak mendukung selama 24 jam selama 7 hari adalah salah satu nilai kurang bagi perusahaan penyedian layanan server dan hosting. Karena siapa lagi yang bisa membantu konsumen jika mengalami error atau masalah?
  • Website menjadi sering mengalami offline
Tidak hanya sekali, melainkan beberapa kali dan dengan interfal waktu yang perbaikan yang cukup lama, misalnya 2 jam. Padahal idealnya sebuah website yang offline harus segera diperbaiki dan kembali online dengan waktu maksimal 20 menit.
  • User tidak dapat bekerja sama secara mudah dan nyaman dengan perusahaan tersebut
Bisa saja karena perusahaan tersebut sebenarnya tidak memiliki layanan-layanan yang dipromokan, melainkan hanya melakukan kerjasama dengan perusahaan lain. Sehingga konsumen hanya akan terombang-ambing diantara dua perusahaan penyedia layanan tanpa mengetahuinya dan sisi terburuk lainnya adalah kehilangan banyak waktu.

Pertimbangkan dalam Membeli Penyedia Layanan Web Hosting
Img : Pixabay

Sebelum benar-benar memutuskan untuk memilih salah satu perusahaan penyedia layanan web hosting, ada baiknya untuk memperhatikan hal-hal yang membuat Anda nyaman dan percaya. Kemudian ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum melakukan hosting. Pertimbangan dalam membeli layanan hosting diantaranya adalah tentang jumlah media penyimpanan, layanan, bandwidth, email, pengguna antarmuka, akses cPanel, serta harga.

Media penyimpanan adalah prioritas dalam perimbangan membuat web hosting. Karena ruang penyimpanan berdampak besar terhadap keseluruhan aplikasi, sistem, dan data yang tersimpan dalam website.

Layanan web hosting tidak perlu harus dari perusahaan penyedia layanan yang terkenal. Namun yang terpenting adalah kualitasnya, perusahaan tersebut selalu memberikan yang terbaik serta dukungan cepat tanggap bagi para penggunanya.

Bandwidth yang akan menyeimbangkan kecepatan akses web user serta lalu lintas website tersebut. Semakin cepat website tersebut, maka akan semakin dikunjungi namun semakin lama website tersebut loading dan berjalan, maka website tersebut pasti akan ditinggalkan.

Bagi sebagian besar pengguna website, email ini cukup penting karena untuk seorang blogger dan bisnis company, lima hingga sepuluh email sudah cukup untuk mendukung keperluannya. Pada dasarnya layanan email yang diberikan memang disediakan sejumlah sepuluh untuk web bisnis yang dihosting.

Pengguna antarmuka adalah semacam sistem navigasi untuk situs website. Keunggulannya adalah user dapat dengan mudah mengakses akun serta web hosting yang dimiliki.
Akses cPanel adalah sebuah akses untuk mendapatkan semua file dalam sebuah website. Fileini mencakup kode-kode yang ada di website untuk melakukan perubahan dan pembaruan melalui cPanel dari akun hosting user.

Dan yang terakhir adalah mengenai harga, tentu harga adalah pertimbangan tersendiri untuk menentukan apakah sebuah layanan web hosting termasuk didalamnya ruang penyimpanan, kualitas layanan, customer service dan dukungan sepadan dengan harga yang harus dikeluarkan.


Jadi sebelum benar-benar memilih penyedia layanan web hosting, ada baiknya untuk memahami dan mengerti tentang bagian-bagian dari hosting itu sendiri agar terhindar dari kerugian dan masalah-masalah yang tidak diinginkan.