Wednesday, December 5, 2018

Perkuat Personal Branding Melalui Media Sosial



Bisnis dibangun berdasarkan kepercayaan yang didasari oleh banyak hal, salah satunya adalah terkait personal branding sang pemilik bisnis itu sendiri. Membangun personal branding dan menumbuhkan personal branding tersebut akan menambah kepercayaan pelanggan tidak hanya citra diri yang semakin baik, namun jaringan dan keuntungan bisnis anda pun akan meningkat secara tajam. 
Di era saat ini, media sosial menjadi sebuah fenomena yang tidak bisa disepelekan atau dianggap biasa karena keberadaanya yang lekat dengan diri kita saat ini. Menggunakan media sosial saat ini menjadi jejak digital individu yang bisa menentukan banyak hal di masa depannya nanti. Maka penting sekali merawat personal branding bagi setiap individu di media sosial.

Reputasi bisnis yang anda bangun dipengaruhi juga oleh personal branding di media sosial. Semakin baik personal branding akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terkait brand bisnis. Sebuah penelitian oleh Weber Shandwick menunjukkan bahwa 77% reputasi CEO menentukan karyawan yang ingin bekerja di perusahaan tersebut. Hal ini bisa diasumsikan bahwa dari personal branding memiliki pengaruh yang kuat terhadap apa yang mereka kerjakan dan bagaimana seseorang percaya dengan anda. Sedangkan media sosial memiliki peranan penting dalam membangun personal branding seseorang di era saat ini. Lalu bagaimana media sosial membantu memperkuat personal branding anda? Atau bagaimana anda membangun personal branding anda di media sosial?


Personal Branding
Personal branding adalah proses memasarkan diri dan karier melalui suatu citra yang dibentuk untuk khalayak umum. Citra ini kemudian dapat dipresentasikan lewat berbagai jalur, seperti media sosial, blog, situs web pribadi, hingga perilaku di depan umum. Layaknya produk atau jasa, brand personal memberikan gambaran tentang pengalaman yang akan didapat konsumen ketika berinteraksi dengan pemilik brand.

Brand personal seperti hal lain di dunia, juga memiliki dua sisi yang berkebalikan seperti 2 sisi koin. Ketika pribadi seseorang diasosiasikan dengan suatu produk/perusahaan, maka citra baik dan buruk perusahaan akan turut meningkat seiring semakin dikenalnya pribadi tersebut. Sebagai contoh, sebagai pengguna teknologi dan pengguna media sosial, tentu anda mengenal sosok Steve Jobs selalu dikaitkan dengan keberhasilan Apple, atau sosok Wishnutama yang akhir -akhir ini sukses menyuguhkan upacara pembukaan dan penutupan Asian Games  2018 yang historik dan megah. personal brandingnya meningkat karena banyak yang memuji kehebatannya di media sosial hingga semua orang tidak akan pernah ragu membeli tiket untuk menonton setiap pertunjukan yang ia arahkan. Sisi yang lain, brand yang gagal akan membuat pendiri brand tersebut selalu disangkutkan dengan kegagalan brand tersebut. Contohnya adalah sosok Keiji Inafune yang akan selalu dikaitkan dengan kegagalan Comcept sebuah perusahaan pengembang video game asal Jepang.



Media Sosial untuk Personal Branding
Setelah mengetahui pentingnya personal branding dan peran media sosial saat ini, berikut adalah beberapa kiat untuk anda tentang bagaimana anda membangun brand yang baik bagi diri anda di media sosial:

Tentukan ingin dikenal seperti apa
Hal penting dan mendasar sebelum anda membangun sebuah brand adalah menentukan ingin seperti apa anda dikenal nantinya dan mencari hubungan yang tepat tentang bisnis anda. Semakin unik dan semakin spesifik karakter yang anda tunjukkan akan semakin baik. Personal Branding yang baik adalah bagaimana mendeskripsikan keotentikan anda yang berbeda dengan orang lain dan lebih mempercayai anda sebagai seorang yang konsisten dan ahli di bidang yang anda tekuni. Sebagai contoh, apakah anda ingin sebagai vlogger atau content creator yang baik? Atau seorang kritikus makanan yang handal? Tunjukkan hal spesifik tersebut kepada publik melalui content yang anda unggah di media sosial

Hal penting dalam membangun sebuah personal branding adalah menyusun tersebut dengan terencana dan terpercaya dan jangan pernah meremehkan personal branding yang anda buat di media sosial anda. Membangun personal branding tidak bisa dengan “be yourself” yang justru akan menunjukkan banyak kelemahan dan citra negatif yang ikut ditunjukkan. Citra positif didepan publik dibutuhkan untuk meningkatkan kepercayaan pasar kepada anda dan bisnis anda.

Kembangkan Pribadi yang berkarakter dan Positif
Membangun personal branding bagi diri sendiri menjadikan anda seperti public figure  yang harus menjaga apa yang anda tunjukkan ke ruang public. Bagaimana anda berinteraksi dan bagaimana anda mengkomunikasikan ide anda di media sosial adalah cerminan kepribadian anda. Jadikan pribadi positif sebagai jati diri anda yang tak perlu dipaksa untuk diperlihatkan. Bagaimana caranya? Bertemu lebih banyak orang dan bacalah banyak buku yang lebih banyak akan menambah wawasan anda dan membuat pikiran anda lebih terbuka.

Dengan menjadi seorang yang berpikiran terbuka, mereka akan memandang anda sebagai orang yang solutif dan berfokus pada pemecahan masalah,  bukan menyalahkan. Di media sosial juga harus dimaknai sebagai ruang public yang menentukan personal  branding dari diri anda. Bagaimana anda menulis postingan, berkomentar maupun mengunggah foto akan dilihat oleh banyak orang dan direkam sebagai jejak digital. Sebagai pemimpin perusahaan, anda bisa kehilangan kepercayaan pasar atas jejak digital yang pernah anda buat. Sebagai karyawan, anda bisa kehilangan pekerjaan anda karena perusahaan menemukan sebuah unggahan negatif anda di masa lalu.

Jadilah orang yang berpenampilan layak
Sebagai orang yang melakukan kegiatan di media sosial yang mana adalah sebuah ruang publik, cepat atau lambat masyarakat selaku pemegang kendali pasar akan melihat anda. Meski anda belum dikenal oleh banyak orang, cerminkan pribadi yang baik dan positif anda dengan berpenampilan yang layak. Berpenampilan layak tidaklah harus formal, namun layak dipandang dan menonjolkan sisi pribadi unik anda sendiri.

Penampilan yang layak ini juga perlu ditampilkan di media sosial anda sebagai bagian dari proses personal branding. Mungkin anda bisa mengelak dengan “don’t judge a book by its cover”, namun siapa yang akan membeli sebuah produk dengan bungkus yang tidak menarik pula? Meski rasanya sangat lezat, namun anda juga akan berpikir beberapa kali untuk membelinya bukan? Jadilah menarik dengan merawat diri anda.

Gunakan Ads dan jangkau lebih banyak orang
Postingan anda bagus, menarik dan penuh cerita di dalamnya. Namun, tak ada yang melihat karena selain follower anda sedikit memiliki efek pada jumlah orang yang menyukai foto anda juga sedikit pula. Selain rajin melakukan posting di media sosial secara berkala, anda harus memikirkan fitur ads yang pasti ada di setiap media sosial seperti facebook, Instagram, twitter atau LinkedIn. Ads ini berbayar dan akan menjangkau lebih banyak orang, semakin banyak orang yang melihat akan semakin banyak orang yang mengetahui dan sadar siapa anda dan mulai percaya dengan “nama” anda.

Ads sangat cocok untuk proses personal branding yang anda sedang lakukan, namun sebelum anda menjangkau banyak orang lebih banyak. Pastikan anda membuat content yang menarik dan layak untuk disukai banyak orang dengan menunjukkan keunikan diri anda.

Buat Website pribadi dan daftarkan domain anda
Membuat sebuah postingan yang baik di media sosial memang diperlukan. Namun jika anda sudah menjadi seorang yang profesional, gunakan website pribadi sebagai tempat utama anda dalam melakukan proses personal branding dibanding media sosial. Segera daftarkan brand dan pilih domain yang cocok bagi anda. Anda bisa menghubungi hosting provider untuk segera mendaftarkan domain yang tepat untuk diri anda. Dalam memilih domain juga perlu diperhatikan, apakah anda akan menggunakan .com, .net, .org, .gov dll. Jika untuk keperluan pribadi dan komersial sangat disarankan .com, namun agar seseorang lebih mudah mengidentifikasi anda berada di negara mana, jangan lupa memilih .co.id untuk Indonesia.

Konsisten
Dalam membangun kepercayaan dan keyakinan pasar, konsisten adalah kunci utama dari personal branding. Layaknya brand yang sudah sangat kuat dan mengakar di masyarakat. Fokus akan filosofi, prinsip dan pesan yang akan disampaikan oleh sebuah perusahaan kepada pasar menjadikan sebuah brand tersebut bertahan lama dan selalu diingat. Kita ambil contoh produk pompa air, dalam benak kita pasti adalah sanyo, atau kebab dalam ingatan kita selalu tertuju pada Baba Rafi atau individu seperti Mary Riana yang terkenal dengan buku mimpi sejuta dolarnya dan motivasinya.

Konsisten juga harus diaplikasikan antara personal branding maupun bisnis branding yang dibangun. Anda tidak perlu setiap hari memasarkan produk anda secara masif dan terang-terangan, perbanyak postingan dan jaringan yang konsisten di media sosial atau memposting ulang hal- hal yang terkait dan konsisten dengan prinsip anda merupakan hal yang dapat anda lakukan untuk melakukan personal branding.

Jangan malu mengakui kesalahan.
Bagian penting dari sebuah proses personal branding adalah attitude, sebuah sikap yang tidak dianugerahkan tapi kita harus terus belajar. Dalam melakukan proses personal branding di media sosial, mungkin anda membuat sebuah kesalahan yang bisa jadi mengecewakan pengikut anda, ketika menyadari hal tersebut segera lakukan introspeksi dan evaluasi. Setelah itu lakukan permohonan maaf tanpa tendensi membenarkan apa yang telah anda lakukan. Anda mungkin tidak akan membuat semua orang senang dengan pernyataan anda, namun meminta maaf bukan hanya untuk mengakui kesalahan namun juga menunjukkan betapa bijaksananya anda sebagai orang yang tepat untuk sukses.

Personal branding di Media Sosial membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup lama dalam menggapainya, jangan cepat putus asa atau menyerah dengan apa yang anda telah capai saat ini. Pencapaian yang sedikit ini lebih baik dibanding tidak ada pencapaian sama sekali, terus konsisten untuk membuat posisi tawar anda semakin naik hingga anda tak perlu memperkenalkan siapa anda. 

Friday, November 23, 2018

Bagaimana melindungi Keamanan Privacy SmartPhone Anda



Berbicara mengenai smartphone, aspek yang sangat penting untuk diperhatikan adalah keamanan suatu smartphone tersebut. Berkat teknologi cloud computing yang telah diadopsi oleh semua smartphone, kita bisa meninggalkan kebiasaan lama yang cenderung konservatif dimana melakukan metode penyimpanan masih dalam bentuk fisik seperti flash disk atau hard disk eksternal. Melalui cloud computing, semua mampu terkoneksi dengan cepat karena semua bisa ter-digitalisasi yang dapat diakses lebih mudah dan cepat. Aspek keamanan ini biasa disebut dengan istilah cloud security. 

Cloud security merujuk pada keamanan sistem cloud yang terkenal dengan aksesibilitas atau dapat diakses oleh siapapun. Aksesibilitas yang bisa diakses oleh siapapun ini menyebabkan cloud computing justru diragukan keamanannya dikarenakan cloud bisa diakses oleh siapapun, dan dimanapun. Anda hanya memerlukan username dan password yang anda buat sendiri untuk mengakses cloud anda. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana Cloud Security menjawab keraguan ini ?

Cloud security mengacu pada serangkaian kebijakan, teknologi, dan kontrol yang diterapkan untuk melindungi data, aplikasi, dan infrastruktur cloud computing yang terkait. Cloud security adalah sub-domain keamanan komputer, keamanan jaringan, dan, lebih luas lagi, keamanan informasi. Semakin hari keamanan sebuah smartphone meningkat seiring dengan dengan kesadaran perusahaan untuk melindungi data dari pengguna. Cloud security ditingkatkan seiring dengan perkembangan penggunaan cloud di berbagai aspek khususnya smartphone. Cloud security perlu dilakukan tidak hanya dilakukan oleh perusahaan yang menyediakan cloud computing, namun juga individu selaku pengguna cloud computing itu sendiri. Berikut ulasannya :

Mengapa smartphone perlu mendapat perhatian khusus dalam cloud security ini?

Smartphone merupakan hasil dari kemajuan teknologi informasi yang saat ini sudah bersanding dengan kehidupan kita. Smartphone tidak lagi menggunakan penyimpanan konvensional yang sebelumnya dipakai oleh teknologi telepon genggam sebelumnya. Cloud memiliki peran penting dalam menjaga konektivitas antara smartphone, PC dan berbagai alat elektronik untuk mengintegrasikan dan mempermudah keseharian manusia masa kini. Dalam kaitannya dengan cloud security, smartphone menjadi sentral karena selain menyimpan data terkait pekerja, pengguna juga menggunakan smartphone untuk kebutuhan sosialnya.

Dalam hal ini, cloud security menjadi penting karena salah satu tujuan utamanya adalah menjaga keamanan dan privasi anda di smartphone. Dua produsen utama untuk smartphone saat ini yakni Google dengan sistem operasi androidnya dan Apple dengan sistem operasi iOS telah meningkatkan kenyamanan konsumen hingga banyak konsumen yang merasa aman dengan hal tersebut dan bebas membawa smartphone mereka kemanapun. Namun, banyak konsumen yang tidak sadar dengan software yang mereka install di ponsel dapat mendeteksi dimanapun mereka berada yang sangat berkaitan dengan keamananan. Meskipun anda pengguna iOS atau perangkat android, apple dan google dapat memperoleh setiap detail data anda dan mereka sangat mengetahui bagaimana cara menggunakan data tersebut. Data yang dapat diperoleh diantaranya adalah tempat yang anda tuju, aplikasi yang anda jalankan, riwayat pencarian yang anda lakukan di browser dan sebagainya. Merasa tertipu? Mungkin anda belum membaca detail privacy policies sebelum menggunakan layanan produk mereka sebagai standar security ini.

Sebagai informasi, perusahaan menggunakan data tersebut untuk membantu anda dalam banyak hal. Contoh, Apple menggunakan data tersebut untuk memperbaiki perangkatnya dari sisi software jika terjadi bugs pada perangkat yang menggunakan iOS, sementara Google menggunakan lokasi anda untuk memberitahu estimasi waktu perjalanan anda. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah, apakah anda nyaman dengan layanan tersebut? Bentuk perhatian berlebihan yang diberikan oleh teknologi terkadang mengganggu privasi konsumen itu sendiri.  Jika anda merasa benefit yang diberikan berlebihan, anda tetap bisa memutuskan apa yang bisa anda bagikan dan bagaimana anda membatasi hal tersebut.

Apapun sistem operasi yang anda gunakan, pengaturan privasi telepon anda dapat diatur mengenai data apa yang bisa diambil oleh Google dan Apple atau pihak pengembang. Berikut adalah cara bagaimana anda bisa melakukannya yang merupakan security bagi data anda.


image : pixabay

Privasi di IOS
Dalam Iphone, menu menu yang berhubungan dengan privasi dan security di pengaturan bisa dengan mudah ditemukan. Hal pertama yang bisa dilakukan, tekan tombol lokasi agar sistem servis akan merubah bagaimana lokasi anda dapat digunakan oleh Apple atau tidak. Matikan tombol Location-Based Apple Ads jika anda tidak ingin menerima iklan berdasar dimana lokasi terakhir anda berada. Menekan tombol frequent location, anda bisa mencegah iOS merekam jejak tempat yang akhir-akhir ini anda kunjungi yang terhubung dengan kelender, peta dan semua aplikasi yang anda install. Selain itu, anda dapat mematikan iklan yang akan masuk berdasarkan lokasi, anda juga bisa menghapus riwayat lokasi-lokasi yang pernah anda kunjungi.

Dalam pengaturan lokasi dapat ditemukan berbagai tombol yang bisa diatur apakah anda  berkenan untuk mengaktifkannya atau tidak. Dimulai dari My Find iPhone hingga Routing & Traffic. Ini merupakan bagian cloud security yang bisa pilih sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan anda untuk melindungi privasi anda. Selain itu, anda bisa menonaktifkan juga lokasi di masing-masing aplikasi di iPhone anda  jika anda menginginkannya.

Selain mengumpulkan informasi dari lokasi, Apple juga mengumpulkan informasi terkait kinerja hardware dan software perangkat anda. Kembali ke layar pengaturan privacy, tekan analytics, dan anda bisa kontrol seberapa banyak data yang akan kembali ke developer atau data base milik Apple. Apa keuntungan bagi anda ? pihak Apple biasanya menggunakan data ini untuk mengirimkan iklan yang relevan berdasar informasi dari data yang “tidak sengaja” anda bagi. Tekan menu Advertising lalu batasi pelacakan iklan untuk mematikan iklan yang dipersonalisasi di iOS. Anda juga bisa melakukan reset pengenal Iklan untuk menghapus semua data yang telah dikumpulkan sejauh ini.

Siri
Sebagai personal asisten, siri menghimpun banyak informasi tentang diri anda lewat iPhone setelah anda mengizinkannya dan ini juga rawan dari sisi security. Namun, beberapa pengguna justru tidak menggunakan teknologi personal assistant ini dengan maksimal dan tetap mengizinkan siri mengumpulkan informasi tentang diri anda melalui berbagai aktivitas yang anda lakukan menggunakan perangkat anda. Untuk membersihkan apapun yang Siri ketahui tentang anda. Hal yang perlu anda lakukan adalah dengan menonaktifkan Siri di pengaturan dan dictation (melalui keyboard dibawah menu general di pengaturan).

Jika kamu membuka menu browser Safari di pengaturan, kamu bisa menonaktifkan saran berbasis website yang pernah anda kunjungi sebelumnya dan membuat Safari berhenti menyimpan riwayat web-web yang sering anda kunjungi. Banyak hal yang bisa anda lakukan dengan pengaturan privasi iPhone, seperti riwayat iMessage yang bisa anda nonaktifkan agar tidak dilacak oleh Apple. Kunci dari privasi di iOS adalah anda harus fokus pada lokasi dan riwayat pencarian anda. Hal yang perlu diingat adalah, jika anda tidak menginginkan diri anda dilacak, anda juga tidak akan mendapatkan fitur yang bisa melacak keberadaan anda. Security di iPhone didesain agar anda juga mengatur privasi anda melalui antarmuka sederhana yang mereka buat.

image : piaxabay

Privasi di Android

Seperti sebelumnya dibahas, dibandingkan dengan Apple, aplikasi android yang dikembangkan google mengumpulkan data lebih banyak dibanding platform yang lain termasuk iOs. Meski banyak, google juga memberikan tampilan antar muka yang mudah agar pengguna mudah mengatur privasi mereka. Buka pengaturan di aplikasi android, tekan lokasi dan anda bisa menentukan data apa yang dapat dikumpulkan oleh google atau tidak. Hal ini merupakan bagian dari cloud security dari google untuk membuat penggunanya juga aktif dalam mengamankan datanya di perangkat.

Untuk mengatur data yang sudah masuk di android atau layanan google lain, pilih google dari pengaturan, masuk ke Privasi dan Personal info.  Anda bisa melakukan pengaturan ini melalui Privacy Checkup yang ditawarkan google atau dengan cara mengkonfigurasikan dengan cara berbeda secara manual : trek lokasi, pencarian riwayat website, perintah suara yang anda berikan dan yang lainnya. Seperti halnya layanan Apple, Anda bisa mengatur layanan yang dapat anda terima atau tidak. Jika anda setuju, Google akan mempelajari tentang apa yang anda cari di web selama ini dan memberikan saran yang lebih baik di masa mendatang jika anda melakukan penelusuran serupa.

Lebih jauh ke dalam Info Pribadi & layar privasi adalah opsi untuk pengaturan Iklan. Jika Anda mengetuk ini, Anda dapat memilih apakah iklan yang Anda lihat dipersonalisasi untuk Anda, dan bahkan memberi Google beberapa petunjuk tentang topik yang Anda minati, berdasarkan semua yang Anda lakukan dengan aplikasi Google dan Android di masa lalu.




Pengaturan Privasi masing-masing aplikasi
Google mengumpulkan dari banyak sumber, termasuk aplikasi yang anda pasang di smartphone anda maupun yang terhubung di TV maupun perangkat elektronik lain yang terhubung dengan perangkat android anda. Masing- masing aplikasi di android punya pengaturan yang memungkinkan anda untuk mengontrol privasi apa yang ingin anda bagikan. Jika tidak terlalu menggunakan aplikasi tersebut, jangan biarkan aplikasi tersebut mengumpulkan data terus menerus. Seperti aplikasi yang mencatat waktu lari anda, ia memerlukan izin lokasi hingga hal personal terkait kesehatan anda, anda bisa mematikan izin tersebut jika anda sudah tidak menggunakannya.

Kesimpulan
Privasi merupakan bagian dari perlindungan Cloud Security. Cloud Security mencakup kebijakan yang melindungi data konsumen yang dilakukan oleh provider maupun privasi yang dapat dikontrol oleh pengguna itu sendiri. Smartphone yang merupakan teknologi tak terpisahkan menyimpan banyak privasi yang sangat berhubungan dengan data penggunanya. Dua raksasa smartphone dunia yakni Google dan Apple memberikan perlindungan dan meningkatkan kenyamanan pengguna. Namun, kenyamanan sering menunjukkan ketidak harmonisan dengan keamanan (security). Dengan kenyamanan yang tinggi pula, security seolah mencoba menghambat kenyamanan teknologi yang sangat berguna bagi manusia, padahal security tersebut justru mencoba menjaga dari kemungkinan terburuk dari penggunaan teknologi. Untuk meningkatkan kesadaran tersebut, pengguna dapat menjaga data yang bisa dibagikan dan tidak lewat pengaturan privasi dan lokasi yang dibagikan. Jaga privasi dan security dari perangkat anda dengan hanya membagikan hal yang sesuai dengan kebutuhan anda.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      

Thursday, November 1, 2018

Wow Technical Event 2018 : Wowrack ajak seluruh penggiat IT bersinergi menghadapi Revolusi Industri 4.0

Wow Technical Event 2018, Source: Wowrack Indonesia



Perkembangan teknologi tidak dapat terbendung, khususnya teknologi informasi. Hal ini berdampak pada perubahan cara bekerja manusia dalam memanfaatkan teknologi. Perkembangan tersebut tidak hanya berefek pada keseharian manusia, namun juga merubah pandangan produksi suatu barang hingga pendistribusiannya ke pasar. Semakin tinggi permintaan suatu barang, tentu produksi barang tersebut harus digenjot untuk memenuhi kebutuhan pasar yang kian meningkat. Komputerisasi hasil dari revolusi industri ketiga membawa dampak signifikan pada proses produksi sebuah barang. Pada saat itu dunia menemukan logika pemrograman sehingga produksi barang di pabrik jauh lebih cepat. Namun, hal ini masih membawa probabilitas error yang cukup tinggi karena masih melibatkan manusia dalam porsi yang cukup tinggi.


Perubahan yang cepat dan menyeluruh ini berimbas pada transformasi menuju digitalisasi menjadi mendesak dan penting untuk segera dilaksanakan oleh semua bisnis. Wowrack Indonesia sebagai perusahaan teknologi khususnya jasa layanan hosting dengan berbagai layanan seperti managed hosting solutions, colocation, virtualisasi, cloud, backup, managed service dan juga layanan konektivitas internet memahami perannya dalam revolusi industri ke 4 ini sangat penting guna membantu perusahaan untuk bertransformasi menuju management berbasis IT menghadapi revolusi industri ke 4. Berlatar belakang fenomena tersebut, Wow Technical Event 2018 merupakan bentuk komitmen wowrack dalam mengedukasi masyarakat bersama dengan stakeholder untuk bersama -sama menghadapi revolusi industri keempat berupa digitalisasi. Tujuan penyelenggaraan WTE 2018 dengan tema Winning and Transforms to 4.0 Industry with IT Management menghadirkan pelaku IT, CEO, CTO dan IT Manager dalam memaparkan materi mengenai bagaimana memenangkan serta bertransformasi ke digitalisasi dengan IT management  yang merupakan karakteristik dari revolusi dunia ke 4.

Bapak Reinaldo dari Delloite menjelaskan Revolusi 4.0, Source: Wowrack Indonesia



















Kenalan dengan Revolusi Industri ke 4
Industri 4.0 adalah nama tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Industri 4.0 ini ditandai dengan teknologi Artificial Intelligence dan Internet of Things (IOT) yang diadaptasi manufaktur untuk produksi mereka. Istilah Industri 4.0 ini pertama kali diperkenalkan oleh negara Jerman yang berasal dari industri mereka yang mengutamakan komputerisasi pabrik. Klaus Schwab yang merupakan seorang ekonom asal Jerman menginisiasi istilah ini di Hannover Fair 2011 dan laporan akhirnya di paparkan di hannover fair pada tanggal 6 April 2013.

Setidaknya terdapat 5 teknologi yang harus diadopsi untuk mewujudkan industri 4.0 ini berjalan di jalur yang benar. Teknologi yang pertama adalah Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), Human Machine Interface, Teknologi robotik dan sensor serta percetakan 3d. Semua teknologi tersebut berkat teknologi internet yang tidak diprediksi akan sepesat saat ini. Komputerisasi di Revolusi Industri ke 3 membawa dampak pada manufaktur dalam menjalankan produksinya dimana ditemukannya mesin PLC yang digunakan pabrik -pabrik saat ini dalam meningkatkan produksinya. Digitalisasi pada industri 4.0 menekankan pada supply chain management yang lebih mudah karena semua telah terkoneksi dengan baik dan cepat. Tidak ada sekat di dunia, hal tersebut yang menyebabkan revolusi industri ini dimulai.
Suasana WTE 2018, Source : Wowrack Indonesia

Revolusi industri ke 4 memiliki karakteristik sistem cyber physical dimana semua terkoneksi mulai dari konsumen, produsen hingga distributor dan merubah cara bekerja manufaktur dalam memproduksi barang. Perusahaan manufaktur pembuat ban contohnya, mengembangkan inovasi produknya dengan membuat prototype ban tersebut menggunakan printer 3D. Perusahaan -perusahaan retail menggunakan sosial media sebagai alat untuk membuat perencanaan pengadaan barang dan melihat tren penjualan. Perkembangan selanjutnya adalah dalam penggunaan robot otomatis dalam pengepakan obat pada perusahaan -perusahaan farmasi. Dari sisi penyimpanan barang, perusahaan pihak ketiga seperti DHL logistik menggunakan augmented reality untuk memudahkan mereka mengambil barang sesuai kode yang telah dipindai menggunakan kacamata yang telah disematkan teknologi augmented reality. Teknologi augmented reality juga digunakan oleh restoran -restoran cepat saji untuk memudahkan konsumen mengetahui bahan -bahan dalam masakan.

Pertumbuhan dan Konektivitas
Wow Technical Event dibuka  dengan materi dari bapak Reinaldo dari Delloite yang membicarakan bagaimana supply chain berevolusi dari tahun ke tahun. Beliau memberikan paparan materi terkait sejarah revolusi industri. Revolusi industri pertama ditandai dengan ditemukannya mesin uap, peralatan yang berawal dari manusia digantikan dengan mesin -mesin yang lebih murah dan cepat. Revolusi industri ke 2 ditandai dengan produksi masal mobil -mobil hingga revolusi industri ke 3 dengan mulai digunakannya elektronika dan komputerisasi yang ditandai dengan digunakannya PLC atau pengontrol logika terprogram. Saat ini, industri 4.0 atau yang lebih dikenal digitalisasi yang ditandai dengan sistem cyber-physical.

Dalam kesempatan kali ini, bapak Reinaldo menerangkan bahwa dunia sudah berubah. Pekerjaan yang dikerjakan manusia saat ini banyak yang akan tergantikan oleh mesin pintar, robot dan AI. Sedangkan profesi yang nantinya akan banyak dibutuhkan adalah Cloud Computing engineer, software engineer, technical writer, cyber security management dan bidang -bidang yang berhubungan dengan IT. Dalam metode recruitment, perusahaan akan meninggalkan cara -cara lama yang akan digantikan dengan job posting, online assesment dan online platform lainnya. Selain itu bapak reinaldo juga memberikan tips kepada beberapa perusahaan dalam mendapatkan karyawan -karyawan unggulan. Hal -hal tersebut diantaranya berkolaborasi dengan pihak kampus untuk update mengenai perkembangan teknologi saat ini. Menjalin kerja sama dengan komunitas IT, dan membuka kesempatan magang atau membuka Academic Learning untuk talenta -talenta muda.


Bapak Willi dari Qnap menjelaskan tantangan Big Data saat ini,Source: Wowrack Indonesia
Pengaplikasian Big Data
Fenomena Big Data, dimulai pada tahun 2000-an ketika seorang analis industri Doug Laney menyampaikan konsep Big Data yang terdiri dari tiga bagian penting, diantaranya: Volume Organisasi yang mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk transaksi bisnis, media sosial dan informasi dari sensor atau mesin transaksi. Bagian yang kedua yakni kecepatan aliran data harus ditangani secara cepat dan tepat yang dapat dilakukan melalui hardware maupun software. Bagian penting yang ketiga adalah variasi data yang dikumpulkan mempunyai format yang berbeda-beda. Mulai dari yang terstruktur, data numerik dalam database tradisional, data dokumen terstruktur teks, email, video, audio, transaksi keuangan dan lain-lain. Pemaparan materi tentang big data ini disampaikan bapak Willy dari Qnap sebuah perusahaan data storage yang melayani berbagai tantangan big data.  

Mengapa Big Data ini penting?
Big data sampai hari ini tumbuh tak terhingga jumlahnya dan terus bertambah dari detik ke detik. Dimulai dari transaksi bisnis, upload sosial media seseorang dan segala kegiatan yang berhubungan dengan internet berupa upload dan download dapat menjadi sebuah big data . Big Data dalam bisnis menjadi strategi yang baik dalam mengolah informasi mentah menjadi keuntungan yang terus mengalir ke organisasi bisnis setiap hari, meningkatkan kepuasan pelanggan dan menganalisa perilaku konsumen. Mengelola Big data penting dalam revolusi industri 4.0 ini agar perusahaan bisa bertahan ditengah persaingan bisnis yang semakin ketat.


Application Delivery Order dari KEMP Singapura oleh Bapak Eddy Tan, Source: Wowrack Indonesia
Scale out, no more Scale up
Semakin banyaknya organisasi yang sadar akan pentingnya digitalisasi membuat kebutuhan akan server semakin meningkat pula. Di satu sisi, big data terus bertambah tanpa bisa dikontrol, secara otomatis menambah kebutuhan akan penyimpanan digital yang lebih besar. Di sisi yang lain, scale up suatu tempat penyimpanan memiliki batasan yang tidak memungkinkan penyimpanan tersebut ditingkatkan lagi. Permasalahan lain yang muncul, yakni sebuah organisasi juga perlu datanya dapat diakses dengan mudah tanpa mempedulikan keterbatasan fisik sebuah tempat penyimpanan. Bapak Eddy Tan dari KEMP menjelaskan teknologi Application Delivery Controller (ADC) yang dapat mengatur sebuah provider layanan cloud atau server scale out infrastruktur mereka. Server yang memiliki keterbatasan tersebut tidak lagi upgrade, upgrade server mereka. Dengan teknologi ADC, perusahaan hanya perlu membeli server fisik yang baru dan menggunakan ADC untuk mengontrol data -data yang masuk ke server sehingga mengurangi resiko downtime akibat beban salah satu server.


Pentingnya Infrastruktur IT oleh Bapak Rudy Setiawan selaku CEO Wowrack Indonesia, Source: Wowrack Indonesia
Infrastruktur IT
Dari semua materi yang disampaikan oleh pemateri di Wow Technical Event pada hari rabu, 24 Oktober 2018 adalah bagaimana sebuah organisasi bisa mengadopsi teknologi -teknologi terbaru dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana membangun fondasi semua hal tersebut? Jawaban yang paling tepat adalah membangun Infrastruktur IT yang bisa diakses oleh semua organisasi, khususnya organisasi yang baru akan bertransformasi ke digitalisasi. Bapak Rudi Setiawan selaku CEO PT. Wowrack Indonesia menjelaskan bagaimana komitmen wowrack dalam menyediakan infrastruktur IT yang berstandar tinggi. Data center Wowrack yang berada di Surabaya, Jakarta, Singapura, Hongkong, Seattle, Dallas dan New York sudah dilengkapi server rack, cooling system, kelistrikan yang memadai, serta tingkat keamanan hardware dan software yang terstandar.
Wowrack juga berkomitmen terhadap keamanan data pelanggan yang dibuktikan dengan pencapaian sertifikasi ISO27001, PCI-DSS dan SSAE-16.

Data merupakan hal yang sangat penting saat ini, hal ini merujuk pada istilah Data is Key yang menjadi vital dalam revolusi industri 4.0. Wowrack menyadari hal tersebut dan terus meningkatkan pelayanan melalui inovasi produk -produk serta meningkatkan kepercayaan pelanggan dengan melakukan standarisasi di tingkat nasional maupun internasional. Wow Technical Event (WTE) 2018 diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada ke 3 pemateri oleh CEO PT. Wowrack Indonesia kepada bapak Reinaldo dari Delliot, Bapak Willy dari Qnap dan Bapak Edy Tan dari KEMP Singapura.



Thursday, August 30, 2018

Sumber Informasi dan Cara Belajar Cloud Computing yang Tepat




Dunia semakin terkoneksi dengan segala kemudahannya melalui perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat. Cloud computing sendiri sebagai salah satu terobosan teknologi informasi saat ini, mampu memberikan berbagai layanan dan kemudahan serta manfaat bagi berbagai kebutuhan para pelaku industri IT. Dalam pengaplikasiannya di kehidupan sehari-hari, bahkan masyarakat awam pun juga tanpa sadar telah menggunakan dan memanfaatkan kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi cloud computing. Masyarakat memanfaatkan teknologi cloud computing untuk bekerja, menyimpan dokumen, melakukan kolaborasi dokumen, dan lain sebagainya. Secara tidak langsung, teknologi cloud computing telah banyak membantu aktivitas masyarakat sehari –hari. Masyarakat biasanya memanfaatkan teknologi cloud computing sebagai media penyimpanan data virtual melalui Google Drive, Drop Box, dan lain sebagainya. Kemudahan lainnya yang belum banyak digunakan oleh banyak orang namun sudah mulai dimanfaatkan, adalah pemanfaatan cloud computing untuk membuat desain, pengelolaan data karyawan, supply chain management sebuah perusahaan manufaktur dan berbagai kemudahan lainnya.

Cloud computing didesain untuk mendigitalisasi sekaligus mengintegrasikan berbagai elemen teknologi agar lebih mudah dioperasikan dibandingkan dengan cara tradisional sebelumnya. Sebuah perusahaan sendiri wajib mengadopsi teknologi cloud computing jika ingin melebarkan skala pemasaran perusahaannya baik dari tingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional. Mengadopsi sistem cloud computing ini bukanlah suatu pilihan, melainkan kewajiban bagi sebuah perusahaan. Karena saat ini dan di masa mendatang, sistem cloud computing diprediksi akan terus berkembang. Mengingat trend yang terjadi saat ini saja, kemudahan sistem cloud computing dan aspek-aspek pendukungnya tetap akan terus diminati oleh sebagian besar orang. Untuk itu, mempelajari teknologi cloud computing merupakan hal yang sangat bijak untuk dilakukan sedini mungkin, mengingat alasan-alasan yang telah dikemukakan sebelumnya.


Sesuaikan dengan Kebutuhan
Img : Stocksnap

Hal mendasar sebelum mempelajari cloud computing adalah bertanya kepada diri sendiri tentang kebutuhan mempelajari cloud computing itu sendiri. Hal ini dapat dimulai dengan menentukan tujuan Anda. Tujuan ini bisa bermacam-macam, misalnya saja karena Anda ingin menjadi seorang engineer di bidang IT, atau mungkin  menjadi  penulis di perusahaan IT yang memiliki produk cloud computing, dan lain sebagainya.  Hal tersebut penting diketahui untuk memudahkan bagaimana alur belajar cloud computing sesuai dengan yang diperlukan.

Setelah mengetahui tujuan yang ingin dicapai, tentukan apakah Anda merupakan seorang beginner, intermediate, atau seorang yang sudah berada pada level advanced di bidang IT. Seorang beginner tentu belum banyak memiliki pengetahuan tentang ilmu dan teknologi cloud computing. Namun seseorang yang berada pada level advance, mungkin memerlukan pengakuan yang lebih dengan mendapatkan sertifikasi sebagai bukti keterampilannya, dibandingkan dengan dianggap hanya mengetahui hal-hal yang bersifat mendasar tentang cloud computing.

Seorang beginner dapat didefinisikan sebagai seseorang yang belum pernah mengikuti pendidikan atau sumber pendidikan lain yang berhubungan dengan teknologi Informasi sesuai dengan konsentrasi yang diinginkannya. Dalam dunia kerja, beginner biasanya merupakan lulusan jurusan non IT yang hanya memiliki pengetahuan terbatas terkait ilmu-ilmu IT untuk kehidupan sehari-hari. Kebutuhan mempelajari cloud computing ini biasanya didasari atas keinginan untuk meningkatkan karir, karena sebuah perusahaan mengharuskan kartawannya untuk menjadi tenaga kerja expert yangbekerja di bidang IT. Sedangkan klasifikasi untuk intermediate, biasanya orang yang berada pada level ini, telah mengetahui dasar dari cloud computing secara teoritik, namun  masih belum mengetahui bagaimana aplikasinya dikarenakan belum berpengalaman secara langsung menggunakan sebuah layanan cloud computing.

Sumber Belajar untuk Pemula
Img : Stocksnap

Bagi seorang pemula, banyak sumber yang bisa digunakan untuk belajar baik secara secara mandiri maupun belajar melalui coaching dari orang lain. Hal yang paling direkomendasikan untuk belajar cloud computing tentu adalah dengan bantuan orang yang lebih ahli di bidang cloud computing. Karena akan dapat membantu belajar dan memahami dengan lebih cepat. Namun, belajar mandiri juga bukanlah pilihan yang buruk. Berikut beberapa sumber yang bisa Anda gunakan untuk belajar cloud computing secara mandiri :

  • Belajar melalui buku
Untuk memahami fondasi dari cloud computing, Anda harus banyak-banyak membaca buku-buku tentang ilmu IT, khususnya tentang cloud computing. Mulai dari buku-buku dengan level beginner yang mudah dipahami mengenai cloud computing maupun ilmu dasar IT, hingga buku dengan ilmu yang lebih expert dan kompleks. Buku-buku tersebut dapat membantu Anda untuk memahami bagaimana cloud computing bekerja serta jenis-jenis dari cloud computing. Beberapa buku yang direkomendasikan antara lain : Cloud Service For Dummies dari IBM, Adobe Creative Cloud All-in-One For Dummies atau buku - buku lain tentang pengenalan cloud computing lainnya.

  • Website
Selain buku, beberapa situs website juga dapat membantu dalam memahami apa itu cloud computing. Anda bisa mendaftarkan akun pada website-website kursus seperti coursera, quera.com, guru99.com, acloud.guru, dan masih banyak yang lainnya. Memang ada banyak pilihan website tentang cloud computing yang  bisa dipilih untuk menambah pengetahuan tentang ilmu cloud computing. Langkah yang bisa diterapkan adalah membuat akun pada website kemudian mengikuti petunjuk demo atau “getting started”. Mengikuti tur singkat tentang petunjuuk kursus online yang ada, akan sangat membantu memahami pola pembelajaran yang digunakan.

  • Bertanya kepada expert
Terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa dimengerti secara teknis dan membutuhkan penjelasan lebih mendalam tentang cloud computing. Karena pada dasarnya hal-hal kecil yang bersifat teknis bersifat sangat fundamental namun dapat menentukan pola pikir yang terbentuk dari ilmu cloud computing yang dipelajari. Selain itu, tingkat pemahaman seseorang dalam mempelajari berbagai hal tentunya juga berbeda-beda. Pilihan yang dapat dilakukan adalah bertanya kepada penggiat atau seorang yang memang expert di bidang teknologi informasi, dan cloud computing khususnya. Anda bisa melakukan diskusi dengan mentor tersebut terkait hal-hal yang belum jelas dimengerti dalam mempelajari cloud computing.

Bagaimana Cara Belajar Cloud Computing?
Img : Stocksnap

Setelah mempelajari dasar-dasar ilmu cloud computing, beberapa orang justru tidak tahu harus melanjutkan ke tahapan apa. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk tetap stay in line dalam belajar cloud computing.

  • Tetapkan tujuan dengan lebih jelas
Menetapkan tujuan membuat Anda dapat lebih termotivasi dalam belajar cloud computing. Setelah sebelumnya menentukan tujuan, tahapan selanjutnya adalah membagi-bagi tujuan tersebut supaya terklasifikasi dengan lebih spesifik lagi. Sebagai contoh, misalnya Anda adalah seorang developer di sebuah perusahaan IT, maka fondasi pemahaman Anda tentang IT tentunya sudah sangat jelas. Anda dapat menggunakan platform penyedia cloud computing seperti Amazon Web Service, Microsoft Azure dan lain sebagainya. Terlebih dulu, tentukan ketertarikan Anda. Misalnya Anda tertarik pada layanan pengembangan dari Amazon Web Service, maka Anda dapat mendafarkan akun pada website tersebut.

  • Mulai dengan hal yang disukai
Seperti mempelajari hal-hal lainnya, belajar cloud computing tentunya harus dimulai dengan suatu hal yang paling disukai. Lagkah yang bisa dilakukan adalah menemukan ketertarikan Anda terlebih dahulu. Sebelum mulai mengerjakan sebuah proyek, sebaiknya temukan ketertarikan melalui membaca banyak sumber dan literatur, kemudian memahami fondasi ilmu cloud computing.

  • Buat proyek yang menarik
Belajar sembari mengimplementasikan membuat Anda jauh lebih mudah dalam memahami tentang apa yang tengah dipelajari. Anda dapat membuat proyek baik skala kecil atau besar, seperti misalnya aplikasi peminjaman buku di perpustakaan atau mungkin aplikasi dalam mengatur keuangan pribadi. Seberapa besar proyek yang dibuat bukanlah suatu masalah, namun yang terpenting adalah bagaimana dan seberapa besar keterlibatan aktif Anda dalam mengerjakan proyek tersebut.

  • Klasifikasikan tugas menjadi beberapa bagian
Pada poin nomor tiga, Anda telah menentukan proyek apa yang akan dibuat untuk mengimplementasikan pemahaman terkait belajar ilmu cloud computing. Proyek besar atau kecil terkadang dapat membuat kewalahan berbagai faktor. Salah satunya adalah karena Anda belum memecah tugas-tugas tersebut menjadi bagian yang lebih kecil. Dengan memecah tugas menjadi lebih kecil, Anda dapat membuat to-do list kemudian mencentang tugas yang telah selesai dilakukan. Siapa sangka poin kecil dapat menaikkan motivasi Anda dalam belajar dan bekerja.

Img : Stocksnap

Mengetahui tujuan Anda dalam mempelajari cloud computing sangat penting untuk menjaga semangat dalam belajar. Tujuan dapat membuat Anda tidak lengah atau menyerah dalam memperjuangkan keinginan Anda. Menentukan tujuan memang tidak mudah, namun bukan tidak mungkin untuk dilakukan. Dalam hal belajar ilmu cloud computing, Anda dapat melakukan berbagai amcam research dari berbagai sumber untuk memperkaya ilmu pengetahuan Anda. Mulailah dari hal terkecil, yaitu membaca. Membaca banyak sumber dan literatur akan menuntun Anda menemukan passion yang Anda miliki. Belajar cloud computing bisa dieproleh dari berbagai sumber, misalnya saja melalui buku, online video, blog atau training dan workshop yang banyak diselenggarakan. Banyaknya sumber literatur ini akan sangat membantu Anda dalam memahami ilmu cloud computing.