Tuesday, June 8, 2021

3 Cara Memaksimalkan Fungsi Hybrid Cloud

Ketertarikan pemilik bisnis dalam penggunaan hybrid cloud tidak perlu diragukan lagi. Berdasarkan cloud report tahun 2020, 87% dari 481 enterprise telah menggunakan hybrid cloud.

Bertambahnya minat pengusaha pada adaptasi hybrid cloud bukan hanya dikarenakan mengikuti trend semata. Hybrid cloud menawarkan berbagai keuntungan yang dapat memaksimalkan kinerja sebuah perusahaan di tengah percepatan transformasi digital yang disebabkan oleh pandemic covid-19. Keuntungan utama yang ditawarkan hybrid cloud ialah, kelincahan, skalabilitas, optimalisasi bandwidth, dan sebagainya. Karena itu semakin banyak pengusaha yang melakukan migrasi ke hybrid cloud selama masa pandemi.

Sayangnya, tidak semua pengguna hybrid cloud bisa merasakan keuntungan yang ditawarkannya.

Mengapa Pengguna Hybrid Cloud Tidak Merasakan Kelebihannya? 

Tercatat sebanyak 37% dari 1000 pengusaha tidak dapat menerima manfaat hybrid cloud dengan maksimal.

Kegagalan tersebut bisa terjadi karena beberapa alasan. Yang pertama, kegagalan saat melakukan migrasi. Hybrid cloud memiliki infrastruktur yang lebih kompleks dibandingkan dengan model cloud lainnya. Dibutuhkan beberapa treatment khusus untuk memastikan bahwa cloud telah terkonfigurasi dengan sempurna.

Treatment khusus dalam migrasi ke hybrid cloud yang dimaksut dimulai dari assessment, planning, hingga final-check untuk memastikan hybrid cloud telah terkonfigurasi dengan sempurna. Penjelasan lebih detail dapat dibaca di artikel kami sebelumnya, Tips Aman Migrasi Cloud Versi Wowrack Indonesia.

Yang kedua, kurang optimal dalam memanage infrastruktur hybrid cloud. Hybrid cloud mempunyai segudang manfaat dengan menggabungkan dua model cloud yang berbeda. Hanya saja tidak semua orang memahami bagaimana cara memaksimalkan management hybrid cloud.

Cara Memaksimalkan Keunggulan Hybrid Cloud

Hybrid cloud memiliki banyak fungsi dan manfaat yang berbanding lurus dengan tingkat kompleksitas infrastrukturnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memanage hybrid cloud agar dapat berfungsi dengan maksimal sesuai dengan ekspektasi user.

Mengoptimalkan Otomatisasi

Otomatisasi merupakan kebutuhan esensial bagi environment hybrid cloud. Hybrid cloud mempunyai banyak elemen yang perlu diperhatikan agar cloud dapat berfungsi sesuai ekspektasi penggunanya. Elemen tersebut diantaranya, mengatur resource infrastruktur dengan cepat, mengatur peletakan workload antara public dan private cloud, menjaga konsistensi konfigurasi, dan lainnya.

Beberapa elemen tersebut dapat dimanage secara manual, namun tentu akan sangat merepotkan dan tidak efisien. Karenanya dibutuhkan automation tools untuk memudahkan user dalam memanage hybrid cloud.

Sekarang ini banyak tools yang bisa dimanfaatkan untuk mengelola hybrid cloud. Anda dapat menggunakan tools automation tools cloud seperti Chef, Puppet Labs, OpenStack, dan lainnya. Dengan automatisasi yang tepat, Anda dapat menciptakan lingkungan hybrid cloud yang lebih dinamis dan teroptimalkan. Sehingga, Anda bisa berfokus pada aspek bisnis lain yang tidak kalah pentingnya.

Memaksimalkan Kestabilan Networking dan Konektivitas

Hybrid cloud memiliki tantangan tersendiri pada jaringan. Pasalnya instalasi on-premise dan infrastruktur public cloud terdapat pada jaringan yang berbeda. On-premise menghubungkan langsung pada pemakainya, sedangkan public cloud terhubung dengan internet public. Hal ini akan menimbulkan banyak masalah jika tidak memiliki pengaturan jaringan dan konektivitas yang tepat.

Karenanya memastikan bahwa konektivitas jaringan stabil penting dilakukan agar hybrid cloud berfungsi dengan baik. Dalam hal ini Anda dapat menggunakan teknologi SD-WAN (Software-Defined Wide Area Network) yang akan memudahkan mengelola, menjaga keamanan dan kestabilan jaringan. Untuk menggunakan SD-WAN Anda dapat membangunnya sendiri ataupun menggunakan managed service.

Selain itu Anda juga dapat memanfaatkan load balancer. Dengan load balancer Anda akan terbantu untuk menjaga keseimbangan traffic pada hybrid cloud Anda.

Mengintegrasikan Sistem Keamanan Terupdate

Jika berbicara mengenai teknologi cloud yang selalu butuh jaringan internet maka yang perlu diperhatikan adalah sistem keamanannya. Seperti yang kita ketahui, seiring dengan perkembangan teknologi maka semakin beragam juga jenis serangan siber yang terjadi.

Untuk mengamankan suatu server terdapat dua sistem keamanan yang dapat dimanfaatkan, yaitu dari segi tools maupun operasional. Sekarang ini banyak security tools yang bisa dimanfaatkan untuk keamanan hybrid cloud Anda seperti firewall, enkripsi, Data Loss Protection (DLP), dan lain sebagainya. Dari segi operasional Anda dapat menggunakan layanan keamanan dari perusahaan penyedia Security Service, seperti SOC (Security Operations Center) atau NOC (Network Operations Center).

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa untuk dapat merasakan keuntungan yang ditawarkan hybrid cloud, Anda harus tau cara memaksimalkan keunggulannya. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengoptimalkan otomatisasi, memaksimalkan kestabilan networking dan konektivitas, menggunakan sistem keamanan terupdate, atau mendapatkan assessment khusus dan konsultasi secara gratis pada team konsultan cloud kami sales@wowrack.co.id

Tuesday, May 25, 2021

Apa Saja Tipe Arsitektur Hybrid Cloud dan Implementasinya?



Hybrid cloud menjadi salah satu jenis cloud computing paling banyak diminati. Lonjakan besar penggunaan hybrid cloud terjadi pada tahun 2020 sebesar 22%. Angka tersebut diprediksi terus meningkat 2 sampai 3 tahun kedepan.

Meskipun bukan hal baru lagi, masih banyak peminat IT dan pebisnis muda yang belum familiar dengan hybrid cloud. Secara singkat hybrid cloud adalah teknologi cloud yang menggabungkan infrastruktur public dan private cloud. Tujuannya adalah agar user dapat mendapatkan manfaat yang dimiliki public dan private cloud.

Baca juga artikel kami sebelumnya untuk mengetahui manfaat dan kelebihan hybrid cloud.

Jika Anda memiliki bisnis yang mengharuskan adanya kelincahan, keamanan, dan skalabilitas tinggi, hybrid cloud adalah solusi yang tepat. Namun sebelum memutuskan, sangat wajib bagi Anda untuk lebih mengenali hybrid cloud. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan teknologi yang sesuai dengan kondisi infrastruktur bisnis Anda.

Tipe Arsitektur Hybrid Cloud

Pada dasarnya hybrid cloud adalah teknologi gabungan dari private dan public cloud. Terdapat berbagai arsitektur hybrid cloud yang dapat diadopsi sesuai dengan kondisi lingkungan cloud dan goal yang dimiliki perusahaan. Namun, secara general arsitektur hybrid cloud dapat dipisahkan menjadi arsitektur hybrid cloud tradisional dan modern.

Arsitektur Hybrid Cloud Tradisional

Arsitektur hybrid cloud tradisional berfokus pada konektivitas pada private dan public cloud. dengan goal besar menciptakan cloud environment yang mampu memindahkan beban kerja dari cloud environment satu ke yang lainnya.

Private cloud yang dimaksud bisa berupa data center on-premis yang didesign atau dibentuk menjadi private cloud, atau memilih cloud provider yang menyediakan layanan private cloud. Setelah private cloud dipastikan berfungsi sesuai tujuan perusahaan, team mulai mendesain infrastruktur untuk menggabungkan private cloud dan public cloud.

Menghubungkan private cloud dan public tidaklah mudah. Dibutuhkan design infrastruktur kompleks, tenaga ahli berpengalaman, dan juga middleware berperforma baik. Sehingga tercipta cloud environment yang memberikan kelancaran data flow dan menerima workload dengan baik.

Arsitektur Hybrid Cloud Modern

Teknologi cloud terus berkembang, demikian juga dengan hybrid cloud. Sedikit berbeda dengan arsitektur tradisional, arsitektur hybrid cloud modern tidak terlalu berfokus kepada konektivitas antar cloud environment. Arsitektur hybrid cloud modern lebih berfokus kepada portabilitas suatu workload.

Artinya, arsitektur hybrid cloud modern menjadikan aplikasi sebagai komponen lebih kecil dan mudah digunakan kembali. Salah satu aspek penting dalam menjalankan arsitektur hybrid cloud modern adalah IaC atau Infrastruktur-as-code.

IaC adalah suatu proses provisioning dan konfigurasi sebuah cloud environment menggunakan kode yang dapat dilakukan dalam hitungan menit. IaC memudahkan developers untuk membuat environment baru dengan cepat dan sesuai ekspektasi user serta membuat sebuah infrastruktur lebih aman dari human error.

Macam-Macam Implementasi Hybrid Cloud


Terdapat beberapa model implementasi yang dapat diberikan oleh hybrid cloud provider pada umumnya. Beberapa model implementasi hybrid cloud dibuat berdasarkan kebutuhan tiap user dan kondisi cloud yang dimilikinya. Beberapa macam model implementasi hybrid cloud diantaranya:

Menggabungkan Infrastruktur On-Premis dengan Public Cloud

Yang dimaksud dengan infrastruktur on-premis adalah infrastruktur yang dikelola secara mandiri tanpa menggunakan teknologi cloud pada suatu perusahaan. Contohnya adalah dengan memiliki data center on-site yang dikelola sendiri. Infrastruktur ini juga biasa disebut dengan infrastruktur legacy.

Infrastruktur on-premis kemudian disambungkan dengan public cloud yang didapatkan dari public cloud provider terpilih.

Menggabungkan Private Cloud dan Hybrid Cloud

Model ini diperuntukan bagi sebuah perusahaan yang hanya mengandalkan teknologi cloud, dari private cloud maupun public cloud. Model implementasi ini biasanya digunakan oleh perusahaan yang sebelumnya telah mempunyai private cloud atau hybrid cloud dan membutuhkan benefit dari jenis cloud lainnya.

Tapi, bagi perusahaan yang sebelumnya tidak menggunakan teknologi cloud atau masih menggunakan infrastruktur on-premis juga dapat memilih model ini. Cloud engineer akan membantu mengubah infrastruktur on-premis menjadi private cloud terlebih dahulu, lalu membuat desain untuk menggabungkannya dengan public cloud.

Menggabungkan Infrastruktur On-Premis, Private Cloud, dan Public Cloud

Beberapa perusahaan memilih untuk tetap mempertahankan infrastruktur on-premisnya dengan alasan keamanan, efektivitas, dan lain sebagainya. Solusi yang dapat diberikan oleh cloud provider pada umumnya adalah dengan menggabungkan ketiganya yaitu infrastruktur on-premis, private cloud, dan public cloud.

Menggabungkan infrastruktur on-premis dengan lebih dari satu public cloud

Setiap penyedia layanan pulic cloud memiliki kelebihan yang berbeda-beda. Selain itu, tujuan pemilik bisnis mempunyai lebih dari satu hybrid cloud adalah menggunakannya untuk tujuan yang tidak sama. Oleh karenanya, umum ditemukan suatu perusahaan menggunakan lebih dari 1 public cloud dari public cloud provider yang berbeda.

Penyedia hybrid cloud biasaya memberikan solusi dengan menggabungkan infrastruktur on-premis dengan beberapa public cloud yang dimiliki perusahaan.

Itu dia model pengimplementasian hybrid cloud yang bisa digunakan berdasarkan kondisi dan tujuan perusahaan Anda. Selain memilih model implementasian cloud yang tepat, memilih cloud provider yang reliable juga tidak kalah pentingnya.

Peran Wowrack Indonesia Sebagai Penyedia Layanan Hybrid Cloud

Wowrack Indonesia telah berpengalaman dalam memberikan pelayanan cloud selama bertahun-tahun. Cloud engineer Wowrack Indonesia sudah banyak membantu customers membangun infrastruktur cloud yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Selain itu Wowrack juga memiliki partnership dengan AWS untuk membantu customers memiliki hybrid cloud dengan performa tinggi dan kwalitas pelayanan yang lebih baik. Salah satu keuntungan memilih Wowrack Indonesia sebagai partner AWS adalah kelancaran dan intensitas dalam berkomunikasi.

Berbeda dengan AWS yang mempunyai ribuan client diseluruh dunia, Wowrack Indonesia lebih berfokus kepada customers dalam Negeri. Dengan begitu, Wowrack Indonesia bisa lebih memahami keinginan perusahaan melalui komunikasi yang intense dan pemahaman kebutuhan customers lebih dalam.

Seperti komitmen Wowrack Indonesia yaitu untuk memberikan pelayanan dan inovasi demi mendukung bisnis customers, Wowrack Indonesia juga dapat memberikan management service. Management service Wowrack Indonesia akan membantu hybrid cloud dalam hal planning, monitoring, singkronisasi, dan keamanan dan lain sebagainya.

Dilengkapi dengan team support yang dapat diandalkan selama 24/7, Wowrack Indonesia senantiasa memastikan hybrid cloud Anda aman dan dapat bekerja dengan semestinya.

Untuk mengetahui layanan hybrid cloud Wowrack lebih detail, kunjungi website kami di www.wowrack.co.id atau hubungi cloud consultant kami.

Monday, May 17, 2021

Cara Meningkatkan Keamanan Hybrid Cloud

Cara Meningkatkan Keamanan Hybrid Cloud


Hybrid cloud merupakan ‘new normal’ dalam dunia teknologi. Telah tercatat sebanyak 72 persen perusahaan di seluruh dunia memilih menggunakan hybrid cloud. hal ini dikarenakan hybrid cloud menawarkan kemudahaan, fleksibilitas, dan kelincahan dalam bekerja terutama saat remote working.

Hybrid cloud sendiri adalah teknologi cloud computing yang dapat memberikan keamanan layaknya private cloud dan flexibilitas layaknya public cloud. Benar, hybrid cloud merupakan gabungan antara teknologi publick dan private cloud. Memiliki kedua keuntungan tersebut tentunya sangat membantu berjalannya bisnis agar lebih cepat berkembang. Oleh karenanya banyak pemilik bisnis memutuskan untuk menggunakan hybrid cloud.

(baca juga pengertiandan kelebihan hybrid cloud) 

Namun meskipun terlihat mempunyai banyak keuntungan, hybrid cloud mempunyai beberapa tantangan keamanan dalam penerapannya.

Tantangan Keamanan pada Penerapan Hybrid Cloud

Hybrid cloud yang merupakan gabungan dua model cloud computing memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Karenanya pengguna hybrid cloud berkemungkinan menghadi beberapa tantangan keamanan sebagai berikut:

Visibilitas

Seperti yang telah dijelaskan, hybrid cloud mempunyai infrastruktur yang lebih kompleks dibandingan model cloud computing lainnya. Menggabungkan dua model teknologi meningkatkan resiko terciptanya celah keamanan yang dapat membahayakan data perusahaan.

Celah keamanan tersebut bisa saja terlihat maupun tidak. karenanya perlu untuk menjaga visibilitas secara menyeluruh dengan aktif mencari celah keamanan yang mungkin dapat dijadikan sasaran penyerangan siber. Dengan begitu, celah keamanan yang ada dapat segera diatasi bahkan sebelum serangan siber terjadi.

Transmisi Data

Karena menggabungkan private dan public cloud, pertukaran data antar dua model cloud computing akan selalu terjadi. Dalam proses transmisi data, kehilangan atau kerusakan data akibat serangan siber sangat mungkin terjadi.

Untuk itu, melengkapi hybrid cloud dengan sistem keamanan seperti encryption sangatlah penting. Dengan begitu Anda dapat sedikit merasa tenang karena ancaman data breach saat melakukan transmisi data berkurang.

Human Resource

Kompleksitas yang dimiliki hybrid cloud menjadi tantang utama yang membuat calon penggunanya berpikir ulang untuk mulai menggunakannya. Seperti yang diketahui bahwa tidak semua perusahaan memiliki tenaga ahli dalam bidang IT.

Sementara, untuk memanage hybrid cloud diperlukan tenaga ahli yang berpengalaman dalam mengelola cloud. untuk menanggapi tantangan ini, terdapat dua solusi yang dapat dilakukan. Yang pertama dengan merekrut satu atau beberapa cloud expert dan memberikan pelatihan secara berkala. Yang kedua dengan menggunakan layanan cloud provider  yang bersedia mengelola dan memonitor keberlangsungan hybrid cloud Anda.

Cara Mengamankan Hybrid Cloud Versi Wowrack

Sebagai salah satu perusahaan cloud proider yang telah berpengalaman selama 2 dekade, Wowrack mempunyai beberapa tips yang dapat dipraktikkan dalam mengamankan hybrid cloud Anda.

Menerapkan Prinsip Least Priviledge

Prinsip Least Priviledge adalah prinsip di mana sebuah perusahaan membatasi akses terhadap sesuatu hanya kepada yang berkepentingan. Cloud environment, terlebih hybrid cloud environment membutuhkan perhatian keamanan ekstra. Salah satunya dengan menerapkan prinsip least priviledge.

Dengan memberikan akses pada beberapa orang tertentu, memperkecil kemungkinan terjadinya data breach yang diakibatkan over-shared access atau password. Oleh karenanya langkah keamanan ini sangat perlu untuk ditekankan.

Mengamankan Endpoint

Telah banyak kasus data breach pada cloud computing yang terjadi akibat kurang ditekankannya keamanan endpoint. Sebab itu perlu disadari bahwa sangat penting memperhatikan keamanan pada endpoint dengan menerapkan sistem keamanan dari segi IT yang komprehensif.

Selain itu, hal yang dilakukan lainnya adalah dengan memberikan edukasi secara tepat mengenai keamanan dalam penggunaan internet pada karyawan. Karena penggunaan fitur keamanan canggih tidak akan efektif jika tidak diimbangi dengan wawasan keamanan digital karyawan.

Melakukan Backup and Restore Hingga Menerapkan Disaster Recovery Plan

Upaya keamanan seperti penggunaan berbagai tools keamanan hingga meningkatkan awareness karyawan terhadap keamanan dalam menggunakan network sangatlah penting. Tapi kemungkinan kehilangan atau kerusakan data masih ada dan dapat terjadi kapan saja.

Untuk mengurangi kerugian yang dialami jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, disarankan untuk mulai melakukan backup data dan menerapkan disaster recovery plan. Dengan adanya backup, Anda dapat merestore kembali data yang telah hilang maupun rusak akibat serangan siber maupun human error. Dan jika dibutuhkan, terapkan juga Disaster Recovery Cloud yang dapat memberikan anda akses cepat menuju cloud recovery anda.

Perlu diketahui bahwa kehilangan data tidak hanya terjadi karena serangan siber atau human error. Hilangnya data juga dapat berakibat pada kerusakan storage device yang terjadi akibat bencana alam. Seperti yang kita ketahui bencana alam dapat terjadi kapan saja dan dengan mudah merusak device penyimpanan data.

Memilih Cloud Provider yang Tepat

Cloud provider yang Anda pilih akan menjadi partner Anda dalam bidang IT. Anda akan sangat terbantu dalam mengelola hybrid cloud dengan adanya management service yang diberikan. Namun tidak semua cloud provider memiliki kwalitas pelayanan yang sama.

Oleh karenanya sangat penting untuk memilih cloud provider yang tepat. Pilihlah cloud provider yang menyediakan layanan support 24/7 yang terdiri dari system administrator, NOC dan yang berpengalaman, dan telah memiliki sistem keamanan yang tersertivikasi.

Itulah beberapa tantangan dalam menggunakan hybrid cloud dan beberapa tips mengenai cara mengamankan hybrid cloud. ketahui lebih detail tentang keamanan hybrid cloud yang sesuai dengan hybrid cloud Anda dengan menghubungi cloud consultant kami di sini.

Monday, May 10, 2021

Tips Aman Migrasi Cloud Versi Wowrack Indonesia

Tips Aman Melakukan Migrasi Cloud

Adaptasi digital semakin ramai dilakukan di dunia bisnis. Pemanfaatan teknologi digital ini tidak hanya dilakukan oleh perusahaan berskala besar, namun juga perusahaan start-up, bahkan level UMKM.

Salah satu teknologi digital yang semakin banyak diminati adalah teknologi cloud, atau disebut juga komputasi awan. Pelaku bisnis melihat banyak keuntungan yang dapat mereka dapatkan dengan mengadopsi teknologi cloud. Oleh karenanya, para pemilik beramai-ramai melakukan migrasi cloud.

Jika Anda adalah pemilik bisnis dan belum menggunakan teknologi cloud, sangat disarankan untuk meninggalkan operasional bisnis konvesional dan dan mulai bermigrasi ke cloud. Terlebih pada masa pandemi ini, ketika semua dituntut dapat diakses secara digital agar bisa bersaing di dunia bisnis.

Namun sebelum itu, apakah Anda sudah mengerti apa itu migrasi cloud

Pengertian Migrasi Cloud

Migrasi cloud adalah proses berpindahnya operasional perusahaan dari infrastruktur on-premis ke cloud. Migrasi cloud dapat diumpamakan seperti berpindah kantor secara fisik di mana kita memindahkan komputer, meja, kursi dan lain sebagainya kekantor baru yang lebih besar ataupun sebaliknya sesuai kebutuhan. Namun, migrasi cloud lebih keberpindahan data, aplikasi, infrastruktur IT lainnya ke cloud yang memiliki performa dan kapasitas lebih besar di bandingkan infrastruktur on-premis.

Selain itu, migrasi cloud juga dapat diartikan sebagai proses memindahkan infrastruktur dari cloud ke cloud lainnya. Misalnya, jika Anda telah menggunakan Google Cloud dan ingin berpindah ke AWS cloud, dan sebaliknya Anda harus melakukan proses migrasi cloud tersebut.

Kenapa Migrasi Cloud Dilakukan?

Ada banyak alasan mengapa seseorang melakukan migrasi cloud. Namun, intinya adalah untuk mendapatkan teknologi IT yang memiliki value lebih.

Orang yang baru saja melakukan migrasi cloud dari infrastruktur on-premis ke infrastruktur cloud mengharapkan kemudahan keefektivitasan waktu dan tenaga saat bekerja, skalabilitas, keamanan data, dan lain sebagainta. Di mana hal-hal tersebut merupakan kebutuhan dasar dalam berbisnis di era digital agar tetap bisa bersaing dengan competitor dipasaran.

(Baca juga manfaat cloud computing)

Sedangkan bagi yang melakukan migrasi cloud dari satu ke yang lainnya biasanya dikarenakan pengguna tersebut menemukan fitur atau benefit yang lebih dibutuhkan di cloud provider lainnya. Selain itu, beberapa hal seperti biaya, performa cloud, dan kwalitas pelayanan, serta jenis layanan yang baik menentukan mengapa seseorang melakukan migrasi cloud.

Tantangan dalam Proses Migrasi Cloud

Seperti halnya jika kita berpindah tempat tinggal atau kantor, ada beberapa kesulitan atau tantangan yang mungkin akan terjadi. Misalnya, dalam proses pindah barang kita bisa saja mengalami kerusakan ataupun hilang jika tidak dilakukan dengan hati-hati.

Hal sama juga dapat terjadi pada proses migrasi cloud. kehilangan atau kerusakaan yang terjadi sangat mungkin terjadi pada data yang sedang dipindahkan jia tidak dilakukan secara hati-hati dan terencana. Selain memastikan bahwa data yang telah dipindahkan tidak hilang atau rusak, sangat perlu juga untuk memastikan bahwa semua data, aplikasi dan lainnya dapat diakses tanpa kendala. Juga, penting untuk memastikan bahwa segala set-up telah dilakukan sesuai kebutuhan bisnis Anda.

Migrasi cloud mungkin terdengar rumit, namun Anda tidak perlu khawatir karena sekarang banyak cloud provider yang siap membantu Anda.

Pastikan anda melakukan backup dan mengetest backup itu sendiri sebelum melakukan migrasi. Karena backup yang tidak dicoba untuk restore bisa saja disebut tidak berfungsi sebagai backup.

Cara Melakukan Migrasi Cloud yang Aman Versi Wowrack

Wowrack menyediakan layanan cloud yang dikenal dengan nama Cloud Raya. Sebagai salah satu penyedia layanan cloud yang berpengalaman selama lebih dari 2 dekade, Wowrack memiliki tips untuk melakukan migrasi cloud yang aman.

Assessment dan Discovery

Assessment dan Discovery merupakan tahap awal di mana pengguna cloud memahami scope dan mengenali keadaan infrastruktur user. Cloud user akan mencoba lebih mengenali cloud environmentnya seperti permasalahan apa yang membutuhkan solusi maupun goal apa yang ingin di dapatkan.

Tahap ini sangat perlu dilakukan agar pengguna cloud lebih memahami tujuan yang ingin dicapainya setelah menggunakan cloud, dana pa saja yang selama ini telah dijalankan baik dalam infrastruktur cloud maupun on premis. Selain itu, langkah ini juga memudahkan cloud engineer untuk mengetahui di mana mereka harus mulai bekerja membangun infrastruktur yang sesuai bagi penggunanya.

Biasanya, dalam proses ini pengguna cloud akan diberikan form assessment atau melakukan minute-of-meeting assessment untuk memperolah hasil yang akurat.   

Planning

Sebelum memigrasi cloud sangat penting untuk melakukan planning atau perencanaan yang terperinci. Dalam perencanaan ini yang paling utama adalah menentukan goal atau tujuan apa yang ingin dicapai dengan memigrasi cloud.

Setelah itu, akan diketahui berapa lama proses migrasi cloud berlangsung yang diketahui melalui seberapa banyak data yang perlu dipindahkan dan kecepatan backup and restore. Karena semakin lama migrasi dilakukan maka semakin besar resiko hilangnya data. Dalam proses ini juga akan diputuskan strategi migrasi cloud apa ayang akan digunakan.

Selain itu, akan diketahui juga kompleksitas infrastruktur yang dibutuhkan perusahaan. Sangat dibutuhkan kestabilan sistem kerja agar suatu perusahaan dapat berjalan dengan lancar. Salah satu faktor kestabilan itu adalah infrastruktur cloud yang digunakan.

Karenanya dalam tahap planning, akan dibahas juga mengenai kompleksitasan infrastruktur cloud. Praktisi cloud Anda akan mempelajari infrastruktur cloud atau infrastruktur on-premis sebelumnya dan melakukan set-up yang sesuai dengan sebelumnya.

Pastikan anda menyampaikan ekspektasi mengapa anda melakukan migrasi kepada consultant Anda, agar anda mendapatkan goal baik dari sisi penghematan, ketersediaan yang lebih baik, ataupun kemudahan yang lebih membuat anda nyaman.

Tahapan planning selalu memiliki summary yang mudah dan praktis untuk bisa dipahami apa yang menjadi kewajiban dari penyedia layanan dan pengerjaan suatu proyek migrasi.

Backup and Restore

Setelah membuat planning, memprovisi infrastruktur pada sisi Cloud baru (VM maupun format infrastruktur baru), serta membuat estimasi lamanya proses migrasi cloud berdasarkan besarnya data (sizing) yang akan dipindahkan, maka Anda dapat mulai melakukan proses migrasi yang pertama yaitu  dengan metode termuudah backup and restore.

Jika berbicara mengenai keamanan digital, backup dan restore adalah salah satu solusi yang paling disarankan. Solusi keamanan yang ditawarkan oleh backup and restore juga dapat dimanfaatkan pada proses migrasi cloud. Semua data yang terdapat pada cloud sebelumnya ataupun pada on-premis akan dibackup terlebih dahulu dengan cara mengcopy data yang ada.

Seperti yang sudah dijelaskan, kesalahan seperti rusak atau hilangnya data dapat terjadi selama proses migrasi cloud. untuk menghindarinya, maka dilakukan backup data. Jadi jika kesalahan tersebut terjadi, data yang hilang atau rusak dapat kembali diakses dengan cara merestorenya dari data yang telah dibackup.

Setiap backup memiliki enkripsi, namun anda harus tidak boleh melupakan kunci enkrispi utama anda, hal tersebut adalah tanggung jawab dari pemilik data demi keamanan dan privasi.

Restorasi adalah part yang sangat penting dalam backup maupun dalam saat migrasi, part yang paling penting adalah data integrity dan data synchronization. Hal ini ini perlu pengetestan dan pengecekan.

Data Synchronization

Yang terakhir adalah singkronisasi data. Tujuan dilakukannya migrasi cloud ialah untuk memperoleh manfaat lebih daripada teknologi cloud atau on premise yang sebelumnya digunakan. Namun, keuntungan tersebut tidak akan didapatkan jika terdapat perbedaan pada singkronisasi data ataupun set up dengan server terdahulu.

Oleh karena itu, perlu untuk dilakukan singkronisasi data. Seperti yang juga telah dijelaskan diatas bahwa tiap perusahaan membutuhkan kestabilan pada infrastruktur cloud agar dapat berjalan dengan semestinya. Perbedaan kecil pada server lama dan baru dapat mengganggu kestabilan tersebut dan tentunya akan menghambat pertumbuhan bisnis Anda

Dalam proses ini akan dilakukan final check secara menyeluruh untuk menemukan perbedaan antara server cloud baru dan server cloud lama dari kedua belah pihak (pengguna dan provider host). Jika ada suatu perbedaan maka praktisi cloud Anda akan membantu mensingkronkan server Anda sampai dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Dari penjelasan di atas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa migrasi cloud sedikit rumit dan memiliki resiko yang patut dipertimbangkan jika kita tidak memiliki praktisi cloud handal yang membantu kita. Tapi Anda tidak perlu khawatir, banyak cloud provider yang akan membantu Anda melakukan migrasi cloud seperti halnya Cloud Raya yang dibantu oleh engineer Wowrack Indonesia.

Mulai dari konsultasi kebutuhan, assesment, hingga proses migrasi cloud akan dibantu oleh teknisi yang handal. Jadi, Anda tidak perlu khawatir akan terjadi kesalahan saat proses migrasi. Jika Anda mempunyai pertanyaan dan membutuhkan solusi untuk perusahaan Anda, segera konsultasikan dengan tim engineer kami.


Monday, May 3, 2021

Wowrack Mendukung Pemberdayaan Perempuan di Tengah Transformasi Digital

Pandemi covid-19 mempercepat terjadinya transformasi digital. Percepatan transformasi digital ini memberikan tantangan bagi setiap orang khususnya wanita. Menyadari fenomena yang terjadi, Wowrack Indonesia hadir memberikan wadah bagi wanita Indonesia untuk berdiskusi mengenai tantangan dalam transformasi digital dan cara mengatasinya.

Berkolaborasi dengan Girls in Tech, Wowrack Indonesia sukses menyelenggarakan live webinar pada Selasa, 27 April 2021. Webinar yang berjudul Empowering Women through Digital Work Style Transformation ini menerima antusiasme yang tinggi bahkan sebelum acara diselenggarakan jika dilihat dari banyaknya pertanyaan yang diungkapkan pendaftar melalui form registrasi.

Antusiasme peserta bukanlah tanpa sebab, pasalnya webinar Wowrack x Girls in tech ini diisi oleh 2 pembicara wanita inspirasional. Mereka adalah Soraya Faradilla seorang praktisi HR yang telah banyak membantu memaksimalkan potensi karyawan di beberapa institusi, dan Aulia Halimatussadiah atau yang biasa disebut LLIA. Beliau adalah Co-Managing Director di Girls in Tech, Co-Founder dari Storial dan juga seorang penulis dari 30 buku.

Live webinar yang menggunakan zoom ini, diadakan selama 2 jam dan dimulai tepat pada pukul 15:00. Acara dibuka oleh Ridha Zahira Octafitria seorang cloud consultant dari Wowrack Indonesia sebagai moderator acara. Dari 92 peserta yang tercatat hadir, tidak semuanya adalah wanita. Banyak juga peserta laki-laki yang hadir dan turut aktif selama acara berlangsung.

Materi pertama membahas tentang bagaimana mempersiapkan diri untuk berkarir dan berkarya di tengah transformasi digital. Materi ini disampaikan oleh speaker pertama yaitu Soraya Faradillah. Presentasi dimulai dengan bagaimana transformasi digital dimulai, lalu materi berlanjut membahas tentang stigma negatif yang dilekatkan pada wanita dalam berkarir, serta potensi dan sifat bawaan wanita yang dapat mensukseskan sebuah projek maupun perusahaan.

Presentasi yang sarat akan informasi ini ditutup dengan kata-kata motivasi dari wanita yang akrab dipanggil Kak Aya ini. “Tetap semangat, dan terus berusaha. Karena satu-satunya yang akan menghentikan kalian adalah ketika kalian berhenti mencoba”, ujar Kak Aya saat menutup sesi presentasinya.

Presentasi kedua diisi oleh Aulia Halimatussadiah. Wanita yang kerap dipanggil Kak Lia ini membuka preentasinya dengan perkenalan singkat tentang diri dan perjalanan karirnya. Kak Lia juga memperkenalkan Girls in Tech kepada participant. Setelahnya, barulah kak lia memasuki sesi penyampaian materi inti.

Presentasi dibuka dengan statement kuat Kak Lia, “dulu remote working adalah future, now is the future”. Beliau menyampaikan apa saja yang diperlukan saat remote working, seperti rutinitas yang sehat, rutinitas yang didesign menurut goal masing-masing dan sebagainya. Beliau bahkan memberikan contoh riil bagaimana melakuakan remote working yang fun agar lebih produktif melalui video singkat Kak Lia selama bekerja di Bali dengan “Coconut life style” ungkapnya.

Dengan menyampaikan hal tersebut Kak Lia ingin memotivasi peserta webinar bahwa remote working can be fun and more productive seperti yang telah dilaluinya. Penyampaian Kak Lia yang asik mampu membuat peserta semakin antusias, seperti ujar kak Putri salah satu peseta webinar “Keren kak liaaa”.

Setelah kedua materi disampaikan, acara berlanjut pada QnA session. Selama 30 menit sesi tanya jawab, peserta sangat aktif dan antusias untuk berdiskusi dengan kedua pemateri. Webinar Wowrack X Girls in Tech ini kemudia ditutup oleh closing statement dari kedua pemateri dan foto bersama.

Wowrack banyak menerima feedback positif dari peserta. Seperti feedback yang diberikan oleh salah satu peserta, “Sangat menginspirasi baik materi dan para narasumbernya, sukses untuk event selanjutnya!”

Dengan dilaksanakannya webinar Wowrack x Girls in Tech ini, Wowrack berharap untuk dapat membantu para wanita agar bisa bertahan dan berkarya di tengah sulitnya tantangan transformasi dgigital. Selain itu, Wowrack juga berharap kedepannya dapat tetap membantu dan menginspirasi  banyak orang untuk dapat berinovasi dalam dunia teknologi di dalam maupun luar Negeri.

Tuesday, April 20, 2021

Peran Hybrid Cloud di Era New Normal

Pandemi covid-19 merubah banyak aspek di dunia. Terlebih saat mayoritas negara melarang terjadinya interaksi sosial secara besar-besaran. Dampaknya, seluruh aktivitas seperti bekerja dan transaksi jual beli dilakukan secara virtual. Banyaknya kegiatan yang beralih ke ranah digital juga dikenal sebagai transformasi digital, dan ini merupakan new normal.

Agar dapat beradaptasi dan bertahan di era new normal ini, banyak pelaku usaha yang menggantungkan usahanya pada teknologi yang dapat mendukung keefektivitasan proses kerja. salah satu teknologi yang paling diminati sejak terjadinya pandemic adalah hybrid cloud.

Namun, mengapa hybid cloud menjadi teknologi cloud paling diminati pada era new normal ini?

Keuntungan Memiliki Hybrid Cloud di Era New Normal

Tercatat sebanyak 72% enterprise di seluruh dunia telah menggunakan Hybrid cloud. Peningkatan ini mulai dapat dilihat sejak pertama kali merebaknya covid-19. Tapi apa sebenarnya yang membuat para pemilik bisnis berpikir bahwa hybrid cloud merupakan solusi new normal?

Berikut adalah beberapa keuntungan yang ditawarkan hybrid cloud kepada enterprise selama-setelah pandemi;

Menawarkan kelincahan

kelincahan merupakan priotitas utama dalam menjalankan bisnis di masa pandemi seperti ini. Kelincahan yang dapat diberikan oleh sebuah teknologi tentunya akan mengijinkan penggunanya untuk berkerja lebih cepat dan tepat. Seperti yang kita ketahui bahwa ketepatan waktu sangatlah berpengaruh di kala transformasi digital ini.

Hybrid cloud hadir dengan menawarkan kelincahan tersebut kepada penggunanya. Hybrid cloud yang merupakan teknologi cloud yang menggabungkan infrastruktur cloud on-premise dengan public cloud mengijinkan penggunannya untuk dapat bekerja lebih efisien.

Banyak perusahaan yang berusaha menyelesaikan tantangan bekerja jarak jauhnya dengan menggunakan berbagai aplikasi untuk berkomunikasi maupun berkolaborasi. Namun, dengan banyaknya aplikasi yang digunakan, infrastruktur on-premis tentu tidak dapat mendukung kelancaran yang diinginkan.

Perusahaan membutuhkan keuntungan yang hanya dapat didapatkan dari public cloud. Kalau begitu haruskah Anda berbondong memigrasi data yang telah tertata di cloud on-premis Anda ke public cloud?

Jawabannya, tidak. Hybrid cloud mengijinkan perusahaan untuk tetap mempertahankan cloud on-premis yang telah dimiliki dan mengimplementasikan public cloud secara bersamaan untuk dapat beradaptasi dengan transformasi digital yang terjadi.

Menawarkan skalabilitas

Hybrid cloud menawarkan skalabilitas yang tinggi. Dalam mengimplementasikan teknologi cloud Anda akan mempunyai plan jangka panjang untuk menentukan seberapa besar storage dan berapa banyak VMs yang dibutuhkan. Namun, transformasi digital di tengah terjadinya pandemi membuat segala sesuatu sulit untuk di prediksi. Bisnis Anda bisa saja mengalami kemunduran atau malah peningkatan pesat yang tidak terduga.

Ketika bisnis mengalami peningkatan, Anda akan membutuhkan storage lebih banyak dari sebelumnya untuk menyimpan berbagai macam data baru. Atau, Anda butuh untuk menambah VM agar sistem yang Anda gunakan tetap bisa berjalan lancaran meskipun beban kerja bertambah.

Dalam kasus ini, jika Anda mengelola cloud on-premis Anda sendiri maka Anda harus berinvestasi lebih untuk membeli peralatan baru. Tidak hanya itu, untuk mengimplementasikan peralatan baru tersebut juga membutuhkan waktu satu hingga dua minggu, belum lagi jika terjadi downtime saat pemasangan tools baru yang tentunya akan menghambat aktivitas kerja.

Dengan adanya hybrid cloud Anda tidak perlu melalui kerugian waktu dan finansial tersebut. Skalabilitas yang ditawarkan hybrid cloud mengijinkan cloud Anda untuk dapat terus menambah kapasitas storage maupun jumlah VM sesuai yang dibutuhkan.

Dan juga Anda dapat mengurangi pengeluaran yang besar di awal (capex) untuk membeli peralatan cloud yang dibutuhkan. Sebagai gantinya Anda hanya perlu membayar apa yang telah ditambahkan. Misalkan, Anda butuh untuk menambahkan storage cloud, maka hanya perlu membayar apa yang Anda tambahkan. Tidak perlu lagi memikirkan biaya pembelian hardware storage, biaya pemasangan dan pemeliharaan.

Dengan begitu selain dapat bekerja tepat dan cepat tanpa hambatan, Anda juga dapat melakukan efisiensi pada finansial perusahaan. Dua hal tersebut bukankah yang paling kita butuhkan untuk dapat bertahan dan bersaing ditengah pandemi?

Optimalisasi bandwidth

Masih tentang pentingnya kecepatan kerja pada transformasi digital dikala pandemi, hybrid cloud menawarkan unlimited bandwidth untuk penggunanya. Tapi sepenting apa fungsi bandwidth?

Sekarang ini semua aktivitas bisnis dilakukan secara digital. Bisa dibayangkan seberapa banyak intensitas aktivitas pertukaran data yang terjadi pada satu waktu. Jika Anda tidak memiliki bandwidth yang memadai, maka membutuhkan waktu lebih lama untuk mengakses website, portal, maupun aplikasi yang digunakan perusahaan Anda.

Setidaknya seseorang hanya bertahan 3 detik untuk menunggu loading page suatu website. Jika lebih dari waktu tersebut, mereka akan memilih untuk menutup page dan pergi ke site lainnya. Bisa dibayangkan berapa banyak kesempatan yang hilang untuk menunjukan value produk atau perusahaan kepada calon customer. Untuk itu, kecepatan akses web, portal, maupun aplikasi merupakan hal yang wajib.

Beberapa keuntungan di atas dapat langsung dirasakan setelah Anda mengimplementasikan hybrid cloud untuk perusahaan Anda. Tidak perlu ragu untuk memulai mencoba teknologi cloud, karena sekarang ini telah banyak cloud provider yang siap membantu Anda.

Peran Wowrack Sebagai hybrid cloud provider

Wowrack sebagai salah satu hybrid cloud provider menyadari bahwa tidak semua perusahaan mempunyai literasi IT yang sama. Oleh karenanya, Wowrack menyediakan experts cloud untuk memberikan konsultasi pada perusahaan-perusahaan yang membutuhkan assesment sebelum menggunakan cloud, dan siap membantu customers kapan saja terjadi masalah.

Wowrack juga dapat membantu perusahaan yang telah memiliki infrastruktur cloud on-premise sebelumnya dan berniat untuk mengadopsi hybrid cloud. Wowrack mengijinkan Anda untuk menggabungkan on-premise cloud Anda dengan public cloud yang Anda inginkan sepeti AWS, GCP, ataupun Microsoft Azure.

Selain itu Wowrack juga menyediakan layanan untuk memanage infrastructure hybrid cloud Anda yang meliputi public, private, dan colocation yang Anda miliki.

Penasaran dengan apa saja yang dapat Wowrack lakukan untuk mensupport perusahaan Anda? Konsultasikan kebutuhan cloud Anda pada cloud consultant kami.

Friday, April 16, 2021

Prediksi Meningkatnya Penggunaan Hybrid Cloud di Tahun 2021


Selama pandemi berlangsung, bisnis dituntut agar tetap beroperasi dengan interaksi fisik yang terbatas. Hasilnya sebanyak 52% persen perusahaan di Indonesia menerapkan (Work From Home) terhitung sejak awal masuknya virus Covid-19 di Indonesia.

Hal ini mempercepat terjadinya transformasi digital di dunia bisnis. Desakan keadaan akibat pandemi berkepanjangan seperti ini, perusahaan memerlukan teknologi yang dapat diandalkan. 

Teknologi yang dimaksud adalah yang dapat memberikan kemudahan dalam efisiensi waktu, tenaga, dan biaya. Semua kebutuhan tersebut bisa didapatkan di teknologi berbasis cloud.

Teknologi cloud sendiri bukanlah hal baru di dunia teknologi. Banyak perusahaan yang telah mengadopsinya jauh sebelum pandemi terjadi. Namun, penggunaan cloud komputasi banyak mengalami peningkatan selama pandemi yaitu sebanyak 50%.

Yang menjadi perhatian lainnya adalah peningkatan penggunaan hybrid cloud yang meningkat sebanyak 60,3% sejak 2020. Tidak berhenti di sana, penggunaan hybrid cloud diprediksi akan terus meningkat di tahun 2021.

Peningkatan Penggunaan Hybrid Cloud di Tahun 2021

Perusahaan berlomba dalam akuisisi teknologi untuk produktivitas. Para pemilik usaha telah menyadari bahwa teknologi yang tepat adalah salah satu kunci keberhasilan bisnis modern. Namun terdapat beberapa tantangan seperti biaya investasi, kecepatan pemanfaatan keuntungan, kesiapan tenaga kerja, dan pemanfaatan legacy software. 

Solusi paling tepat saat ini adalag hybrid cloud, salah satu model cloud computing yang paling diminati di tahun 2020. Hybrid cloud menawarkan banyak keuntungan bagi penggunanya. Untuk itu, penggunaan hybrid cloud diprediksi akan semakin meningkat di tahun 2021.

Berikut adalah Keuntungan-keuntungan yang ditawarkan oleh hybrid cloud yang dianggap sangat dibutuhkan di tahun 2021 ini:

Mendukung Remote Working 

Remote working atau bekerja jarak jauh menjadi khas gaya kerja digital sekarang ini. Terlebih lagi banyak perusahaan yang menerapkan sistem BYOD atau Bring Your Own Device sebagai upaya efisiensi biaya.

Adapun hal yang paling dibutuhkan untuk melancarkan remote working adalah kelancaran komunikasi, proses pertukaran data, dan keamanan data. Oleh karena itu banyak aplikasi atau software yang digunakan perusahaan sebagai platform komunikasi dan bertukar data.

Namun, aplikasi dan software saja tidak cukup untuk menjamin kelancaran proses kerja. Di sanalah hybrid cloud akan berperan. Dengan adanya hybrid cloud yang berperforma baik, aplikasi maupun software dapat berjalan dengan lancar.

Selain itu, hyrbid cloud juga dapat menciptakan working environment yang aman. Hybrid cloud yang merupakan gabungan dari dua jenis cloud memiliki infrastruktur yang unik dan dapat dibuat berdasarkan kebutuhan perusahaan. 

Fleksiblitas dalam Pemilihan Fungsi Privat dan Publik Cloud.

Dalam membangun infrastruktur cloud, Anda perlu mengenali user terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar dapat memudahkan langkah selanjutnya yaitu memilih akses server dan jenis cloud yang akan digunakan.

Berbagai industri seperti industri keuangan, kesehatan, pendidikan, dan lainnya mempunyai beragam user. Artinya mereka membutuhkan cloud yang dapat memberikan berbagai keuntungan yang dapat difungsikan sesuai user dan tujuan perusahaan.

Dengan memiliki hybrid cloud Anda dapat mendapatkan banyak keuntungan yang berasal dari public cloud maupun private cloud. Sehingga Anda dapat dengan mudah mengatur penggunaannya sesuai dengan kebutuhan user dan perusahaan. 

Hal ini memberikan kontrol penuh pada pemilik hybrid cloud untuk memaksimalkan keuntungan yang ditawarkan. Anda dapat melakukan pengaturan ulang kapan saja dibutuhkan. Dengan fleksibilitas yang tinggi seperti ini, tentu akan memudahkan perusahaan Anda untuk mengontrol kelancaran proses kerja yang sedang berlangsung.

Efisiensi Biaya

Keuntungan yang ditawarkan oleh hybrid cloud membuat banyak orang menduga-duga banyaknya modal yang harus dikeluarkan. Banyak diantaranya yang mengira hybrid cloud sangat mahal dan akan merepotkan dalam integrasinya.

Padahal, dengan Anda menggunakan layanan hybrid cloud Anda tidak perlu khawatir lagi mengenai banyak hal seperti kualitas server, data center, maupun hardware yang dipakai. Semua fasilitas tersebut dapat Anda dapatkan dari penyedia layanan hybrid cloud.

Terlebih lagi, penyedia layanan hybrid cloud mempunyai tim solid yang terdiri dari experts dalam bidang cloud. Mereka akan memberikan pelayanan yang sesuai dengan standard kompliansi seperti ISO27001, SOC2, PCI DSS dan lain sebagainya untuk memastikan bahwa cloud dapat diimplementasikan dengan aman.

Jika dibandingkan hanya menggunakan private atau public cloud saja, hybrid cloud tentu butuh lebih banyak biaya. Namun, dengan banyaknya manfaat yang dapat diterima maka harga tersebut terbilang murah dibandingkan harus mengelola, dan menyediakan segala tools sendiri.

Mulai tertarik mengikuti tren pasar untuk menggunakan hybrid cloud? Perhatikan beberapa hal dibawah ini sebelum memilih layanan penyedia hybrid cloud.

Tips Memilih Hybrid Cloud Provider

Penggunaan hybrid cloud memang dapat sangat menguntungkan perusahaan Anda. Namun, keuntungan tersebut dapat Anda dapatkan dengan maksimal jika Anda memilih layanan penyedia hybrid cloud yang tepat.

Berikut beberapa hal yang wajib Anda perhatikan sebelum memilih layanan hybrid cloud.

Performa Server & Bandwidth

Fungsi utama penggunaan cloud adalah untuk mempercepat proses bekerja terutama saat maraknya dilakukan WFH atau remote working. Salah satu hal yag mendukung terjadinya kecepatan tersebut adalah server dengan performa baik dan bandwidth yang cukup besar.

Untuk itu, pastikan penyedia layanan hybrid cloud Anda mempunyai riwayat performa server yang tinggi dan menawarkan bandwidth yang cukup besar. Dengan begitu, Anda dapat melakukan pekerjaan Anda dengan lancar tanpa adanya delay dalam berkomunikasi maupun pertukaran data.

Planning

Sebelum mengimplementasikan hybrid cloud, sangat penting untuk membuat planning matang agar semua dapat terlaksana dengan tepat dan sesuai goal. Karenanya, memilih hybrid cloud provider yang menyediakan layanan planning akan sangat membantu Anda untuk menentukan setiap step dengan matang.

Beberapa hybrid cloud provider menyediakan fasilitas planning kepada cutomersnya. Anda dapat mengkonsultasikan keadaan riil perusahaan Anda dan apa yang akan dicapai dengan penerapannya. Dari sana, tim cloud provider akan membantu untuk membuatkan design arsitektur yang sesuai dengan keadaan dan tujuan perusahaan Anda.

Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir tentang kemungkinan terjadinya ketidaksesuaian dalam pengimplementasian cloud.

Dapat Diandalkan

Hybrid cloud terkenal dengan arsitektur infrastrukturnya yang kompleks. Jika perusahaan Anda tidak memiliki tim expert terkait cloud, maka Anda akan kerepotan jika menemukan masalah dalam pengimplementasian cloud serta migrasinya. Anda memerlukan orang yang paham dan berpengalaman mengenai infrastruktur berbagai macam jenis cloud.  

Dalam operasionalnya hybrid cloud memerlukan tim teknis yang dapat siap siaga secara 24 jam, karena dengan fokus lebih dari satu lokasi infrastruktur memerlukan koordinasi dan pengalaman yang tinggi dalam menjamin ketersediaan aksesnya. 

Menyediakan fasilitas berupa support merupakan hal yang sangat umum diantara cloud provider. Namun, tidak semua fasilitas support memiliki kuwalitas yang sama. Beberapa cloud provider hanya menyiapkan chat bot di jam-jam tertentu. Di mana seperti yang kita tahu chat bot tidak bisa membantu banyak terutama pada situasi genting.

Dengan mengimplementasikan hybrid cloud, maka kualitas tenaga ahli support sangat menjadi penentu keberhasilan operasional baik dari segi maintenance operational, model keamanan, sensitivitas perubahan dan pengembangan, serta optimasi performa dengan aplikasi dan software yang di host didalamnya.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan hybrid cloud diprediksi akan semakin meningkat di tahun 2021. Solusi yang diberikan hybrid cloud pada perusahaan dianggap sebagai solusi yang paling dibutuhkan di tahun 2021 ini seperti mendukung remote working, fleksibilitas dalam pemilihan fungsi privat atau publik cloud, dan efisiensi biaya.

Jika Anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut terkait hybrid cloud, Anda dapat langsung menghubungi tim kami di sini.