Monday, May 10, 2021

Tips Aman Melakukan Migrasi Cloud Versi Wowrack Indonesia

Cloud Migration
Cloud Migration

Adaptasi digital semakin ramai dilakukan di dunia bisnis. Pemanfaatan teknologi digital ini tidak hanya dilakukan oleh perusahaan berskala besar, namun juga perusahaan start-up, bahkan level UMKM.

Salah satu teknologi digital yang semakin banyak diminati adalah teknologi cloud, atau disebut juga komputasi awan. Pelaku bisnis melihat banyak keuntungan yang dapat mereka dapatkan dengan mengadopsi teknologi cloud. Oleh karenanya, para pemilik beramai-ramai melakukan migrasi cloud.

Jika Anda adalah pemilik bisnis dan belum menggunakan teknologi cloud, sangat disarankan untuk meninggalkan operasional bisnis konvesional dan dan mulai bermigrasi ke cloud. Terlebih pada masa pandemi ini, ketika semua dituntut dapat diakses secara digital agar bisa bersaing di dunia bisnis.

Namun sebelum itu, apakah Anda sudah mengerti apa itu migrasi cloud

Pengertian Migrasi Cloud

Migrasi cloud adalah proses berpindahnya operasional perusahaan dari infrastruktur on-premis ke cloud. Migrasi cloud dapat diumpamakan seperti berpindah kantor secara fisik di mana kita memindahkan komputer, meja, kursi dan lain sebagainya kekantor baru yang lebih besar ataupun sebaliknya sesuai kebutuhan. Namun, migrasi cloud lebih keberpindahan data, aplikasi, infrastruktur IT lainnya ke cloud yang memiliki performa dan kapasitas lebih besar di bandingkan infrastruktur on-premis.

Selain itu, migrasi cloud juga dapat diartikan sebagai proses memindahkan infrastruktur dari cloud ke cloud lainnya. Misalnya, jika Anda telah menggunakan Google Cloud dan ingin berpindah ke AWS cloud, dan sebaliknya Anda harus melakukan proses migrasi cloud tersebut.

Kenapa Migrasi Cloud Dilakukan?

Ada banyak alasan mengapa seseorang melakukan migrasi cloud. Namun, intinya adalah untuk mendapatkan teknologi IT yang memiliki value lebih.

Orang yang baru saja melakukan migrasi cloud dari infrastruktur on-premis ke infrastruktur cloud mengharapkan kemudahan keefektivitasan waktu dan tenaga saat bekerja, skalabilitas, keamanan data, dan lain sebagainta. Di mana hal-hal tersebut merupakan kebutuhan dasar dalam berbisnis di era digital agar tetap bisa bersaing dengan competitor dipasaran.

(Baca juga manfaat cloud computing)

Sedangkan bagi yang melakukan migrasi cloud dari satu ke yang lainnya biasanya dikarenakan pengguna tersebut menemukan fitur atau benefit yang lebih dibutuhkan di cloud provider lainnya. Selain itu, beberapa hal seperti biaya, performa cloud, dan kwalitas pelayanan, serta jenis layanan yang baik menentukan mengapa seseorang melakukan migrasi cloud.

Tantangan dalam Proses Migrasi Cloud

Seperti halnya jika kita berpindah tempat tinggal atau kantor, ada beberapa kesulitan atau tantangan yang mungkin akan terjadi. Misalnya, dalam proses pindah barang kita bisa saja mengalami kerusakan ataupun hilang jika tidak dilakukan dengan hati-hati.

Hal sama juga dapat terjadi pada proses migrasi cloud. kehilangan atau kerusakaan yang terjadi sangat mungkin terjadi pada data yang sedang dipindahkan jia tidak dilakukan secara hati-hati dan terencana. Selain memastikan bahwa data yang telah dipindahkan tidak hilang atau rusak, sangat perlu juga untuk memastikan bahwa semua data, aplikasi dan lainnya dapat diakses tanpa kendala. Juga, penting untuk memastikan bahwa segala set-up telah dilakukan sesuai kebutuhan bisnis Anda.

Migrasi cloud mungkin terdengar rumit, namun Anda tidak perlu khawatir karena sekarang banyak cloud provider yang siap membantu Anda.

Pastikan anda melakukan backup dan mengetest backup itu sendiri sebelum melakukan migrasi. Karena backup yang tidak dicoba untuk restore bisa saja disebut tidak berfungsi sebagai backup.

Cara Melakukan Migrasi Cloud yang Aman Versi Wowrack

Wowrack menyediakan layanan cloud yang dikenal dengan nama Cloud Raya. Sebagai salah satu penyedia layanan cloud yang berpengalaman selama lebih dari 2 dekade, Wowrack memiliki tips untuk melakukan migrasi cloud yang aman.

Assessment dan Discovery

Assessment dan Discovery merupakan tahap awal di mana pengguna cloud memahami scope dan mengenali keadaan infrastruktur user. Cloud user akan mencoba lebih mengenali cloud environmentnya seperti permasalahan apa yang membutuhkan solusi maupun goal apa yang ingin di dapatkan.

Tahap ini sangat perlu dilakukan agar pengguna cloud lebih memahami tujuan yang ingin dicapainya setelah menggunakan cloud, dana pa saja yang selama ini telah dijalankan baik dalam infrastruktur cloud maupun on premis. Selain itu, langkah ini juga memudahkan cloud engineer untuk mengetahui di mana mereka harus mulai bekerja membangun infrastruktur yang sesuai bagi penggunanya.

Biasanya, dalam proses ini pengguna cloud akan diberikan form assessment atau melakukan minute-of-meeting assessment untuk memperolah hasil yang akurat.   

Planning

Sebelum memigrasi cloud sangat penting untuk melakukan planning atau perencanaan yang terperinci. Dalam perencanaan ini yang paling utama adalah menentukan goal atau tujuan apa yang ingin dicapai dengan memigrasi cloud.

Setelah itu, akan diketahui berapa lama proses migrasi cloud berlangsung yang diketahui melalui seberapa banyak data yang perlu dipindahkan dan kecepatan backup and restore. Karena semakin lama migrasi dilakukan maka semakin besar resiko hilangnya data. Dalam proses ini juga akan diputuskan strategi migrasi cloud apa ayang akan digunakan.

Selain itu, akan diketahui juga kompleksitas infrastruktur yang dibutuhkan perusahaan. Sangat dibutuhkan kestabilan sistem kerja agar suatu perusahaan dapat berjalan dengan lancar. Salah satu faktor kestabilan itu adalah infrastruktur cloud yang digunakan.

Karenanya dalam tahap planning, akan dibahas juga mengenai kompleksitasan infrastruktur cloud. Praktisi cloud Anda akan mempelajari infrastruktur cloud atau infrastruktur on-premis sebelumnya dan melakukan set-up yang sesuai dengan sebelumnya.

Pastikan anda menyampaikan ekspektasi mengapa anda melakukan migrasi kepada consultant Anda, agar anda mendapatkan goal baik dari sisi penghematan, ketersediaan yang lebih baik, ataupun kemudahan yang lebih membuat anda nyaman.

Tahapan planning selalu memiliki summary yang mudah dan praktis untuk bisa dipahami apa yang menjadi kewajiban dari penyedia layanan dan pengerjaan suatu proyek migrasi.

Backup and Restore

Setelah membuat planning, memprovisi infrastruktur pada sisi Cloud baru (VM maupun format infrastruktur baru), serta membuat estimasi lamanya proses migrasi cloud berdasarkan besarnya data (sizing) yang akan dipindahkan, maka Anda dapat mulai melakukan proses migrasi yang pertama yaitu  dengan metode termuudah backup and restore.

Jika berbicara mengenai keamanan digital, backup dan restore adalah salah satu solusi yang paling disarankan. Solusi keamanan yang ditawarkan oleh backup and restore juga dapat dimanfaatkan pada proses migrasi cloud. Semua data yang terdapat pada cloud sebelumnya ataupun pada on-premis akan dibackup terlebih dahulu dengan cara mengcopy data yang ada.

Seperti yang sudah dijelaskan, kesalahan seperti rusak atau hilangnya data dapat terjadi selama proses migrasi cloud. untuk menghindarinya, maka dilakukan backup data. Jadi jika kesalahan tersebut terjadi, data yang hilang atau rusak dapat kembali diakses dengan cara merestorenya dari data yang telah dibackup.

Setiap backup memiliki enkripsi, namun anda harus tidak boleh melupakan kunci enkrispi utama anda, hal tersebut adalah tanggung jawab dari pemilik data demi keamanan dan privasi.

Restorasi adalah part yang sangat penting dalam backup maupun dalam saat migrasi, part yang paling penting adalah data integrity dan data synchronization. Hal ini ini perlu pengetestan dan pengecekan.

Data Synchronization

Yang terakhir adalah singkronisasi data. Tujuan dilakukannya migrasi cloud ialah untuk memperoleh manfaat lebih daripada teknologi cloud atau on premise yang sebelumnya digunakan. Namun, keuntungan tersebut tidak akan didapatkan jika terdapat perbedaan pada singkronisasi data ataupun set up dengan server terdahulu.

Oleh karena itu, perlu untuk dilakukan singkronisasi data. Seperti yang juga telah dijelaskan diatas bahwa tiap perusahaan membutuhkan kestabilan pada infrastruktur cloud agar dapat berjalan dengan semestinya. Perbedaan kecil pada server lama dan baru dapat mengganggu kestabilan tersebut dan tentunya akan menghambat pertumbuhan bisnis Anda

Dalam proses ini akan dilakukan final check secara menyeluruh untuk menemukan perbedaan antara server cloud baru dan server cloud lama dari kedua belah pihak (pengguna dan provider host). Jika ada suatu perbedaan maka praktisi cloud Anda akan membantu mensingkronkan server Anda sampai dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Dari penjelasan di atas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa migrasi cloud sedikit rumit dan memiliki resiko yang patut dipertimbangkan jika kita tidak memiliki praktisi cloud handal yang membantu kita. Tapi Anda tidak perlu khawatir, banyak cloud provider yang akan membantu Anda melakukan migrasi cloud seperti halnya Cloud Raya yang dibantu oleh engineer Wowrack Indonesia.

Mulai dari konsultasi kebutuhan, assesment, hingga proses migrasi cloud akan dibantu oleh teknisi yang handal. Jadi, Anda tidak perlu khawatir akan terjadi kesalahan saat proses migrasi. Jika Anda mempunyai pertanyaan dan membutuhkan solusi untuk perusahaan Anda, segera konsultasikan dengan tim engineer kami.


Monday, May 3, 2021

Wowrack Mendukung Pemberdayaan Perempuan di Tengah Transformasi Digital

Pandemi covid-19 mempercepat terjadinya transformasi digital. Percepatan transformasi digital ini memberikan tantangan bagi setiap orang khususnya wanita. Menyadari fenomena yang terjadi, Wowrack Indonesia hadir memberikan wadah bagi wanita Indonesia untuk berdiskusi mengenai tantangan dalam transformasi digital dan cara mengatasinya.

Berkolaborasi dengan Girls in Tech, Wowrack Indonesia sukses menyelenggarakan live webinar pada Selasa, 27 April 2021. Webinar yang berjudul Empowering Women through Digital Work Style Transformation ini menerima antusiasme yang tinggi bahkan sebelum acara diselenggarakan jika dilihat dari banyaknya pertanyaan yang diungkapkan pendaftar melalui form registrasi.

Antusiasme peserta bukanlah tanpa sebab, pasalnya webinar Wowrack x Girls in tech ini diisi oleh 2 pembicara wanita inspirasional. Mereka adalah Soraya Faradilla seorang praktisi HR yang telah banyak membantu memaksimalkan potensi karyawan di beberapa institusi, dan Aulia Halimatussadiah atau yang biasa disebut LLIA. Beliau adalah Co-Managing Director di Girls in Tech, Co-Founder dari Storial dan juga seorang penulis dari 30 buku.

Live webinar yang menggunakan zoom ini, diadakan selama 2 jam dan dimulai tepat pada pukul 15:00. Acara dibuka oleh Ridha Zahira Octafitria seorang cloud consultant dari Wowrack Indonesia sebagai moderator acara. Dari 92 peserta yang tercatat hadir, tidak semuanya adalah wanita. Banyak juga peserta laki-laki yang hadir dan turut aktif selama acara berlangsung.

Materi pertama membahas tentang bagaimana mempersiapkan diri untuk berkarir dan berkarya di tengah transformasi digital. Materi ini disampaikan oleh speaker pertama yaitu Soraya Faradillah. Presentasi dimulai dengan bagaimana transformasi digital dimulai, lalu materi berlanjut membahas tentang stigma negatif yang dilekatkan pada wanita dalam berkarir, serta potensi dan sifat bawaan wanita yang dapat mensukseskan sebuah projek maupun perusahaan.

Presentasi yang sarat akan informasi ini ditutup dengan kata-kata motivasi dari wanita yang akrab dipanggil Kak Aya ini. “Tetap semangat, dan terus berusaha. Karena satu-satunya yang akan menghentikan kalian adalah ketika kalian berhenti mencoba”, ujar Kak Aya saat menutup sesi presentasinya.

Presentasi kedua diisi oleh Aulia Halimatussadiah. Wanita yang kerap dipanggil Kak Lia ini membuka preentasinya dengan perkenalan singkat tentang diri dan perjalanan karirnya. Kak Lia juga memperkenalkan Girls in Tech kepada participant. Setelahnya, barulah kak lia memasuki sesi penyampaian materi inti.

Presentasi dibuka dengan statement kuat Kak Lia, “dulu remote working adalah future, now is the future”. Beliau menyampaikan apa saja yang diperlukan saat remote working, seperti rutinitas yang sehat, rutinitas yang didesign menurut goal masing-masing dan sebagainya. Beliau bahkan memberikan contoh riil bagaimana melakuakan remote working yang fun agar lebih produktif melalui video singkat Kak Lia selama bekerja di Bali dengan “Coconut life style” ungkapnya.

Dengan menyampaikan hal tersebut Kak Lia ingin memotivasi peserta webinar bahwa remote working can be fun and more productive seperti yang telah dilaluinya. Penyampaian Kak Lia yang asik mampu membuat peserta semakin antusias, seperti ujar kak Putri salah satu peseta webinar “Keren kak liaaa”.

Setelah kedua materi disampaikan, acara berlanjut pada QnA session. Selama 30 menit sesi tanya jawab, peserta sangat aktif dan antusias untuk berdiskusi dengan kedua pemateri. Webinar Wowrack X Girls in Tech ini kemudia ditutup oleh closing statement dari kedua pemateri dan foto bersama.

Wowrack banyak menerima feedback positif dari peserta. Seperti feedback yang diberikan oleh salah satu peserta, “Sangat menginspirasi baik materi dan para narasumbernya, sukses untuk event selanjutnya!”

Dengan dilaksanakannya webinar Wowrack x Girls in Tech ini, Wowrack berharap untuk dapat membantu para wanita agar bisa bertahan dan berkarya di tengah sulitnya tantangan transformasi dgigital. Selain itu, Wowrack juga berharap kedepannya dapat tetap membantu dan menginspirasi  banyak orang untuk dapat berinovasi dalam dunia teknologi di dalam maupun luar Negeri.

Tuesday, April 20, 2021

Peran Hybrid Cloud di Era New Normal

Pandemi covid-19 merubah banyak aspek di dunia. Terlebih saat mayoritas negara melarang terjadinya interaksi sosial secara besar-besaran. Dampaknya, seluruh aktivitas seperti bekerja dan transaksi jual beli dilakukan secara virtual. Banyaknya kegiatan yang beralih ke ranah digital juga dikenal sebagai transformasi digital, dan ini merupakan new normal.

Agar dapat beradaptasi dan bertahan di era new normal ini, banyak pelaku usaha yang menggantungkan usahanya pada teknologi yang dapat mendukung keefektivitasan proses kerja. salah satu teknologi yang paling diminati sejak terjadinya pandemic adalah hybrid cloud.

Namun, mengapa hybid cloud menjadi teknologi cloud paling diminati pada era new normal ini?

Keuntungan Memiliki Hybrid Cloud di Era New Normal

Tercatat sebanyak 72% enterprise di seluruh dunia telah menggunakan Hybrid cloud. Peningkatan ini mulai dapat dilihat sejak pertama kali merebaknya covid-19. Tapi apa sebenarnya yang membuat para pemilik bisnis berpikir bahwa hybrid cloud merupakan solusi new normal?

Berikut adalah beberapa keuntungan yang ditawarkan hybrid cloud kepada enterprise selama-setelah pandemi;

Menawarkan kelincahan

kelincahan merupakan priotitas utama dalam menjalankan bisnis di masa pandemi seperti ini. Kelincahan yang dapat diberikan oleh sebuah teknologi tentunya akan mengijinkan penggunanya untuk berkerja lebih cepat dan tepat. Seperti yang kita ketahui bahwa ketepatan waktu sangatlah berpengaruh di kala transformasi digital ini.

Hybrid cloud hadir dengan menawarkan kelincahan tersebut kepada penggunanya. Hybrid cloud yang merupakan teknologi cloud yang menggabungkan infrastruktur cloud on-premise dengan public cloud mengijinkan penggunannya untuk dapat bekerja lebih efisien.

Banyak perusahaan yang berusaha menyelesaikan tantangan bekerja jarak jauhnya dengan menggunakan berbagai aplikasi untuk berkomunikasi maupun berkolaborasi. Namun, dengan banyaknya aplikasi yang digunakan, infrastruktur on-premis tentu tidak dapat mendukung kelancaran yang diinginkan.

Perusahaan membutuhkan keuntungan yang hanya dapat didapatkan dari public cloud. Kalau begitu haruskah Anda berbondong memigrasi data yang telah tertata di cloud on-premis Anda ke public cloud?

Jawabannya, tidak. Hybrid cloud mengijinkan perusahaan untuk tetap mempertahankan cloud on-premis yang telah dimiliki dan mengimplementasikan public cloud secara bersamaan untuk dapat beradaptasi dengan transformasi digital yang terjadi.

Menawarkan skalabilitas

Hybrid cloud menawarkan skalabilitas yang tinggi. Dalam mengimplementasikan teknologi cloud Anda akan mempunyai plan jangka panjang untuk menentukan seberapa besar storage dan berapa banyak VMs yang dibutuhkan. Namun, transformasi digital di tengah terjadinya pandemi membuat segala sesuatu sulit untuk di prediksi. Bisnis Anda bisa saja mengalami kemunduran atau malah peningkatan pesat yang tidak terduga.

Ketika bisnis mengalami peningkatan, Anda akan membutuhkan storage lebih banyak dari sebelumnya untuk menyimpan berbagai macam data baru. Atau, Anda butuh untuk menambah VM agar sistem yang Anda gunakan tetap bisa berjalan lancaran meskipun beban kerja bertambah.

Dalam kasus ini, jika Anda mengelola cloud on-premis Anda sendiri maka Anda harus berinvestasi lebih untuk membeli peralatan baru. Tidak hanya itu, untuk mengimplementasikan peralatan baru tersebut juga membutuhkan waktu satu hingga dua minggu, belum lagi jika terjadi downtime saat pemasangan tools baru yang tentunya akan menghambat aktivitas kerja.

Dengan adanya hybrid cloud Anda tidak perlu melalui kerugian waktu dan finansial tersebut. Skalabilitas yang ditawarkan hybrid cloud mengijinkan cloud Anda untuk dapat terus menambah kapasitas storage maupun jumlah VM sesuai yang dibutuhkan.

Dan juga Anda dapat mengurangi pengeluaran yang besar di awal (capex) untuk membeli peralatan cloud yang dibutuhkan. Sebagai gantinya Anda hanya perlu membayar apa yang telah ditambahkan. Misalkan, Anda butuh untuk menambahkan storage cloud, maka hanya perlu membayar apa yang Anda tambahkan. Tidak perlu lagi memikirkan biaya pembelian hardware storage, biaya pemasangan dan pemeliharaan.

Dengan begitu selain dapat bekerja tepat dan cepat tanpa hambatan, Anda juga dapat melakukan efisiensi pada finansial perusahaan. Dua hal tersebut bukankah yang paling kita butuhkan untuk dapat bertahan dan bersaing ditengah pandemi?

Optimalisasi bandwidth

Masih tentang pentingnya kecepatan kerja pada transformasi digital dikala pandemi, hybrid cloud menawarkan unlimited bandwidth untuk penggunanya. Tapi sepenting apa fungsi bandwidth?

Sekarang ini semua aktivitas bisnis dilakukan secara digital. Bisa dibayangkan seberapa banyak intensitas aktivitas pertukaran data yang terjadi pada satu waktu. Jika Anda tidak memiliki bandwidth yang memadai, maka membutuhkan waktu lebih lama untuk mengakses website, portal, maupun aplikasi yang digunakan perusahaan Anda.

Setidaknya seseorang hanya bertahan 3 detik untuk menunggu loading page suatu website. Jika lebih dari waktu tersebut, mereka akan memilih untuk menutup page dan pergi ke site lainnya. Bisa dibayangkan berapa banyak kesempatan yang hilang untuk menunjukan value produk atau perusahaan kepada calon customer. Untuk itu, kecepatan akses web, portal, maupun aplikasi merupakan hal yang wajib.

Beberapa keuntungan di atas dapat langsung dirasakan setelah Anda mengimplementasikan hybrid cloud untuk perusahaan Anda. Tidak perlu ragu untuk memulai mencoba teknologi cloud, karena sekarang ini telah banyak cloud provider yang siap membantu Anda.

Peran Wowrack Sebagai hybrid cloud provider

Wowrack sebagai salah satu hybrid cloud provider menyadari bahwa tidak semua perusahaan mempunyai literasi IT yang sama. Oleh karenanya, Wowrack menyediakan experts cloud untuk memberikan konsultasi pada perusahaan-perusahaan yang membutuhkan assesment sebelum menggunakan cloud, dan siap membantu customers kapan saja terjadi masalah.

Wowrack juga dapat membantu perusahaan yang telah memiliki infrastruktur cloud on-premise sebelumnya dan berniat untuk mengadopsi hybrid cloud. Wowrack mengijinkan Anda untuk menggabungkan on-premise cloud Anda dengan public cloud yang Anda inginkan sepeti AWS, GCP, ataupun Microsoft Azure.

Selain itu Wowrack juga menyediakan layanan untuk memanage infrastructure hybrid cloud Anda yang meliputi public, private, dan colocation yang Anda miliki.

Penasaran dengan apa saja yang dapat Wowrack lakukan untuk mensupport perusahaan Anda? Konsultasikan kebutuhan cloud Anda pada cloud consultant kami.

Friday, April 16, 2021

Prediksi Meningkatnya Penggunaan Hybrid Cloud di Tahun 2021


Selama pandemi berlangsung, bisnis dituntut agar tetap beroperasi dengan interaksi fisik yang terbatas. Hasilnya sebanyak 52% persen perusahaan di Indonesia menerapkan (Work From Home) terhitung sejak awal masuknya virus Covid-19 di Indonesia.

Hal ini mempercepat terjadinya transformasi digital di dunia bisnis. Desakan keadaan akibat pandemi berkepanjangan seperti ini, perusahaan memerlukan teknologi yang dapat diandalkan. 

Teknologi yang dimaksud adalah yang dapat memberikan kemudahan dalam efisiensi waktu, tenaga, dan biaya. Semua kebutuhan tersebut bisa didapatkan di teknologi berbasis cloud.

Teknologi cloud sendiri bukanlah hal baru di dunia teknologi. Banyak perusahaan yang telah mengadopsinya jauh sebelum pandemi terjadi. Namun, penggunaan cloud komputasi banyak mengalami peningkatan selama pandemi yaitu sebanyak 50%.

Yang menjadi perhatian lainnya adalah peningkatan penggunaan hybrid cloud yang meningkat sebanyak 60,3% sejak 2020. Tidak berhenti di sana, penggunaan hybrid cloud diprediksi akan terus meningkat di tahun 2021.

Peningkatan Penggunaan Hybrid Cloud di Tahun 2021

Perusahaan berlomba dalam akuisisi teknologi untuk produktivitas. Para pemilik usaha telah menyadari bahwa teknologi yang tepat adalah salah satu kunci keberhasilan bisnis modern. Namun terdapat beberapa tantangan seperti biaya investasi, kecepatan pemanfaatan keuntungan, kesiapan tenaga kerja, dan pemanfaatan legacy software. 

Solusi paling tepat saat ini adalag hybrid cloud, salah satu model cloud computing yang paling diminati di tahun 2020. Hybrid cloud menawarkan banyak keuntungan bagi penggunanya. Untuk itu, penggunaan hybrid cloud diprediksi akan semakin meningkat di tahun 2021.

Berikut adalah Keuntungan-keuntungan yang ditawarkan oleh hybrid cloud yang dianggap sangat dibutuhkan di tahun 2021 ini:

Mendukung Remote Working 

Remote working atau bekerja jarak jauh menjadi khas gaya kerja digital sekarang ini. Terlebih lagi banyak perusahaan yang menerapkan sistem BYOD atau Bring Your Own Device sebagai upaya efisiensi biaya.

Adapun hal yang paling dibutuhkan untuk melancarkan remote working adalah kelancaran komunikasi, proses pertukaran data, dan keamanan data. Oleh karena itu banyak aplikasi atau software yang digunakan perusahaan sebagai platform komunikasi dan bertukar data.

Namun, aplikasi dan software saja tidak cukup untuk menjamin kelancaran proses kerja. Di sanalah hybrid cloud akan berperan. Dengan adanya hybrid cloud yang berperforma baik, aplikasi maupun software dapat berjalan dengan lancar.

Selain itu, hyrbid cloud juga dapat menciptakan working environment yang aman. Hybrid cloud yang merupakan gabungan dari dua jenis cloud memiliki infrastruktur yang unik dan dapat dibuat berdasarkan kebutuhan perusahaan. 

Fleksiblitas dalam Pemilihan Fungsi Privat dan Publik Cloud.

Dalam membangun infrastruktur cloud, Anda perlu mengenali user terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar dapat memudahkan langkah selanjutnya yaitu memilih akses server dan jenis cloud yang akan digunakan.

Berbagai industri seperti industri keuangan, kesehatan, pendidikan, dan lainnya mempunyai beragam user. Artinya mereka membutuhkan cloud yang dapat memberikan berbagai keuntungan yang dapat difungsikan sesuai user dan tujuan perusahaan.

Dengan memiliki hybrid cloud Anda dapat mendapatkan banyak keuntungan yang berasal dari public cloud maupun private cloud. Sehingga Anda dapat dengan mudah mengatur penggunaannya sesuai dengan kebutuhan user dan perusahaan. 

Hal ini memberikan kontrol penuh pada pemilik hybrid cloud untuk memaksimalkan keuntungan yang ditawarkan. Anda dapat melakukan pengaturan ulang kapan saja dibutuhkan. Dengan fleksibilitas yang tinggi seperti ini, tentu akan memudahkan perusahaan Anda untuk mengontrol kelancaran proses kerja yang sedang berlangsung.

Efisiensi Biaya

Keuntungan yang ditawarkan oleh hybrid cloud membuat banyak orang menduga-duga banyaknya modal yang harus dikeluarkan. Banyak diantaranya yang mengira hybrid cloud sangat mahal dan akan merepotkan dalam integrasinya.

Padahal, dengan Anda menggunakan layanan hybrid cloud Anda tidak perlu khawatir lagi mengenai banyak hal seperti kualitas server, data center, maupun hardware yang dipakai. Semua fasilitas tersebut dapat Anda dapatkan dari penyedia layanan hybrid cloud.

Terlebih lagi, penyedia layanan hybrid cloud mempunyai tim solid yang terdiri dari experts dalam bidang cloud. Mereka akan memberikan pelayanan yang sesuai dengan standard kompliansi seperti ISO27001, SOC2, PCI DSS dan lain sebagainya untuk memastikan bahwa cloud dapat diimplementasikan dengan aman.

Jika dibandingkan hanya menggunakan private atau public cloud saja, hybrid cloud tentu butuh lebih banyak biaya. Namun, dengan banyaknya manfaat yang dapat diterima maka harga tersebut terbilang murah dibandingkan harus mengelola, dan menyediakan segala tools sendiri.

Mulai tertarik mengikuti tren pasar untuk menggunakan hybrid cloud? Perhatikan beberapa hal dibawah ini sebelum memilih layanan penyedia hybrid cloud.

Tips Memilih Hybrid Cloud Provider

Penggunaan hybrid cloud memang dapat sangat menguntungkan perusahaan Anda. Namun, keuntungan tersebut dapat Anda dapatkan dengan maksimal jika Anda memilih layanan penyedia hybrid cloud yang tepat.

Berikut beberapa hal yang wajib Anda perhatikan sebelum memilih layanan hybrid cloud.

Performa Server & Bandwidth

Fungsi utama penggunaan cloud adalah untuk mempercepat proses bekerja terutama saat maraknya dilakukan WFH atau remote working. Salah satu hal yag mendukung terjadinya kecepatan tersebut adalah server dengan performa baik dan bandwidth yang cukup besar.

Untuk itu, pastikan penyedia layanan hybrid cloud Anda mempunyai riwayat performa server yang tinggi dan menawarkan bandwidth yang cukup besar. Dengan begitu, Anda dapat melakukan pekerjaan Anda dengan lancar tanpa adanya delay dalam berkomunikasi maupun pertukaran data.

Planning

Sebelum mengimplementasikan hybrid cloud, sangat penting untuk membuat planning matang agar semua dapat terlaksana dengan tepat dan sesuai goal. Karenanya, memilih hybrid cloud provider yang menyediakan layanan planning akan sangat membantu Anda untuk menentukan setiap step dengan matang.

Beberapa hybrid cloud provider menyediakan fasilitas planning kepada cutomersnya. Anda dapat mengkonsultasikan keadaan riil perusahaan Anda dan apa yang akan dicapai dengan penerapannya. Dari sana, tim cloud provider akan membantu untuk membuatkan design arsitektur yang sesuai dengan keadaan dan tujuan perusahaan Anda.

Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir tentang kemungkinan terjadinya ketidaksesuaian dalam pengimplementasian cloud.

Dapat Diandalkan

Hybrid cloud terkenal dengan arsitektur infrastrukturnya yang kompleks. Jika perusahaan Anda tidak memiliki tim expert terkait cloud, maka Anda akan kerepotan jika menemukan masalah dalam pengimplementasian cloud serta migrasinya. Anda memerlukan orang yang paham dan berpengalaman mengenai infrastruktur berbagai macam jenis cloud.  

Dalam operasionalnya hybrid cloud memerlukan tim teknis yang dapat siap siaga secara 24 jam, karena dengan fokus lebih dari satu lokasi infrastruktur memerlukan koordinasi dan pengalaman yang tinggi dalam menjamin ketersediaan aksesnya. 

Menyediakan fasilitas berupa support merupakan hal yang sangat umum diantara cloud provider. Namun, tidak semua fasilitas support memiliki kuwalitas yang sama. Beberapa cloud provider hanya menyiapkan chat bot di jam-jam tertentu. Di mana seperti yang kita tahu chat bot tidak bisa membantu banyak terutama pada situasi genting.

Dengan mengimplementasikan hybrid cloud, maka kualitas tenaga ahli support sangat menjadi penentu keberhasilan operasional baik dari segi maintenance operational, model keamanan, sensitivitas perubahan dan pengembangan, serta optimasi performa dengan aplikasi dan software yang di host didalamnya.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan hybrid cloud diprediksi akan semakin meningkat di tahun 2021. Solusi yang diberikan hybrid cloud pada perusahaan dianggap sebagai solusi yang paling dibutuhkan di tahun 2021 ini seperti mendukung remote working, fleksibilitas dalam pemilihan fungsi privat atau publik cloud, dan efisiensi biaya.

Jika Anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut terkait hybrid cloud, Anda dapat langsung menghubungi tim kami di sini.


Monday, April 5, 2021

Hybrid Cloud: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya.

Hybrid Cloud: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya.
Hybrid Cloud: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya.

Di era digital ini, cloud computing telah menjadi komponen penting dalam berbisnis. Hal ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya penggunaan cloud computing di dalam maupun luar Negeri.

Cloud computing memiliki beberapa model cloud seperti private cloud, public cloud, multi cloud,dan hybrid cloud. Model-model tersebut bukanlah hal baru dan sudah banyak didiskusikan oleh masyarakat, terutama hybrid cloud yang belakangan ini ramai dibicarakan.

Meskipun begitu, bagi Anda yang baru berniat mengaplikasikan hybrid cloud, sangat penting memiliki pemahaman mendalam tentang hybrid cloud dimulai dari pengertian serta kekurangan dan kelebihannya.

Berkenalan dengan Hybrid Cloud

Hybrid Cloud

Hybrid cloud adalah model cloud computing yang merupakan gabungan dari private cloud dan public cloud.

Menggunakan hybrid cloud berarti menggabungkan kedua model cloud computing yang berbeda tersebut secara bersamaan. Umumnya perusahaan akan menggabungkan cloud on premise mereka dengan public cloud dari cloud provider yang sama maupun berbeda.

Mengapa menggunakan hybrid cloud?

Sebuah perusahaan, terutama yang berhubungan dengan pelayanan luas membutuhkan dua server yang dapat diakses oleh publik dan yang hanya dapat diakses oleh orang internal. Misalnya sebuah perusahaan menggunakan public cloud untuk sistem registrasi, website, aplikasi dan lain sebagainya. Sedangkan mereka menggunakan private cloud untuk menyimpan dan mengolah data penting client, catatan finansial, dan lainnya.

Dengan Hybrid cloud, maka perusahaan tersebut dapat menjalankan setiap keperluan dengan aman dan efisien sesuai dengan workload yang semestinya.

Kekurangan VS Kelebihan Hybrid Cloud

Setiap teknologi pastinya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sebagai user kita harus cermat dalam memilih teknologi yang sesuai dengan kebutuhan agar dapat membantu menncapai goal yang diinginkan.

Sama halnya dengan hybrid cloud. Hybrid cloud mempunyai beberapa kekurangan yang Anda wajib tahu sebelum memutuskan untuk menggunakannya. Yang pertama ialah, infrastruktur yang kompleks. Hybrid cloud mengijinkan perusahaan menggunakan dua model yang berbeda menjadi kesatuan sistem. Untuk mewujudkan sistem kerja yang lancar, Anda membutuhkan tenaga ekspert agar hybrid cloud dapat bekerja dengan lancar.

Yang kedua, hybrid cloud memerlukan biaya besar. Banyak perusahaan yang berpikir dua kali untuk menggunakan hybrid cloud karena biayanya yang cukup mahal. Maka dari itu Anda perlu benar-benar memikirkan apakah manfaat yang diberikan hybrid cloud sepadan dengan biaya yang harus dikeluarkan? Mengingat setiap perusahaan memiliki kebijakan cost efficiency dan urgency pada keamanan cloud yang berbeda-beda.

Bagaimana dengan kelebihan hybrid cloud?

Kelebihan utama yang ditawarkan oleh hybrid cloud adalah keamanan data. Data merupakan aset penting perusahaan yang wajib untuk dilindungi. Hybrid cloud yang juga menggunakan private cloud dapat mengamankan data penting dan sensitive perusahaan Anda.

Kelebihan lainnya, hybrid cloud memiliki fleksibilitas yang tinggi. Hybrid cloud memungkinkan penggunanya untuk secara penuh memanage infrastruktur cloud sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan begitu, Anda dapat mencapai goal dengan lebih cepat dan tepat.

Meskipun membutuhkan biaya yang terbilang mahal di awal, namun banyaknya keuntungan dan manfaat yang ditawarkan hybrid cloud dinilai sepadan dengan biaya yang dikeluarkan. Oleh karena itu, sebenarnya hybrid cloud menawarkan cost efficiency pada perusahaan Anda. Selain keamanan dan dapat di managed secara bebas, beberapa provider hybrid cloud hosting juga memberikan keamanan ekstra dan tim support yang siap membantu setiap kebutuhan Anda kapanpun dan di mana pun.

Siapa yang harus Pakai Hybrid Cloud?

Menawarkan keamanan dan keefektivitasan ekstra, hybrid cloud dirasa menjadi solusi yang paling tepat untuk banyak sektor perusahaan. Beberapa sektor seperti sektor keuangan, kesehatan, ritel dan sebagainya membutuhkan server yang dapat diakses oleh pengguna umum. Namun, secara bersamaan mereka juga butuh server private yang hanya dapat diakses oleh internal. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya data breaches yang kian marak terjadi.

Suatu perusahaan boleh saja hanya menggunakan satu model cloud computing saja, seperti private maupun public. Namun, hal itu akan memaksakan workload pada sistem yang tidak semestinya.

Misalkan suatu perusahaan hanya menggunakan public cloud. Pada suatu sistem tertentu di perusahaan tersebut akan berjalan dengan baik, seperti website, panel registrasi, dan lainnya. Namun akan sangat berbahaya jika data penting perusahaan juga disimpan pada public cloud.

Bagaimana jika hanya menggunakan private cloud?

Tentu saja data sensitive akan lebih aman jika dibandingkan dengan menggunakan public cloud. Tapi karena sifatnya yang private, perusahaan tersebut juga akan kesulitan untuk menjalankan sistem yang seharusnya dapat diakses oleh umum.

Setelah mengetahui apa itu hybrid cloud beserta kelebihan dan kekurangannya, apakah Anda tertarik untuk mengaplikasikan hybrid cloud untuk perusahaan Anda? Jika Anda berniat untuk mengetahui lebih dalam manfaat hybrid cloud untuk perusahaan Anda, silahkan konsultasikan dengan team ekspert kami di sini. 

x

Monday, March 22, 2021

Security Operations Center: Penerapan SOC pada Perusahaan

Cyber-crime
atau kejahatan siber bukanlah permasalahan baru di dunia teknologi, terutama di era yang serba digital ini. Seiring dengan meningkanya kemajuan teknologi angka serangan siber pun ikut meningkat.

Pada Agustus 2020 terdapat kurang lebih 63 juta serangan siber di Indonesia, di mana angka tersebut jauh lebih tinggi dari bulan Agustus 2019 yang hanya terjadi 5 juta serangan siber. Tidak berhenti di situ, angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat di 2021 dan seterusnya.

Untuk mengatasinya perusahaan IT di seluruh dunia menawarkan berbagai solusi keamanan, mulai dari cyber security tools, sampai operasional service.

Saat ini, solusi keamanan cyber yang dianggap paling efektif adalah SOC atau Security Operations Center. Jika Anda belum mengetahui apa itu SOC, silahkan baca artikel kami sebelumnya.

Berniat untuk memiliki SOC? Mari simak bagaimana cara mengimplementasikan SOC secara khusus untuk perusahaan Anda.

Buatlah Goal dan Strategi

Sebelum mulai membentuk tim SOC, tentukan dulu goal dan strategi apa yang efektif untuk diterapkan pada perusahaan Anda. Bagaimanapun juga, setiap perusahaan mempunyai tujuan dan target yang berbeda-beda, begitu juga alasan mengapa harus mempunyai SOC.

Setelah mempunyai tujuan dan strategi yang jelas, sekarang saatnya untuk memenuhi beberapa komponen seperti, tenaga ahli, proses, dan teknologi.

Tenaga Ahli – Tim SOC

Tim SOC terbentuk dari beberapa ekpertis yang bekerjasama dalam satu tim. Umumnya tim SOC terdiri dari Security Analyst (Tier 1, Tier 2, and Tier 3), Security Engineers (Tier 4), SOC Managers (Tier 5). Setiap posisi mempunyai tanggung jawab yang berbeda-beda.

Security Analysts (Tier 1)

Security analyst Tier 1 bertanggung jawab pada stage pertama penganalisaan kejadian atau event. Untuk mendeteksi event biasanya Tier 1 menggunakan security tools yang mana report dari alat tersebut akan diverifikasi, analisa, dan diklasifikasikan menurut level ancamannya. Kemudian, Tier 1 akan meneruskannya kepada Tier 2.

Security Analysts (Tier 2)

Tier 2 bertugas menerima laporan atau ticket dari Tier 1 lalu menganalisa scope ancaman, sistem apa yang akan terkena dampak, dan merencanakan strategi pemulihan (recovery plans). Jika Anda berencana untuk membuat tim SOC dengan sekala lebih kecil, peran ini dapat dialihkan kepada Tier 1.

Expert Security Analysts (Tier 3)

Tim ini bertanggung jawab untuk melakukan review terhadap laporan yang diberikan Tier 1 dan Tier 2. Mereka akan menggunakan tools seperti data visualization dan threat intelligence tools untuk menganalisa situasi yang sebenarnya. Tim ini biasa disebut sebagai Threat Hunters atau CTI (Cyber Threat Intelligence).

SOC Engineers (Tier 4)

Tier 4 atau SOC Engineers bertanggung jawab untuk membangun, menjaga, dan merekomendasikan teknologi baru untuk tim SOC secara keseluruhan. Mereka akan memastikan bahwa tools yang digunakan setiap tim merupakan teknologi paling update dan efisien.

SOC Manager (Tier 5)

SOC Manager adalah orang yang akan memberi keputusan mengenai action apa yang akan diambil setelah mendapatkan report dari Tier 1 hingga Tier 4. Selain itu SOC Manager juga harus aktif mengarahkan tim SOC-nya dalam menerapkan strategi yang tepat. Untuk itu, SOC manager haruslah orang yang mempunyai rasa kepemimpinan yang kuat.

Bagaimana Proses Bekerja Tim SOC?

Setelah mengetahui komponen tenaga ahli tim SOC, Anda perlu juga mengetahui garis besar proses kerja tim SOC sebelum benar-benar memilikinya untuk perusahaan Anda. Agar mudah dipahami, proses bekerja tim SOC akan dibagi menjadi 4 stage di bawah ini.

Menganalisa Ancaman

Stage pertama adalah di mana analis dari Tier 1 atau Tier 2 melakukan klasifikasi aktivitas yang ada di jaringan atau network perusahaan. Stage ini sangatlah penting, dengan dilakukannya pengklasifikasian maka akan terlihat jika ada aktivitas pada network yang dapat membahayakan keamanan perusahaan. Baiasanya pengklasifikasian akan dibagi menjadi low, medium, high, atau bahkan critical.

Mengklasifikasikan Ancaman

Setelah mengklasifikasikan aktivitas, maka tugas analis adalah menginvestigasi aktivitas yang telah di klasifikasikan. Setelah itu Tier 1 akan mengirim ticket kepada Tier 2 untuk selanjutnya menganalisa lebih dalam apakah ancaman tersebut telah mempengaruhi sistem.

Merespon Ancaman

Berdasarkan laporan yang diberikan oleh Tier 1 dan 2, Tier 3 akan memikirkan cara menghadapi ancaman tersebut. Tier 3 akan menyarankan tindakan pencegahan agar ancaman siber tersebut tidak mempengaruhi atau merusak sistem.

Audit

Pada stage ini, semua tindakan yang telah dilakukan untuk mencari ancaman secara proaktif dan mencegah adanya kerusakan atau kerugian yang terjadi akan di-evaluasi. Biasanya Audit ini dilakukan oleh Tier 4 atau Tier 5.

 

Teknologi

Setiap tim SOC harus dilengkapi oleh tools-tools canggih yang akan membantu mereka melakukan analisa, monitoring, dan menghadapi ancaman siber. Meskipun setiap SOC akan membutuhkan teknologi yang berbeda-beda tergantung dengan goal perusahaan, namun ada beberapa teknologi mendasar yang harus dimiliki oleh tim SOC.

SIEM

SIEM atau Security Information and Event Management merupakan sebuah sistem informasi. SIEM bertugas mengumpulkan informasi (log) keaman secara real-time termasuk informasi traffic pada keamanan network. Tools ini sangat membantu dalam aktivitas monitoring traffic yang dilakukan oleh tim SOC.

Ticketing

Sistem ticketing merupakan hal yang sangat penting dalam proses kerja SOC. Ticketing adalah cara para analis berkomunikasi seperti memberikan report atau alert kepada setiap divisi. Semua detail dapat disertakan pada ticket tersebut, sehingga Tier yang menerima ticket dapat langsung melakukan tindakan yang tepat.

IMS

Masih berhubungan dengan ticketing, IMS atau Incident Management System adalah tools yang menyediakan standard framewrork yang digunakan untuk merespon sebuah event atau kejadian. Sedikit mirip dengan sistem ticketing namun IMS menyediakan visualisasi data yang lebih lengkap dan jelas. Bahkan, IMS juga dapat menampilkan list kejadian yang sama sebelumnya dan memberikan saran langkah pencehagan yang harus dilakukan. Untuk itu, biasanya Tier 3 dan Tier 4 lebih memilih tools ini agar dapat melakukan performa perlindungan yang efisien.

Threat Intelligence

Threat Intelligent adalah tools yang menyediakan list berisikan informasi serangan yang pernah terjadi dari berbagai sources. Threat Intelligence atau TI dapat sangat membantu tim SOC untuk mempelajari serangan yang pernah, sedang atau akan terjadi. Dengan begitu tim SOC akan lebih source full dan siap untuk menghindari atau menghadapi serangan yang sama.

Itu lah beberapa point yang harus Anda perhatikan dan pahami sebelum memutuskan untuk memiliki tim SOC. Untuk penjelasan lebih detail dan terkhusus untuk kebutuhan perusahaan Anda, jangan ragu mengkomunkasikannya dengan kami. Tim expert Wowrack Indonesia akan dengan senang hati memberikan konsultasi untuk perusahaan Anda secara gratis.

Monday, March 15, 2021

Moodle: Pengertian, Kelebihan, dan Fitur-Fiturnya

Moodle: Pengertian, kelebihan, dan fiturnya

Diwajibkannya melakukan kegiatan pembelajaran jarak jauh menciptakan tantangan tersendiri bagi tenaga pengajar dan pelajar. Segala kegiatan seperti penjelasan, penugasan, penilaian dan sebagainya yang biasanya dilakukan secara tatap muka, kini harus dilakukan secara daring (dalam jaringan).

Untuk itu, pengajar memerlukan teknologi berupa LMS (Learning Management System) untuk membantu mereka melancarkan kegiatan pembelajaran.

Sejak pertama dilaksanakan pembelajaran online maupun e-learning, teknologi LMS mulai berkembang dengan cepat. Singkatnya, LMS sendiri merupakan aplikasi software yang membantu proses pembelajaran maupun pelatihan dalam jaringan, mulai dari kegiatan belajar hingga proses administrasi pembelajaran.

Salah satu LMS yang sedang banyak diperbincangkan sekarang ini adalah Moodle. Apakah Anda sudah mengenal Moodle sebelumnya? atau berniat menggunakannya tapi masih ragu-ragu? Sebelum memutuskan, pahami terlebih dulu pengertian, kelebihan, dan fitur-fiturnya pada artikel ini.

Apa itu Moodle?

Moodle merupakan sebuah platform pembelajaran online yang ramai digunakan belakangan ini. Moodle didesain khusus untuk kegiatan belajar mengajar jarak jauh agar lebih terkelola dan efektif.

Platform pembelajaran berbasis web ini dikembangkan oleh Martin Dougiamas. Meskipun baru memperoleh kepopulerannya beberapa tahun terakhir, Moodle sebenarnya rilis pertama kali pada tahun 2002.

Sekarang ini Moodle telah digunakan lebih dari 190 juta pengguna di seluruh dunia. Tidak hanya digunakan oleh institusi pendidikan, namun juga korporasi yang membutuhkan platform e-learning untuk kegiatan pelatihan.

Agar lebih memahami Moodle, maka perlu juga mengetahui kelebihan yang ditawarkan oleh Moodle.

Apa Saja Kelebihan Moodle?

Ada banyak kelebihan yang dipunyai Moodle, namun berikut keunggulan utama yang Anda wajib ketahui:

Tidak Berbayar

Moodle merupakan platform open-source, yang artinya setiap orang bisa menggunakan Moodle tanpa harus membeli lisensi tertentu.

Karena itu, Moodle ini sangat cocok untuk institusi pendidikan ataupun perusahaan yang tidak memiliki dana lebih untuk membuat platformnya sendiri.

Namun, jika Anda membutuhkan portal Moodle yang lebih khusus dan private, Anda membutuhkan biaya tambahan untuk mengelolanya dengan menggunakan layanan cloud hosting.

Fleksibel

Aplikasi software ini dapat digunakan oleh kelas kecil yang berisi hanya belasan hingga ribuan pengguna. Selain itu Moodle tidak hanya dapat digunakan untuk keperluan belajar atau pelatihan tapi juga untuk keperluan administrasi belajar.

Terdapat 7 jenis pengguna Moodle, yaitu administrator, Course Creator, Teacher, Non-editing, Student, Gues, dan Authenticated User. Ke tujuh jenis pengguna tersebut mempunyai peran dan authority yang berbeda-beda.

Aman

Untuk masalah keamanan, Anda tidak perlu mengkhawatirkannya. Moodle kerap melakukan update pada sistemnya. Hal itu dilakukan untuk menjaga keamanan pengguna agar terhindar dari data breach seperti informasi pengguna maupun materi pembelajaran.

Anda juga dapat meningkatkan keamanan Moodle Anda, jika Anda memutuskan untuk mengelolanya sendiri secara penuh.

Customizable

Tujuan awal Moodle adalah menciptakan sebuah platform yang dapat digunakan oleh setiap kalangan untuk saling membantu dalam berorganisasi. Untuk itu, Platform ini sengaja dibuat mudah dicustom oleh siapa saja sehingga dapat memenuhi kebutuhan berorganisasinya.

Anda dapat dengan mengganti tema, logo, footer, dan sebagainya. Selain itu, Moodle juga mengijinkan Anda untuk menambah Plugin. Moodle menyediakan 1798 plugin pada plugin directorynya yang dapat Anda gunakan kapan saja.

Mobile Friendly

Mendukung terjadinya kegiatan pembelajaran yang efektif dan fleksibel, Moodle kerap meningkatkan versi mobilenya agar dapat digunakan dengan nyaman oleh user.

Tampilan dan fitur yang sama persis dengan apa yang ada di versi PC mempermudah usernya untuk mengakses Moodle kapan saja dan dimana saja. Hal ini menjadikan Moodle sebagai platform yang paling ideal digunakan untuk pembelajaran online.

Apa Saja Fitur Moodle?

Sebagai Learning Management System, Moodle mempunyai banyak sekali fitur yang dapat mendukung terjadinya kegiatan belajar yang terorganisir. Dibawah ini adalah fitur Moodle yang telah dikategorikan:

Fitur Umum

Secara general, Moodle mempunyai fitur seperti interface modern dan mudah digunakan, personalized dashboard dimana Anda dapat melihat kelas apa saja yang sedang, telah dan akan berlangsung. Selain itu, ada juga forum diskusi, file management yang mudah dan simple, dan notifikasi.

Yang paling penting, Moodle juga mempunyai fitur track progress yang dapat digunakan untuk tracking perkembangan setiap siswanya. Fitur ini merupakan kunci bagi pengajar untuk mengetahui seberapa efektif sistem pembelajaran yang telah dilakukan.

Fitur Administrasi

Moodle memiliki sistem administrasi yang lengkap. Fitur tersebut diantaranya adalah design dan layout halaman yang sedang mudah untuk dicustom, didukung dengan multi bahasa, dan manajemen plugin yang simple. Fitut-fitur tersebut mempermudah proses administrasi belajar, sehingga dapat dipelajari dengan waktu yang singkat oleh siapapun

Selain itu, Moodle juga memiliki fitur keamanan seperti update keamanan regular, backup, sistem autentikasi yang aman, dan masih banyak lagi.

Fitur Pengembangan

Mengapa platform ini sangat diminati untuk kegiatan belajar maupun pelatihan? Itu karena selain memperhatikan keamanan dan kejelasan alur belajar, Moodle juga memperhatikan tingkat kesuksesan strategi mengajar yang telah dibuat pengajar, dengan memperhatikan perkembangan masing-masing siswanya.

Fitur yang tersedia adalah, peer and self-assessment, di mana siswa dapat saling menilai hasil pekerjaan satu sama lain dengan mendiskusikannya. Selanjutnya adalah Badges, Moodle menyediakan Mozilla open badges untuk siswa, hal ini untuk memotivasi siswa agar terus menunjukan performa terbaik mereka. Selain itu, juga terdapat integrase multimedia, manajemen grup, dan masih banyak lagi.

Anda dapat mengunjungi halaman resmi Moodle untuk mendapatkan informasi fitur yang lebih lengkap.

Kesimpulan

Moodle adalah open-source cukup informatif dan mudah diimplementasi pada cloud yang telah terbukti efektif untuk tools pembelajaran online. Fleksiblitas dan scaling Moodle dinilai cukup baik. Jadi, bagi Anda yang memerlukan platform pembelajaran online, Moodle merupakan solusi yang tepat.

Untuk mendukung keamanan dan kelancaran implementasi serta penggunaan Moodle, Anda dapat berkonsultasi dan sharing pengalaman bersama tim Wowrack, di mana tim kami telah memiliki banyak pengalaman dalam Moodle deployment mulai dari skala user di bawah 100 hingga di atas 1000 user concurrent access.