Monday, July 19, 2021

7 Open Source Tools Terbaik untuk Monitoring Infrastruktur Cloud

7 Open Source Tools Terbaik untuk Monitoring Infrastruktur Cloud

7 Open Source Tools Terbaik untuk Monitoring Infrastruktur Cloud

Mengadaptasi cloud computing untuk menunjang kinerja perusahaan memang terbukti efektif. Namun, jika tidak diimbangi dengan monitoring cloud, akan menghambat Anda menerima keuntungan yang ditawarkan.

Monitoring cloud computing sendiri berarti memantau dan mengawasi kondisi cloud yang sedang kita gunakan. Kegiatan monitoring ini diperlukan untuk memastikan bahwa setiap sistem berjalan dengan semestinya.

Untuk itu, berbagai pengguna cloud dari perusahaan kecil hingga enterprise, perlu untuk melakukan monitoring cloud ini. Beberapa aspek yang perlu di-monitor atau dipantau adalah server, VM, network, data basis, storage, web, dan aplikasi.

Namun, melakukan monitoring hal-hal diatas bisa menjadi sesuatu yang rumit dan tidak mudah jika tidak memiliki alat atau tools yang memadai. Karenanya, banyak monitoring tools yang bermunculan untuk membantu para pengguna cloud.

Terdapat dua macam monitoring tools, yaitu close source dan open source. Close source merupakan software yang menyimpan sumber kode dengan aman dan ter-enkripsi. Artinya, pengguna tidak diijinkan untuk mengubah, menyalin, atau menghapus sumber kodenya. Contoh dari close source tools adalah Amazone CloudWatch dan Azure Monitor.

Sedangkan open source, merupakan tools yang memperbolehkan penggunanya untuk memodifikasi, menyalin, membagikan, ataupun menghapus kode di dalamnya. Keuntungan dari perangkat open source adalah siapapun bisa menggunakannya pada program yang dimiliki. Selain itu, dibandingkan close source, open source memiliki biaya yang lebih bersahabat bagi penggunanya.

Oleh sebab itu, monitoring tools yang open source menjadi favorit pengguna cloud. Jika Anda berminat untuk memakai open source monitoring tools, Anda harus mengerti bahwa monitoring tools haruslah;

  • Mempunyai skalabilitas
  • Dapat memonitor dan memproses data dalam jumlah besar
  • Mengumpulkan metric system atau aplikasi secara real-time
  • Selalu available
  • Mensupport semua jenis modern cloud dan metric visualization tools
  • Mempunyai sistem penelusuran yang baik
  • Dan, mempunyai interface yang mudah digunakan oleh user

Berikut adalah 7 open source tools yang bisa Anda manfaatkan untuk memonitor kondisi infrastruktur cloud Anda:

Zabbix

Zabbix adalah tool open source yang dapat Anda gunakan untuk memonitor server. Software ini diperuntukan bagi perusahaan sekelas enterprise. untuk menggunakan Zabbix, Anda hanya perlu menginstallnya pada server Anda atau client.

Anda dapat menginstallnya pada Linux, AIX, Windows, Solaris, MacOS X, FreeBSD, OpenBSD, dan lainnya. Selain itu, Zabbix juga mensupport SNMP (Simple Network Management Protocol), sistem reporting yang baik, dan interface yang mudah digunakan.

Keistimewaan lain dari zabbix adalah, berperforma baik dalam monitoring sistem operasi, dapat di-update dengan mudah, serta fleksibel untuk melakukan integrasi dua arah.

Grafana


Grafana merupakan
monitoring tool open source yang didesain untuk infrastruktur cloud dengan cara membaca data metrics dan kemudian mengubahnya menjadi sebuah grafik atau data tertulis.

Grafana dikenal sangat baik dalam memberikan hasil report dalam bentuk visual. Biasanya Grafana digunakan bersamaan dengan tools lain untuk mengumpulkan data, yang mana data tersebut akan diolah dan menyederhanakannya sebagai report.

Meskipun Grafana hanya dapat mengumpulkan data dari satu source, namun, Grafana bersifat sangat fleksibel, yang mana Grafana dapat digunakan bersamaan dengan berbagai open source tools lainnya.

Prometheus

Jika Grafana lebih berfokus pada report visualnya, Prometheus sebaliknya lebih berfokus kepada pengumpulan data, analisis, dan alerting. Prometheus dapat mengumpulkan system metrics, aplikasi, dan sebagainya.

Seperti yang dijelaskan di atas, Prometheus dapat bekerja maksimal jika digabungkan penggunaannya dengan Grafana. Prometheus yang mengumpulkan data berdasarkan time-series, akan disederhanakan reportnya dengan visual dari Grafana.

Selain itu, Prometheus juga dilengkapi dengan alertmanager sehingga dapat membantu memberikan alert atau peringatan jika sesuatu terjadi pada infrastruktur cloud. Dengan ini, menjadikan Prometheus sebagai monitoring tools yang bisa sangat menguntungkan bagi penggunanya.

Icinga

Icinga adalah tools open source untuk memonitor serta mengkalkulasikan availability dan performa jaringan. Icinga bisa mengumpulkan data dari host resource atau sumber daya host di berbagai jenis perangat seperti switch, router, dan lainnya.

Icinga dikenal dengan skalabilitasnya serta kemudahan dalam mengkonfirgurasi untuk dapat berfungsi pada berbagai perangkat. Karena telah banyak digunakan, Icinga memiliki beberapa modul untuk tujuan monitoring yang spesifik seperti VMWare’s vSphare cloud, dan proses modeling bisnis.

Nagios

Nagios sebagai open source tools menyediakan solusi monitoring untuk berbagai komponen network seperti protokol jaringan, sistem operasi, sistem metrik, aplikasi, web servers, middleware, dan lain sebagainya.

Nagios memiliki performa yang sangat tinggi dalam monitoring tanpa membutuhkan banyak server resource. Anda juga dapat mengintegrasikannya dengan berbagai software pihak ketiga dengan menggunakan plugin yang mana biasanya telah dituliskan oleh pengguna lainnya.

OpenNMS


OpenNMS merupakan
open source tools yang dirancang untuk mengelola banyak perangkat dari satu server. Selain itu, OpenNMS juga dapat mengelola banyak perangkat dari berbagai server.

Anda dapat menggunakan OpenNMS untuk memonitor perangkat keras, sistem operasi (Linux, Windows, dan Solaris), serta dapat memonitor platform virtualisasi seperti VMware, Hyper-V, dan Citrix XenServer.

Monitor.Us


Monitor.Us adalah monitoring tools open source yang berbasis cloud. Monitoring tools yang satu ini mampu memonitor server dari Windows dan Linux.

Karena di-hosting pada cloud, Anda tidak perlu lagi menginstal, mengkonfigurasi, atau update seperti monitoring tools pada umumnya. Selain itu Monitor.Us juga dapat membantu Anda untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber daya internal maupun eksternal seperti melacak penggunaan disk space, RAM, CPU, trafik, mapun mengukur waktu aktif aplikasi.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa, terlepas dari manfaat yang digunakan, infrastruktur cloud tetap harus secara aktif di-monitor. Telah hadir banyak monitoring tools open sourse yang bisa Anda gunakan seperti Zabbix, Grafana, Prometheus, Icinga, Nagios, OpenNMS, serta Monitor.Us.

Bagi Anda yang memerlukan bantuan dalam memonitor dan memanage cloud, Anda dapat menghubungi sales@wowrack.co.id untuk mendapatkan konsultasi dan assessment cloud yang Anda perlukan. 

0 komentar: