Friday, August 25, 2017

Memilih Internet Service Provider Sesuai dengan Kebutuhan


Memilih Internet Service Provider (ISP) adalah masalah yang bisa dibilang susah-susah gampang. Terkadang ISP yang digunakan sudah sesuai dengan kebutuhan termasuk tentang kecepatan atau bandwidth yang diinginkan namun ternyata sering mengalami kendala seperti koneksi yang tiba-tiba mati dan terputus, atau jaringan yang kurang stabil. Namun sebaliknya, terkadang jaringan sangat stabil dan tidak putus-putus namun ternyata bandwidth nya sangat kecil dan kecepatannya sangat lambat. Memang banyak kendala yang tidak bisa diprediksi dari sebuah jaringan ISP. Maka dari itu, banyak orang masih merasa kebingungan memilih ISP yang paling sesuai untuk kebutuhannya. Internet yang lambat maupun tidak stabil merupakan hal yang paling dihindari, namun ironisnya juga paling sering terjadi kepada para pengguna ISP.

ISP pada dasarnya merupakan kebutuhan semua orang. Bagaimana tidak, tentu semua orang membutuhkan jaringan internet bukan? Untuk keperluan pekerjaan, keperluan bisnis, proyek, entertainment, komunikasi, dan lain sebagainya. Tentu pemakaian ISP ini lebih bisa diandalkan untuk keperluan-keperluan bisnis dan hal lainnya daripada penggunaan kuota internet karena limitnya yang tidak terbatas, dan kecepatan / bandwidthnya yang lebih tinggi. Biasanya penggunaaan internet dari provider penyedia ISP ini lebih ke arah untuk penggunaan profesional dan bisnis.


Definisi Internet Service Provider
Internet Service Provider adalah sebuah perusahaan atau provider yang menyediakan layanan jaringan dan koneksi internet untuk berbagai keperluan dan bidang seperti sekolah, universitas dan pendidikan lainnya, rumah sakit, gedung perkantoran dan apartemen, mall, bandara, rumah kost, dan lain sebagainya. Sambungan internet biasanya memerlukan sambungan koneksi dari kabel (wire) seperti kabel fiber optic, kabel telepon, kabel UTP, dan lain sebagainya. Koneksi internet juga dapat menggunakan wireless atau tanpa bantuan kabel untuk menghubungkan jaringan internet tersebut.
Masyarakat biasanya membutuhkan ISP yang mampu memenuhi kebutuhan mayoritas orang akan internet. Yaitu misalnya jaringan internet yang cepat dan stabil, koneksi yang tidak mudah putus-putus, serta internet yang aman. Aman disini yang dimaksud adalah jaringan internet aman dari resiko penyadapan internet dari para hacker serta Denial of Service (DoS) Attack dimana serangan yang menargetkan server utama ini bekerja dengan cara menyerang jaringan server maupun komputer dengan berbagai cara.


Fungsi Internet Service Provider
Img : StockSnap
Fungsi utama ISP adalah tentu menyediakan koneksi internet yang aman, cepat, dan stabil bagi masyarakat. Di era digital ini tentu kebutuhan akan internet adalah keperluan yang penting dan utama, bagaimana tidak, saat ini semua telah berubah ke sistem digitalisasi dan serba online. Pada dasarnya internet dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari komunikasi, pekerjaan, entertainment, pendidikan, penelitian, dan lain sebagainya.

Internet menjadi kebutuhan yang sangat penting, dan berlaku di berbagai bidang. Pada bisnis yang berbasis internet misalnya e-commerce atau online ticketing, kantor dan perusahaan bahkan telah menggunakan integrasi sistem cloud dalam operasional sehari-harinya. Tentu sistem cloud harus terhubung dengan koneksi internet bukan? Bisa dikatakan jika internet sebuah perusahaan tiba-tiba down atau terputus, maka akan banyak hal yang akan terkena imbasnya. Perusahaan membutuhkan koneksi internet untuk mengirim email, melakukan backup, melakukan koordinasi dokumen dan file dengan karyawan di internal perusahaan, dan lain sebagainya. Banyak hal yang akan berhenti atau tidak dapat dijalankan apabila koneksi internet terputus.

Beberapa fungsi ISP antara lain adalah :
  • Sebagai alat komunikasi melalui email, online chat, online call, video call, webcam, dan lain sebagainya
  • Sebagai penghubung komputer dengan sistem cloud computing untuk mempermudah serta efisiensi dan  manajemen waktu
  • Sebagai penghubung user ke sebuah website, blog, landing page, dan lain sebagainya
  • Sebagai salah satu media untuk proteksi terhadap cyber crime
  • Sebagai koneksi terhadap social media dan entertainment seperti Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, dan lain sebagainya

Kesimpulannya, internet digunakan untuk berbagai keperluan harian aktifitas baik pada sektor pendidikan, bisnis, entertainment, dan lain sebagainya. Maka dari itu sangat penting untuk memilih ISP yang berkompeten. Jadi tidak hanya terbujuk dengan harga yang murah, namun ternyata jaringan sering error, lemot, dan terputus tiba-tiba. Selain itu, membutuhkan waktu yang lama untuk perbaikannya, tentu dapat menimbulkan kerugian yang cukup besar. Selain koneksi yang stabil, ISP memilih ISP juga harus mempertimbangkan tentang keamanan jaringannya. Jangan sampai jaringan yang berbahaya sehingga rentan terkena serangan hacker maupun cyber crime lainnya.


Sifat - Sifat Internet Service Provider
Sebuah Internet Service Provider memiliki dua sifat yang cukup umum, yaitu :
  • Sifat ISP Terbuka
    Internet Service Provider yang bersifat terbuka adalah koneksi internet yang dapat digunakan oleh masyarakat luas dalam areal cakupan wilayah yang cukup besar dan dapat dimanfaatkan untuk masyarakat di area-area publik, seperti misalnya di sebuah bandara, taman kota, dan lain sebagainya.
  • Sifat ISP Tertutup
    Internet Service Provider yang bersifat tertutup adalah jaringan internet yang hanya khusus diperuntukkan dan digunakan oleh internal sebuah instansi atau lembaga tertentu, misalnya sebuah universitas, sekolah, dan kantor atau perusahaan.


Jenis - Jenis Internet Service Provider
Img : StockSnap

Ada beberapa jenis-jenis ISP. Jenis ISP ini dikategorisasikan berdasarkan atas layanan dan karakteristiknya. Berdasarkan karakteristiknya, ISP dibagi kedalam beberapa jenis yaitu :
  • Kecepatan koneksi. Bagi sebagian besar pengguna internet, kecepatan internet merupakan hal yang sangat penting. Karena internet yang lama akan menghambat aktifitas yang dilakukan. Termasuk salah satunya adalah buffering pada saat streaming sebuah video.
  • Web hosting
    Jika tidak memiliki server, pada untuk keperluan hosting dapat menggunakan ISP server berdasarkan ukuran masing-masing site.
  • Scan virus
    ISP dapat melakukan virus scanning serta anti-spam pada saat user melakukan upload file maupun aktifitas lainnya yang dapat membahayakan user yang lain.
  • Content filter
    Bisa dimanfaatkan untuk memblokir sebuah situs yang berbahaya atau tidak pantas sehingga juga dapat membantu untuk menghilangkan kemungkinan download otomatis dari situs-situs yang berbahaya.
  • Jaringan telepon
    Koneksi ISP juga dapat digunakan sebagai line telepon yang memungkinkan koneksi panggilan dengan menggunakan jaringan koneksi internet.

Sedangkan menurut layanannya, ISP dapat dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai berikut :
  • Wireless, yaitu koneksi internet yang dapat tersambung tanpa bantuan kabel
  • Dial-up connection, yaitu koneksi internet yang membutuhkan sambungan kabel baik itu kabel optik maupun kabel telepon untuk mengkoneksikan jaringan internet tersebut
  • Wi-Fi, yaitu sebuah pemancar signal internet tanpa menggunakan kabel. Biasanya banyak ditemui di area publik seperti bandara, cafe dan restoran, perpustakaan, dan lain sebagainya
  • Mobile access, yaitu koneksi internet yang biasanya digunakan khusus untuk penggunaan mobile telepon. Biasanya dengan menggunakan kecepatan 2G, 3G, 4G
  • Dedicated connection, yaitu koneksi jaringan internet yang biasanya digunakan khusus untuk internal perusahaan. Sehingga segala aktifitas perusahaan lebih private dan aman


Perbedaan Internet dan Intranet
Img : StockSnap

Ada beberapa perbedaan mendasar antara internet dan intranet. Perbedaan ini juga meliputi cakupan penggunaannya. Maka dari itu definisi internet dapat dijelaskan sebagai berikut. Internet atau singkatan dari interconnection networking adalah sebuah sambungan atau koneksi yang menghubungkan satu atau beberapa perangkat komputer sekaligus dengan menggunakan sitem global Transmission Control Protocol atau Internet Protocol Suite (TCIP/IP). Internet dapat digunakan secara luas dan bebas oleh berbagai lapisan masyarakat dan untuk berbagai kepentingan.

Sedangkan definisi intranet adalah jaringan private yang juga menggunakan TCIP/IP namun dalam penggunaannya lebih terbatas pada suatu instansi atau lembaga tertentu. Misalnya saja untuk keperluan akademik sebuah universitas, database rumah sakit dan perbankan, dan lain sebagainya.

Masalah - Masalah seputar Internet Service Provider
Img : StockSnap

Menggunakan Internet Service Provider untuk mengatasi kebutuhan-kebutuhan internet juga tidak jauh-jauh dari masalah yang kerap muncul dan dialami oleh sebagian besar penggunanya. Masalah-masalah yang ada pada ISP antara lain adalah :
  • Tidak bisa akses internet walaupun status internet connected, biasanya hal ini berujung lambatnya koneksi internet yang digunakan atau malah kadang berhenti sama sekali dan tidak terhubung ke internet
  • Problem akses ISP, biasanya dikarenakan server provider ISP yang down atau mendadak mati mungkin dikarenakan alus listrik yang tidak stabil, dan lain sebagainya.
  • Kabel jaringan yang terputus dengan dan lepas, selain itu router dan modem tidak ada akses jaringan.
  • Wireless adapter yang tidak terhubung dengan wireless network, biasanya hal ini merupakan gangguan dari server baik itu sedang down atau sedang dilakukan maintenance.

Maka dari itu, ada beberapa tips atau cara untuk mengatasi problem pada Internet Service Provider yang digunakan. Langkah-langkah melakukan troubleshooting pada masalah jaringan internet diantaranya :
  • Menemukan titik masalah dan menemukan solusinya
    Biasanya masalah internet connection tidak jauh-jauh dari kesalahan teknis pada perangkat yang digunakan, sehingga harus sering-sering dilakukan pengecekan dan maintenance.
  • Memastikan bahwa ISP yang digunakan memiliki team support yang selalu siap membantu selama 24/7 sehingga jika terjadi masalah dengan server, masalah dapat segera dilaporkan dan diperbaiki.

Beberapa hal tersebut dapat dijadikan sebagai sebuah pertimbangan dalam memilih dan memutuskan Internet Service Provider mana yang akan digunakan. Koneksi internet tidak hanya berkutat seputar kecepatan dan koneksi yang stabil, namun juga tentang keamanan jaringan serta sistem support yang cepat tanggap membantu jika terjadi masalah-masalah yang disebabkan oleh hal-hal teknis.






Tuesday, May 9, 2017

Cara Membuat Keamanan Website


Pada umumnya saat ini banyak orang yang telah memiliki dan menggunakan website untuk berbagai keperluan. Misalnya saja keperluan bisnis atau profesional maupun untuk keperluan pribadi seperti blog, dan lain sebagainya. Pengguna website semakin hari semakin besar. Hal ini sejalan dengan kemajuan di bidang informasi dan teknologi yang juga berkembang semakin pesat. Agar dapat bersaing dalam cakupan internasional, maka setiap individu harus dapat berkembang dan terus update terhadap setiap teknologi yang muncul.

Memang website bukan merupakan hal baru bagi sebagian besar orang. Saat ini telah banyak perusahaan e-commerce besar yang menggunakan website yang profesional untuk menjalankan bisnisnya. Tidak hanya itu, fashion blogger, beauty blogger, serta travel blogger saat ini juga telah memanfaatkan website dengan sedemikian rupa sehingga dapat menjadikan website sebagai salah satu media untuk strategi pemasarannya.

Terlihat website ini memang memiliki banyak keuntungan dan manfaat bagi sebagian besar orang dan perusahaan. Namun tahukah Anda bahwa website juga memiliki kelemahan-kelemahan yang tidak bisa dihindari? Ya website sangat rentan terhadap serangan hacker. Tujuan hacker masuk kedalam situs Anda bisa bermacam-macam, misalnya untuk mengambil alih akun Anda, merusak dan mengacaukan isi website Anda, merubah isi, dan lain sebagainya. Tentunya hal ini akan sangat merugikan bagi Anda. Maka dari itu, sangat penting bagi Anda untuk memahami dan mempelajari mengenai keamanan website.

Definisi Website
Website atau biasa disingkat dengan web adalah sebuah halaman yang berisi beragam informasi mulai dari tulisan, gambar, video, grafik, suara, data, animasi bergerak, dan lain sebagainya yang dapat berdiri secara terpisah maupun terangkum menjadi satu kesatuan didalam sebuah situs. Situs ini ditandai dengan awalan WWW (World Wide Web), kemudian diikuti oleh nama domain website yang dipilih. Misalnya saja, www.wowrack.co.id, www.YouTube.com, www.blogger.com, dan lain sebagainya.

Website ini hanya dapat dibuka melalui jaringan internet. Itu sebabnya website ini sangat memerlukan keamanan website agar terhindar dari kemungkinan serangan hacker. Seperti yang kita ketahui, hacker hanya dapat menemukan dan merusak website apabila terkoneksi dengan jaringan internet. Maka dari itu, sebagai pengguna website sebaiknya perlu untuk mengetahui cara-cara untuk menjaga keamanan website agar tehindar dari kerugian yang tidak diinginkan.

Jenis-Jenis Website
Img: Pixabay
Terdapat tiga kategori jenis website yang dapat atau biasanya digunakan oleh perseorangan maupun sebuah perusahaan profesional untuk menjalankan media pemasarannya. Tiga kategori website tersebut adalah sebagai berikut :

1. Website Statis
Website Statis adalah website yang tidak memberikan kemungkinan atau akses kepada pengguna atau pembaca untuk mengedit, menambahkan, atau mengurangi isi dari sebuah website tersebut. Pada dasarnya, website tersebut hanya berisi informasi yang ingin disampaikan kepada pembaca. Sehingga website tidak memiliki fitur edit, upload, chat, maupun update isi artikel. Sehingga pembaca juga tidak dapat berinteraksi dengan pemilik website. Contoh website statis adalah website yang berisi katalog produk, maupun sebuah halaman company profile.

2. Website Dinamis
Website dinamis adalah website yang lebih fleksibel terkait konten-konten yang ditampilkannya. Informasi, gambar, video, suara, dan sebagainya bersifat dinamis dan sangat sering diperbaharui. Pengguna juga dapat meninggalkan komentar. Biasanya juga terdapat sebuah fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengedit konten dari website tersebut. Contoh website dinamis antara lain adalah portal website berita seperti detik (dot) com, kompas (dot) com, dan lain sebagainya.

3. Website Interaktif
Hampir sama dengan website dinamis, selain kontennya yang bersifat dinamis dan sangat sering diperbaharui, website interaktif juga mengajak pengguna untuk melakukan interaksi dengan website tersebut. Website dinamis memiliki fitur-fitur yang memungkinkan pembaca dan pengunjung untuk melakukan interaksi dengan content website tersebut. Pengguna dapat melakukan interaksi seperti meninggalkan komentar, mengunggah dan menambah teks serta gambar, editing teks, dan lain sebagainya. Selain itu, website dinamis ini juga memiliki halaman administrator, sehingga memudahkan akses kepada pengguna. Contoh website interaktif sangat beragam, seperti misalnya Pinterest, LinkedIn, Facebook, Twitter, portal-portal blog seperti Wordpress, Tumblr, Blogger, dan lain sebagainya.

Pengertian Keamanan Website
Img: Pixabay
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, memiliki website berarti juga harus memahami tentang keamanan website. Keamanan website adalah sebuah upaya untuk melindungi dan menjaga website dari serangan virus maupun hacker yang terkoneksi melalui sebuah jaringan. Keamanan website ini tidak hanya terdiri dari satu hal, namun berbagai macam jenis perlindungan dan pencegahan. Seperti yang kita ketahui, virus dapat menjangkiti perangkat software komputer melalui berbagai macam cara, diantaranya melalui jaringan LAN, melalui media transfer seperti harddisk eksternal dan flashdisk, download file tanpa memastikan keamanan web download terlebih dahulu, dari sisi faktor pengguna sendiri yang kurang berhati-hati, dan masih banyak yang lainnya.

Keamanan website melingkupi sebuah cakupan yang cukup besar. Hal ini karena keamanan website terkoneksi dengan berbagai macam perangkat keras dan lunak seperti komputer, jaringan dan koneksi internet, serta Operating System (OS) itu sendiri. OS berfungsi sebagai otak yang mengatur prosesor, memory, dan lain sebagainya sehingga sebuah perangkat komputer dapat dioperasikan dengan sebagaimana mestinya oleh seorang pengguna. OS sendiri ada bermacam-macam jenisnya seperti Windows, dan Linux.

Sebuah jaringan komputer memiliki beberapa sistem keamanan yang dapat dibagi-bagi dan ditingkatkan. Jaringan komputer ini sendiri terkoneksi dan terintegrasi antara PC, desktop, harddisk, kabel LAN, server, wireless, internet, bluetooth, printer, dan lain sebagainya.

Sistem Keamanan Website
Dalam membangun sebuah website tentu harus diperhatikan tentang sistem keamanannya. Keamanan website ini penting sekali untuk dilakukan karena dapat mencegah hacker untuk masuk dan merusak website Anda. Salah satu keamanan website yang baik adalah mengetahui bagaimana cara apa saja yang dapat dilakukan untuk meminimalisir resiko terkena hack. Keamanan website dapat disusun setelah memperhatikan tiga poin penting sebagai fondasi awal terbentuknya sebuah website. Ketiga poin tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

1. Proteksi (protection)
Ada berbagai banyak cara untuk memproteksi sebuah website. Namun yang terpenting dalam keamanan website adalah jangan sampai membiarkan proteksi website Anda lemah. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan lebih selektif memilih penyedia layanan web hosting. Banyak web hosting provider yang menawarkan harga murah namun ternyata kualitasnya lebih rendah. Resiko dari kualitas yang rendah adalah kemungkinan terkena ulah hacker yang lebih tinggi. Lebih baik memilih provider yang benar-benar terpercaya dan memiliki kualitas yang stabil dan baik. Memastikan untuk membatasi dan menjembatani website sedari awal adalah sebuah tindakan yang tepat untuk memperkokoh keamanan website tersebut.

2. Deteksi (detection)
Mendeteksi sejak awal dan menginstall beberapa aplikasi atau software yang dapat membantu website Anda menemukan atau mengetahui keanehan atau hal yang tidak biasa pada website adalah hal kedua yang harus dilakukan. Apabila Anda telah memilih web hosting provider yang stabil dan baik, maka hal selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mendeteksi hal-hal apa saja yang tidak biasa yang mungkin dapat terjadi pada website tersebut.

Seorang hacker bisa saja menyusup kedalam sebuah website kemudian meninggalkan/mengupload sebuah kode tertentu maupun sebuah virus. Di kemudian hari, kode atau virus tersebut dapat digunakan sebagai jalan untuk menghack website tersebut. Maka dari itu, keamanan website perlu dievaluasi secara berkala dan ditingkatkan kembali. Mendeteksi secara dini adalah sebuah tindakan pencegahan yang harus dilakukan untuk meningkatkan keamanan website.

3. Pemulihan (recovery)
Tidak jarang sebuah website mengalami down karena banyaknya pengunjung pada satu waktu, atau karena hal-hal lainnya. Yang biasanya dilakukan adalah mensetting ulang / reboot sistem website tersebut. Hal yang sering terlupa adalah pada saat reboot tersebut, bukan tidak mungkin seorang hacker dapat menyusup ke website Anda. Maka dari itu, untuk meningkatkan keamanan website, setidaknya Anda juga perlu untuk mem-back up situs tersebut. Ada beberapa aplikasi dan provider yang menyediakan layanan back up website. Sehingga Anda juga tidak perlu cemas akan kehilangan data-data yang penting. Selain itu, perlu juga untuk menambahkan beberapa tools anti virus atau sistem keamanan lainnya untuk memperkuat sistem keamanan website agar security system terjaga dengan lebih baik lagi.

Jenis-Jenis Keamanan Website
Img: Pixabay
Pengamanan web system yang bisa diterapkan ada bermacam-macam jenis dan kategori. Antara lain adalah sebagai berikut :

1. Keamanan website dari aplikasi
Ada banyak aplikasi yang dapat dipakai untuk meningkatkan keamanan website. Beberapa aplikasi tersebut antara lain adalah :

  • Enkripsi password. Sebuah website yang aman pasti menggunakan enkripsi antara web browser dan web servernya. Hal ini biasa disebut sebagai SSL (Secure Sockets Layer) yang memiliki prinsip yang sederhana dan biasanya ditampilkan melalui https:// sebelum www dan nama domain website Anda.
  • Aplikasi yang sedikit ‘memaksa’ pengguna untuk memasukkan password dengan kriteria tertentu. Yaitu harus menggunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, simbol, serta memiliki minimal panjang karakter tertentu.
  • Tambahan penggunaan Captca untuk memastikan yang menginput password tersebut adalah manusia dan bukan robot/komputer.
  • Maksimal kesalahan input password sebanyak tiga kali kemudian akun akan otomatis disable atau tidak dapat diakses kecuali membuka dari email, handphone, atau aplikasi yang telah dikoneksikan sebelumnya.

2. Keamanan website dari server
Dari sudut pandang server, Anda harus memilih server yang benar-benar trusted dan stabil. Sering-sering mengupdate server, karena biasanya server lama memiliki kelemahan dan celah. Serta lebih baik apabila mengarahkan http:// ke https:// karena tingkat keamanan website akan lebih aman dan servernya terjamin.

3. Keamanan website dari infrastruktur
Anda dapat menggunakan firewall sebagai blocking untuk membantu keamanan website. Dengan menggunakan firewall, semua hal yang tidak aman bisa langsung di block sehingga tidak akan sampai berdampak lebih jauh lagi terhadap sebuah website.


Cara Mengetahui Tingkat Keamanan Website
Seorang hacker pasti akan mencari celah keamanan website dengan cara apapun. Maka dari itu Anda tetap harus waspada dan mengintegrasikan website Anda dengan berbagai macam aplikasi maupun software yang dapat melindungi keamanan website Anda, misalnya saja email, one password, handphone pribadi, dan lain sebagainya.

Ada berbagai macam cara membuat web security dapat berjalan dengan baik. Diantaranya adalah Confidentiality, Integrity, dan Availability.

  • Confidentiality adalah semua informasi yang ada didalam website hanya dapat diakses oleh administrator.
  • Integrity adalah semua data yang berada didalam website, hanya dapat diubah maupun dihapus oleh administrator.
  • Availability adalah ketersediaan sebuah website untuk diakses ketika administrator memerlukan data dan informasi yang disimpan dalam website tersebut.

Selain itu, masih banyak tools atau alat aplikasi dan software yang dapat digunakan untuk mengecek keamanan website. Antara lain adalah Web Security Guard, McAfee Site Advisor, dan Link Scanner Lite.  Web Security Guard dan McAfee Site Advisor memiliki penekanan untuk melakukan pengecekan secara online tanpa instalagi program. Sedangkan Link Scanner Lite dapat melakukan pengecekan terhadap script, konten, dan downloader yang berbahaya pada website namun belum dapat melakukan pengecekan terhadap adanya spyware dan adware pada website.

Tips Meningkatkan Keamanan Website
Img: Pixabay
  1. Disarankan untuk tidak memiliki password yang sama untuk berbagai macam akun maupun website yang Anda miliki.
  2. Jangan menyimpan password melalui browser. Hal ini sangat penting bagi Anda yang melakukan shared komputer atau menggunakan komputer secara bersama-sama dengan orang lain.
  3. Anda dapat menggunakan aplikasi khusus untuk menyimpan password-password Anda secara aman, misalnya saja dengan aplikasi one password.
  4. Selalu integrasikan website atau akun Anda dengan aplikasi-aplikasi lain seperti email dan handphone. Sehingga ada orang yang bukan Anda log-in ke akun Anda, maka Anda akan segera mendapat notifikasi dan kemudain melakukan tindakan pencegahan.
  5. Rutin melakukan cek terhadap keamanan website. Bila perlu, Anda juga disarankan untuk mengganti password secara berkala.
  6. Menggunakan password yang terdiri dari komponen huruf besar, huruf kecil, angka, simbol, dan lain sebagainya. Dan jangan menggunakan password-password yang sangat mudah dikenali dan mencerminkan diri Anda sendiri misalnya tanggal lahir, nomor kendaraan, dan lain sebagainya.





Thursday, March 30, 2017

Pengamanan Network dengan VPN

 
Surabaya (Wowrack) -Virtual Private Network (VPN) merupakan suatu jaringan komunikasi lokal yang terhubung melalui media jaringan publik. Infrastruktur publik yang paling banyak digunakan adalah internet. Untuk memperoleh komunikasi yang aman (private) melalui internet, diperlukan protokol khusus untuk mengatur pengamanan datanya.
Perusahaan atau organisasi yang ingin membuat wide area network (WAN) dapat menggunakan VPN sebagai alternatif dalam implementasinya. Penggunaan leased line sebagai implementasi WAN membutuhkan investasi yang sangat besar. Dibutuhkan pengeluaran ribuan dolar (USD) setiap bulannya untuk memperoleh hak istimewa menggunakan kabel yang tak dapat digunakan oleh perusahaan / organisasi / orang lain.
Berikut berapa keuntungan yang dapat diperoleh dengan menggunakan VPN untuk implementasi WAN.
1.      Jangkauan jaringan lokal yang dimiliki suatu perusahaan akan menjadi luas, sehingga perusahaan dapat mengembangkan bisnisnya di daerah lain. Waktu yang dibutuhkan untuk menghubungkan jaringan lokal ke tempat lain juga semakin cepat, karena proses instalasi infrastruktur jaringan dilakukan dari perusahaan / kantor cabang yang baru dengan ISP terdekat di daerahnya. Sedangkan penggunaan leased line sebagai WAN akan membutuhkan waktu yang lama untuk membangun jalur koneksi khusus dari kantor cabang yang baru dengan perusahaan induknya. Dengan demikian penggunaan VPN secara tidak langsung akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja.
2.      Penggunaaan VPN dapat mereduksi biaya operasional bila dibandingkan dengan penggunaan leased line sebagai cara tradisional untuk mengimplementasikan WAN. VPN dapat mengurangi biaya pembuatan jaringan karena tidak membutuhkan kabel (leased line) yang panjang. Penggunaan kabel yang panjang akan membutuhkan biaya produksi yang sangat besar. Semakin jauh jarak yang diinginkan, semakin meningkat pula biaya produksinya. VPN menggunakan internet sebagai media komunikasinya. Perusahaan hanya membutuhkan kabel dalam jumlah yang relatif kecil untuk menghubungkan perusahaan tersebut dengan pihak ISP terdekat.
3.      penggunaan VPN akan meningkatkan skalabilitas. Perusahaan yang tumbuh pesat akan membutuhkan kantor cabang baru di beberapa tempat yang terhubung dengan jaringan lokal kantor pusat. Bila menggunakan leased line, penambahan satu kantor cabang membutuhkan satu jalur untuk membangun WAN. Penambahan satu kantor cabang baru lagi (dua kantor cabang) akan membutuhkan dua tambahan jalur, masing-masing ke kantor pusat dan ke kantor cabang terdahulu. Jika mereka memiliki kantor cabang yang ke-3, dibutuhkan enam jalur untuk menghubungkan semua kantor
4.      VPN memberi kemudahan untuk diakses dari mana saja, karena VPN terhubung ke internet. Sehingga pegawai yang mobile dapat mengakses jaringan khusus perusahaan di manapun dia berada. Selama dia bisa mendapatkan akses ke internet ke ISP terdekat, pegawai tersebut tetap dapat melakukan koneksi dengan jaringan khusus perusahaan. Hal ini tidak dapat dilakukan jika menggunakan leased line yang hanya dapat diakses pada terminal tertentu saja.
Kerugian menggunakan VPN
VPN juga memiliki kelemahan yaitu pertama, VPN membutuhkan perhatian yang serius pada keamanan jaringan publik (internet). Oleh karena itu diperlukan tindakan yang tepat untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyadapan, hacking dan tindakan cyber crime pada jaringan VPN.
Kedua,  ketersediaan dan performansi jaringan khusus perusahaan melalui media internet sangat tergantung pada faktor-faktor yang berada di luar kendali pihak perusahaan. Kecepatan dan keandalan transmisi data melalui internet yang digunakan sebagai media komunikasi jaringan VPN tidak dapat diatur oleh pihak pengguna jaringan VPN, karena traffic yang terjadi di internet melibatkan semua pihak pengguna internet di seluruh dunia.
Ketiga, perangkat pembangun teknologi jaringan VPN dari beberapa vendor yang berbeda ada kemungkinan tidak dapat digunakan secara bersama-sama karena standar yang ada untuk teknologi VPN belum memadai. Oleh karena itu fleksibilitas dalam memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan dan keuangan perusahaan sangat kurang.
Keempat, VPN harus mampu menampung protokol lain selain IP dan teknologi jaringan internal yang sudah ada. Akan teteapi IP masih dapat digunakan VPN melalui pengembangan IPSec (IP Security Protocol).
Jenis implementasi VPN
·         Remote Access VPN
Jenis VPN ini digunakan oleh pegawai perusahaan yang ingin terhubung ke jaringan khusus perusahaannya dari berbagai lokasi yang jauh (remote) dari perusahaannya. Biasanya perusahaan yang ingin membuat jaringan VPN tipe ini akan bekerjasama dengan enterprise service provider (ESP). ESP akan memberikan suatu network access server (NAS) bagi perusahaan tersebut. ESP juga akan menyediakan software klien untuk komputer-komputer yang digunakan pegawai perusahaan tersebut.
Untuk mengakses jaringan lokal perusahaan, pegawai tersebut harus terhubung ke NAS dengan men-dial nomor telepon yang sudah ditentukan. Kemudian dengan menggunakan sotware klien, pegawai tersebut dapat terhubung ke jaringan lokal perusahaan.
Perusahaan yang memiliki pegawai yang ada di lapangan dalam jumlah besar dapat menggunakan remote access VPN untuk membangun WAN. VPN tipe ini akan memberikan keamanan, dengan mengenkripsi koneksi antara jaringan lokal perusahaan dengan pegawainya yang ada di lapangan. Pihak ketiga yang melakukan enkripsi ini adalah ISP.
·         Site-to-site VPN
               Implementasi jenis ini menghubungkan antara 2 kantor atau lebih yang letaknya berjauhan, baik kantor yang dimiliki perusahaan itu sendiri maupun kantor perusahaan mitra kerjanya. VPN yang digunakan untuk menghubungkan suatu perusahaan dengan perusahaan lain (misalnya mitra kerja, supplier atau pelanggan) disebut ekstranet. Sedangkan bila VPN digunakan untuk menghubungkan kantor pusat dengan kantor cabang, implementasi ini termasuk jenis intranet site-to-site VPN.
Metode pengamanan jaringan VPN
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, teknologi jaringan VPN menggunakan internet sebagai media transmisi data ke tempat yang dituju. Oleh karena itu pengamanan transmisi data melalui internet menjadi hal yang sangat substansial untuk diperhatikan agar diperoleh komunikasi yang aman.
Beberapa metode pengamanan data yang dapat dilakukan pada teknologi jaringan VPN antara lain dengan menggunakan firewall. Pengamanan bisa juga dilakukan dengan melakukan enkripsi pada data yang akan dikirim melalui intenet. Selain itu, data dapat juga dikirim  menggunakan protokol khusus yang aman untuk tranmisi data melalui internet (IPSec). Alternatif lain pengendalian keamanan jaringan VPN adalah dengan menggunakan metode AAA server yang akan memeriksa autentikasi, autorisasi dan merekam segala sesuatu yang dilakukan pengguna pada suatu jaringan.
Firewall merupakan sekumpulan komponen yang diletakkan antara dua jaringan. Komponen tersebut terdiri dari komputer, router yang dirancang sebagai buffer antara jaringan publik dan jaringan internal (private). Fungsi dari firewall adalah untuk membatasi akses ke jaringan internal yang terhubung ke jaringan publik (misal internet). Akses ke jaringan tersebut hanya diperbolehkan bagi orang-orang yang memiliki autorisasi terhadap jaringan tersebut. Arsitektur firewall dapat dilihat pada gambar 3.
Komponen utama pembangun firewall adalah
·         metode yang digunakan
·         aturan kebijakan keamanan jaringan (policy)
·         mekanisme autentikasi
Pada saat ini terdapat dua jenis metode firewall yang umum digunakan yaitu packet filtering router dan proxy server.