Tuesday, February 23, 2021

SOC: Apa itu Security Operations Center?

SOC:SecurityOperationsCenter

Sejak pertama kali diperkenalkan, perkembangan teknologi cybersecurity terus meningkat. sayangnya, hal ini juga diiringi dengan meningkatnya kasus kerugian yang diakibatkan oleh cyber-attack atau serangan siber.

Apakah cybersecurity tools yang sekarang belum cukup canggih?

Ketika terjadi cyber-attack, masalah tidak selalu ada pada tools yang digunakan. Sering kali kesalahan terjadi pada pengoperasian. Kendala seperti kurangnya resource yang berpengalaman, tidak tersertifikasi, atau kurang terstrukturnya proses keamanan perusahaan kerap menjadi alasan utama.

Untuk itu, penting sekali bagi sebuah perusahaan mempunyai Security Operations Center.

Apa yang dimaksut dengan SOC?

Terlepas dari peran pentingnya dalam mengamankan server perusahaan, Security Operations Center atau SOC belum banyak mendapat perhatian di Indonesia.

SOC sendiri adalah sebuah tim pusat keamanan siber yang terdiri dari tenaga ahli di bidang cybersecurity. Secara Operasional SOC bertanggung jawab atas keamanan server dari cyberthreat yang dapat mengakibatkan kerugian bagi perusahaan.

SOC mengamankan infrastruktur perusahaan dengan memonitori server selama 24/7 nonstop, sekaligus meningkatnya keamanan dengan cara mendeteksi, mencegah, menganalisa, dan merespon jika terdapat serangan atau ancaman cyber.

Tim SOC bertanggung jawab untuk melindungi segala aset perusahaan mulai dari informasi pegawai dan client, data finansial, legal dan lain sebagainya. Tim SOC secara aktif mencari aktivitas mencurigakan yang dapat menjadi sebuah ancaman perusahaan.

jika benar terdapat ancaman, maka tim SOC akan mengambil langkah perlindungan yang diperlukan. Tim SOC akan segera bertindak dengan menghilangkan ancaman, mengurangi kerusakan, dan memperketat keamanan server dari ancaman yang sama di masa depan.

Selain mendeteksi ancaman dari luar, tim SOC juga bertugas untuk mendeteksi kelemahan sistem keamanan dari dalam perusahaan. Dalam hal ini tim SOC dengan aktif memonitor aset dan manajemen perusahaan, mempelajari kebiasaan internal perusahaan dalam mengoprasikan devicesnya, dan juga melakukan security training. Dengan menutup cela sistem keamanan perusahaan, maka tim SOC secara efektif menjauhkan perusahaan dari cyber threat.

Ketahui lebih dalam mengapa perusahaan Anda memerlukan SOC di sini.

Struktural Tim SOC

Secara garis besar SOC terdiri dari SOC Manager, SOC Analyst (Tier 1, Tier 2, and Tier 3), and Security Engineers.

SOC Analyst dan Security Engineers bertugas melakukan monitoring agar dapat cepat mendeteksi adanya ancaman. Jika benar-benar ditemukan ancaman, mereka segera memberikan notifikasi atau melaporkannya kepada SOC manager. SOC manager lah yang nantinya akan memberikan laporan kepada CISO atau Chief Information Security Officer.

Karena terdiri dari engineer yang ekspert, tentu saja SOC merupakan solusi efektif untuk mengamankan aset perusahaan Anda dari serangan cyber. Sayangnya, tidak semua perusahaan mempunyai human resource yang mencukupi untuk membentuk sebuah Tim SOC sendiri.

Untuk itu, beberapa perusahaan IT menawarkan SOC-as-a-Service. Yang dimaksud dengan SOC-as-a-Service adalah layanan penyedia tim SOC. Jadi Anda tidak perlu repot untuk mencari resource dan melakukan security training secara pribadi.

Berbicara lebih jauh mengenai Security Operations Center, ada 5 tipe SOC yang perlu Anda ketahui.

5 Tipe Security Operations Center

Sebelum memutuskan memiliki tim SOC untuk perusahaan Anda, ada 5 tipe SOC yang perlu Anda ketahui yaitu:

1. Virtual SOC 

Virtual SOC bukanlah dedicated SOC atau dengan kata lain tidak dibuat khusus untuk suatu perusahaan. SOC tipe ini merupakan portal berbasis Web yang digunakan untuk mengontrol keamanan suatu perusahaan secara off-site.

Keuntungan dari tipe ini adalah tidak memakan banyak biaya. Perusahaan tidak perlu menyiapkan tempat, hardware, maupun infrastrukur lainnya. Tim SOC akan bersiaga secara virtual dan selalu dapat dimintai bantuan kapan saja.

Kelemahan dari sistem ini adalah dari segi keamanan. Tidak adanya personel tim SOC ditempat/perusahaan akan menciptakan celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh cyberattacker untuk menembus sistem keamanan perusahaan.

2. Multifunction SOC/NOC

Tipe ini merupakan perpaduan SOC dengan Network Operations Center atau NOC. Jika SOC merupakan tim yang bertanggung jawab pada keamanan server, maka NOC bertanggung jawab untuk network. Berbeda dengan Virtual SOC, Multifunction SOC/NOC merupakan dedicated SOC yang mempunyai infrastruktur dan fasilitas lainnya.

Tipe ini juga sangat cost-effective karena satu tim dapat berperan sebagai SOC maupun NOC tanpa perlu menambah tim khusus lainnya. Tipe ini sangat cocok untuk perusahaan yang relatif kecil yang memiliki tingkat eksposur rendah.

Kekurangan tipe ini juga terletak pada sistem keamanannya. Tim Multifunction SOC/NOC harus memecah fokus antara menjaga keamanan dan menjaga network, sehingga tidak dapat 100% fokus mengamankan server. Sedangkan, cyber-threat dapat terjadi kapan saja.

3. Co-managed SOC

Co-managed SOC adalah tim SOC perpaduan antara external dan in-house staff. Yang dimaksud dengan external staff adalah perusahaan yang menyediakan human resource untuk disewakan pada perusahaan yang membutuhkan. Sedangkan internal staff adalah resource yang dimiliki sendiri oleh perusahaan tersebut. Dalam hal ini mereka menggabungkan keduanya untuk mengamankan server.

Kelebihan dari tipe ini berada pada fleksibelitasnya. Anda dapat menggunakan beberapa teknologi seperti perangkat security information and event management (SIEM) tools on-premises atau pada cloud.

Namun, tipe ini membutuhkan lebih banyak biaya daripada tipe-tipe SOC sebelumnya. Anda perlu untuk membeli sejumlah hardware dan juga rutin melakukan pelatihan keamanan. Selain itu, karena tim berasal dari perusahaan yang berbeda dapat menciptakan gap pada komunikas yang berakibat munculnya gap lain yaitu pada sistem keamanan.

4. Dedicated SOC

Seperti namanya, tipe ini dibentuk khusus untuk sebuah perusahaan atau organisasi tertentu. Tipe ini memiliki team dan infrastruktur khusus dan berfokus 100% pada security perusahaan.

Besar kecilnya tim SOC ini tergantung kebutuhan perusahaan. Tapi normalnya terdiri dari 8 orang yang fokus memonitori keamanan perusahaan selama 24/7.Tipe ini sangat cocok untuk perusahaan berskala global yang memiliki banyak private data di lokasi yang berbeda.

Kelebihan dari dedicated SOC adalah tingkat keamanan yang tinggi. Tim dapat mengawasi keamanan server secara langsung dan terfokus. Oleh karena itu, tipe ini dirasa sebagai tipe SOC yang paling ideal untuk sebuah bisnis yang berskala besar dan sering menjadi sasaran cyber-attack.

Namun, tipe ini juga memiliki kekurangan. Tipe ini membutuhkan investasi yang cukup besar. Hal ini menjadi kendala umum pagi kebanyakan perusahaan, dan akhirnya mengurungkan niatnya untuk memiliki tim SOC.

5. Command SOC

Command SOC mempunyai beberapa tim SOC yang berada di lokasi yang berbeda-beda. Tipe ini biasanya dimiliki oleh perusahaan multinasional di mana setiap cabang perusahaan membutuhkan dedicated SOC nya sendiri. Beberapa tim SOC ditugaskan untuk mengamankan cabang perusahaan. Tim SOC dengan skala lebih kecil tersebut berada di naungan satu pusat SOC yang berskala lebih besar.

Kelebihannya adalah pada keamanannya. Command SOC memiliki struktur kerja yang sangat baik karena meskipun mempunyai banyak tim SOC yang tersebar di tempat berbeda namun tetap dalam satu command pada tim SOC inti. Hal ini akan mempersempit kemungkinan terciptanya celah atau kelemahan dalam sistem keamanan. Kekurangan dari tipe ini tentu saja ada pada besarnya investasi yang harus diberikan.


Dari macam-macam tipe SOC di atas, Anda dapat memilih tipe mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan budgeting perusahaan Anda. Jika tertarik untuk mengetahui lebih tentang SOC, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan tim kami.

Monday, February 8, 2021

Mengenali Backup Data dan Metodenya

Metode backup

Perkembangan pesat dalam dunia Informasi teknologi memperketat persaingan ekonomi. Karena itu, pemilik usaha berlomba memiliki teknologi terbaik yang dapat mempercepat proses bisnis mereka.

Cepatnya proses kerja memang penting, tapi mengamankan aset perusahaan dalam bentuk data tidak kalah pentingnya. Akan sangat disayangkan jika data yang telah dihasilkan dari kerja keras Anda hilang begitu saja. Jika sudah begitu, memiliki teknologi canggih yang dapat mempercepat proses kerja pun akan sia-sia.

Selain memiliki keamanan cyber untuk mencegah terjadinya cyber attack, perusahaan juga perlu melakukan backup data secara berkala.

Sebelum itu, sudahkah Anda memahami backup data?

Pengertian Backup

Backup adalah kegiatan menggandakan data yang bertujuan untuk menciptakan data cadangan. Sehingga, jika data hilang atau rusak tetap dapat diakses kembali kapan saja tanpa merugikan perusahaan.

Mengapa harus melakukan backup data?

Data adalah aset penting perusahaan. Seorang pekerja memerlukan proses panjang dan tenaga lebih untuk membuat sebuah data. Dapat dibayangkan jika satu data yang memerlukan beberapa hari untuk dibuat tiba-tiba tidak dapat diakses. Anda harus meluangkan waktu, usaha, dan bahkan dana lebih untuk membuat data baru. Sedangkan, keefisienan waktu dan tenaga adalah kunci produktivitas perusahaan.

Terlebih lagi kita sadar bahwa cyber attack, bencana alam, kerusakan device, dan kelalaian manusia dapat terjadi kapan saja. Artinya, tanpa backup data Anda harus selalu siap kehilangan data penting perusahaan di waktu yang tidak terduga.

Baca juga: Pentingnya Melakukan Backup Data Perusahaan 

Sebuah perusahaan dapat melakukan backup data mereka setiap bulan, setiap minggu, setiap hari, bahkan setiap jam sesuai kebutuhan. Biasanya, semakin dinamis perubahan suatu data maka akan semakin baik jika dilakukan sesering mungkin. Selain itu, perusahaan juga disarankan untuk memiliki lebih dari satu backup yang disimpan di tempat yang berbeda. Agar jika primary backup Anda hilang, maka Anda masih mempunyai cadangan data lainnya.

Ada dua metode backup yang wajib diketahui, yaitu on-site dan off-site backup.

On-site VS Off-site Backup

Jika Anda tertarik untuk mulai melakukan backup, ada baiknya untuk mengetahui dulu apa itu on-site backup dan off-site backup.

On-site Backup

Singkatnya on-site backup adalah metode backup data di mana salinan data disimpan pada perangkat keras seperti HDD/SSD. Keuntungan dari metode ini salah satunya ialah tidak membutuhkan banyak biaya. Selain itu, on-site backup tidak memerlukan internet untuk melakukan mengakses kembali data yang telah dibackup. Yang artinya, data dapat diakses kapan saja secara offline.

Kekurangan dari on-site backup adalah resiko hilangnya data masih cukup tinggi. Jika terjadi bencana alam atau kekacauan lain seperti kebakaran yang dapat merusak perangkat keras maka data dapat hilang begitu saja. Selain itu, bisnis Anda yang akan semakin berkembang akan memiliki lebih banyak data baru perharinya. Artinya, Anda harus selalu siap membeli perangkat keras terus menerus untuk membackup data.

Off-site Backup

Off-site backup juga dikenal dengan cloud backup. Data yang telah disalin disimpan dalam cloud storage. Cloud storage adalah penyimpanan virtual yang diakses dengan jaringan internet. Hal ini memudahkan pengguna untuk mengakses kembali data mereka kapan saja dan di mana saja.

Off-site backup sangat cocok diterapkan di masa pandemi ini, di mana banyak perusahaan menerapkan bekerja jarak jauh sepeti halnya Work From Home. WFH mengharuskan pekerjaan cepat terselesaikan dengan minim interaksi fisik. Off-site backup memberikan aksesbilitas yang maksimal di mana pekerja dapat terus mengakses file tanpa harus pergi ke suatu tempat. Hal ini tentunya mempermudah dan mempercepat proses bekerja

Off-site backup biasanya tersedia sebagai sebuah service perusahaan cloud backup provider. Tidak hanya menyediakan server untuk menyimpan data, mereka juga menawarkan sistem keamanan, maintenance, dan tim support yang siap membantu Anda.

Tapi tidak ada hal yang sempurna di dunia ini, begitu juga dengan off-site backup. Kekurangan off-site backup adalah data hanya dapat diakses dengan jaringan internet. Anda harus selalu berada dalam jangkauan internet untuk dapat mengakses data Anda.

Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anda hanya perlu melihat dan menyesuaikan terhadap kebutuhan Anda.

Namun jika Anda memilih off-site backup sebagai backup plan Anda, maka perlu untuk memperhatikan beberapa hal terlebih dahulu.

Hal yang Harus Dimiliki Backup Service Provider

Tidak semua perusahaan penyedia layanan backup mempunyai standart yang baik dan aman. Untuk itu, sebelum memilih Backup Service Provider, Anda harus memastikan beberapa hal seperti:

Kemudahan Data Recovery

Inti dari backup data adalah dilakukannya recovery data. Supaya jika sesuatu terjadi pada data Anda, maka data tersebut dapat dihadirkan kembali seperti semula. Maka penting untuk memastikan bahwa penyedia jasa backup harus mempunyai metode yang mudah untuk recovery data.

Lokasi Data Center

Sangat penting untuk memperhatikan di mana data Anda akan disimpan. Pastikan bahwa lokasi tersebut aman dari ancaman bencana alam. Selain itu, jarak pada data center juga menjadi standard yang perlu diperhatikan karena dapat  menentukan kecepatan internet untuk mengakses off-site backup.  Dan yang paling penting pastikan lokasi data center memiliki fasilitas keamanan gedung dan maintenance yang baik.

Sistem Keamanan

Sebuah layanan backup haruslah dilengkapi oleh sistem keamanan seperti enkripsi. Dengan enkripsi dan sistem otentikasi berlapis, maka Anda akan merasa aman untuk melakukan proses backup hingga mengaksesnya.

Tidak cukup hanya itu, penyedia layanan backup juga harus memiliki sistem keamanan data. Pilihlah penyedia layanan backup bersertifikasi ISO 27001:2013, yang dapat menunjang sistem kemanan informasi.

Layanan Support

Pastikan layanan backup yang Anda pilih mempunyai support yang siap membantu 24/7. Sehingga, Anda dapat memperoleh bantuan kapan saja saat proses backup maupun recover data.

 

Singkatnya, Anda memerlukan backup solution dengan standard baik agar dapat melindungi aset berharga perusahaan Anda. Untuk mendapat penjelasan lebih detail mengenai produk backup data, cara implementasi, dan cara pelaksanaan backup, jangan ragu untuk mengkonsultasikan pada team kami. 

Monday, January 25, 2021

SOC − Solusi Keamanan Digital Perusahaan

SOC Solusi Keamanan Digital

Teknologi digital menawarkan solusi yang efektif dalam berbisnis di kala pandemi. Banyak diterapkannya Work From Home (WFH), membuat semua aktivitas kerja berpindah ke ranah digital. Di sanalah teknologi digital sangat berperan. Namun, apakah aktivitas digital aman?

Jawabannya, ya dan tidak.

Meningkatnya serangan siber selama pandemi menjawab pertanyaan bahwa dunia digital tidak selalu aman. Setidaknya, terdapat 1000 perusahaan di dunia yang mengalami kebocoran data akibat serangan siber sepanjang tahun 2020.

Tidak berhenti di situ, Acronis Cyberthreats Report memprediksi bahwa serangan siber akan semakin meningkat di tahun 2021.

Untuk dapat beraktivitas secara digital dengan aman, Anda membutuhkan Cybersecurity berbasis digital maupun operasional.

Sebelum membahas mengenai keamanan siber secara operasional, mari sedikit membahas solusi dasar pencegahan serangan siber.

Solusi Dasar Permasalahan Serangan Siber

Mengamankan sistem digital perusahaan dari serangan siber memang tidak mudah. Namun, terdapat solusi dasar yang wajib dimiliki sebuah perusahaan:

Menginstall Security Software
Terdapat bermacam-macam jenis security software yang dapat Anda install di perangkat Anda, seperti; Anti-Virus, Anti-Spyware, Anti-malware, dan lain sebagainya. Tools ini mudah didapat dan digunakan.

Namun, menginstall Security Software saja tidak cukup. Anda membutuhkan tenaga ahli yang dapat mengamankan aset Anda secara operasional.

Membuat Guideline Keamanan Siber Untuk Karyawan 
Banyak serangan siber yang berhasil akibat ketidaktahuan pengguna. Maka, penting untuk memberikan guideline tentang bagaimana beraktivitas di dunia digital dengan aman pada karyawan.

Melakukan Backup Data Secara Berkala 
Backup memang bukan metode untuk mencegah serangan siber. Namun, Backup dapat meminimalisir kerugian yang diterima perusahaan.

Ketahui lebih detail mengenai backup di Pentingnya Melakukan Backup Data Perusahaan.


Metode di atas adalah minimal upaya yang harus dilakukan suatu perusahaan. Namun, metode tersebut belum cukup untuk benar-benar mencegah serangan siber. Pasalnya, serangan siber terus memperbarui metode penyerangannya seiring berkembangnya Teknologi.

Untuk mengimbanginya, perusahaan juga harus secara dinamis mempelajari metode serangan siber. Tujuannya adalah untuk bisa tanggap mencegah dan melindungi aset perusahaan secara efektif.

Di situlah Security Operation Center (SOC) akan berperan aktif.

Kenapa SOC adalah Solusi Terbaik keamanan digital Anda?

Membangun tim siber sendiri tidaklah mudah dan murah. Perusahaan akan membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit untuk memberikan training dan maintaining tim.

Tapi tidak perlu khawatir, karena beberapa perusahaan IT telah menyediakan layanan Security Operation Center (SOC).

Apa saja keuntungan yang didapat dengan memiliki SOC? Simak poin-poin berikut:

SOC Memberikan Perlindungan Secara Menyeluruh 
Terjadinya serangan siber dikarenakan adanya celah keamanan pada sistem siber perusahaan. SOC yang berperan sebagai pusat keamanan jaringan perusahaan, bertanggung jawab untuk mengawasi setiap aktivitas yang terjadi di dalamnya.

Selama 24/7/365 SOC akan mengawasi database, situs web, aplikasi, dan sistem lainnya. Bahkan SOC juga akan memonitor situs eksternal yang masuk ke dalam daftar situs yang berpotensi mengancam keamanan siber perusahaan.

Tujuannya tidak lain agar menemukan suatu aktivitas mencurigakan atau celah keamanan yang dapat berpotensi sebagai ancaman keamanan sistem.

Dengan menemukan celah keamanan lebih awal, SOC dapat segera melakukan tindakan preventif. Tindakan preventif SOC di antaranya seperti menganalisa, melaporkan jika terdapat celah keamanan sistem, dan melakukan perencanaan tindakan pencegahan.

Efisiensi Waktu dan Biaya 
Dibandingkan dengan membangun tim keamanan siber sendiri, layanan SOC dapat lebih menghemat waktu dan biaya.

Tim SOC yang terdiri dari para ahli, tidak memerlukan training terlalu banyak. Yang artinya, perusahaan bisa langsung merasakan keefektivitasan kinerjanya tanpa harus menunggu lama. Anggaran untuk memberikan training pun dapat dialokasikan pada hal lain.

Selain itu, SOC secara proaktif mendeteksi, dan menganalisa adanya ancaman. Data yang telah terkumpul dari aktivitas mendeteksi dan menganalisa akan dipakai untuk perencanaan, pencegahan, dan melindungi jaringan.

Dengan begitu, serangan siber dapat dihalau dengan cepat dan tepat tanpa menyebabkan kerugian financial.

Meningkatkan kredibilitas Perusahaan 
Perusahaan yang memiliki tim khusus untuk mencegah terjadinya serangan siber akan mendapatkan kepercayaan lebih dari klien maupun mitra usaha. Mengapa demikian?

Tentu saja karena prioritas klien dan mitra usaha adalah keamanan informasi mereka.

Sudah banyak contoh di mana sebuah perusahaan mengalami serangan siber yang mengakibatkan bocornya informasi klien. Salah satunya seperti kasus yang menimpa Tokopedia pada awal Mei 2020. Telah dilaporkan Tokopedia mengalami kebocoran 91 juta data penggunanya.

Akibatnya sempat terjadi kepanikan dari pemilik akun Tokopedia di internet. 

kepanikan tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, kebocoran data tersebut tidak hanya membawa kerugian bagi perusahaan namun juga untuk klien. 

Dengan memiliki SOC, Anda tidak perlu menghadapi masalah tersebut. Sistem keamanan SOC yang aktif 24/7 akan menjamin Keamanan data perusahaan, klien, maupun mitra bisnis Anda.

 

Setelah membaca penjelasan di atas, apakah Anda merasa perlu memiliki SOC untuk perusahaan? Jangan ragu untuk mengkonsultasikan kebutuhan keamanan siber Anda dengan tim kami.

Thursday, January 21, 2021

Pentingnya Melakukan Backup Data Perusahaan

Backup bukan lagi istilah baru bagi masyarakat di era digital ini. Meski begitu, masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya melakukan Backup data.

Backup sendiri adalah kegiatan penyalinan data yang bertujuan untuk membuat cadangan data. Sehingga, jika data yang tersedia rusak atau hilang, data tersebut dapat diakses kembali. Biasanya, data yang telah disalin, disimpan pada perangkat keras atau diupload ke dalam cloud.

Tapi, mengapa data perlu di-backup?

Secara singkat, data merupakan aset penting perusahaan berupa dokumen sensitif mengenai klien, partner, catatan finansial, dan lain sebagainya. Umumnya, suatu perusahaan dapat berjalan dengan lancar ketika memiliki data yang lengkap.

Oleh karena itu, penting untuk melakukan backup secara rutin agar data tidak rusak atau hilang.

Penyebab Hilangnya Data

Hilangnya data bisa juga diartikan sebagai kerusakan data, di mana data tersebut tidak lagi dapat dibaca atau dipergunakan. Banyak faktor yang menyebabkan suatu data hilang atau mengalami kerusakan, diantaranya adalah:

Rusaknya Tools Penyimpanan
Kebanyakan orang menyimpan data mereka pada perangkat keras seperti HDD/SSD. Perlu diketahui bahwa, perangkat keras selalu mempunyai resiko kerusakan yang mengakibatkan hilangnya data.

Kerusakan tools dapat terjadi karena berbagai sebab, seperti kurangnya informasi mengenai bagaimana merawat perangkat keras dengan baik, terjadinya bencana alam, dan lain sebagainya.

Human Error
Human Error atau kelalaian Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan kesalahan yang paling sering terjadi di industri manapun. Sebuah survey menyatakan bahwa 29% rusak dan hilangnya data disebabkan oleh Human Error. Umumnya, hal ini terjadi dikarenakan kurangnya fokus ketika kita bermaksud menghapus data yang sudah tidak diperlukan.

Serangan Virus
Serangan Virus merupakan salah satu penyebab umum hilang atau rusaknya suatu data. Serangan ini bisa terjadi kapan saja saat mengoperasikan perangkat seperti komputer, laptop, smartphone dan lainnya.

Cara kerja virus sangatlah beragam, beberapa virus dapat merusak data dengan mengunci file, atau menghapus file dari perangkat. Beberapa virus juga dapat merusak perangkat keras dengan cara menggandakan data, hingga memenuhi kapasitas penyimpanan perangkat.

Ketahui lebih banyak lagi penyebab hilang atau rusaknya data pada artikel 7 Hal Yang Sering Membuat Data Anda Hilang/Rusak.

Pentingnya Melakukan Backup di Tahun 2021

Setelah mengetahui bahwa data dapat hilang kapan saja dengan berbagai cara, tentunya kita harus lebih siaga dalam mengantisipasi terjadinya data loss. Terlebih di tahun 2021 ini, ketika waktu adalah sesuatu yang sangat berharga. Karena itu, sangatlah penting untuk memiliki Backup data di tahun ini, berikut alasannya:

Maraknya Sistem Kerja WFH
Sejak pertama kali terjadinya Pandemi, banyak perusahaan menerapkan Work From Home (WFH). Kebijakan ini mengharuskan setiap karyawan bekerja dari rumah, untuk mengurangi penularan Virus Covid-19.

Sistem kerja WFH ini meningkatkan kemungkinan terjadinya data loss yang disebabkan oleh human error. Hal ini terjadi dikarenakan semua aktifitas kerja seperti komunikasi, dan pengiriman data dilakukan secara online.

Seperti yang kita ketahui, tidak semua orang familiar dengan dunia digital. Beberapa orang memerlukan waktu dan usaha lebih untuk mempelajari setiap aplikasi atau software yang digunakan. Dalam proses tersebut sangat memungkinkan terjadinya data loss yang disebabkan oleh kesalahan manusia. Tercatat sebanyak 68% kehilangan data terjadi karena human error ataupun kegagalan hardware/software selama terjadinya pandemi covid-19 ini.

Belum ada tanda-tanda pandemi akan berakhir dalam waktu dekat. Karena itu, meminimalisir kemungkinan terjadinya data loss ditengah-tengah usaha menstabilkan bisnis adalah langkah tepat.

Dengan memiliki Backup data, Anda dapat berfokus untuk mengembangkan bisnis dan income perusahaan tanpa khawatir.

Cyber Threat Terus Meningkat
Cyber threat yang meningkat tajam pada tahun 2020 merupakan efek dari Pandemi Covid-19. Cyber threat ini diprediksi akan terus meningkat di tahun 2021. Cybersecurity Venture memprediksi bahwa akan terjadi kerugian ekonomi global sebesar $6.1 trillion yang diakibatkan oleh kejahatan siber di tahun 2021.

Selain memperkuat sistem keamanan siber, mempunyai Backup plan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan juga dapat menjadi solusi tepat. Dengan begitu, Anda dapat meminimalisir kerugian yang mungkin dialami jika peretas berhasil membobol sistem keamanan Anda.

Meningkatkan Produktivitas
Produktivitas suatu perusahaan sangat ditentukan oleh data yang dimiliki. Semakin lengkap data, maka semakin cepat proses pengerjaan suatu pekerjaan.

Contohnya, jika seorang karyawan hendak membuat laporan. Karyawan tersebut akan membutuhkan banyak data untuk menyelesaikannya. Jika satu atau dua data hilang, maka karyawan tersebut membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyelesaikan laporannya.

Jika hal itu terjadi, tidak hanya akan membuang energy, tapi juga membuang waktu yang seharusnya dapat dialokasikan pada pekerjaan lain.

Dengan memiliki sistem backup yang baik, Anda dapat berhemat waktu dan bekerja secara efisien. Sebab, jika terdapat data yang hilang atau rusak, data tersebut dapat segera diakses kembali.

Siapa Saja yang Memerlukan Backup Data?

Backup data merupakan hal mendasar yang harus dimiliki suatu perusahaan. Mulai dari level korporasi, start-up, hingga Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Tidak hanya itu lembaga pendidikan dan kepemerintahan yang pastinya memiliki banyak data penting juga dinilai perlu untuk membackup data mereka.

Dengan semua informasi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa data adalah aset penting perusahaan yang dapat hilang/rusak dikarenakan berbagai hal. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan backup data agar terhindar dari kerugian besar terutama di tahun 2021 ini.

Untuk mendapatkan penjelasan lebih detail mengenai Backup yang tepat, Anda dapat konsultasikan kebutuhan Anda dengan team kami.

Monday, August 24, 2020

Wowrack Jawab Tantangan Business Continuity bersama KEMP



Kebutuhan untuk memprioritaskan business continuity pada saat pandemi menjadi fokus utama pemilik bisnis, baik bagi bisnis online maupun offline. Pada dasarnya business continuity merupakan harapan dan goal jangka panjang dari setiap bisnis. Namun untuk mewujudkan business continuity plan ini ada beberapa tantangan tersendiri, terutama akibat pandemi yang tak kunjung usai. 


Akan tetapi dengan adanya kebijakan new normal yang pelan-pelan telah mulai diberlakukan, realisasi dari business continuity plan yang dimiliki sebuah bisnis dapat mulai dilakukan. Peluang-peluang bisnis mulai dapat dijalankan kembali, namun tentunya dengan beberapa penyesuaian ulang. Misalnya saja tentang teknologi yang digunakan. Dengan adanya pandemi ini, telah terjadi perubahan trend dan konsumsi pasar. Masyarakat lebih menyukai dan nyaman berbelanja maupun memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan cara online. Maka dari itu tentunya para pemilik bisnis juga harus menyesuaikan strategi penjualannya dengan request pasar.


Faktor perubahan trend inilah yang mengharuskan untuk menerapkan sistem kerja lain yang mengandalkan teknologi IT terbaru dan integrasi cloud computing. Oleh karena itu, kebutuhan akan infrastruktur cloud yang handal guna memfasilitasi bisnis pun semakin meningkat. 


Teknologi cloud computing selalu dapat dimanfaatkan dalam sebuah perkembangan bisnis, dan tentunya akan sangat membantu dalam realisasi business continuity plan. Cloud dapat memudahkan kolaborasi kerja oleh para pelaku bisnis dari berbagai lokasi secara real time kapan saja dan dimana saja. 


Beberapa kebutuhan utama di era transisi yang melibatkan teknologi ini antara lain adalah kebutuhan infrastruktur yang memadai, baik dari sisi hardware dan software, kebutuhan akan keamanan dan kestabilan infrastruktur untuk menghindari kegagalan dan kerugian, serta faktor pendukung lain untuk menyukseskan transformasi digital (video conference, kolaborasi kerja, dsb) atau Internet of Everything (IoE). 


Memilih Partner Cloud yang Tepat

Cloud infrastruktur yang stabil dan dapat diandalkan hanya dapat disediakan oleh cloud provider yang terpercaya. Maka dari itu, dalam memilih partner IT yang bersertifikasi dan terpercaya sangatlah esensial. Wowrack yang telah bersertifikasi ISO27001 memiliki brand khusus untuk layanan cloud bernama Cloud Raya. Melalui Cloud Raya, para pengguna cloud dapat menjalankan bisnisnya tanpa perlu khawatir tentang layanan serta infrastruktur cloud yang diperlukan. 


Kabar baiknya lagi, saat ini Anda juga dapat menggunakan layanan load balancer dari KEMP melalui Cloud Raya! KEMP sendiri telah sejak lama menjadi salah satu brand fitur di Wowrack, yaitu layanan load balancer. Melalui fitur ini, Anda dapat menjalankan sebuah website dengan stabil, minim kegagalan atau downtime, serta waktu uptime dan loading website yang tinggi.


Selain pentingnya load balancer pada sebuah website, Anda juga perlu memperhatikan faktor-faktor lain seperti layanan cloud dengan akses yang mudah, kapan saja, dan tersedia selama 24/7, kemudian memiliki infrastruktur yang stabil, availability support selama 24/7, memiliki additional fitur proteksi dan keamanan yang optimal, monitoring serta layanan backup dan Disaster Recovery Center (DRC). 


Rancangan dan solusi business continuity plan dengan load balancer dari KEMP ini telah dibahasa lebih menyeluruh dalam webinar Cloud Raya yang berkolaborasi dengan KEMP. Wowrack sebagai partner resmi KEMP tentunya juga mendukung penuh kesuksesan acara webinar ini. 


Namun bagi Anda yang tertinggal menyaksikan webinar ini, jangan khawatir karena Anda dapat menonton ulang webinar Cloud Raya x KEMP : Discovering Cloud Solutions for Business Continuity melalui YouTube channel Cloud Raya berikut ini


Untuk mengetahui informasi lebih lengkap mengenai produk dan layanan Cloud Raya, Anda dapat membuka website Cloud Raya serta dapatkan berbagai ulasan menarik seputar teknologi cloud melalui Blog Cloud Raya. Dan dapatkan informasi webinar selanjutnya melalui social media Wowrack Indonesia. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi kami


CLOUD RAYA, CLOUD UNTUK SEGALA KEBUTUHAN


*******

Follow Cloud Raya on Social Media :

Facebook : Cloud Raya

Instagram : @cloudraya 

Twitter : cloudraya 

LinkedIn : Cloud Raya 

YouTube : Cloud Raya


Monday, July 27, 2020

Bangun Infrastruktur Wowrack Cloud yang aman dengan Cloud Raya x Acronis Cyber Protect




Bisnis di era digital ini tentu sebagian besar telah berjalan secara online. Selain lebih mudah dan efisien, integrasi cloud juga lebih hemat biaya dan mudah diakses kapan saja, dimana saja, dan dari mana saja. Namun seperti yang kita ketahui, apapun yang terkoneksi internet atau berjalan secara online memiliki risiko serangan cyber crime yang lebih besar. Maka dari itu, sangat penting untuk memiliki layanan cyber protection yang tepat untuk infrastruktur cloud bisnis Anda.


Ada beberapa data yang menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan data serangan cyber di seluruh dunia. Sebut saja dari BitDefender yang menyebutkan bahwa Ransomware telah meningkat sebanyak 74.2% pada tahun 2019 dan akan terus meningkat. Acronis juga menyebutkan bahwa sebanyak 29% telah terjadi data loss yang merupakan akibat dari human error. Selain itu masih banyak ancaman cyber crime lain seperti scam, phising, serta data breach yang juga terus meningkat dan membahayakan seluruh bidang dan skala bisnis, institusi, hingga pemerintahan. 


Fakta-fakta ini tentunya membuat Anda harus menaruh perhatian lebih banyak lagi dan semakin aware terhadap pilihan paket atau model cyber protection untuk bisnis Anda. Bisnis harus terproteksi dengan baik melalui sistem cyber security yang andal namun tetap sesuai dengan kebutuhan. Pilih provider penyedia layanan cyber protection bahkan hingga ke end to end security protection yang terpercaya, andal, dan layanannya sesuai, cocok, serta benar-benar dibutuhkan oleh bisnis Anda. 


Perlindungan cyber security untuk infrastruktur cloud Anda akan menjamin keberlangsungan uptime website tinggi, load balance website yang ideal, akses data yang mudah, data yang terenkripsi, serta yang tidak kalah penting adalah backup yang rutin dan terjadwal. Sebelum Anda menggunakan beberapa layanan cyber security untuk menambah keamanan infrastruktur cloud Anda, lebih baik untuk mempertimbangkan beberapa faktor terkait pemilihan layanan cyber security yang cocok dan sesuai bagi bisnis Anda.


Pertimbangkan mengenai teknologi yang digunakan oleh provider layanan tersebut, apakah selalu menggunakan teknologi yang terbaru/update ataupun tidak. Idealnya adalah selalu gunakan teknologi terupdate untuk mengimbangi ancaman cyber crime yang juga terus mengalami perkembangan. Pilih provider yang memiliki dukungan monitoring dan support selama 24/7, fast respon serta solutif dalam memberi solusi. Memiliki dukungan perlindungan berbasis AI dan sistem yang telah terotomatisasi, sehingga lebih efisien dalam segi waktu, tenaga, serta biaya. Serta jangan lupa untuk memilih penyedia layanan yang terpercaya dan mendukung perlindungan serta keamanan data konsumen yang tercantum dalam sebuah sertifikasi keamanan seperti layaknya Wowrack Indonesia yang telah bersertifikasi ISO27001


Penjelasan dan pembahasan selengkapnya mengenai perlindungan cyber protection yang tepat bagi bisnis Anda dapat disaksikan melalui webinar Cloud Raya x Acronis. Anda dapat mempelajari lebih lanjut mengenai cara mengamankan proyek bisnis dalam infrastruktur cloud Wowrack maupun Cloud Raya dengan menggunakan perlindungan cyber yang tepat. Namun bagi Anda yang tertinggal menyaksikan webinar ini, jangan khawatir karena Anda dapat menonton ulang webinar Cloud Raya x Acronis : Securing Business Project with Cyber Protection melalui YouTube channel Cloud Raya berikut ini


Untuk mengetahui informasi lebih lengkap mengenai produk dan layanan Cloud Raya, Anda dapat membuka website Cloud Raya serta dapatkan berbagai ulasan menarik seputar teknologi cloud melalui Blog Cloud Raya. Dan dapatkan informasi webinar selanjutnya melalui social media Wowrack Indonesia. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi kami


CLOUD RAYA, CLOUD UNTUK SEGALA KEBUTUHAN


*******

Follow Cloud Raya on Social Media :

Facebook : Cloud Raya

Instagram : @cloudraya 

Twitter : cloudraya 

LinkedIn : Cloud Raya 

YouTube : Cloud Raya



Monday, June 22, 2020

Wowrack dukung Webinar Cloud Raya bersama ZIMBRA




Pandemi yang mengharuskan setiap orang untuk bisa berkolaborasi kerja dimana saja dan kapan saja menuntut sebuah teknologi pendukung yang memudahkan dalam fleksibilitas serta efisiensi kerja. Dalam keadaan tersebut, himbauan untuk bekerja dan belajar melalui metode daring merupakan salah satu solusi yang ditawarkan dan dianjurkan oleh pemerintah untuk meminimalisir penyebaran virus lebih luas lagi. Tentunya hal terpenting untuk menunjang hal tersebut adalah koneksi internet yang stabil dan lancar. 


Di satu sisi, teknologi cloud computing merupakan solusi pendukung yang paling ideal untuk menunjang ide collaboration work dan mengatasi kebutuhan IT di dunia bisnis pada era pandemi. Implementasi teknologi cloud pada bisnis sangat membantu mempermudah pengerjaan proyek dan kolaborasi bisnis dengan siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. 


Wowrack sebagai salah satu provider penyedia layanan IT terpercaya di Indonesia, mendukung kolaborasi antara Cloud Raya dengan Zimbra dalam menghadirkan webinar untuk para praktisi IT di seluruh Indonesia. Dalam webinar tersebut dipaparkan solusi bagaimana menggunakan collaboration tools pada infrastruktur cloud. Mengusung tema Cloud Raya x Zimbra : Connect with Anyone to Build Your Project telah menghadirkan pembicara Rudy Setiawan - CEO Wowrack Indonesia dan Piyush Mathur - Sr Sales Engineer Zimbra sebagai pembicara. 


Namun bagi Anda yang tertinggal menyaksikan webinar ini, jangan khawatir karena Anda dapat menonton ulang webinar Cloud Raya x Zimbra : Connect with Anyone to Build Your Project melalui YouTube channel Cloud Raya berikut ini.


Untuk mengetahui informasi lebih lengkap mengenai produk dan layanan Cloud Raya, Anda dapat membuka website Cloud Raya serta dapatkan berbagai ulasan menarik seputar teknologi cloud melalui Blog Cloud Raya. Dan jika ada pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi kami


CLOUD RAYA, CLOUD UNTUK SEGALA KEBUTUHAN


*******

Follow Cloud Raya on Social Media :

Facebook : Cloud Raya

Instagram : @cloudraya 

Twitter : cloudraya 

LinkedIn : Cloud Raya 

YouTube : Cloud Raya