Thursday, April 21, 2022

8 Tokoh Perempuan Berpengaruh dalam Perkembangan Teknologi

8 perempuan hebat dalam teknologi

Di era ini, sudah bukan pemandangan yang asing lagi untuk kita menemukan perempuan yang aktif berkarir dalam dunia teknologi.

Mungkin banyak yang mengira bahwa perempuan tidak begitu berkontribusi dalam dunia teknologi. Namun faktanya, dari masa ke masa perempuan sudah ikut serta dalam mengembangkan teknologi. Mulai dari inventor hingga yang sekarang banyak kita temukan, yaitu perempuan yang memimpin atau menciptakan perusahaan teknologi.

Supaya mengerti betul peran-peran perempuan dalam teknologi, ada baiknya kita mulai membahas apa sih sebenarnya peran perempuan dalam penemuan teknologi itu?

Peran Perempuan Dalam Penemuan Teknologi

Tidak banyak diketahui masyarakat luas, perempuan sebenarnya juga turut andil dalam penciptaan teknologi. Beberapa wanita hebat yang memiliki peran besar dalam terciptanya teknologi adalah:

Ada Lovelace: Programmer Pertama

Ada Lovelace merupakan tokoh penting dalam sejarah perkembangan ilmu teknologi, sains, dan matematika. Bagaimana tidak, Lovelace disebut-sebut sebagai pencipta Bahasa pemrograman pertama di dunia.

Perempuan dengan nama asli Augusta Ada Byron ini lahir di London, Inggris pada tahun 1815. Beliau telah akrab dengan matematika sejak umur 4 tahun. Keahlian dan ketertarikannya ini berasal dari ibunya yang merupakan seorang matematikawan

Pada umur 12 tahun Lovelace telah mampu menuliskan buku mengenai teknik mesin yang berjudul “Flyology”, sebuah buku tentang rencana pembuatan peralatan terbang. Minatnya terhadap teknik mesin ini muncul setelah beliau melihat mesin Jacquard pertama yang diciptakan pada tahun 1801.

Pada saat Lovelace menginjak 17 tahun, beliau untuk pertama kalinya bertemu dengan Charles Babbage. Benar, Charles Babbage merupakan tokoh yang dikenal sebagai Bapak Komputer.

Pada saat itu, Babbage sedang mengembangkan mesin penghitung otomatis (kalkulator) yang merupakan cikal bakal komputer. Alih-alih membuatnya sendiri, Babbage menerima banyak bantuan dari Lovelace dalam pengembangan bahasa pemrograman yang digunakan oleh mesinnya. Lovelace berhasil menciptakan bahasa komputer pertama kali yang menggabungkan antara angka dan Bahasa.

Untuk menghormati jasa Lovelace, Amerika menetapkan hari Lovelace Day.

Hedy Lamarr: Penemu Teknologi WiFi Pertama

Bagi beberapa orang wajah dan nama Heddy Lamarr mungkin tidak asing. Hal ini bukan lah sesuatu yang aneh, pasalnya Hedy Lamarr adalah seorang aktris ternama pada masanya. Bahkan, Lamarr mendapatkan julukan sebagai wanita paling cantik di dunia perfilman.

Tapi siapa sangka kalau wanita cantik ini merupakan ilmuwan berjasa yang menemukan cikal bakal teknologi WiFi.

Lamarr lahir di Vienna, Austria pada tahun 1914. Sejak kecil Lamarr tertarik dengan dunia mesin dan juga dunia seni. Ia memperoleh bakat seninya dari sang ibu yang merupakan seorang pianis.

Pada tahun 1932, Hedy Lamarr memutuskan untuk berkarir pada perfilman Hollywood. Tapi nampaknya kehidupan Hollywood tidak membuatnya puas. Ia merasa tidak nyaman bisa hidup tenang saat banyak hal yang sedang terjadi (Perang Dunia II).

Lamarr kemudian bertemu dengan George Antheil, seorang pianis yang memiliki ketertarikan dan semangat yang sama dengannya. Lamarr yang memiliki pengetahuan tentang seluk beluk amunisi serta persenjataan dari pernikahan sebelumnya, dan Antheil yang pernah bereksperimen dengan kendali otomatis instrumen, kerap melakukan diskusi dan berhasil menciptakan “sistem komunikasi rahasia”

Penemuan tersebut mampu memanipulasi frekuensi interval tidak teratur saat menerima atau melakukan transmisi. Lamarr dan Antheil menggunakan piano roll serta 88 tuts piano untuk mengacak sinyal pada kisaran 88 frekuensi. Itulah awal mula frekuensi hoping ditemukan.

Temuan ini kemudian menjadi cikal bakal teknologi Bluetooth, WiFi, dan GPS. Meskipun hak paten penemuannya sempat menerima penolakan, namun akhirnya penemuannya diakui dan dihargai juga pada tahun 1997.

 

Penemuan-penemuan dari kedua perempuan di atas tidak hanya memberikan efek besar pada perkembangan teknologi tapi juga menginspirasi banyak perempuan lainnya.

Berkat Lovelace dan Lamarr, banyak perempuan-perempuan hebat lainnya yang juga memberikan pengaruh besar pada perkembangan teknologi.

Perempuan-Perempuan yang Berperan Dalam Perkembangan Teknologi

Jika membicarakan perempuan yang berpengaruh dalam dunia teknologi, maka tidak cukup hanya dengan menyebutkan Ada Lovelace dan Hedy Lamarr. Masih banyak perempuan-perempuan hebat yang bisa dijadikan motivasi bagi perempuan di seluruh penjuru dunia, mereka adalah Marissa Mayer, Safra Catz, dan Gwynne Shotwell.

Marissa Mayer

Marissa Mayers merupakan seorang wanita yang menjadi engineer pertama Google. Mayers bahkan termasuk salah satu dari 20 pegawai pertama Google. Artinya, Mayers turut membangun kesuksesan Google dari awal sampai pada titik di mana Google digunakan semua orang.

Selama 13 tahun bekerja untuk Google, Mayers telah berjasa dalam pengembangan Google Search, Google Images, Google Maps, Goole Product Search, Google Toolbar, iGoogle, dan Gmail. Marissa Mayers juga ikut andil dalam perancangan tampilan laman utama pencarian google.

Setelah hengkang dari Google, Mayers menerima tawaran untuk menjadi CEO dari Yahoo! Inc. Meskipun tidak berjalan lancer saat menjabat CEO Yahoo!, Mayers tetap semangat untuk bergelut di dunia teknologi. Hingga pada tahun 2020 ia mendirikan perusahaan teknologinya sendiri yaitu Sunshine (Lumi Labs).

Karena kiprahnya di dunia teknologi ini, Marissa Mayers menduduki posisi ke 55 The World’s Most Powerfull Women 2016 versi Forbes.

Safra Catz

Safra Catz merupakan CEO dari salah satu perusahaan teknologi raksasa yaitu Oracle Corporation. Mengawali karirnya sebagai seorang banker, Safra Catz memutuskan untuk switch career dan terjun ke dunia teknologi. Catz mulai bergabung dengan Orale pada tahun 1999.

Ia ditunjuk sebagai CEO pada tahun 2014 setelah 15 tahun menjadi bagian dari Oracle. Selama 15 tahun itu, ia ikut andil dalam pertumbuhan pesat Oracle. Ia berhasil membantu Oracle dalam proses 130 akuisisinya.

Kerja keras Catz membuatnya berada pada urutan ke 19, The World’s Most Powerful Women versi Forbes.

Gwynne Shotwell

Perempuan asal AS yang lahir pada tahun 1963 ini merupakan seorang pebisnis dan engineer. Ia dikenal luas sebagai pemimpin dari perusahaan transportasi luar angkasa swasta, SpaceX.

Ia ditunjuk sebagai COO dari SpaceX karena kerja kerasnya dalam mensukseskan proyek Falcon 1 yang merupakan proyek pertama dari SpaceX. Shotwell berperan penting dalam keberhasilan 50 peluncuran Falcon yang meraup revenue hingga 5 Trilliun Dolar AS.

Di bawah kemimpinan Shotwell SpaceX menjadi perusahaan transportasi luar angkasa swasta pertama yang meluncurkan 2 astronot ke orbit bumi.

Perempuan Indonesia dalam Teknologi

Meskipun semua perempuan yang disebutkan di atas berasal dari negara-negara barat, bukan berarti Nusantara tidak mempunyai perempuan-perempuan hebat yang berkiprah dalam dunia teknologi.

Di Indonesia juga mulai banyak perempuan yang berani terjun ke dunia teknologi terutama untuk generasi mudanya. 3 dari perempuan hebat Indonesia itu adalah Alamanda Shantika, Anantya Van Bronkhorst, dan Shinto Nugroho.

Alamanda Shantika

Nama Alamanda Shantika kerap terdengar di setiap diskusi mengenai Start Up. Bagaimana tidak, Alamanda adalah salah satu dari pendiri Gojek dan juga Binar Academy, sebuah lembaga pendidikan di mana generasi muda bisa belajar coding.

Alamanda sendiri mengaku memiliki ketertarikan pada matematika sejak kecil. Di umurnya yang ke 14 ia sudah bisa mulai mempraktikan coding untuk membangun blog pribadinya.

Saat bergabung dengan Gojek, ia mendapat motivasi besar dari sang founder yaitu Nadiem Makarim. Menurut Alamanda, Nadiem membuatnya tidak hanya mendirikan Start Up sendiri tapi membangun kesadaran masyarakat luas untuk mulai membangun Start Up-Start Up lainnya.

Dengan gagasan itu, ia mulai mendirikan Binar Academy untuk membentuk generasi muda yang akrab dengan dunia digital terutama coding, dengan harapan mereka bisa menciptakan lingkungan Start Up yang diimpikannya.

Anantya Van Bronckhorst

Bagi pembaca yang telah lama berkecimpung di dunia digital, nama Think.Web mungkin sudah tidak asing lagi. Think.Web adalah perusahaan digital yang membantu clientnya dalam membangun website, perusahaan digital yang telah berkembang pesat ini ditemukan oleh Anantya Van Bronckhorst.

Anantya membangun Think.Web pada tahun 2005, setelah sebelumnya sudah mulai terjun di dunia digital dalam pembuatan website padan tahun 2002-2004.

Ia memulai Think.Web hanya dengan 6 orang, di bawah kemimpinannya kini Think.Web telah memiliki lebih dari 90 pegawai dan banyak sister company seperti Digify, inmotion, TalkLink, dan sebagainya.

Shinto Nugroho

Shinto merupakan Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah di salah satu perusahaan teknologi raksasa dunia yaitu Google. Sebagai perwakilan dari Google dan Indonesia, Shinto kerap menjadi penengah dan mediator untuk menyampaikan keinginan dari kedua belah pihak.

Sebelum bergabung dengan Google, Shinto pernah menjadi staf kementrian pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Menurutnya Indonesia mempunyai banyak potensi pada SDM nya. Shito berharap kedepannya, akan lebih banyak lagi perempuan Indonesia yang terlibat dalam perkembangan teknologi.

 

Sebenarnya masih banyak perempuan-perempuan hebat lain yang juga turut berperan dalam dunia teknologi. Namun, dengan membaca mengenai 8 tokoh perempuan berpengaruh dalam perkembangan teknologi di atas, semoga dapat menginspirasi Anda semua untuk lebih berani dan semangat berkiprah di dunia teknologi.

Ikuti terus informasi-informasi seputar teknologi di blog Wowrack Indonesia, atau Anda juga bisa mendapatkan informasi dengan melihat kanal Youtube kami.

0 komentar: