Thursday, June 30, 2022

Pengelolaan Data Pada Cloud Computing

 

Pengelolaan Data Pada Cloud Computing

Cloud computing atau yang dapat disebut sebagai komputasi awan, adalah bentuk metode penyimpanan berbasis internet yang diciptakan untuk mengoptimalkan kinerja penyimpanan.

Cloud computing merupakan perangkat server kompatibel yang dapat diakses dimana saja, selama Anda terkoneksi dengan jaringan internet.

Tentunya, hal ini dapat menghantarkan kemudahan terhadap berbagai kegiatan Anda, layaknya mengolah, menyimpan, dan mengakses data dapat Anda lakukan dengan mudah.

Keamanan Data Pada Cloud Computing

Pada pembahasan di bawah ini, terdapat sejumlah poin yang akan memaparkan berbagai penjelasan penting mengenai layanan perlindungan data terhadap cloud hosting.

Memberikan Proteksi Data yang Menyeluruh

Sebelum memilih metode penyimpanan yang tepat, Anda perlu melakukan peninjauan lebih dalam metode perlindungan seperti apa yang mereka gunakan, dimana lokasi penyimpanan berbagai data tersebut, dan lain sebagainya.

Mengapa lokasi penyimpanan data juga perlu dipastikan? Bukankah, lebih efisien untuk memastikan metode perlindungan saja?

Nyatanya, peninjauan terhadap lokasi penyimpanan berbagai data juga penting untuk Anda lakukan. Karena tentunya, lokasi penyimpanan data  memiliki kaitan erat dengan pusat data yang dimiliki oleh penyedia layanan jasa.

Security Control (Pengelolaan Keamanan)

Usai memastikan bahwa data yang dimuat telah diproteksi atau dilindungi dengan baik. Berikutnya, Anda perlu perhatikan bagaimana pembentukan keamanan yang sebelumnya telah dibentuk terhadap data yang Anda miliki, seperti apa saja prosedur perlindungannya, dan lain sebagainya.

Pengelolaan keamanan ini dibentuk agar data yang sebelumnya telah disimpan dan dikelola, hanya dapat diakses oleh Anda sebagai pemilik website, maupun pekerja atau karyawan di platform penyedia layanan cloud hosting.

Compliance

Compliance merupakan sebuah standarisasi yang sebelumnya telah diterapkan pada penyedia jasa layanan cloud hosting. Ada berbagai jenis proteksi yang dapat Anda terapkan, seperti misalnya untuk pemberlakuan perlindungan yang menggunakan ISO 27001.

Dalam hal ini, penyedia layanan menggunakan  ITIL, COBIT, Cloud Security Alliance. Hal ini dapat dikatakan termasuk dalam regulasi internasional dan pemerintahan.

Multi-Tenancy

Resource sharing merupakan sifat wajib yang dimiliki oleh cloud computing. Ketika menjumpai pengguna yang melakukan penyelewengan dan membocorkan data. Dampaknya, hal ini mampu dirasakan terhadap data yang Anda muat di sana.

Oleh karenanya, hal ini perlu mendapat peninjauan dan dipertimbangkan dengan baik.  Karena mungkin saja, secara fisik data yang Anda miliki bisa jadi ada dalam satu media yang sama dengan yang data yang ternyata juga dimiliki oleh pengguna lain.

Itulah berbagai keamanan atau perlindungan yang dapat Anda peroleh dari cloud computing. Pembahasan kali ini, dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Anda yang masih merasa ragu saat hendak mengenakan hunian website yang satu ini.

Jadi, apakah Anda tertarik menggunakan jasa penyedia cloud hosting? Jika Anda masih memerlukan berbagai informasi penunjang, maka artikel Keamanan Data Pada Cloud Computing mungkin dapat membantu Anda untuk mencari informasi cloud hosting dalam lingkup yang lebih luas dan penyajian yang lebih menyeluruh.

Peran Cloud Computing yang Membantu di Era Pandemi

Di masa pandemi ini, kehadiran cloud computing telah memberikan manfaat yang begitu besar, terhadap tata kelola penyimpanan website dengan kapasitas yang luas dan memadai.

Antara lain, metode penyimpanan ini mampu digunakan untuk mengatur penyimpanan dokumen, foto, video, dan lain sebagainya.

Penyebaran virus covid-19 yang semakin meningkat, membuat pemerintah harus mengambil tindakan tegas berupa pengadaan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) dan instruksi WFH (Work From Home) bagi sebagian pekerja yang bekerja di perusahaan tertentu.

Tentunya, dampak dari pemberlakuan WFH ini tidak mudah dilakukan oleh para pekerja. Antara lain, kegiatan WFH ini nyatanya juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pekerja dalam menuntaskan pekerjaannya secara optimal dan efisien.

1.    Tantangan Work From Home Selama PPKM

Pemahaman berbagai tantangan dikala WFH amat penting untuk Anda terapkan. Dimana, pemahaman mengenai tantangan WFH ini nantinya akan membantu Anda dalam membentuk langkah antisipatif dan terarah ketika bekerja secara WFH.

Lantas, apa saja tantangan yang dihadapi para pekerja dalam menjalani WFH?

  • Kendala Koneksi Jaringan yang Buruk dan Tidak Bersahabat.
  • Tantangan dalam Berkolaborasi Secara Optimal
  • Tantangan Proteksi (Keamanan Data)

2.    Manfaat Cloud Computing

Aplikasi cloud hosting sendiri telah dilengkapi dengan metode penyimpanan Cloud Computing, dan tersebar dalam beragam sistem, desktop atau mobile.

Karena memiliki peranan yang cukup vital dan penting sebagai pengelola penyimpanan data maupun media.

Metode penyimpanan Cloud Computing  sendiri, juga telah dilengkapi dengan proteksi atau perlindungan yang dibangun untuk melindungi data yang tersimpan.

Oleh karenanya, berbagai peranan Cloud Computing ini telah menghadirkan berbagai manfaat yang membantu progres kerja selama pandemi.

       Memperlancar Kolaborasi, kehadiran Cloud Computing membantu penggunanya untuk mengakses aplikasi yang sama dalam satu waktu dan memberlakukan pengelolaan data dalam waktu bersamaan.

       Memproteksi data, seperti yang telah disinggung sebelumnya metode Cloud Computing telah dilengkapi dengan proteksi atau perlindungan yang dibangun untuk melindungi data yang tersimpan, sehingga Anda tidak perlu takut akan serangan cyber.

       Menyajikan Skalabilitas dan Fleksibilitas yang Tinggi, tanpa perlu membeli hardware atau perangkat keras. Anda mampu menambahkan kapasitas Cloud kapan saja sesuai dengan kebutuhan.

       Mengoptimalkan Kinerja Daya Saing, kemudahan akses dalam berkolaborasi dan penyediaan skalabilitas yang tinggi tentunya dapat mengoptimalkan kinerja daya saing Anda bukan?

       Menghadirkan Solusi Backup, tidak kalah penting dengan proteksi atau perlindungan. Sebagai metode penyimpanan web hosting, Cloud Computing juga menghadirkan solusi backup agar data yang Anda muat tidak hilang.

Itulah berbagai peranan Cloud Computing yang membantu kinerja para pekerja selama menjalani WFH.  Tentunya, berbagai fitur serta metode penyimpanan berupa cloud hosting, menyajikan kemudahan tersendiri bagi cloud hosting.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui informasi yang jauh lebih lengkap. Anda dapat meninjau artikel Manfaat Cloud Computing Selama WFH PPKM

Cloud Computing yang Membantu Aktivitas Keseharian Anda

Ketika Anda membentuk keputusan untuk melakukan migrasi data menuju cloud hosting.

Selain performa yang efisien dan praktis, hal lain yang perlu dipertimbangkan dan ditinjau lebih dalam ialah pemberlakuan proteksi atau perlindungan data, serta pengelolaan data yang disajikan.

Lakukanlah peninjauan terhadap proteksi yang diberikan oleh  metode penyimpanannya, yakni Cloud Computing.

Maka dari itu, mengenali bahkan memahami berbagai peranan atau manfaat Cloud Computing dalam aktivitas keseharian amat penting untuk Anda bentuk sejak dini.

Sebagai metode penyimpanan yang umum digunakan, Cloud Computing menjadi salah satu pilihan yang tepat bagi Anda yang mengedepankan kualitas dan berkeinginan kuat untuk memiliki metode penyimpanan terintegrasi secara optimal.

Antara lain, serba-serbi umum yang penting Anda ketahui mengenai Cloud Computing sendiri adalah sebagai berikut.

1.    Manfaat Cloud Computing

Dengan kehadiran server terpusat dalam melakukan penyimpanan data, dan proteksi keamanan yang terverifikasi. Sebagai pengguna metode penyimpanan Cloud Computing Anda dapat memperoleh berbagai manfaat sebagai berikut.

       Akses data yang dapat dilakukan dengan fleksibel.

       Pemberlakuan penyimpanan secara terpusat.

       Jaminan data yang tidak akan rusak dan dijaga dengan aman.

       Lebih murah dan dapat tahan dalam jangka waktu yang cukup lama.

2.    Jenis-jenis Cloud Computing Berdasarkan Fungsinya

Setelah mengenal berbagai manfaat yang dihadirkan oleh Cloud Computing, pada pembahasan ini Anda akan disajikan berbagai jenis Cloud Computing yang dapat Anda gunakan berdasarkan fungsinya.

Software

Penggunaan software yang disediakan oleh Cloud Computing, menghadirkan kemudahan bagi penggunanya. Tanpa perlu membeli hardware dan melakukan perawatan. Pengelolaan data dapat dilakukan jauh lebih mudah dan praktis dengan menggunakan software.

Platform

Dapat dianalogikan sebagai hunian, platform Cloud Computing merupakan server terpusat tempat dimana pengelolaan data akan diproses. Dan layanan ini, dapat bekerja selama 24 jam tanpa adanya gangguan.

Infrastruktur

Tidak sampai disitu, layanan Cloud Computing ini juga membantu Anda untuk memperoleh berbagai layanan infrastruktur yang memadai.

3.    Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing

Tentunya, segala sesuatu tidak lepas dari kelebihan maupun kekurangan. Hal tersebut, nyatanya juga berlaku terhadap Cloud  Computing. Dan berikut ini adalah kelebihan yang dimiliki oleh Cloud Computing.

       Akses dimana saja dan kapan saja.

       Proses registrasi yang mudah.

       Lebih hemat dan fleksibel.

       Terhindar dari resiko eksternal layaknya bencana alam.

       Aksesnya mudah dan cepat.

Dan untuk kekurangan dari Cloud Computing ini, dapat dijumpai sebagai berikut.

       Tidak dapat diakses apabila tidak terkoneksi dengan internet.

       Resiko mengalami serangan hacker ketika jaringan internet lebih tinggi.

       Adanya resiko down.

Itulah berbagai pemanfaatan Cloud Computing dalam kehidupan keseharian. Jika Anda tertarik untuk mengetahui informasi yang jauh lebih lengkap. Anda dapat meninjau artikel Cloud Computing dan Pemanfaatannya bagi Kehidupan Sehari-Hari

Peranan Open Source dalam Mengoptimalkan Infrastruktur Cloud Computing


Open Source merupakan salah satu tools yang dapat membantu pengoptimalan monitoring infrastruktur Cloud Computing. Dalam penggunaannya, Open Source sendiri menghadirkan kemudahan bagi penggunanya dalam memodifikasi, menyalin, membagikan, ataupun menghapus kode di dalamnya.

Untuk menunjang efektivitas Cloud Computing, tools layaknya Open Source ini diperlukan karena menghadirkan beragam peranan yang dapat dioptimalkan secara menyeluruh. Dimana sebuah Open Source yang baik dikategorikan sebagai berikut ini :

  • Memperoleh skalabilitas
  • Mampu melakukan monitoring dengan maksimal
  • Mensupport segala jenis cloud
  • Interface yang dapat dengan mudah digunakan oleh pengguna

Kategori di atas telah mengindikasikan, bahwa tools monitoring yang baik, dapat bekerja secara optimal, dan mampu membentuk pengelolaan infrastruktur yang terarah.

Oleh karenanya, untuk memaksimalkan monitoring kondisi infrastruktur, Anda dapat menggunakan salah satu Open Source yang ada di bawah ini.

1.    Zabbix

Tools Open Source yang berperan dalam memonitoring server ini, merupakan salah satu Open Source yang memiliki keunggulan berupa performa yang jitu, pembaruan yang dapat dilakukan dengan mudah, serta pemberlakuan integrasi yang dapat dilakukan dua arah.

2.    Grafana

Merupakan open source yang dapat mengumpulkan berbagai data dari satu source, namun memiliki fleksibilitas yang tinggi, karena dapat digunakan secara bersamaan dengan open source lainnya.

3.    Prometheus

Memiliki keunggulan karena dilengkapi dengan alert manager. Open Source Prometheus ini memiliki fokus terhadap analisis pengelolaan data, pemberlakuan pengumpulan data, dan alerting.

4.    Icinga

Mampu memperhitungkan availability dan performa jaringan. Tools Open Source Icinga ini, memiliki skalabilitas dan kemudahan dalam memberlakukan konfigurasi secara efektif dan efisien.

5.    Nagios

Memiliki performa yang baik dalam melakukan peninjauan, serta terintegrasi dengan software secara menyeluruh. Tanpa memerlukan banyak resource, Nagios membantu Anda dalam mengoperasikan berbagai komponen jaringan.

Itulah berbagai open source yang mampu membantu Anda dalam melakukan monitoring atau peninjauan secara optimal. Sebenarnya, terdapat dua rekomendasi open source lainnya. Yakni, OpenNMs dan Monitor.Us. Tertarik untuk mengetahui kedua open source ini?

Ketahui informasinya dalam artikel 7 Open Source Tools Terbaik untuk Monitoring Infrastruktur Cloud

 

0 komentar: