Monday, February 12, 2018

PROMO IMLEK WOWRACK : DOMAIN & WEB HOSTING 88RB



Menyambut perayaan Imlek yang akan datang pada tanggal 16 Februari, Wowrack Indonesia memberikan penawaran dan PROMO HOKI DEAL SPECIAL IMLEK!

Apa promonya?


Yuk, segera pesan domain pilihanmu di STYLEHOSTING.CO.ID karena promo HOKI ini hanya berlangsung mulai tanggal 12 Februari 2018 –  12 Maret 2018!


Syarat dan ketentuan:
• Promo berlaku mulai tgl 12 Februari 2018 –  12 MARET 2018
• Promo Domain .id Rp 88.888 hanya berlaku untuk registrasi baru (Kode Promosi : IMLEK88) dan untuk domain .id diatas 4 karakter
• Renewal tahun berikutnya mengikuti harga normal
• Promo Domain .id ini berlaku dengan pemesanan paket hosting Stylehosting apapun minimal 1 tahun
• Promo tidak berlaku apabila telah melakukan upgrade/downgrade paket
• Promo ini tidak dapat digunakan bersamaan dengan promo lain


#WowFriends jangan lupa ajak teman, saudara, rekan kerja yang membutuhkan informasi ini. Buruan order! Sebelum penawaran PROMO ini berakhir!
Hubungi team sales Wowrack melalui contact dibawah ini :


๐Ÿ“ง : sales@wowrack.co.id⠀
☎️ : (031) 6000 2888 ๐Ÿ”› 24/7⠀
๐Ÿ’ป : stylehosting.co.id





Friday, August 25, 2017

Memilih Internet Service Provider Sesuai dengan Kebutuhan


Memilih Internet Service Provider (ISP) adalah masalah yang bisa dibilang susah-susah gampang. Terkadang ISP yang digunakan sudah sesuai dengan kebutuhan termasuk tentang kecepatan atau bandwidth yang diinginkan namun ternyata sering mengalami kendala seperti koneksi yang tiba-tiba mati dan terputus, atau jaringan yang kurang stabil. Namun sebaliknya, terkadang jaringan sangat stabil dan tidak putus-putus namun ternyata bandwidth nya sangat kecil dan kecepatannya sangat lambat. Memang banyak kendala yang tidak bisa diprediksi dari sebuah jaringan ISP. Maka dari itu, banyak orang masih merasa kebingungan memilih ISP yang paling sesuai untuk kebutuhannya. Internet yang lambat maupun tidak stabil merupakan hal yang paling dihindari, namun ironisnya juga paling sering terjadi kepada para pengguna ISP.

ISP pada dasarnya merupakan kebutuhan semua orang. Bagaimana tidak, tentu semua orang membutuhkan jaringan internet bukan? Untuk keperluan pekerjaan, keperluan bisnis, proyek, entertainment, komunikasi, dan lain sebagainya. Tentu pemakaian ISP ini lebih bisa diandalkan untuk keperluan-keperluan bisnis dan hal lainnya daripada penggunaan kuota internet karena limitnya yang tidak terbatas, dan kecepatan / bandwidthnya yang lebih tinggi. Biasanya penggunaaan internet dari provider penyedia ISP ini lebih ke arah untuk penggunaan profesional dan bisnis.


Definisi Internet Service Provider
Internet Service Provider adalah sebuah perusahaan atau provider yang menyediakan layanan jaringan dan koneksi internet untuk berbagai keperluan dan bidang seperti sekolah, universitas dan pendidikan lainnya, rumah sakit, gedung perkantoran dan apartemen, mall, bandara, rumah kost, dan lain sebagainya. Sambungan internet biasanya memerlukan sambungan koneksi dari kabel (wire) seperti kabel fiber optic, kabel telepon, kabel UTP, dan lain sebagainya. Koneksi internet juga dapat menggunakan wireless atau tanpa bantuan kabel untuk menghubungkan jaringan internet tersebut.
Masyarakat biasanya membutuhkan ISP yang mampu memenuhi kebutuhan mayoritas orang akan internet. Yaitu misalnya jaringan internet yang cepat dan stabil, koneksi yang tidak mudah putus-putus, serta internet yang aman. Aman disini yang dimaksud adalah jaringan internet aman dari resiko penyadapan internet dari para hacker serta Denial of Service (DoS) Attack dimana serangan yang menargetkan server utama ini bekerja dengan cara menyerang jaringan server maupun komputer dengan berbagai cara.


Fungsi Internet Service Provider
Img : StockSnap
Fungsi utama ISP adalah tentu menyediakan koneksi internet yang aman, cepat, dan stabil bagi masyarakat. Di era digital ini tentu kebutuhan akan internet adalah keperluan yang penting dan utama, bagaimana tidak, saat ini semua telah berubah ke sistem digitalisasi dan serba online. Pada dasarnya internet dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari komunikasi, pekerjaan, entertainment, pendidikan, penelitian, dan lain sebagainya.

Internet menjadi kebutuhan yang sangat penting, dan berlaku di berbagai bidang. Pada bisnis yang berbasis internet misalnya e-commerce atau online ticketing, kantor dan perusahaan bahkan telah menggunakan integrasi sistem cloud dalam operasional sehari-harinya. Tentu sistem cloud harus terhubung dengan koneksi internet bukan? Bisa dikatakan jika internet sebuah perusahaan tiba-tiba down atau terputus, maka akan banyak hal yang akan terkena imbasnya. Perusahaan membutuhkan koneksi internet untuk mengirim email, melakukan backup, melakukan koordinasi dokumen dan file dengan karyawan di internal perusahaan, dan lain sebagainya. Banyak hal yang akan berhenti atau tidak dapat dijalankan apabila koneksi internet terputus.

Beberapa fungsi ISP antara lain adalah :
  • Sebagai alat komunikasi melalui email, online chat, online call, video call, webcam, dan lain sebagainya
  • Sebagai penghubung komputer dengan sistem cloud computing untuk mempermudah serta efisiensi dan  manajemen waktu
  • Sebagai penghubung user ke sebuah website, blog, landing page, dan lain sebagainya
  • Sebagai salah satu media untuk proteksi terhadap cyber crime
  • Sebagai koneksi terhadap social media dan entertainment seperti Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, dan lain sebagainya

Kesimpulannya, internet digunakan untuk berbagai keperluan harian aktifitas baik pada sektor pendidikan, bisnis, entertainment, dan lain sebagainya. Maka dari itu sangat penting untuk memilih ISP yang berkompeten. Jadi tidak hanya terbujuk dengan harga yang murah, namun ternyata jaringan sering error, lemot, dan terputus tiba-tiba. Selain itu, membutuhkan waktu yang lama untuk perbaikannya, tentu dapat menimbulkan kerugian yang cukup besar. Selain koneksi yang stabil, ISP memilih ISP juga harus mempertimbangkan tentang keamanan jaringannya. Jangan sampai jaringan yang berbahaya sehingga rentan terkena serangan hacker maupun cyber crime lainnya.


Sifat - Sifat Internet Service Provider
Sebuah Internet Service Provider memiliki dua sifat yang cukup umum, yaitu :
  • Sifat ISP Terbuka
    Internet Service Provider yang bersifat terbuka adalah koneksi internet yang dapat digunakan oleh masyarakat luas dalam areal cakupan wilayah yang cukup besar dan dapat dimanfaatkan untuk masyarakat di area-area publik, seperti misalnya di sebuah bandara, taman kota, dan lain sebagainya.
  • Sifat ISP Tertutup
    Internet Service Provider yang bersifat tertutup adalah jaringan internet yang hanya khusus diperuntukkan dan digunakan oleh internal sebuah instansi atau lembaga tertentu, misalnya sebuah universitas, sekolah, dan kantor atau perusahaan.


Jenis - Jenis Internet Service Provider
Img : StockSnap

Ada beberapa jenis-jenis ISP. Jenis ISP ini dikategorisasikan berdasarkan atas layanan dan karakteristiknya. Berdasarkan karakteristiknya, ISP dibagi kedalam beberapa jenis yaitu :
  • Kecepatan koneksi. Bagi sebagian besar pengguna internet, kecepatan internet merupakan hal yang sangat penting. Karena internet yang lama akan menghambat aktifitas yang dilakukan. Termasuk salah satunya adalah buffering pada saat streaming sebuah video.
  • Web hosting
    Jika tidak memiliki server, pada untuk keperluan hosting dapat menggunakan ISP server berdasarkan ukuran masing-masing site.
  • Scan virus
    ISP dapat melakukan virus scanning serta anti-spam pada saat user melakukan upload file maupun aktifitas lainnya yang dapat membahayakan user yang lain.
  • Content filter
    Bisa dimanfaatkan untuk memblokir sebuah situs yang berbahaya atau tidak pantas sehingga juga dapat membantu untuk menghilangkan kemungkinan download otomatis dari situs-situs yang berbahaya.
  • Jaringan telepon
    Koneksi ISP juga dapat digunakan sebagai line telepon yang memungkinkan koneksi panggilan dengan menggunakan jaringan koneksi internet.

Sedangkan menurut layanannya, ISP dapat dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai berikut :
  • Wireless, yaitu koneksi internet yang dapat tersambung tanpa bantuan kabel
  • Dial-up connection, yaitu koneksi internet yang membutuhkan sambungan kabel baik itu kabel optik maupun kabel telepon untuk mengkoneksikan jaringan internet tersebut
  • Wi-Fi, yaitu sebuah pemancar signal internet tanpa menggunakan kabel. Biasanya banyak ditemui di area publik seperti bandara, cafe dan restoran, perpustakaan, dan lain sebagainya
  • Mobile access, yaitu koneksi internet yang biasanya digunakan khusus untuk penggunaan mobile telepon. Biasanya dengan menggunakan kecepatan 2G, 3G, 4G
  • Dedicated connection, yaitu koneksi jaringan internet yang biasanya digunakan khusus untuk internal perusahaan. Sehingga segala aktifitas perusahaan lebih private dan aman


Perbedaan Internet dan Intranet
Img : StockSnap

Ada beberapa perbedaan mendasar antara internet dan intranet. Perbedaan ini juga meliputi cakupan penggunaannya. Maka dari itu definisi internet dapat dijelaskan sebagai berikut. Internet atau singkatan dari interconnection networking adalah sebuah sambungan atau koneksi yang menghubungkan satu atau beberapa perangkat komputer sekaligus dengan menggunakan sitem global Transmission Control Protocol atau Internet Protocol Suite (TCIP/IP). Internet dapat digunakan secara luas dan bebas oleh berbagai lapisan masyarakat dan untuk berbagai kepentingan.

Sedangkan definisi intranet adalah jaringan private yang juga menggunakan TCIP/IP namun dalam penggunaannya lebih terbatas pada suatu instansi atau lembaga tertentu. Misalnya saja untuk keperluan akademik sebuah universitas, database rumah sakit dan perbankan, dan lain sebagainya.

Masalah - Masalah seputar Internet Service Provider
Img : StockSnap

Menggunakan Internet Service Provider untuk mengatasi kebutuhan-kebutuhan internet juga tidak jauh-jauh dari masalah yang kerap muncul dan dialami oleh sebagian besar penggunanya. Masalah-masalah yang ada pada ISP antara lain adalah :
  • Tidak bisa akses internet walaupun status internet connected, biasanya hal ini berujung lambatnya koneksi internet yang digunakan atau malah kadang berhenti sama sekali dan tidak terhubung ke internet
  • Problem akses ISP, biasanya dikarenakan server provider ISP yang down atau mendadak mati mungkin dikarenakan alus listrik yang tidak stabil, dan lain sebagainya.
  • Kabel jaringan yang terputus dengan dan lepas, selain itu router dan modem tidak ada akses jaringan.
  • Wireless adapter yang tidak terhubung dengan wireless network, biasanya hal ini merupakan gangguan dari server baik itu sedang down atau sedang dilakukan maintenance.

Maka dari itu, ada beberapa tips atau cara untuk mengatasi problem pada Internet Service Provider yang digunakan. Langkah-langkah melakukan troubleshooting pada masalah jaringan internet diantaranya :
  • Menemukan titik masalah dan menemukan solusinya
    Biasanya masalah internet connection tidak jauh-jauh dari kesalahan teknis pada perangkat yang digunakan, sehingga harus sering-sering dilakukan pengecekan dan maintenance.
  • Memastikan bahwa ISP yang digunakan memiliki team support yang selalu siap membantu selama 24/7 sehingga jika terjadi masalah dengan server, masalah dapat segera dilaporkan dan diperbaiki.

Beberapa hal tersebut dapat dijadikan sebagai sebuah pertimbangan dalam memilih dan memutuskan Internet Service Provider mana yang akan digunakan. Koneksi internet tidak hanya berkutat seputar kecepatan dan koneksi yang stabil, namun juga tentang keamanan jaringan serta sistem support yang cepat tanggap membantu jika terjadi masalah-masalah yang disebabkan oleh hal-hal teknis.






Tuesday, June 27, 2017

Memilih Jenis Security yang tepat untuk Keamanan


Mengetahui bahwa memiliki sistem keamanan yang berjalan dengan baik terhadap akses internet serta jaringan komputer yang digunakan akan memberikan rasa tenang dan aman. Terlepas dari apakah sistem keamanan tersebut mampu memberikan perlindungan secara efektif atau tidak. Setidaknya memiliki sistem keamanan adalah pilihan terbaik untuk mencegah sekaligus menanggulangi apabila terdapat masalah keamanan.

Namun seringkali masyarakat dibuat bingung dengan banyaknya jenis pilihan keamanan yang ditawarkan oleh penyedia layanan keamanan. Tanpa sebelumnya memahami dengan jelas jenis keamanan yang dibutuhkan. Akibatnya seringkali penggunaan fitur keamanan tersebut kurang cocok dan tidak bisa bekerja secara maksimal karena berada pada aplikasi yang bukan seharusnya. Maka dari itu, akan lebih baik apabila terlebih dahulu memahami dengan seksama jenis-jenis, manfaat serta pengaplikasian sistem keamanan.

Bagian Jaringan Komputer
Sebelum memahami tentang jenis-jenis keamanan yang tersedia, terlebih dulu dipahami tentang bagian jaringan komputer itu sendiri. Komputer adalah salah satu tools yang digunakan untuk menghubungkan jaringan, koneksi internet, dan user. Komputer memiliki beberapa bagian yang tergabung dalam jaringan komputer dan internet. Beberapa bagian tersebut antara lain adalah :

  • Jaringan tanpa kabel. Jaringan ini lebih memudahkan karena user dapat terhubung dengan jaringan internet tanpa harus memiliki instalasi yang rumit dengan kabel. Salah satu contoh jaringan internet tanpa menggunakan kabel adalah Wi-Fi.
  • Local Area Network (LAN). Jaringan private yang hanya digunakan untuk kalangan pribadi dan berada pada satu gedung.
  • Metropolitan Area Network (MAN). Jaringan yang mirip dengan LAN namun memiliki cakupan area yang lebih luas dan besar, yaitu mencakup gedung-gedung yang letaknya berdekatan.
  • Wide Area Network (WAN). Jaringan WAN mencakup area yang lebih ebsar lagi, yaitu hingga antar negara bahkan benua.

Keamanan Internet (Network Security)
Img : Pixabay

Tentu pada saat menggunakan internet pengguna perlu untuk dilindungi dengan keamanan agar data-data dan informasi yang terjadi selama proses terkoneksi dengan internet tetap aman, terhindar dari hacking dan serangan virus. Keamanan jaringan data-data terdiri dari beberapa kondisi seperti berikut ini :

  • Adanya privasi. Privasi dibutuhkan ketika pengirim dan penerima masing-masing membutuhkan perlindungan keamanan. Dimana data-data yang dikirimkan biasanya bersifat rahasia.
  • Terdapat authentification (otentifikasi), yaitu terdapat jaminan bahwa data yang dikirimkan benar-benar berasal dari pihak pengirim, bukan dari hacker.
  • Integritas, yaitu tidak ada perubahan dan ketidaksesuaian data yang dikirimkan.

Security Jaringan Komputer & Security Website
Sistem keamanan terbagi kedalam dua kategori dan fungsi, yakni untuk keamanan jaringan komputer serta untuk keamanan website. Walaupun berbeda, namun fungsi kedua sistem keamanan ini hampir sama, yaitu untuk melindungi user dari ancaman virus dan hack. Beberapa jenis security untuk jaringan komputer diantaranya adalah :

  • Network Topology, yaitu beberapa struktur jaringan yang berbeda-beda dan digunakan untuk implementasi jaringan internet atau jaringan LAN. Topologi ini ada yang memiliki model Ring, Bus, Star, Mesh, serta Tree.

  • IDS / IPS, yaitu singkatan dari Intrusion Detection System dan Intrusion Prevention System. IDS mampu mencari dan menemukan analisis serta bukti percobaan penyusupan (intrusi) dalam inspeksi lalu lintas jaringan. IDS dapat berbentuk perangkat lunak maupun perangkat keras. Ada dua jenis IDS yaitu Network Based Intrusion Detection System (NIDS) serta Host Based Intrusion Detection System (HIDS). Sedangkan IPS adalah sebuah gabungan dari Firewall sebagai perangkat blocking, dengan inspeksi penyusup dari IDS. IPS beekrja dengan cara melihat konten aplikasi, post, IP address, hingga port.

  • Security Information Management (SIM) adalah sebuah keamanan yang memiliki fungsi sebagai pusat dari pengamanan jaringan komputer. SIM dapat menganalisa data menggunakan korelasi serta query yang ada kemudian membuat semacam ringkasan laporan yang lengkap mengenai gangguan komputer. Sehingga dapat segera diambil tindakan pencegahan yang cepat dan tepat.

  • Packet Fingerprinting berfungsi untuk mengetahui peralatan apa saja yang ada dalam sebuah jaringan komputer sehingga dapat digunakan untuk mengontrol segala jenis penggunaan sistem dan jaringan komputer-komputer yang saling terkoneksi.

  • Port Scanning digunakan untuk mendeteksi port apa saja yang sedang terbuka pada sebuah sistem jaringan komputer. Port ini bekerja dengan sinkron dari satu port dengan port yang lainnya.

Img : Pixabay

Selain keamanan jaringan komputer tersebut, masih ada sistem jaringan keamanan untuk website yang mencakup jenis proteksi untuk mencegah tindakan pengganggu yang tidak dikenali sistem. Beberapa jenis keamanan website adalah :

  • Secure Socket Layer (SSL) adalah salah satu sistem keamanan server pada saat browsing melalui website. Jadi SSL ini akan mengunci dan mengamankan data-data dengan cara mengenkripsi data-data tersebut. Pada saat browsing biasanya tanda SSL ditandai dengan sebuah icon kunci berwarna hijau.

  • IP Security dibuat dengan tujuan untuk mengamankan komunikasi menggunakan Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TPC/IP). IP security ini selain memberikan fungsi terhadap keamanan, namun juga terhadap otentifikasi.

  • Security Association (SA) adalah bagian dari Internet Protocol (IP) itu sendiri. Protocol AH dan ESP menggunakan Security Association ini untuk menghubungkan pengirim dan penerima akses data pada lalu lintas IP. Dengan kata lain, SA akan mengamankan perjalanan data selama dalam proses pengiriman. SA memiliki istilah tersendiri yaitu Security Parameters Index (SPI), IP Destination Address, dan Security Protocol Identifier.

  • Firewall, digunakan untuk menghalangi orang luar atau orang asing masuk kedalam akses suatu jaringan. Firewall terdiri dari hardware da software. Dan cara kerja Firewall ini adalah dengan cara menyaring alamat IP yang asing dan berbahaya bagi pengakses internet. Firewall akan melakukan index dan sortir terhadap alamat-alamat IP, port, serta arah informasi yang muncul.

Jenis-Jenis Phone Security
Img : Pixabay

Selain komputer dan jaringan internet yang memerlukan jenis keamanan, ada satu device lagi yang memerlukan perlindungan yaitu telepon seluler. Apalagi saat ini handphone telah berfungsi cukup penting bagi semua keperluan mulai dari komunikasi, entertainment, pekerjaan, backup, dan media penyimpanan data. Handphone juga sangat rentan terkena serangan virus melalui beberapa aplikasi yang diinstall serta web browser yang dibuka melalui mobile web.

Salah satu cara untuk menyelamatkan telepon seluler dari ancaman-ancaman virus yang dapat membahayakan handphone adalah dengan cara seperti berikut :

  • Mengaktifkan fitur fingerprint. Fitur ini adalah model penyempurnaan keamanan yang disediakan dari provider penyedia telepon seluler. Walaupun terlihat remeh, namun metode keamanan ini cukup ampuh sebagai “pintu gerbang” keamanan sebuah telepon seluler.
  • Mengaktifkan password. Selain menggunakan fingerprint, lipatgandakan keamanan pertama handphone dengan menambah beberapa kata kunci. Kata kunci ini ada yang berbentuk eye scanner atau scan mata, pattern/pola tertentu untuk membuka lock handphone, serta fitur selfi foto untuk membuka handphone yang terkunci.
  • Menginstall beberapa aplikasi antivirus. Aplikasi ini dapat didownload secara gratis dan berbayar melalui Play Store dan App Store. Beberapa aplikasi antivirus misalnya saja adalah AVG Mobile AntiVirus Security, Avast Mobile Security & Antivirus, serta 360 Mobile Security.

Jenis Keamanan Wi-Fi
Perlindungan keamanan tidak hanya terbatas pada komputer dan jaringan melalui kabel. Bagaimana jika Anda terkoneksi dengan Wi-Fi gratis di area umum? Hal ini juga perlu menjadi bahan pertimbangan. Wi-Fi di tempat-tempat publik sangat berbahaya. Maka dari itu, hanya pastikan untuk mengkoneksikan device dengan penyedia Wi-Fi yang benar-benar terpercaya dan aman. Beberapa keamanan Wi-Fi yang perlu diperhatikan adalah Media Access Control (MAC) address, WPA-PSK (Wi-Fi Protected Access – Pre Shared Key), Shared Key atau WEP (Wired Equivalent Privacy), serta Wi-Fi Protected Access (WPA).

Jenis Security Web yang Wajib Diterapkan pada Website
Img : Pixabay

Website memang sasaran yang paling sering dicari hacker untuk diretas, dirusak, atau dicuri datanya. Untuk memberikan proteksi dan keamanan pada website, lebih baik mengaplikasikan beberapa prinsip-prinsip dasar dalam sistem keamanan website. Prinsip-prinsip tersebut adalah proteksi (protection), detection (deteksi), serta recovery.
Dalam mengakses website, perlu dilakukan enkripsi web browser data melalui keamananan Secure Sockets Layer (SSL). SSL sendiri memiliki beberapa jenis, karena pemakaian SSL ini tergantung pada masing-masing fungsinya. Sehingga pemakaian SSL disesuaikan dengan jenis dan fungsi website itu sendiri. Jenis-jenis SSL antara lain adalah :
  • Domain Validation (DV) SSL Certificate. Validasi DV SSL dilakukan melalui email, amak dari itu DV SSL disebut sebagai jenis validasi yang paling mudah dan murah. Namun ada persyaratannya yaitu email yang didaftarkan harus sama dengan data domain pada WHOIS.
  • Organization Validation (OV) SSL Certificate. OV SSL biasanya digunakan untuk validasi organisasi maupun badan yang ada dibelakang domain yang didaftarkan. Untuk menggunakannya harus memiliki dokumen-dokumen pendukung legalitas usaha dan organisasi tersebut.
  • Extended Validation (EV) SSL Certificate. EV SSL ini adalah tingkat pengamanan web browser yang paling tinggi dan memiliki harga yang relatif tinggi namun keamanannya terjamin. EV SSL biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang benar-benar membutuhkan proteksi keamanan akses browsing melalui browser. Salah satu ciri khususnya adalah pada alamat domain, terdapat nama perusahaan atau situs yang dituju dalam sebuah box bar berwarna hijau dibelakang icon gembok berwarna hijau. EV SSL selain aman, juga menyuguhkan sebuah eksklusifitas tersendiri bagi penggunanya.

Cara Mencegah dan Menghapus Virus dan Malware
Ada beberapa cara yang dapat diaplikasikan untuk mencegah dan menghilangkan Malware yang terlanjur masuk atau terpasang pada browser dan jaringan internet dan komputer. Cara menghilangkan malware di browser adalah sebagai berikut :


  • Menghapus program-program yang tidak diinginkan, asing, serta jarang atau tidak digunakan dari Chrome atau browser, hal ini hanya dapat dilakukan khusus untuk OS Windows.
  • Menghapus semua program yang tidak diinginkan serta menginstall antivirus, hal ini dapat dilakukan pada semua jenis komputer dan Operating System (OS).
  • Melakukan reset dan atur reboot atau mengatur ulang setelan/pengaturan browser pada semua jenis komputer dan Operating System (OS) yang digunakan.