Monday, February 12, 2018

PROMO IMLEK WOWRACK : DOMAIN & WEB HOSTING 88RB



Menyambut perayaan Imlek yang akan datang pada tanggal 16 Februari, Wowrack Indonesia memberikan penawaran dan PROMO HOKI DEAL SPECIAL IMLEK!

Apa promonya?


Yuk, segera pesan domain pilihanmu di STYLEHOSTING.CO.ID karena promo HOKI ini hanya berlangsung mulai tanggal 12 Februari 2018 –  12 Maret 2018!


Syarat dan ketentuan:
• Promo berlaku mulai tgl 12 Februari 2018 –  12 MARET 2018
• Promo Domain .id Rp 88.888 hanya berlaku untuk registrasi baru (Kode Promosi : IMLEK88) dan untuk domain .id diatas 4 karakter
• Renewal tahun berikutnya mengikuti harga normal
• Promo Domain .id ini berlaku dengan pemesanan paket hosting Stylehosting apapun minimal 1 tahun
• Promo tidak berlaku apabila telah melakukan upgrade/downgrade paket
• Promo ini tidak dapat digunakan bersamaan dengan promo lain


#WowFriends jangan lupa ajak teman, saudara, rekan kerja yang membutuhkan informasi ini. Buruan order! Sebelum penawaran PROMO ini berakhir!
Hubungi team sales Wowrack melalui contact dibawah ini :


๐Ÿ“ง : sales@wowrack.co.id⠀
☎️ : (031) 6000 2888 ๐Ÿ”› 24/7⠀
๐Ÿ’ป : stylehosting.co.id





Friday, January 19, 2018

Mengenal Colocation Server dan Manfaatnya



Apakah bisnis yang Anda jalankan termasuk bisnis yang bergerak di bidang Teknologi Informasi (TI), atau malah justru bisnis Anda yang membutuhkan bantuan dan layanan teknologi dari pihak third party yang lebih memahami tentang TI? Nah, dalam dunia TI tentu Anda akan sangat mudah menemukan istilah-istilah seperti server, hosting, data center, cloud computing, serta colocation. Ya, colocation. Apakah Anda pernah mendengarnya? Jadi apa sebenarnya colocation itu? Dan apa fungsinya bagi Anda serta bisnis yang sedang dijalankan? Mari kita simak penjelasan mengenai colocation dalam ulasan artikel berikut ini.


Sebagai gambaran awal, colocation ini berkaitan erat dengan server, rack, data center, internet, serta sistem cloud computing. Dan hal ini juga dapat berkaitan pula dengan Infrastructure as a Servive (IaaS). IaaS adalah bentuk layanan dari third party berupa ‘persewaan’ infrastruktur TI, namun terbatas pada hal-hal tertentu seperti misalnya saja storage, memory, nerwork, RAM, bandwidth, serta konfigurasi lainnya. Namun hal-hal yang disewakan tersebut biasanya sudah merupakan hal paling utama yang diperlukan dalam sebuah sistem operasi TI. Secara mudahnya, segala peralatan yang dibutuhkan dalam menyusun sebuah sistem dapat dilakukan dengan cara sewa, tanpa perlu membeli masing-masing unit yang diperlukan untuk membangun sebuah jaringan tertentu. Mengapa lebih baik sewa? Karena dengan sewa, tentu dapat lebih meminimalisir pengeluaran budget untuk pemeliharaan serta penggantian infrastruktur TI yang sudah lama. Hal yang harus dilakukan user adalah hanya tinggal upgrade/menambahkan storage,  RAM dan memory saja. Nah, kembali kepada pembahasan colocation, jadi apa sebenarnya colocation ini?    


Pengertian Colocation dan Contohnya

Colocation adalah tempat/rack untuk menempatkan atau meletakkan server dalam sebuah data center. Biasanya data center ini merupakan data center milik third party yang tidak dikelola sendiri. Colocation juga dapat berarti sebagai sebuah tindakan mempercayakan keamanan server dan bisa juga perawatan sebuah / beberapa hardware server pada pihak data center third party. Jadi pada dasarnya colocation ini adalah menggunakan jasa layanan pihak third party untuk mengurus semua system serta perawatan hardware server. Keuntungannya, Anda dapat lebih cepat menerima report atau laporan kerusakan sedini mungkin, sehingga dapat segera menyiapkan rencana cadangan atau hardware pengganti untuk server yang rusak. Sehingga dampaknya terhadap kemungkinan down time juga semakin kecil.


Pihak third party ini bisa menjadi semacam extent dari tim TI Anda yang akan selalu siap dan bertindak cepat jika ditemukan kendala apapun. Jadi Anda tidak perlu lagi memikirkan tentang layanan preventif serta perawatam hardware. Tugas utama pihak third party sebagai penyedia layanan colocation memang sebenarnya adalah untuk melakukan kontrol dan monitoring server pada data center mereka. Namun, pihak third party tidak akan bertanggung jawab dalam hal penggantian hardware. Jadi penggantian hardware yang rusak, tetap menjadi tanggung jawab dari perusahaan pemilik hardware server tersebut.


Mempercayakan server pada colocation data center pihak third party memang lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan mengelola server dan data center sendiri. Namun jika memiliki tim TI yang profesional dan ready selama 24/7 dalam controlling dan monitoring data center, maka Anda tidak perlu memerlukan jasa colocation. Namun jika dilihat dari banyaknya manfaat yang akan diterima jika menggunakan jasa layanan colocation pada pihak third party, maka hanya tidak perlu mengeluarkan budget extra untuk membangun data center, melainkan cukup dengan menyewa colocation saja.


Contoh colocation ada banyak, saat ini di Indonesia telah banyak perusahaan TI yang menyediakan layanan sewa rack atau colocation. Namun Anda harus memperhatikan keamanan dari data center tersebut. Apakah sudah memenuhi semua kriteria standar data center yang aman dari bencana, siap support selama 24/7, dan layanan-layanan penting lainnya. Inilah pentingnya memilih penyedia layanan TI yang benar-benar trusted dan reliable. Layanan colocation biasanya dibutuhkan oleh perusahaan di berbagai bidang, pengelola website, programmer, serta instansi lainnya yang membutuhkan layanan dan pengelolaan data dalam jumlah yang besar. Contoh konkretnya adalah di bidang perbankan.


Pengertian Server Colocation

Colocation server adalah sebuah layanan persewaan rack untuk menyimpan server pada suatu data center. Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk memilih data center yang tepat antara lain adalah syarat arus listrik yang stabil, UPS, temperature control, power generator, flooring, ketersediian dan kestabilan akses internet, CCTV, serta security yang dapat bekerja memantau keseluruhan keamanan data center tersebut.


Apa itu colocation data center? Colocation data center adalah rack tempat meletakkan perangkat server yang berada pada sebuah data center. Istilah colocation server tentu saja berkaitan erat dengan data center. Colocation dan data center tidak bisa dipisahkan, jadi ibarat data center adalah rumah, maka colocation adalah furniture dan perabotan rumah. Keduanya berkaitan satu sama lain. Sebuah data center dibangun untuk menunjang kestabilan beberapa server yang terletak pada rack maupun kabinet-kabinet agar dapat berjalan dengan baik tanpa kendala.


Jadi, apa rack colocation? Rack colocation adalah media yang digunakan untuk meletakkan server (hardware) dalam suatu data center yang aman. Rack-rack ini harus dijaga dengan suhu dan temperature tertentu agar perangkat keras tidak menjadi panas. Mengapa server bisa menjadi sangat panas? Tentu saja karena perangkat terus berjalan selama 24/7 dan tidak pernah off. Karena server yang terlalu panas tersebut dapat mengakibatkan kerusakan piranti serta dapat menyebabkan server down. Itulah sebabnya pemeliharaan data center harus sangat diperhatikan.


Pengertian Cloud Server

Cloud server adalah sebuah server yang memiliki operating system berbasis cloud. Jadi cloud server ini menggabungkan antara perangkat komputer dengan jaringan internet. Lantas apa hubungan cloud server ini dengan colocation? Salah satu hal yang tercover oleh layanan colocation adalah sistem cloud server. Cloud server membutuhkan jaringan internet sebagai pusat server dan pengelolaan datanya.


Adapun fungsi cloud server untuk bisnis adalah sebagai media untuk penyimpanan data atau storage. Beberapa manfaat cloud server adalah :


  • Lebih efisien bagi user
  • Lebih hemat budget
  • Kemudahan dalam akses data bagi user
  • Tidak adanya biaya perawatan untuk maintenance perangkat keras
  • Dapat mengakses software dari cloud server tersebut


Pengertian Dedicated Server

Dalam setiap sistem cloud computing, layanan hostingnya dapat dibagi, apakah akan digunakan khusus dan terpusat untuk kalangan pribadi (private) atau lebih publik dan dapat diakses oleh banyak pihak. Sistem hosting cloud yang hanya digunakan untuk kalangan terbatas bernama dedicated server. Jadi dedicated server adalah hosting yang memberikan layanan server secara utuh dan penuh hanya kepada satu akun penyewa saja. Lalu apakah perbedaan colocation dan dedicated server?

Colocation memiliki arti yang berbeda dengan dedicated server. Perbedaan colocation dan dedicated server adalah tentang kepemilikannya. Jika colocation dapat diartikan sebagai tempat untuk ‘menitipkan’ server pada sebuah tempat aman bernama data center, maka dedicated server adalah server yang dibeli dengan cara menyewa perangkat keras yang gidunakan untuk kalangan pribadi sehingga server tersebut tidak akan di shared dengan penyewa yang lainnya. Dalam dedicated server terdapat kebebasan dalam memilih jenis bandwidth yang diinginkan serta kebutuhan akan tim TI / remote hands pada data center tersebut.


Perbedaan Hosting dan Colocation

Jenis dari hosting itu bermacam-macam, namun pada dasarnya hosting adalah sistem sewa tempat dalam konteks website sebagai tempat untuk menampung dan menyimpan file-file seperti gambar, email, teks, aplikasi, program, dan lain sebagainya. Salah satu jenis hosting adalah shared hosting, shared hosting adalah layanan hosting yang digunakan bersama-sama dengan  user lainnya. Hal ini dilakukan dengan cara menggunakan IP address, software dan hardware secara bersama-sama. Shared hosting sangat cocok digunakan dalam penggunaan blog dan online shop. Nah, lalu apa perbedaannya dengan colocation hosting? Colocation hosting biasanya juga disebut sebagai cloud hosting. Jadi cloud hosting adalah layanan hosting yang terhubung pada berbagai macam server-server yang berbeda. Colocation hosting berada diatas dedicated server maupun shared hosting yang lebih tradisional. Colocation hosting memiliki server sangat stabil dan sumber daya yang tidak terbatas pada layanan hosting.


Jenis-Jenis Colocation

Jenis-jenis colocation bermacam-macam, mulai dari Per U, Half Rack, serta Full Rack. Jenis colocation ini juga memiliki dua model model penyimpanan server, yaitu dalam rack maupun kabinet. Pemilihan model rack ini biasanya juga disesuaikan dengan kebutuhan user penyewa. Ada yang kebutuhannya menggunakan rack sudah cukup, namun untuk keamanan yang lebih terjaga, banyak user yang lebih menyukai model penyimpanan dalam kabinet. Pemilihan jenis colocation ini juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing user. User yang memiliki banyak perangkat server yang harus disimpan, tentu lebih baik menggunakan layanan jenis full rack. Begitu juga dengan user yang hanya memiliki kebutuhan sedikit server, tentu lebih baik menggunakan Per U agar lebih efisien dan sesuai budget.
Banyak penyedia layanan cloud dan colocation yang memberikan harga colocation murah. Namun harga yang murah belum tentu jaminan kualitas yang baik. Tentu Anda lebih memilih data Anda aman dan minim resiko bencana daripada murah namun keamanannya belum terjamin kan? Namun belum tentu juga harga murah namun kualitasnya dibawah rata-rata. Pastikan sebelum mempercayakan kebutuhan TI Anda kepada third party, Anda benar-benar sudah memahami layanan dan kualitas yang diberikan oleh pihak third party tersebut. Third party yang baik selain memiliki layanan support selama 24/7 tentu juga memiliki layanan colocation dengan layanan terkelola.


Manfaat Penggunaan Colocation

Menyewa colocation lebih disarankan daripada Anda harus membangun sendiri data center, terutama apabila bisnis yang Anda jalankan ini memiliki skala kecil-menengah. Data center biasanya diperlukan untuk bisnis atau perusahaan dengan skala besar. Jadi, mengapa Anda membutuhkan colocation? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, tentu Anda harus menemukan fungsi dan manfaat colocation. Tujuannya adalah agar Anda dapat menemukan sisi positif dari colocation yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan Anda dan perusahaan. Lalu, apa saja manfaat menggunakan jasa layanan colocation?
  • Lebih hemat budget
    Membangun colocation dan data center sendiri tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit, sehingga menyewa jasa layanan colocation adalah langkah yang sangat tepat agar lebih menghemat biaya.
  • Efisien
    Ketika memilih layanan colocation, tentu semua hal terkait data center seperti pemeliharaan dan maintenance tidak perlu dilakukan sendiri. Jadi perusahaan bisa fokus mengurus hal-hal lainnya, lebih hemat waktu.
  • Tingkat produktivitas yang meningkat
    Persoalan TI tentu bukan sebuah masalah lagi, karena Anda telah memiliki ‘remote hands’ untuk mengurus tentang perawatan server tersebut. Untuk mengetahui penjelasan tentang remote hands, Anda dapat melihat melalui artikel berikut ini.
  • Memiliki tingkat keamanan data center yang tidak perlu diragukan
    Sebelum membangun data center, tentu sudah dipikirkan tentang keamanan gedung atau lokasi yang digunakan. Tentu hal ini merupakan jaminan bahwa ketika Anda mempercayakan server dan memilih colocation, semua hal akan terjamin keamanannya. Mulai dari kemungkinan bencana alam, listrik yang tidak stabil, dan lain sebagainya. Semua tentu sudah diperhitungkan sebelumnya.
  • Memiliki teknologi dan sistem yang terstruktur
    Teknologi yang digunakan ketika Anda memilih colocation tentu adalah teknologi terbaru yang akan selalu diupdate, termasuk anti-virus. Jadi Anda tidak perlu cemas dan khawatir lagi tentang upgrade system.
  • Tidak perlu upgrade sistem server
    Hal ini merupakan tugas dari pihak third party pengelola colocation. Sehingga Anda akan memiliki waktu yang lebih banyak untuk mengurus hal lainnya.
  • Layanan server selama 24/7
    Server akan berjalan dengan sendirinya, tidak perlu ditunggu selama 24 jam. Namun sistem yang ada pada data center akan menginformasikan jika ada kejanggalan dalam sistem sehingga kendala dapat segera diatasi.
  • Tidak bergantung pada penyedia hosting
    Walaupun memiliki status sebagai ‘penyewa’, tidak serta merta membuat Anda harus bergantung kepada pihak penyedia hosting. Anda tetap dapat melakukan hal-hal seperti install software apapun yang dibutuhkan secara mandiri.
  • Tidak perlu memiliki tim TI sendiri
    Pengelolaan, pemeliharaan, dan perawatan server colocation telah menjadi tanggung jawab pihak pengelola dan tim ahli dari provider third party tersebut.







Friday, August 25, 2017

Memilih Internet Service Provider Sesuai dengan Kebutuhan


Memilih Internet Service Provider (ISP) adalah masalah yang bisa dibilang susah-susah gampang. Terkadang ISP yang digunakan sudah sesuai dengan kebutuhan termasuk tentang kecepatan atau bandwidth yang diinginkan namun ternyata sering mengalami kendala seperti koneksi yang tiba-tiba mati dan terputus, atau jaringan yang kurang stabil. Namun sebaliknya, terkadang jaringan sangat stabil dan tidak putus-putus namun ternyata bandwidth nya sangat kecil dan kecepatannya sangat lambat. Memang banyak kendala yang tidak bisa diprediksi dari sebuah jaringan ISP. Maka dari itu, banyak orang masih merasa kebingungan memilih ISP yang paling sesuai untuk kebutuhannya. Internet yang lambat maupun tidak stabil merupakan hal yang paling dihindari, namun ironisnya juga paling sering terjadi kepada para pengguna ISP.

ISP pada dasarnya merupakan kebutuhan semua orang. Bagaimana tidak, tentu semua orang membutuhkan jaringan internet bukan? Untuk keperluan pekerjaan, keperluan bisnis, proyek, entertainment, komunikasi, dan lain sebagainya. Tentu pemakaian ISP ini lebih bisa diandalkan untuk keperluan-keperluan bisnis dan hal lainnya daripada penggunaan kuota internet karena limitnya yang tidak terbatas, dan kecepatan / bandwidthnya yang lebih tinggi. Biasanya penggunaaan internet dari provider penyedia ISP ini lebih ke arah untuk penggunaan profesional dan bisnis.


Definisi Internet Service Provider
Internet Service Provider adalah sebuah perusahaan atau provider yang menyediakan layanan jaringan dan koneksi internet untuk berbagai keperluan dan bidang seperti sekolah, universitas dan pendidikan lainnya, rumah sakit, gedung perkantoran dan apartemen, mall, bandara, rumah kost, dan lain sebagainya. Sambungan internet biasanya memerlukan sambungan koneksi dari kabel (wire) seperti kabel fiber optic, kabel telepon, kabel UTP, dan lain sebagainya. Koneksi internet juga dapat menggunakan wireless atau tanpa bantuan kabel untuk menghubungkan jaringan internet tersebut.
Masyarakat biasanya membutuhkan ISP yang mampu memenuhi kebutuhan mayoritas orang akan internet. Yaitu misalnya jaringan internet yang cepat dan stabil, koneksi yang tidak mudah putus-putus, serta internet yang aman. Aman disini yang dimaksud adalah jaringan internet aman dari resiko penyadapan internet dari para hacker serta Denial of Service (DoS) Attack dimana serangan yang menargetkan server utama ini bekerja dengan cara menyerang jaringan server maupun komputer dengan berbagai cara.


Fungsi Internet Service Provider
Img : StockSnap
Fungsi utama ISP adalah tentu menyediakan koneksi internet yang aman, cepat, dan stabil bagi masyarakat. Di era digital ini tentu kebutuhan akan internet adalah keperluan yang penting dan utama, bagaimana tidak, saat ini semua telah berubah ke sistem digitalisasi dan serba online. Pada dasarnya internet dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari komunikasi, pekerjaan, entertainment, pendidikan, penelitian, dan lain sebagainya.

Internet menjadi kebutuhan yang sangat penting, dan berlaku di berbagai bidang. Pada bisnis yang berbasis internet misalnya e-commerce atau online ticketing, kantor dan perusahaan bahkan telah menggunakan integrasi sistem cloud dalam operasional sehari-harinya. Tentu sistem cloud harus terhubung dengan koneksi internet bukan? Bisa dikatakan jika internet sebuah perusahaan tiba-tiba down atau terputus, maka akan banyak hal yang akan terkena imbasnya. Perusahaan membutuhkan koneksi internet untuk mengirim email, melakukan backup, melakukan koordinasi dokumen dan file dengan karyawan di internal perusahaan, dan lain sebagainya. Banyak hal yang akan berhenti atau tidak dapat dijalankan apabila koneksi internet terputus.

Beberapa fungsi ISP antara lain adalah :
  • Sebagai alat komunikasi melalui email, online chat, online call, video call, webcam, dan lain sebagainya
  • Sebagai penghubung komputer dengan sistem cloud computing untuk mempermudah serta efisiensi dan  manajemen waktu
  • Sebagai penghubung user ke sebuah website, blog, landing page, dan lain sebagainya
  • Sebagai salah satu media untuk proteksi terhadap cyber crime
  • Sebagai koneksi terhadap social media dan entertainment seperti Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, dan lain sebagainya

Kesimpulannya, internet digunakan untuk berbagai keperluan harian aktifitas baik pada sektor pendidikan, bisnis, entertainment, dan lain sebagainya. Maka dari itu sangat penting untuk memilih ISP yang berkompeten. Jadi tidak hanya terbujuk dengan harga yang murah, namun ternyata jaringan sering error, lemot, dan terputus tiba-tiba. Selain itu, membutuhkan waktu yang lama untuk perbaikannya, tentu dapat menimbulkan kerugian yang cukup besar. Selain koneksi yang stabil, ISP memilih ISP juga harus mempertimbangkan tentang keamanan jaringannya. Jangan sampai jaringan yang berbahaya sehingga rentan terkena serangan hacker maupun cyber crime lainnya.


Sifat - Sifat Internet Service Provider
Sebuah Internet Service Provider memiliki dua sifat yang cukup umum, yaitu :
  • Sifat ISP Terbuka
    Internet Service Provider yang bersifat terbuka adalah koneksi internet yang dapat digunakan oleh masyarakat luas dalam areal cakupan wilayah yang cukup besar dan dapat dimanfaatkan untuk masyarakat di area-area publik, seperti misalnya di sebuah bandara, taman kota, dan lain sebagainya.
  • Sifat ISP Tertutup
    Internet Service Provider yang bersifat tertutup adalah jaringan internet yang hanya khusus diperuntukkan dan digunakan oleh internal sebuah instansi atau lembaga tertentu, misalnya sebuah universitas, sekolah, dan kantor atau perusahaan.


Jenis - Jenis Internet Service Provider
Img : StockSnap

Ada beberapa jenis-jenis ISP. Jenis ISP ini dikategorisasikan berdasarkan atas layanan dan karakteristiknya. Berdasarkan karakteristiknya, ISP dibagi kedalam beberapa jenis yaitu :
  • Kecepatan koneksi. Bagi sebagian besar pengguna internet, kecepatan internet merupakan hal yang sangat penting. Karena internet yang lama akan menghambat aktifitas yang dilakukan. Termasuk salah satunya adalah buffering pada saat streaming sebuah video.
  • Web hosting
    Jika tidak memiliki server, pada untuk keperluan hosting dapat menggunakan ISP server berdasarkan ukuran masing-masing site.
  • Scan virus
    ISP dapat melakukan virus scanning serta anti-spam pada saat user melakukan upload file maupun aktifitas lainnya yang dapat membahayakan user yang lain.
  • Content filter
    Bisa dimanfaatkan untuk memblokir sebuah situs yang berbahaya atau tidak pantas sehingga juga dapat membantu untuk menghilangkan kemungkinan download otomatis dari situs-situs yang berbahaya.
  • Jaringan telepon
    Koneksi ISP juga dapat digunakan sebagai line telepon yang memungkinkan koneksi panggilan dengan menggunakan jaringan koneksi internet.

Sedangkan menurut layanannya, ISP dapat dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai berikut :
  • Wireless, yaitu koneksi internet yang dapat tersambung tanpa bantuan kabel
  • Dial-up connection, yaitu koneksi internet yang membutuhkan sambungan kabel baik itu kabel optik maupun kabel telepon untuk mengkoneksikan jaringan internet tersebut
  • Wi-Fi, yaitu sebuah pemancar signal internet tanpa menggunakan kabel. Biasanya banyak ditemui di area publik seperti bandara, cafe dan restoran, perpustakaan, dan lain sebagainya
  • Mobile access, yaitu koneksi internet yang biasanya digunakan khusus untuk penggunaan mobile telepon. Biasanya dengan menggunakan kecepatan 2G, 3G, 4G
  • Dedicated connection, yaitu koneksi jaringan internet yang biasanya digunakan khusus untuk internal perusahaan. Sehingga segala aktifitas perusahaan lebih private dan aman


Perbedaan Internet dan Intranet
Img : StockSnap

Ada beberapa perbedaan mendasar antara internet dan intranet. Perbedaan ini juga meliputi cakupan penggunaannya. Maka dari itu definisi internet dapat dijelaskan sebagai berikut. Internet atau singkatan dari interconnection networking adalah sebuah sambungan atau koneksi yang menghubungkan satu atau beberapa perangkat komputer sekaligus dengan menggunakan sitem global Transmission Control Protocol atau Internet Protocol Suite (TCIP/IP). Internet dapat digunakan secara luas dan bebas oleh berbagai lapisan masyarakat dan untuk berbagai kepentingan.

Sedangkan definisi intranet adalah jaringan private yang juga menggunakan TCIP/IP namun dalam penggunaannya lebih terbatas pada suatu instansi atau lembaga tertentu. Misalnya saja untuk keperluan akademik sebuah universitas, database rumah sakit dan perbankan, dan lain sebagainya.

Masalah - Masalah seputar Internet Service Provider
Img : StockSnap

Menggunakan Internet Service Provider untuk mengatasi kebutuhan-kebutuhan internet juga tidak jauh-jauh dari masalah yang kerap muncul dan dialami oleh sebagian besar penggunanya. Masalah-masalah yang ada pada ISP antara lain adalah :
  • Tidak bisa akses internet walaupun status internet connected, biasanya hal ini berujung lambatnya koneksi internet yang digunakan atau malah kadang berhenti sama sekali dan tidak terhubung ke internet
  • Problem akses ISP, biasanya dikarenakan server provider ISP yang down atau mendadak mati mungkin dikarenakan alus listrik yang tidak stabil, dan lain sebagainya.
  • Kabel jaringan yang terputus dengan dan lepas, selain itu router dan modem tidak ada akses jaringan.
  • Wireless adapter yang tidak terhubung dengan wireless network, biasanya hal ini merupakan gangguan dari server baik itu sedang down atau sedang dilakukan maintenance.

Maka dari itu, ada beberapa tips atau cara untuk mengatasi problem pada Internet Service Provider yang digunakan. Langkah-langkah melakukan troubleshooting pada masalah jaringan internet diantaranya :
  • Menemukan titik masalah dan menemukan solusinya
    Biasanya masalah internet connection tidak jauh-jauh dari kesalahan teknis pada perangkat yang digunakan, sehingga harus sering-sering dilakukan pengecekan dan maintenance.
  • Memastikan bahwa ISP yang digunakan memiliki team support yang selalu siap membantu selama 24/7 sehingga jika terjadi masalah dengan server, masalah dapat segera dilaporkan dan diperbaiki.

Beberapa hal tersebut dapat dijadikan sebagai sebuah pertimbangan dalam memilih dan memutuskan Internet Service Provider mana yang akan digunakan. Koneksi internet tidak hanya berkutat seputar kecepatan dan koneksi yang stabil, namun juga tentang keamanan jaringan serta sistem support yang cepat tanggap membantu jika terjadi masalah-masalah yang disebabkan oleh hal-hal teknis.






Tuesday, August 15, 2017

Mengoptimalkan Penggunaan Layanan Blog Gratis


Teknologi apa yang paling mensupport seseorang dengan hobi menulis? Tentu saja solusinya adalah blog. Blog dirancang khusus bagi seseorang yang memiliki passion menulis. Saat ini telah banyak blogger yang bergerak di berbagai sektor seperti beauty blogger, fashion bloger, travel blogger, food blogger, dan lain sebagainya. Blog bisa juga dimanfaatkan untuk menulis review-review tentang buku, novel, atau bahkan film.

Dulu blog hanya digunakan sebagai sebuah hobi, namun seiring dengan perkembangan jaman, blog telah berubah fungsi menjadi sebuah sumber penghasilan. Ya, dengan blogging, seseorang juga bisa menghasilkan uang. Blog juga dapat digunakan secara profesional oleh sebuah perusahaan untuk membantu mensupport website utama perusahaan tersebut (subdomain). Tentunya penggunaan blog untuk bisnis ini seharusnya menggunakan Search Engine Optimization (SEO) agar blog dapat dengan mudah ditemukan pada mesin pencarian Google. Ketika sebuah perusahaan menggunakan blog, tentunya artikel atau tulisan yang dibahas juga tidak jauh dari ranah cakupan perusahaan tersebut. Jadi misalnya ada perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, maka blog yang digunakan juga membahas seputar teknologi itu sendiri.

Provider penyedia blog pun juga semakin beragam, ada yang menawarkan pembuatan blog secara gratis dan cuma-cuma, dan ada juga yang berbayar. Tentunya dalam pengoperasioan blog gratis ini memiliki beberapa kekurangan dan keterbatasan jika dibandingkan dengan blog yang berbayar. Namun, dengan blog gratis, sekarang semua orang bisa menulis di blog masing-masing, baik dengan memakai nama domain sendiri dengan cara blog berbayar, maupun dengan menggunakan nama domain gratis dengan tambahan nama provider penyedia layanan blog tersebut misalnya blogspot.com, wordpress.com, tumblr.com, dan lain sebagainya.


Definisi Blog
Img : StockSnap

Blog adalah tulisan berupa artikel, ulasan, review, jurnal, informasi, tutorial, dan lain sebagainya yang ditulis melalui sebuah tulisan dan diupload melalui jaringan world wide web di internet. Blog berasal dari kata web dan log yang berarti catatan online yang berada di web. Aktivitas seseorang yang aktif menulis dan mengupdate blognya disebut blogging. Sedangkan orang yang melakukan blogging, disebut sebagai blogger. Blog merupakan bagian dari website, namun sebuah website belum tentu adalah sebuah blog.

Blog bisa berisi tulisan atau teks, memuat gambar, dan juga video. Blog ini biasanya lebih mudah ditemukan oleh Google karena content-contentnya yang selalu fresh dan up-to-date, tidak seperti kebanyakan website lainnya. Seperti misalnya kita mencari sebuah informasi melalui Google, setelah mengetik keywords yang diinginkan kemudian hasil pencarian apa yang biasanya muncul? Tentu saja sebuah blog, karena blog memuat informasi yang lebih lengkap daripada sebuah website. Jika blog biasanya dikelola oleh perorangan atau individu, maka website biasanya dikelola oleh grup, komunitas, maupun lembaga dan perusahaan. Maka dari itu, jika ingin website perusahaan lebih up di internet, maka wajib bagi pemilik perusahaan tersebut untuk juga memiliki subdomain berupa blog selain website perusahaan sebagai domain utama. Hal ini akan memiliki efek dan manfaat yang cukup signifikan kepada traffic pencarian melalui Google dan sebagai salah satu media marketing online yang baik.


Menentukan Platform Blog
Img : StockSnap

Setelah memutuskan untuk memilih blog yang ingin digunakan, apakah blog yang gratis atau blog yang berbayar, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menentukan platform blog yang digunakan. Karena adanya perkembangan trend dalam blogging dan saat ini media penyampaian informasi secara online melalui internet terus meningkat secara pesat, maka akibatnya saat ini semakin banyak hadir platform-platform untuk blogging. Pengguna diberikan kemudahan dalam memilih platform blog yang diinginkannya. Pada dasarnya paltform-platform blog ini memiliki keunggulan dan ciri khasnya tersendiri.

Tidak bisa dipungkiri, kebanyakan pengguna yang baru terjun ke dunia blogging, akan memilih platform blog gratis. Blog gratis ini menjadi favorit karena bisa menjadi trial dan error seseorang yang ingin mengembangkan bakatnya dibidang menulis dan sharing informasi dengan orang lain. Selain itu, blog gratis sangat mudah dalam pengoperasiannya, tidak memerlukan dana, memiliki beberapa tema yang bisa dicustomize, tidak perlu kesulitan dalam mengatur pengaturan hostingnya, dan lain sebagainya. Ada beberapa platform blog gratis yang menjadi favorit para blogger. Beberapa macam blog gratis tersebut antara lain adalah :

  • Blogger.com
    Salah satu platform blogging favorit ini merupakan produk dari Google. Google membuatnya menjadi platform yang sangat mudah dioperasikan oleh para blogger. Selain itu, menggunakan platform Blogger juga memungkinkan untuk mengetahui tentang traffic kunjungan ke blog dengan menggunakan Google Analythics. Maka dari itu, banyak blogger yang memilih untuk menggunakan Blogger sebagai media untuk bloggingnya. Untuk platform Blogger gratis, user bisa menggunakan domain dengan akhiran nama domain blogspot.com
  • Wordpress.com
    Wordpress lebih banyak digunakan untuk blogging bagi company atau suatu instansi dan lembaga. Wordpress lebih banyak memiliki pilihan tema yang lebih terkesan minimalis. Untuk Wordpress, user tidak dapat menyisipkan Google Analytics untuk mengetahu traffic pengunjung demi mengoptimalkan SEOnya. Banyak fitur-fitur yang bisa didapatkan dan digunakan untuk pengguna platform gratis. Wordpress lebih banyak digunakan oleh bisnis-bisnis dengan skala start up maupun online shop karena Wordpress telah terintegrasi langsung dengan pengaturan hosting.
  • Tumblr.com
    Tumblr lebih menonjolkan tampilan desainnya secara visual. Melalui Tumblr, blogger dapat mengunggah gambar, video, kutipan, dan audio dengan pilihan wallpaper yang lebih bervariasi yang colorful. Tumblr memang lebih identik dengan desainnya yang lebih santai dan cocok digunakan oleh para teenager sebagai jurnal. Tumblr dapat disetting menjadi private maupun publik, sehingga sangat cocok untuk menulis jurnal atau suatu informasi yang penting namun ingin tetap menjadikannya private dan tidak dapat dibaca oleh orang lain. Tumblr juga sangat mudah dalam pengoperasiannya. Tumblr juga dapat diintegrasikan dengan social media yang dimiliki, seperti misalnya Instagram. Jadi blogger juga dapat melakukan promote akun Instagramnya melalui blog Tumblr tersebut.
  • Wix.com
    Wix hadir untuk user yang menginginkan custom web maupun blog. Dengan kata lain, Wix adalah platform gratis bagi website builder. Untuk membuat websitenya, user dapat memilih template terlebih dahulu untuk kemudian menyesuaikannya dan mengaturnya sesuai dengan keinginan dan menjadikan website tersebut khusus dan unik bagi diri atau perusahaannya sendiri. Sangat mudah bagi seseorang yang tidak bisa atau tidak menginginkan coding dalam membangun website. Namun jika ingin melakukan coding, Wix juga terbuka terhadap kemungkinan tersebut. Wix juga menyediakan platform untuk coding jika pengguna tidak menyukai pilihan template yang disediakan. Wix biasanya digunakan untuk sebuah company, fotografer yang ingin menunjukkan portofolionya, online shop, bisnis yang bergerak di bidang industri kreatif, desain, dan lain sebagainya.

Di Indonesia, masih banyak macam blog lainnya seperti blog detik, mojok.co, Hipwee, IDN Times, cewekbanget.id, dan lain sebagainya yang merupakan subdomain dari domain-domain utama website tersebut atau website yang khusus berisi kumpulan blog dari berbagai macam sumber dan blogger. Salah satu kriteria utama dari platform blog gratis tersebut adalah sifat dan pengaturannya yang responsive, atau bisa menyesuaikan dengan tampilan mobile device. Saat ini hal tersebut merupakan persyaratan yang cukup penting karena generasi millenial lebih menyukai menggunakan mobile phone nya untuk berbagai keperluan termasuk dalam membaca berita dan informasi.


Memilih Penyedia Layanan Domain dan Hosting
Img : StockSnap

Blog gratis dan berbayar memiliki pangsa pasarnya sendiri-sendiri. Bagi platform yang berbayar, sebaiknya memang menggunakan platform blog yang berbayar dengan menggunakan nama doamin sendiri. Mengapa? Pertama, sebuah bisnis, lembaga, instansi, atau perusahaan tersebut akan terkesan lebih profesional dengan menggunakan blog dengan nama perusahaan / bisnis / instansinya. Selain itu, menggunakan blog dengan nama domain pribadi lebih memudahkan jika ingin melakukan hosting dan pengaturan-pengaturan lainnya.

Jika memilih menggunakan nama domain sendiri, maka pertama yang harus dilakukan adalah menentukan nama domain yang tepat dan cocok untuk instansi atau bisnis Anda. Kemudian yang kedua adalah menemukan provider penyedia layanan domain dan hosting. Saat ini mungkin telah banyak provider yang menawarkan domain dan hosting murah, namun Anda tetap harus berhati-hati dalam memilih. Jangan tergiur oleh promo domain yang murah, namun tetap harus diperhatikan mengenai pengaturannya, maintenance, faktor keamanan, dan penggunaan jangka panjangnya. Karena tentu Anda menginginkan penggunaan nama domain blog secara jangka panjang dan hosting yang mudah dan aman bukan? Maka dari itu, kualitas juga penting untuk dipertimbangkan selain tentang pertimbangan harga.


Content Blog dan SEO
Img : StockSnap

Membangun dan memiliki sebuah blog sendiri memang mudah. Terlepas dari banyaknya platform gratis, saat ini juga telah banyak provider penyedia layanan yang mendukung aktifitas blogging seperti menyediakan nama domain dan hosting. Namun tantangan dalam blogging adalah tentang maintenance blog dan mempertahankan konsistensi contentnya yang memerlukan tanggung jawab dan tantangan tersendiri. Nama domain yang baik adalah nama domain yang tidak terlalu panjang, mudah diingat, tidak memiliki unsur tanda penghubung atau angka, serta berkaitan dengan bisnis atau topik bahasan yang dibahas didalam blog.

Memang yang terpenting dari sebuah blog adalah contentnya. Semua blogger ingin blognya yang pertama muncul dalam mesin pencarian Google ketika seseorang mengetikkan sebuah keyword di Google. Maka dari itu, tantangannya adalah bagaimana cara agar memiliki content yang dicari dan dibutuhkan oleh orang lain? Tentu dengan bantuan SEO. Content dengan panduan SEO menjadi lebih terarah, terperinci, informatif, dan memuat beberapa kata kunci pilihan.

Namun membuat content dengan panduan SEO tidak lantas menjadi jaminan bahwa content tersebut akan dibutuhkan oleh orang lain. Maka dari itu, pemilihan topik bahasan juga menjadi poin penting dalam penulisan blog post. Setelah menentukan topik bahasan yang ingin dibahas, maka hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah membuat content yang menarik dan informatif. Jika hal tersebut berupa informasi, maka bagaimana membuat informasi tersebut dapat bermanfaat bagi orang lain. Namun jika hal tersebut tips, review, tutorial, dan lain sebagainya, maka bagaimana membuat agar orang menjadi penasaran dan ingin mengetahui lebih lanjut tentang penjelasan tersebut dengan cara membaca artikelnya secara menyeluruh di blog. Akan lebih baik lagi jika didalam content-content tersebut juga disisipkan link yang mengarah ke artikel dengan cakupan bahasan yang serupa atau yang masih berkaitan, agar pengunjung blog bisa lebih berlama-lama lagi berada di blog tersebut. Jika content menarik dan informatif, bukan tidak mungkin seorang pengunjung blog akan share artikel-artikel dalam blog ke akun-akun social media yang dimilikinya. Hal ini sangat menguntungkan karena tentu akan meningkatkan traffic blog tersebut.