Tuesday, May 23, 2017

Cloud Computing dan Pemanfaatannya bagi Kehidupan Sehari-Hari


Internet merupakan kebutuhan utama bagi sebagian besar orang di era digital ini. Mungkin hampir semua orang dengan berbagai kebutuhan memerlukan internet. Karena pada dasarnya internet bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan manusia, mulai dari bekerja, komunikasi, belajar, bermain dan entertaining, hingga berbelanja. Segala hal hampir dapat diselesaikan semua dengan bantuan internet.

Lalu pernahkah terpikirkan bahwa Anda juga dapat mempercayakan data-data dan informasi penting yang dimiliki secara virtual berbasis layanan internet? Mungkin sebagian orang masih melakukan beberapa cara tradisional dalam hal penyimpanan data. Misalnya saja dengan menyimpan di memory komputer, flashdisk, harddisk eksternal, dan lain sebagainya.

Media penyimpanan tersebut memang aman, namun bukan berarti jaminan 100% aman. Karena portable device juga sangat rentan untuk kemungkinan terkena virus komputer. Selain itu, media penyimpanan data secara fisik sedikit lebih menyulitkan dan tidak fleksibel. Anda harus membawanya kemanapun Anda pergi, tentu dengan berbagai resikonya misalnya terjatuh dengan benturan keras, tercebur kedalam air, hilang, dan lain sebagainya. Maka dari itu setidaknya Anda perlu mencoba mempertimbangkan media penyimpanan lain berbasis internet bernama cloud computing.

Pengertian Cloud Computing
Cloud computing adalah sebuah pengembangan layanan penyimpanan data dan informasi yang berbasis internet. Semua data dan informasi yang Anda miliki akan tersimpan dalam satu server internet serta bisa diakses kapanpun dan dimanapun asalkan Anda terkoneksi dengan jaringan internet. Satu lagi kelebihan cloud computing adalah Anda tidak perlu melakukan instalasi aplikasi maupun software apapun untuk layanan penyimpanan virtual melalui internet ini.

Cloud computing mengedepankan kenyamanan dan kemudahan bagi pengguna internet. Bagaimana tidak, bila yang perlu Anda lakukan adalah register atau log in, kemudian Anda dapat mengakses data-data yang dimiliki secara tidak terbatas kapanpun dan dimanapun itu. Anda tidak perlu repot-repot menyediakan harddisk dengan kapasitas besar untuk media penyimpanan data-data Anda.

Untuk aplikasi maupun software-software yang diperlukan untuk mengakses data-data ini sendiri juga telah disediakan oleh komputer server sehingga Anda tidak perlu untuk menginstall aplikasi tersebut terlebih dahulu. Semua aplikasi telah tersedia pada server, sehingga yang perlu dilakukan hanyalah akses untuk masuk ke aplikasi yang terdapat dalam server tersebut.

Manfaat Cloud Computing
Img : Pixabay

Cloud computing memungkinkan Anda untuk menyimpan data-data dan informasi secara aman dan terpusat pada salah satu server. Kemudahan untuk mengakses data-data tersebut merupakan pertimbangan utama untuk menggunakan media penyimpanan berbasis internet ini. Ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh dengan menggunakan media penyimpanan berbasis cloud computing, diantaranya adalah :

  • Fleksibilitas akses data
Perbedaan layanan cloud computing dengan media penyimpanan fisik pada umumnya sangat beragam. Cloud computing menggunakan internet sebagai akses ke penyimpanan data pada server utama. Maka dari itu ketika seseorang terhubung dengan internet, maka orang tersebut dapat mengakses data-data yang disimpannya dimanapun dan kapanpun. Aksesnya pun cukup mudah, tidak perlu menginstall aplikasi apapun. Data juga bersifat sangat fleksibel, Anda dapat mengedit, menambah, maupun menghapus data dimanapun Anda berada. Hal ini tentu sangat berbeda dengan media penyimpanan fisik. Dengan cloud computing, Anda tidak perlu lagi membawa harddisk eksternal dan laptop untuk transfer data. Karena Anda dapat mengakses data bahkan hanya dari smartphone.

  • Penyimpanan yang terpusat
Data yang tersimpan dan terintegrasi kedalam sistem cloud computing akan berada pada satu server yang terpusat. Layanan server ini disediakan oleh layanan cloud computing itu sendiri. Karena semua layanan sudah disediakan, maka Anda tidak perlu repot-repot untuk menyediakan berbagai macam infrastruktur pendukung lainnya seperti dara center dan storage atau media penyimpanan karena semua sudah tersedia secara online.

  • Data dijamin aman dan tidak rusak / corrupt
Seringkali portable device terkena virus karena seringnya masuk ke perangkat komputer yang berbeda-beda. Akibatnya, kadang data menjadi corrupt, hilang, atau rusak. Hal ini merupakan kerugian yang cukup besar mengingat data-data tersebut adalah informasi yang penting dan dibutuhkan. Dengan menggunakan cloud computing, kemungkinan data terkena virus akan semakin kecil. Karena data berada dalam satu layanan server cloud computing yang terintegrasi dan aman. Mekanisme akses cloud computing juga sangat mudah. Melalui cloud computing, data akan selalu berada dalam jangkauan. Dan untuk mengaksesnya, sistem cloud computing biasanya membutuhkan password dan identifikasi untuk log in ke akun tersebut.

  • Lebih murah dan tahan lama
Menginfestasikan dana untuk membeli media penyimpanan / storage seperti harddisk eksternal akan lebih tidak menguntungkan bila dibandingkan dengan cloud computing. Karena semua produk fisik akan memiliki waktu masa pemakaiannya masing-masing. Setelah beberapa tahun, produk berwujud fisik akan mengalami kerusakan atau pengikisan fungsi. Seperti misalnya sering error, tidak bisa membaca data, dan lain sebagainya. Hal ini berbeda apabila menginvestasikan dana kepada media penyimpanan yang tidak memiliki masa pemakaian, dan dapat digunakan sepanjang waktu serta kemungkinan data hilang sangat minim yaitu sistem cloud computing.

Jenis-Jenis Cloud Computing berdasarkan Fungsinya
Cloud computing memiliki beberapa macam jenis fungsi dan kegunaan, yaitu antara lain adalah :

  • Software
Salah satu layanan cloud computing adalah kenyamanan dan kemudahan dalam penggunaan software yang telah disediakan oleh sistem cloud computing itu sendiri sehingga Anda tidak perlu install aplikasi lagi. Contohnya adalah email seperti Gmail, Yahoo, Hotmail, layanan Google Drive, Dropbox, bahkan sosial media seperti Facebook dan Instagram, layanan instant messaging seperti WhatsApp, Facebook Messenger, Line, Skype, dan lain sebagainya. Anda cukup login ke akun-akun tersebut tanpa harus membeli software-software tersebut. Anda juga tidak perlu lagi harus menginstall aplikasi di PC, laptop, maupun perangkat lainnya.  

  • Platform
Platform layanan cloud computing bisa diibaratkan sebagai rumah, yaitu server, tempat hosting, media penyimpanan, network, dan sistem operasinya. Sebagai pengguna layanan, Anda tidak perlu mengkhawatirkan tentang bagaimana layanan tersebut dapat berjalan 24 jam tanpa gangguan. Atau dengan kata lain tidak perlu memikirkan bagaimana pemeliharaan dan perawatannya supaya dapat terus berjalan normal dan tanpa gangguan. Yang perlu Anda lakukan adalah memanfaatkan dan menggunakan layanan tersebut. Jika dirasa kurang cocokpun, Anda dapat dengan mudah berpindah ke penyedia layanan cloud computing yang lain.  

  • Infrastruktur
Layanan cloud computing juga menyediakan layanan persewaan infrastruktur seperti misalnya sistem komputerisasi, media penyimpanan atau storage, aplikasi, memory, network, dan lain sebagainya. Jasa layanan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna. Jadi ada beberapa orang dengan kebutuhan space memory yang berbeda-beda karena diperuntukkan untuk tujuan yang berbeda-beda. Maka orang tersebut dapat menggunakan layanan sewa infrastruktur cloud computing untuk kemudian memanfaatkannya sesuai dengan keperluannya masing-masing.

Model Cloud Computing
Img : Pixabay

Cloud computing pada umumnya memiliki 4 model cloud computing. Model layanan cloud computing ini ditujukan untuk kepentingan dan sasaran yang berbeda-beda. Model layanan tersebut adalah sebagai berikut :

  • Public Cloud
Cloud computing yang mengusung model publik atau umum, adalah cloud computing yang dapat diakses oleh siapapun. Penggunaannya pun dapat terbuka bagi siapa saja. Layanan cloud computing ini banyak yang tidak berbayar alias gratis namun juga ada yang berbayar dengan harga tertentu. Beberapa contoh cloud computing public adalah layanan email seperti Gmail, Yahoo mail, dan lain sebagainya. Kemudian layanan sosial media seperti Facebook dan Instagram. Sedangkan untuk pilihan yang berbayar seperti misalnya Adobe Creative Cloud, Windows Azure, dan lain sebagainya.

Cloud computing publik memiliki keuntungan tidak perlu mengeluarkan investasi untuk perawatan dan platform dan aplikasi. Namun kerugian cloud computing publik adalah tentang keamanan data yang riskan, sehingga perlu untuk memilih provider cloud hosting yang benar-benar terpercaya demi keamanan data-data.

  • Private Cloud
Sesuai dengan namanya, private cloud mengedepankan tentang privasi atau kerahasiaan para penggunanya. Private cloud computing biasanya digunakan untuk keperluan internal organisasi maupun perusahaan. Saat ini telah banyak perusahaan-perusahaan yang memiliki divisi atau departemen IT maupun support sebagai penyedia layanan platform, infrastruktur, dan aplikasi bagi perusahaan. Sedangkan divisi-divisi lain akan bertindak sebagai pengguna layanannya. Keuntungan menggunakan private cloud computing adalah keamanan yang sangat terjaga karena semua dikelola oleh badan atau institusi itu sendiri, bukan pihak luar perusahaan. Namun tantangannya adalah kesiapan waktu dan sumber daya untuk merawat, mengatur, dan menjaga infrastruktur tersebut agar tetap berjalan dengan normal dan lancar.

  • Hybrid Cloud
Hybrid cloud adalah layanan cloud computing yang merupakan gabungan dari public cloud dan private cloud. Biasanya hanya institusi atau perusahaan-perusahaan khusus yang mengaplikasikan layanan cloud hybrid ini. Hal ini biasanya berkaitan dengan hukum dan kerahasiaan data-data klien yang dimiliki, sehingga harus tetap memiliki private cloud sebagai media penyimpanan perusahaan secara rahasia.

  • Community Cloud
Cloud computing dengan tipe community adalah layanan cloud yang memungkinkan untuk berbagi antara bebrbagai organisasi dengan institusi dan perusahaan yang serumpun atau sama. Contoh perusahaan yang menggunakan community cloud adalah perusahaan dagang. Tujuan utamanya adalah mencapai tujuan masing-masing perusahaan, dan karena berada dalam rumpun yang sama, biasanya mereka berada dalam satu perahu yang sama. Cloud computing community dapat dikelola secara inetrnal maupun oleh pihak ketiga dan dapat diselenggarakan secara eksternal maupun internal. Sistem layanan ini lebih hemat dalam biaya karena pembayaran dapat dibagi bersama-sama.

Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing
Cloud computing memiliki beberapa keuntungan dan kelebihan tertentu serta kekurangannya masing-masing. Beberapa keuntungan cloud computing adalah sebagai berikut :

  • Akses dari manapun memungkinkan dapat bekerja dari mana saja
  • Proses registrasi yang mudah dan software otomatis selalu terupdate dengan sendirinya
  • Keuntungan jangka panjang, hemat dan lebih murah
  • Terhindar dari resiko-resiko kecelakaan seperti bencana alam dan listrik yang mati tiba-tiba tapi data akan tetap aman dan tidak rusak
  • Fleksibel dan aksesnya yang mudah serta cepat

Selain kelebihan tersebut, cloud computing memiliki beberapa kekurangan, yaitu antara lain adalah sebagai berikut :

  • Tidak bisa diakses apabila tidak terkoneksi dengan internet
  • Resiko terkena hacker melalui jaringan internet lebih tinggi
  • Ada beberapa penyedia layanan cloud computing yang layanannya sering down dan bermasalah

Cara Kerja Cloud Computing
Img : Pixabay

Cloud computing secara umum menggunakan internet sebagai alat dan media utamanya. Karena cloud computing adalah media penyimpanan berbasis internet, maka penggunanya harus terlebih dahulu terhubung dengan internet adagar dapat menikmati layanan cloud computing. Cloud computing memiliki satu server utama, dimana data-data tersebut disimpan dan akan diintegrasikan ke berbagai media device yang dimiliki oleh penggunanya. Yang terpenting lagi, semua software dan media aplikasi tidak terpasang pada komputer atau perangkat masing-masing melainkan dikelola langsung oleh aplikasi cloud server tersebut. Cloud computing memiliki beberapa karakteristik antara lain adalah :

  • Akses jaringan yang luas
Layanan yang tidak terbatas pada satu perangkat saja akan memudahkan orang untuk mengakses dan mendapatkan data-datanya dengan mudah. Data-data yang disimpan dapat diakses melalui PC, tablet, laptop, hingga smartphone.

  • Sumber daya yang bersifat dinamis
Sumber daya cloud computing akan digunakan oleh berbagai macam orang dengan berbagai bentuk keperluan dan tujuan. Maka dari itu harus bersifat lebih dinamis dan menyesuaikan dengan kebutuhan para penggunanya.

  • Layanan sesuai masing-masing permintaan
Masing-masing pengguna layanan cloud dapat melakukan pengaturan fungsi dan layanan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Anda dapat mengatur sendiri apa yang diinginkan dalam satu akun, misalnya Facebook yaitu upload, hapus, edit, dan sebagainya tanpa Facebook ikut mengatur akun Anda.

  • Layanan yang terukur
Sistem cloud memungkinkan untuk melakukan monitoring terhadap layanan-layanannya. Misalnya saja mengupgrade bandwidth, mengoptimalkan pemrosesan serta media penyimpanan. Salah satu contohnya adalah Google Drive yang memungkinkan Anda untuk mengetahui berapa jumlah space yang telah digunakan, berapa space yang tersisa, dan lain sebagainya.

  • Elastisitas layanan yang cepat
Layanan cloud computing sangat dinamis, sehingga dapat disesuiakn dengan kebutuhan masing-masing penggunanya. Hal ini juga tidak bersifat mengikat. Dengan kata lain tidak serta merta harus dengan ukuran kapasitas maupun space tertentu. Semua dapat dikondisikan sesuai dengan kebutuhan.

Penerapan Cloud Computing
Ada beberapa cloud provider yang menyediakan layanan cloud computing. Sebagai pengguna layanan, Anda bebas untuk memanfaatkannya secara langsung atau menyewanya. Biasanya yang menjadi faktor penentu adalah faktor biaya, layanan dan keamanan, serta memilih cloud provider yang telah terpercaya dan memiliki track record yang baik. Penerapan cloud computing dapat digunakan untuk kepentingan pribadi, maupun untuk keperluan bisnis dan profesional.






0 komentar: