Thursday, February 24, 2022

“Private Cloud atau Public Cloud?”; Kenali Layanan IaaS yang Sesuai Untuk Perusahaan

 


Penggunaan teknologi komputasi awan atau yang kerap disebut ‘cloud computing’ di Indonesia bermula sejak kenaikan jumlah pengguna ponsel dan media sosial. Komputasi awan menyediakan jalur cepat bagi perusahaan untuk membuka saluran digital untuk berinteraksi dengan pelanggan menggunakan jaringan internet.

Oleh karena itu, teknologi ‘cloud computing’ menyediakan beberapa layanan yang dapat memudahkan manajemen pengolahan data sebuah perusahaan. Salah satu di antaranya adalah Iaas atau yang disebut dengan Infrastructure as a Service.

Mengenal fitur-fitur IaaS dan layanan yang diberikan

Layanan cloud service semakin berkembang. Banyak perusahaan mulai menerapkan penyimpanan data dengan cloud computing. Dengan demikian sistem penyimpanan data secara online semakin dapat diakses dengan mudah dari mana saja dan kapan saja. Storage yang digunakan juga lebih mumpuni dalam segi kapasitas dan keamanan pengolahan data. IaaS, adalah salah satu dari tiga jenis cloud service yang tersedia di pasaran.

Iaas (Infrastructure as a service), didefinisikan sebagai layanan cloud service dengan komputasi virtual yang terhubung dengan sumber daya melalui internet. Tersusun dari komputer virtual dan server fisik yang sumber dayanya meliputi server, jaringan, penyimpanan, dan ruang data center yang dapat digunakan perusahaan dengan metode pay per use. IaaS memungkinkan perusahaan melewati kelebihan biaya dan kerumitan untuk membeli dan mengelola server fisik dan infrastruktur pusat data.

Hal-hal yang dapat dilakukan di layanan IaaS dapat sangat bervariasi. Bermula dari pengembangan sistem dan aplikasi dengan mencipatakan cloud service baru, kemudian penyimpanan yang sekaligus back-up data yang nantinya dapat mengantisipasi menikngkatnya permintaan tak terduga. Selain itu, IaaS juga menyediakan kemudahan proses pencadangan dan pemulihan data yang nantinya dapat menyelamatkan perusahaan apabila terjadi kerusakan. Analisis menyeluruh terhadap big data juga dapat dilakukan ketika sebuah perusahaan dengan teliti memilih layanan IaaS yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Kenali pilihan layanan IaaS yang aman

Sebelum mulai menggunakan layanan IaaS, perlu adanya pemahaman lebih rinci atas hal-hal lebih lanjut tentang layanan terkait. Komputasi awan memiliki model penyebaran yang beragam, dua diantaranya adalah Public Cloud Storage dan Private Cloud Storage.

Public Cloud Storage berbasis IaaS

Public Cloud merupakan layanan yang terdiri dari kumpulan server fisik yang di-hosting di pusat data yang kemudian dirancang untuk menjalankan satu fungsi. Pengguna layanan Public Cloud Storage berbagi platform cloud yang sama, tetapi dibedakan dengan Virtual Machine (VM) yang dipisahkan guna menghindari bahaya persinggungan dengan konfigurasi pengguna lain dalam platform yang sama. Public Cloud dikelola dengan sistem Unified Pool Resource; berfungsi sebagai alat pembagi fungsi kerja setiap server untuk mendukung berjalannya aplikasi yang di-host ketika terjadi failure di salah satu server.

Private Cloud Storage berbasis IaaS

Private Cloud menyediakan jaringan personal yang dapat dikostumisasi. Layanan ini dapat menjadikan sebuah perusahaan pengguna sebagai host aplikasi atau mesin virtual di host perusahaan. Private cloud berbasis IaaS ini lebih aman dan sesuai untuk penyimpanan data yang membutuhkan keamanan lebih baik serta kostumisasi dan kontrol atas penyimpanan data tersebut. Hal ini dikarenakan Private Cloud adalah single-tenant environment sehingga tidak berbagi resource dengan pengguna lainnya.

Dengan mengetahui perbedaan penting antara Public Cloud dan Private Cloud, pengguna diharapkan dapat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan keamanan yang diinginkan perusahaan. Berikut dirincikan beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan dalam memilih layanan IaaS yang diinginkan.

Memilih layanan IaaS yang Sesuai dan Aman

Dalam memilih layanan IaaS yang berjalan lurus dengan kebutuhan dan keinginan sebuah perusahan, perlu adanya dilakukan penyesuaian karakteristik penting yang ada dalam perusahaan. Sebelum menggunakan layanan terkait, beberapa pertimbangan berikut mungkin dapat digunakan sebagai acuan memilih layanan berbasis Infrastructure as a Service yang tepat.

1.      Memutuskan jenis lingkungan cloud yang akan digunakan

Jika sebuah perusahaan menginginkan cloud storage dengan pemanfaatan resource yang lebih maksimal, sinkronisasi penyimpanan data terpusat, fleksibilitas yang dapat disesuaikan, dan kontrol keamanan yang lebih tinggi, maka disarankan menggunakan layanan Private Cloud.

Layanan Public Cloud lebih sesuai digunakan untuk perusahaan dengan rencana penggunaan biaya yang lebih rendah, tenaga ahli yang terbatas, dan pemeliharaan berkala secara otomatis.

2.      Menentukan Status Perusahaan yang Dikelola

Perusahaan rintisan (start up) dapat langsung menggunakan IaaS guna menekan pengeluaran berlebih untuk penyimpanan dan manajemen pengolahan data. Perusahaan menengah dan sudah berjalan dapat memastikan kesiapan tenaga kerja dan kondisi finansial terlebih dahulu untuk kemudian memilih layanan IaaS yang aman dan sesuai.

3.      Memperhatikan ketersediaan tenaga ahli yang memadai dan mumpuni juga merupakan salah satu faktor penting untuk sebuah perusahaan memilih layanan IaaS yang sesuai. Tersedianya tenaga ahli dengan kompetensi mengelola dan mengoperasikan penyimpanan data adalah hal penting yang tidak bisa dilewatkan. Jika sebuah perusahaan memilih layanan Public Cloud, adanya pemeliharaan otomatis mungkin tidak akan terlalu membutuhkan tenaga ahli. Namun jika sebuah perusahaan memilih layanan Private Cloud, tenaga ahli yang kompeten akan dibutuhkan dikarenakan sensitivitas data perusahaan yang lebih tinggi.

4.      Memilih Provider/Penyedia yang Mematuhi Kode Praktik Keamanan Cloud Computing

Pertimbangan keamanan dalam layanan cloud service meliputi; privacy – menjaga privasi data pribadi, confidentiatlity – akses data hanya dapat dilakukan yang berwenang, integrity – akurasi kelengkapan data, availability – data yang dapat diakses dan diperlukan oleh orang dengan kekuasaan tertentu saja. Maka dari itu, perusahaan harus cermat memilih penyedia layanan IaaS yang mematuhi kode praktik. Pengguna disarankan memilih penyedia layanan IaaS yang telah memiliki sertifikasi ISO/IEC 27017 Sistem Manajemen Keamanan Cloud dan ISO/IEC 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Memperhatikan sensitivitas data yang akan dikelola dalam layanan IaaS. 

Sensitivitas dan Confidentiality data sebuah perusahaan juga berperan penting dalam memilih layanan Private Cloud atau Public Cloud. Hal ini disebabkan resiko yang akan ditanggung sebuah perusahaan apabila terjadi kekeliruan atau kebocoran data. Namun demikian, baik layanan Private Cloud dan Public Cloud memiliki tingkat keamanan yang sangat tinggi. Sehingga perlu diadakannya peninjauan kembali oleh sebuah perusahaan sesuai dengan lingkungan cloud service yang diinginkan.

Dengan menggunakan layanan ‘cloud computing’, sebuah perusahaan harus mempercayakan sepenuhnya kemanan dan kerahasiaan data pada provider cloud service yang dipilih. Maka dari itu, penting sekali untuk mencari partner cloud computing yang telah bersertifikat dan berstandar ISO untuk kemanan dan kerahasiaan yang lebih terjamin.

Segera hubungi Wowrack Indonesia untuk mendapatkan layanan Private Cloud bersertifikasi ISO27001:2013. Dengan menghubungi team kami melalui sales@wowrack.co.id Anda bisa langsung berkonsultasi tentang kebutuhan Cloud Anda secara gratis.

0 komentar: