Thursday, November 1, 2018

Wow Technical Event 2018 : Wowrack ajak seluruh penggiat IT bersinergi menghadapi Revolusi Industri 4.0

Wow Technical Event 2018, Source: Wowrack Indonesia



Perkembangan teknologi tidak dapat terbendung, khususnya teknologi informasi. Hal ini berdampak pada perubahan cara bekerja manusia dalam memanfaatkan teknologi. Perkembangan tersebut tidak hanya berefek pada keseharian manusia, namun juga merubah pandangan produksi suatu barang hingga pendistribusiannya ke pasar. Semakin tinggi permintaan suatu barang, tentu produksi barang tersebut harus digenjot untuk memenuhi kebutuhan pasar yang kian meningkat. Komputerisasi hasil dari revolusi industri ketiga membawa dampak signifikan pada proses produksi sebuah barang. Pada saat itu dunia menemukan logika pemrograman sehingga produksi barang di pabrik jauh lebih cepat. Namun, hal ini masih membawa probabilitas error yang cukup tinggi karena masih melibatkan manusia dalam porsi yang cukup tinggi.


Perubahan yang cepat dan menyeluruh ini berimbas pada transformasi menuju digitalisasi menjadi mendesak dan penting untuk segera dilaksanakan oleh semua bisnis. Wowrack Indonesia sebagai perusahaan teknologi khususnya jasa layanan hosting dengan berbagai layanan seperti managed hosting solutions, colocation, virtualisasi, cloud, backup, managed service dan juga layanan konektivitas internet memahami perannya dalam revolusi industri ke 4 ini sangat penting guna membantu perusahaan untuk bertransformasi menuju management berbasis IT menghadapi revolusi industri ke 4. Berlatar belakang fenomena tersebut, Wow Technical Event 2018 merupakan bentuk komitmen wowrack dalam mengedukasi masyarakat bersama dengan stakeholder untuk bersama -sama menghadapi revolusi industri keempat berupa digitalisasi. Tujuan penyelenggaraan WTE 2018 dengan tema Winning and Transforms to 4.0 Industry with IT Management menghadirkan pelaku IT, CEO, CTO dan IT Manager dalam memaparkan materi mengenai bagaimana memenangkan serta bertransformasi ke digitalisasi dengan IT management  yang merupakan karakteristik dari revolusi dunia ke 4.

Bapak Reinaldo dari Delloite menjelaskan Revolusi 4.0, Source: Wowrack Indonesia



















Kenalan dengan Revolusi Industri ke 4
Industri 4.0 adalah nama tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Industri 4.0 ini ditandai dengan teknologi Artificial Intelligence dan Internet of Things (IOT) yang diadaptasi manufaktur untuk produksi mereka. Istilah Industri 4.0 ini pertama kali diperkenalkan oleh negara Jerman yang berasal dari industri mereka yang mengutamakan komputerisasi pabrik. Klaus Schwab yang merupakan seorang ekonom asal Jerman menginisiasi istilah ini di Hannover Fair 2011 dan laporan akhirnya di paparkan di hannover fair pada tanggal 6 April 2013.

Setidaknya terdapat 5 teknologi yang harus diadopsi untuk mewujudkan industri 4.0 ini berjalan di jalur yang benar. Teknologi yang pertama adalah Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), Human Machine Interface, Teknologi robotik dan sensor serta percetakan 3d. Semua teknologi tersebut berkat teknologi internet yang tidak diprediksi akan sepesat saat ini. Komputerisasi di Revolusi Industri ke 3 membawa dampak pada manufaktur dalam menjalankan produksinya dimana ditemukannya mesin PLC yang digunakan pabrik -pabrik saat ini dalam meningkatkan produksinya. Digitalisasi pada industri 4.0 menekankan pada supply chain management yang lebih mudah karena semua telah terkoneksi dengan baik dan cepat. Tidak ada sekat di dunia, hal tersebut yang menyebabkan revolusi industri ini dimulai.
Suasana WTE 2018, Source : Wowrack Indonesia

Revolusi industri ke 4 memiliki karakteristik sistem cyber physical dimana semua terkoneksi mulai dari konsumen, produsen hingga distributor dan merubah cara bekerja manufaktur dalam memproduksi barang. Perusahaan manufaktur pembuat ban contohnya, mengembangkan inovasi produknya dengan membuat prototype ban tersebut menggunakan printer 3D. Perusahaan -perusahaan retail menggunakan sosial media sebagai alat untuk membuat perencanaan pengadaan barang dan melihat tren penjualan. Perkembangan selanjutnya adalah dalam penggunaan robot otomatis dalam pengepakan obat pada perusahaan -perusahaan farmasi. Dari sisi penyimpanan barang, perusahaan pihak ketiga seperti DHL logistik menggunakan augmented reality untuk memudahkan mereka mengambil barang sesuai kode yang telah dipindai menggunakan kacamata yang telah disematkan teknologi augmented reality. Teknologi augmented reality juga digunakan oleh restoran -restoran cepat saji untuk memudahkan konsumen mengetahui bahan -bahan dalam masakan.

Pertumbuhan dan Konektivitas
Wow Technical Event dibuka  dengan materi dari bapak Reinaldo dari Delloite yang membicarakan bagaimana supply chain berevolusi dari tahun ke tahun. Beliau memberikan paparan materi terkait sejarah revolusi industri. Revolusi industri pertama ditandai dengan ditemukannya mesin uap, peralatan yang berawal dari manusia digantikan dengan mesin -mesin yang lebih murah dan cepat. Revolusi industri ke 2 ditandai dengan produksi masal mobil -mobil hingga revolusi industri ke 3 dengan mulai digunakannya elektronika dan komputerisasi yang ditandai dengan digunakannya PLC atau pengontrol logika terprogram. Saat ini, industri 4.0 atau yang lebih dikenal digitalisasi yang ditandai dengan sistem cyber-physical.

Dalam kesempatan kali ini, bapak Reinaldo menerangkan bahwa dunia sudah berubah. Pekerjaan yang dikerjakan manusia saat ini banyak yang akan tergantikan oleh mesin pintar, robot dan AI. Sedangkan profesi yang nantinya akan banyak dibutuhkan adalah Cloud Computing engineer, software engineer, technical writer, cyber security management dan bidang -bidang yang berhubungan dengan IT. Dalam metode recruitment, perusahaan akan meninggalkan cara -cara lama yang akan digantikan dengan job posting, online assesment dan online platform lainnya. Selain itu bapak reinaldo juga memberikan tips kepada beberapa perusahaan dalam mendapatkan karyawan -karyawan unggulan. Hal -hal tersebut diantaranya berkolaborasi dengan pihak kampus untuk update mengenai perkembangan teknologi saat ini. Menjalin kerja sama dengan komunitas IT, dan membuka kesempatan magang atau membuka Academic Learning untuk talenta -talenta muda.


Bapak Willi dari Qnap menjelaskan tantangan Big Data saat ini,Source: Wowrack Indonesia
Pengaplikasian Big Data
Fenomena Big Data, dimulai pada tahun 2000-an ketika seorang analis industri Doug Laney menyampaikan konsep Big Data yang terdiri dari tiga bagian penting, diantaranya: Volume Organisasi yang mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk transaksi bisnis, media sosial dan informasi dari sensor atau mesin transaksi. Bagian yang kedua yakni kecepatan aliran data harus ditangani secara cepat dan tepat yang dapat dilakukan melalui hardware maupun software. Bagian penting yang ketiga adalah variasi data yang dikumpulkan mempunyai format yang berbeda-beda. Mulai dari yang terstruktur, data numerik dalam database tradisional, data dokumen terstruktur teks, email, video, audio, transaksi keuangan dan lain-lain. Pemaparan materi tentang big data ini disampaikan bapak Willy dari Qnap sebuah perusahaan data storage yang melayani berbagai tantangan big data.  

Mengapa Big Data ini penting?
Big data sampai hari ini tumbuh tak terhingga jumlahnya dan terus bertambah dari detik ke detik. Dimulai dari transaksi bisnis, upload sosial media seseorang dan segala kegiatan yang berhubungan dengan internet berupa upload dan download dapat menjadi sebuah big data . Big Data dalam bisnis menjadi strategi yang baik dalam mengolah informasi mentah menjadi keuntungan yang terus mengalir ke organisasi bisnis setiap hari, meningkatkan kepuasan pelanggan dan menganalisa perilaku konsumen. Mengelola Big data penting dalam revolusi industri 4.0 ini agar perusahaan bisa bertahan ditengah persaingan bisnis yang semakin ketat.


Application Delivery Order dari KEMP Singapura oleh Bapak Eddy Tan, Source: Wowrack Indonesia
Scale out, no more Scale up
Semakin banyaknya organisasi yang sadar akan pentingnya digitalisasi membuat kebutuhan akan server semakin meningkat pula. Di satu sisi, big data terus bertambah tanpa bisa dikontrol, secara otomatis menambah kebutuhan akan penyimpanan digital yang lebih besar. Di sisi yang lain, scale up suatu tempat penyimpanan memiliki batasan yang tidak memungkinkan penyimpanan tersebut ditingkatkan lagi. Permasalahan lain yang muncul, yakni sebuah organisasi juga perlu datanya dapat diakses dengan mudah tanpa mempedulikan keterbatasan fisik sebuah tempat penyimpanan. Bapak Eddy Tan dari KEMP menjelaskan teknologi Application Delivery Controller (ADC) yang dapat mengatur sebuah provider layanan cloud atau server scale out infrastruktur mereka. Server yang memiliki keterbatasan tersebut tidak lagi upgrade, upgrade server mereka. Dengan teknologi ADC, perusahaan hanya perlu membeli server fisik yang baru dan menggunakan ADC untuk mengontrol data -data yang masuk ke server sehingga mengurangi resiko downtime akibat beban salah satu server.


Pentingnya Infrastruktur IT oleh Bapak Rudy Setiawan selaku CEO Wowrack Indonesia, Source: Wowrack Indonesia
Infrastruktur IT
Dari semua materi yang disampaikan oleh pemateri di Wow Technical Event pada hari rabu, 24 Oktober 2018 adalah bagaimana sebuah organisasi bisa mengadopsi teknologi -teknologi terbaru dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana membangun fondasi semua hal tersebut? Jawaban yang paling tepat adalah membangun Infrastruktur IT yang bisa diakses oleh semua organisasi, khususnya organisasi yang baru akan bertransformasi ke digitalisasi. Bapak Rudi Setiawan selaku CEO PT. Wowrack Indonesia menjelaskan bagaimana komitmen wowrack dalam menyediakan infrastruktur IT yang berstandar tinggi. Data center Wowrack yang berada di Surabaya, Jakarta, Singapura, Hongkong, Seattle, Dallas dan New York sudah dilengkapi server rack, cooling system, kelistrikan yang memadai, serta tingkat keamanan hardware dan software yang terstandar.
Wowrack juga berkomitmen terhadap keamanan data pelanggan yang dibuktikan dengan pencapaian sertifikasi ISO27001, PCI-DSS dan SSAE-16.

Data merupakan hal yang sangat penting saat ini, hal ini merujuk pada istilah Data is Key yang menjadi vital dalam revolusi industri 4.0. Wowrack menyadari hal tersebut dan terus meningkatkan pelayanan melalui inovasi produk -produk serta meningkatkan kepercayaan pelanggan dengan melakukan standarisasi di tingkat nasional maupun internasional. Wow Technical Event (WTE) 2018 diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada ke 3 pemateri oleh CEO PT. Wowrack Indonesia kepada bapak Reinaldo dari Delliot, Bapak Willy dari Qnap dan Bapak Edy Tan dari KEMP Singapura.



Thursday, August 30, 2018

Sumber Informasi dan Cara Belajar Cloud Computing yang Tepat




Dunia semakin terkoneksi dengan segala kemudahannya melalui perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat. Cloud computing sendiri sebagai salah satu terobosan teknologi informasi saat ini, mampu memberikan berbagai layanan dan kemudahan serta manfaat bagi berbagai kebutuhan para pelaku industri IT. Dalam pengaplikasiannya di kehidupan sehari-hari, bahkan masyarakat awam pun juga tanpa sadar telah menggunakan dan memanfaatkan kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi cloud computing. Masyarakat memanfaatkan teknologi cloud computing untuk bekerja, menyimpan dokumen, melakukan kolaborasi dokumen, dan lain sebagainya. Secara tidak langsung, teknologi cloud computing telah banyak membantu aktivitas masyarakat sehari –hari. Masyarakat biasanya memanfaatkan teknologi cloud computing sebagai media penyimpanan data virtual melalui Google Drive, Drop Box, dan lain sebagainya. Kemudahan lainnya yang belum banyak digunakan oleh banyak orang namun sudah mulai dimanfaatkan, adalah pemanfaatan cloud computing untuk membuat desain, pengelolaan data karyawan, supply chain management sebuah perusahaan manufaktur dan berbagai kemudahan lainnya.

Cloud computing didesain untuk mendigitalisasi sekaligus mengintegrasikan berbagai elemen teknologi agar lebih mudah dioperasikan dibandingkan dengan cara tradisional sebelumnya. Sebuah perusahaan sendiri wajib mengadopsi teknologi cloud computing jika ingin melebarkan skala pemasaran perusahaannya baik dari tingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional. Mengadopsi sistem cloud computing ini bukanlah suatu pilihan, melainkan kewajiban bagi sebuah perusahaan. Karena saat ini dan di masa mendatang, sistem cloud computing diprediksi akan terus berkembang. Mengingat trend yang terjadi saat ini saja, kemudahan sistem cloud computing dan aspek-aspek pendukungnya tetap akan terus diminati oleh sebagian besar orang. Untuk itu, mempelajari teknologi cloud computing merupakan hal yang sangat bijak untuk dilakukan sedini mungkin, mengingat alasan-alasan yang telah dikemukakan sebelumnya.


Sesuaikan dengan Kebutuhan
Img : Stocksnap

Hal mendasar sebelum mempelajari cloud computing adalah bertanya kepada diri sendiri tentang kebutuhan mempelajari cloud computing itu sendiri. Hal ini dapat dimulai dengan menentukan tujuan Anda. Tujuan ini bisa bermacam-macam, misalnya saja karena Anda ingin menjadi seorang engineer di bidang IT, atau mungkin  menjadi  penulis di perusahaan IT yang memiliki produk cloud computing, dan lain sebagainya.  Hal tersebut penting diketahui untuk memudahkan bagaimana alur belajar cloud computing sesuai dengan yang diperlukan.

Setelah mengetahui tujuan yang ingin dicapai, tentukan apakah Anda merupakan seorang beginner, intermediate, atau seorang yang sudah berada pada level advanced di bidang IT. Seorang beginner tentu belum banyak memiliki pengetahuan tentang ilmu dan teknologi cloud computing. Namun seseorang yang berada pada level advance, mungkin memerlukan pengakuan yang lebih dengan mendapatkan sertifikasi sebagai bukti keterampilannya, dibandingkan dengan dianggap hanya mengetahui hal-hal yang bersifat mendasar tentang cloud computing.

Seorang beginner dapat didefinisikan sebagai seseorang yang belum pernah mengikuti pendidikan atau sumber pendidikan lain yang berhubungan dengan teknologi Informasi sesuai dengan konsentrasi yang diinginkannya. Dalam dunia kerja, beginner biasanya merupakan lulusan jurusan non IT yang hanya memiliki pengetahuan terbatas terkait ilmu-ilmu IT untuk kehidupan sehari-hari. Kebutuhan mempelajari cloud computing ini biasanya didasari atas keinginan untuk meningkatkan karir, karena sebuah perusahaan mengharuskan kartawannya untuk menjadi tenaga kerja expert yangbekerja di bidang IT. Sedangkan klasifikasi untuk intermediate, biasanya orang yang berada pada level ini, telah mengetahui dasar dari cloud computing secara teoritik, namun  masih belum mengetahui bagaimana aplikasinya dikarenakan belum berpengalaman secara langsung menggunakan sebuah layanan cloud computing.

Sumber Belajar untuk Pemula
Img : Stocksnap

Bagi seorang pemula, banyak sumber yang bisa digunakan untuk belajar baik secara secara mandiri maupun belajar melalui coaching dari orang lain. Hal yang paling direkomendasikan untuk belajar cloud computing tentu adalah dengan bantuan orang yang lebih ahli di bidang cloud computing. Karena akan dapat membantu belajar dan memahami dengan lebih cepat. Namun, belajar mandiri juga bukanlah pilihan yang buruk. Berikut beberapa sumber yang bisa Anda gunakan untuk belajar cloud computing secara mandiri :

  • Belajar melalui buku
Untuk memahami fondasi dari cloud computing, Anda harus banyak-banyak membaca buku-buku tentang ilmu IT, khususnya tentang cloud computing. Mulai dari buku-buku dengan level beginner yang mudah dipahami mengenai cloud computing maupun ilmu dasar IT, hingga buku dengan ilmu yang lebih expert dan kompleks. Buku-buku tersebut dapat membantu Anda untuk memahami bagaimana cloud computing bekerja serta jenis-jenis dari cloud computing. Beberapa buku yang direkomendasikan antara lain : Cloud Service For Dummies dari IBM, Adobe Creative Cloud All-in-One For Dummies atau buku - buku lain tentang pengenalan cloud computing lainnya.

  • Website
Selain buku, beberapa situs website juga dapat membantu dalam memahami apa itu cloud computing. Anda bisa mendaftarkan akun pada website-website kursus seperti coursera, quera.com, guru99.com, acloud.guru, dan masih banyak yang lainnya. Memang ada banyak pilihan website tentang cloud computing yang  bisa dipilih untuk menambah pengetahuan tentang ilmu cloud computing. Langkah yang bisa diterapkan adalah membuat akun pada website kemudian mengikuti petunjuk demo atau “getting started”. Mengikuti tur singkat tentang petunjuuk kursus online yang ada, akan sangat membantu memahami pola pembelajaran yang digunakan.

  • Bertanya kepada expert
Terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa dimengerti secara teknis dan membutuhkan penjelasan lebih mendalam tentang cloud computing. Karena pada dasarnya hal-hal kecil yang bersifat teknis bersifat sangat fundamental namun dapat menentukan pola pikir yang terbentuk dari ilmu cloud computing yang dipelajari. Selain itu, tingkat pemahaman seseorang dalam mempelajari berbagai hal tentunya juga berbeda-beda. Pilihan yang dapat dilakukan adalah bertanya kepada penggiat atau seorang yang memang expert di bidang teknologi informasi, dan cloud computing khususnya. Anda bisa melakukan diskusi dengan mentor tersebut terkait hal-hal yang belum jelas dimengerti dalam mempelajari cloud computing.

Bagaimana Cara Belajar Cloud Computing?
Img : Stocksnap

Setelah mempelajari dasar-dasar ilmu cloud computing, beberapa orang justru tidak tahu harus melanjutkan ke tahapan apa. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk tetap stay in line dalam belajar cloud computing.

  • Tetapkan tujuan dengan lebih jelas
Menetapkan tujuan membuat Anda dapat lebih termotivasi dalam belajar cloud computing. Setelah sebelumnya menentukan tujuan, tahapan selanjutnya adalah membagi-bagi tujuan tersebut supaya terklasifikasi dengan lebih spesifik lagi. Sebagai contoh, misalnya Anda adalah seorang developer di sebuah perusahaan IT, maka fondasi pemahaman Anda tentang IT tentunya sudah sangat jelas. Anda dapat menggunakan platform penyedia cloud computing seperti Amazon Web Service, Microsoft Azure dan lain sebagainya. Terlebih dulu, tentukan ketertarikan Anda. Misalnya Anda tertarik pada layanan pengembangan dari Amazon Web Service, maka Anda dapat mendafarkan akun pada website tersebut.

  • Mulai dengan hal yang disukai
Seperti mempelajari hal-hal lainnya, belajar cloud computing tentunya harus dimulai dengan suatu hal yang paling disukai. Lagkah yang bisa dilakukan adalah menemukan ketertarikan Anda terlebih dahulu. Sebelum mulai mengerjakan sebuah proyek, sebaiknya temukan ketertarikan melalui membaca banyak sumber dan literatur, kemudian memahami fondasi ilmu cloud computing.

  • Buat proyek yang menarik
Belajar sembari mengimplementasikan membuat Anda jauh lebih mudah dalam memahami tentang apa yang tengah dipelajari. Anda dapat membuat proyek baik skala kecil atau besar, seperti misalnya aplikasi peminjaman buku di perpustakaan atau mungkin aplikasi dalam mengatur keuangan pribadi. Seberapa besar proyek yang dibuat bukanlah suatu masalah, namun yang terpenting adalah bagaimana dan seberapa besar keterlibatan aktif Anda dalam mengerjakan proyek tersebut.

  • Klasifikasikan tugas menjadi beberapa bagian
Pada poin nomor tiga, Anda telah menentukan proyek apa yang akan dibuat untuk mengimplementasikan pemahaman terkait belajar ilmu cloud computing. Proyek besar atau kecil terkadang dapat membuat kewalahan berbagai faktor. Salah satunya adalah karena Anda belum memecah tugas-tugas tersebut menjadi bagian yang lebih kecil. Dengan memecah tugas menjadi lebih kecil, Anda dapat membuat to-do list kemudian mencentang tugas yang telah selesai dilakukan. Siapa sangka poin kecil dapat menaikkan motivasi Anda dalam belajar dan bekerja.

Img : Stocksnap

Mengetahui tujuan Anda dalam mempelajari cloud computing sangat penting untuk menjaga semangat dalam belajar. Tujuan dapat membuat Anda tidak lengah atau menyerah dalam memperjuangkan keinginan Anda. Menentukan tujuan memang tidak mudah, namun bukan tidak mungkin untuk dilakukan. Dalam hal belajar ilmu cloud computing, Anda dapat melakukan berbagai amcam research dari berbagai sumber untuk memperkaya ilmu pengetahuan Anda. Mulailah dari hal terkecil, yaitu membaca. Membaca banyak sumber dan literatur akan menuntun Anda menemukan passion yang Anda miliki. Belajar cloud computing bisa dieproleh dari berbagai sumber, misalnya saja melalui buku, online video, blog atau training dan workshop yang banyak diselenggarakan. Banyaknya sumber literatur ini akan sangat membantu Anda dalam memahami ilmu cloud computing.





Thursday, August 23, 2018

Alasan Cyber Crime Banyak Menyerang Bisnis Kecil dan Bagaimana Solusinya




Sebagian besar bisnis kecil kurang memiliki kesadaran terhadap pentingnya proteksi dan keamanan data perusahaannya, sehingga sering menjadi sasaran empuk atau target utama serangan cyber crime, terutama pencurian data yang dilakukan oleh hacker. Keadaan ini semakin mengkhawatirkan dengan ditambah tidak adanya rasa kepedulian dari pemilik bisnis karena bersumber dari adanya stigma bahwa bisnis kecil tidak memiliki resiko sama besar terhadap pembajakan, peretasan maupun pencurian data dibandingkan dengan bisnis dengan skala lebih besar. Serangan cyber crime pada dasarnya tidak mengenal seberapa besar perusahaan tersebut, melainkan tracking perusahaan tersebut, misalnya saja berapa banyak kunjungan dan transaksi yang terjadi pada website. Semua resiko akan sama besar jika sebuah perusahaan skala kecil atau startup memiliki hal yang diinginkan oleh peretas demi tujuan keuntungan pribadi mereka.

Bisnis kecil sering dipandang sebelah mata tidak memiliki potensi untuk mendapat serangan cyber crime dibandingkan dengan bisnis skala besar. Masih banyak pemikiran tentang website bisnis kecil yang diserang oleh peretas bukanlah sebuah media daring yang menarik jika dibandingkan dengan website yang lebih besar lainnya dengan jumlah kunjungan traffic yang tinggi. Hal ini merupakan sebuah pandangan yang bias karena dugaan tersebut bisa saja keliru. Ketika Anda mengira atau mendengar sesuatu tidak terjadi, maka secara otomatis Anda akan berasumsi bahwa hal tersebut benar-benar tidak terjadi, padahal kenyataannya tidak. Pandangan akan hal tersebut juga berimbas pada pola pikir para pelaku bisnis kecil yang akan membuat website perusahaannya. Kebanyakan pemilik bisnis tersebut tidak akan memikirkan keamanan data sebagai aspek penting dan prioritas utama dalam membuat website. Langkah-langkah preventif  untuk melindungi semua data dan aset yang dimiliki pun hanya sebatas keamanan yang mendasar dan sangat mudah diakses oleh peretas.



Bisnis Kecil dan Karakteristiknya
Img : Stocksnap

Bisnis kecil didefinisikan sebagai sebuah perusahaan startup, rekanan atau perseorangan yang memiliki jumlah karyawan lebih sedikit dan atau memiliki pendapatan yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan perusahaan dengan skala menengah maupun atas. Bisnis yang dikategorisasikan sebagai bisnis kecil biasanya termasuk dalam kategori Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang memiliki omzet kurang lebih 2,5 Milyar dan dengan aset kurang dari 500 juta Rupiah berdasarkan Undang-undang No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Bisnis kecil ini biasanya didorong dan dibantu oleh pemerintah untuk membenahi infrastruktur fisik, finansial hingga digitalisasi berupa pengadaan website dan pemasaran menggunakan media sosial.

Di beberapa negara, termasuk Indonesia, kategori bisnis kecil ini termasuk service di bidang retail dan customer goods seperti toko serba ada, grosir, toko roti, toko makanan, atau di bidang jasa (tukang kayu, bangunan atau teknisi listrik) yang dalam menjalankan bisnisnya belum terstruktur seperti perusahaan besar. Karakter lainnya adalah sistem pembukuan yang masih sederhana dan belum melibatkan sistem pembukuan yang kompleks atau standar akuntansi.

Dari segi modal, bisnis kecil masih menggunakan modal terbatas yang mengakibatkan efisiensi dan lebih berfokus pada core business mereka dibanding dengan support business seperti pemakaian website dan kepedulian terhadap sistem keamanan informasi. Modal yang terbatas dan pengalaman manajerial yang belum memadai serta sistem pembukuan yang masih belum komprehensif mengakibatkan bisnis kecil susah mendapatkan pinjaman modal daribBank untuk mengembangkan bisnisnya.


Bisnis Kecil Rentan Terkena Serangan Cyber Crime
Img : Stocksnap

Bisnis kecil sesuai dengan karakteristiknya yang telah dijabarkan sebelumnya, memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan bisnis skala menengah dan besar. Serangan cyber crime tidak memandang ukuran, traffic, maupun seberapa viral suatu website. Serangan cyber tidak memandang hal tersebut, ada banyak kemungkinan yang menjadi alasan seorang hacker profesional maupun amatir menyerang sebuah bisnis dengan skala nkecil. Berikut beberapa alasannya:

  • Serangan cyber crime terhadap bisnis kecil bukanlah media daring

    Serangan cyber terhadap bisnis kecil tidak bisa dianggap sebagai sebuah berita yang menarik atau memiliki rating tinggi dibandingkan dengan permasalahan peretasan yang dilakukan pada website atau perusahaan besar. Dikarenakan hal ini bukanlah sesuatu yang viral dan sering diberitakan. Dari sinilah muncul anggapan beberapa pihak bahwa tidak ada peretasan pada bisnis kecil. Sehingga pola pikir yang terbentuk adalah asumsi bias bahwa tidak ada bisnis kecil yang diretas. Hal ini dikarenakan hanya karena masyarakat digital tidak mendengar hal tersebut.


  • Modal terbatas pada bisnis kecil
Pembagian anggaran yang hanya berfokus pada pembiayaan core bisnis menyebabkan sebuah bisnis kecil setengah hati dalam membiayai support bisnisnya, seperti pengadaan, pengelolaan, serta pemeliharaan infrastruktur IT baik hardware dan softwarenya. Di satu sisi, dalam era digitalisasi seperti saat ini, bisnis kecil membutuhkan website sebagai akses untuk mengembangkan pasar dengan lebih luas lagi. Digitalisasi sebuah data juga harus dilakukan agar mudah untuk melakukan audit dan dapat dipertanggungjawabkan oleh perusahaan agar dapat balik modal.

  • Budaya Bring Your Own Device (BYOD)
Membawa peralatan kerja seperti laptop sendiri memang menjadi hal yang lumrah dalam bisnis skala kecil, hal ini dikarenakan terkait dengan penghematan anggaran pengadaan barang dan efisiensi. Namun, hal ini justru membawa dampak negatif terkait keamanan informasi perusahaan tersebut. Serangan cyber bisa saja terjadi tidak hanya dari pihak eksternal, namun juga dari pihak internal atau berasal dari karyawan suatu perusahaan itu sendiri. Budaya BYOD ini mengakibatkan tidak adanya kontrol atau standarisasi bagi perusahaan dalam menjaga sistem informasinya dan sangat memudahkan serangan cyber crime masuk.

  • Software yang tidak pernah diperbarui
Software kadaluarsa menjadi persoalan selanjutnya mengapa bisnis kecil sangat mudah terkena serangan cyber crime. Biaya pemeliharaan software yang tidak murah juga menjadi permasalahan mengapa bisnis kecil tidak memperbarui software-software yang dimiliki. Banyak bisnis kecil yang menganggap tidak perlu melakukan pembaruan setelah membeli sebuah domain atau pemeliharaan website. Tidak adanya edukasi dengan baik juga menjadi persoalan selanjutnya bisnis kecil yang rentan terhadap serangan cyber crime.

  • Akses kontrol yang tidak ketat
Keamanan yang hanya mengandalkan password sangat mudah diretas. Begitu pula website yang mengandalkan satu sistem keamanan saja membuat bisnis kecil tidak mampu menghadapi serangan serangan cyber crime. Akses yang tidak berlapis dan tidak bervariasi ini menyebabkan bisnis kecil sangat mudah diretas.

  • Test bagi hacker pemula
Sayangnya terkadang tidak ada tujuan khusus bagi seorang hacker untuk meretas sebuah website atau membuat suatu serangan cyber. Melalui keamanan yang tidak terlalu ketat, website bisnis kecil seringkali digunakan sebagai sebuah tes atau sebagai pengalaman perdana bagi seorang hacker pemula yang ingin menjadi hacker profesional.

  • Ketidakpedulian terhadap sistem keamanan
Dari semua faktor-faktor yang menyebabkan bisnis kecil mudah diserang oleh serangan cyber adalah tidak menempatkan keamanan informasi sebagai faktor utama dan terpenting dalam kebutuhan IT. Hal ini pada akhirnya akan memicu hal-hal yang sangat memudahkan seorang hacker untuk menyerang bisnis kecil. Jika saja bisnis kecil lebih peduli terkait sebuah isu keamanan, maka kemungkinan bisnis tersebut diretas juga akan semakin dapat diminimalisir.


Solusi Pencegahan Serangan Cyber Crime terhadap Bisnis Kecil
Img : Stocksnap

Tidak ada cara lain untuk mencegah serangan cyber crime selain meningkatkan kesadaran terhadap keamanan informasi data. Dalam menyusun sebuah kesadaran tersebut, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh seorang pelaku bisnis kecil agar terhindar dari serangan cyber yang tenunya dapat merugikan internal perusahaan. Beberapa solusi yang dapat diterapkan diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Mengubah pola pikir bahwa keamanan Informasi merupakan hal yang tidak penting
    Sudah seharusnya layanan IT dapat menjangkau layanan sehingga mudah diakses dan fleksibel. Namun, inti permasalahannya adalah keamanan harus menjadi perhatian khusus dan prioritas bagi para pengguna layanan IT. Inti dari sebuah bisnis tentunya adalah kepercayaan, dan kepercayaan tersebut dapat diperoleh dari keamanan informasi yang disimpan dan dikelola. Apabila hal tersebut diabaikan, maka kepercayaan itu akan perlahan memudar dan kepercayaan pelanggan semakin terdegradasi oleh sesuatu yang tidak bisa diprediksi oleh para pelaku bisnis. Jangan sampai pola pikir Anda berubah setelah mendapat serangan cyber crime secara berturut-turut dan berimbas pada penjualan perusahaan.

  • Sisihkan anggaran lebih untuk keamanan informasi
    Mungkin infrastruktur IT merupakan bagian support bisnis dari perusahaan kecil. Namun di era digitalisasi seperti saat ini, meskipun IT bukan menjadi core business namun sudah seharusnya tidak dikesampingkan begitu saja agar dapat mengekspansi pasar secara lebih luas. Dengan memberikan anggaran yang dikhususkan untuk keamanan informasi, merupakan sebuah investasi yang nantinya akan menguntungkan perusahaan itu sendiri. Selain bebas dari serangan cyber, juga dapat memudahkan perusahaan di berbagai hal seperti misalnya ekspansi pasar yang lebih luas, serta memahami perilaku konsumen.
Img : Stocksnap

  • Gunakan aplikasi password untuk akses yang lebih ketat
    Penggunaan password masih menjadi pilihan utama dalam keamanan dan akses masuk administrator website. Perkuat password Anda menggunakan berbagai macam aplikasi yang tersedia, misalnya saya Password Generator yang memang dirancang untuk membuat password lebih kuat dan aman dari serangan cyber crime. Tidak perlu sibuk dan pusing merancang password yang terstandar aman, namun cukup menggunakan aplikasi password generator akan memudahkan Anda memiliki password yang sulit untuk dipecahkan oleh hacker.

  • Update semua infrastruktur hardware maupun software
    Celah keamanan sebuah sistem selalu bisa dilihat dari versi terdahulunya dan dapat mengundang serangan cyber crime lainnya berupa virus, spyware, malware, maupun hilangnya data perusahaan. Memperbarui sistem merupakan satu-satunya cara untuk terus meningkatkan kinerja dan menguatkan sistem keamanan sebuah sistem. Hal ini berdasarkan pada kenyataan bahwa tidak hanya sistem keamanan yang berkembang, namun peretasan dan perkembangan virus juga mengalami perkembangan. Maka dari itu jangan ragu untuk memperbaharui suatu sistem, karena itu sebuah kewajiban yang dapat menyelamatkan data dan informasi perusahaan Anda.

  • Lakukan backup semua data secara rutin dan berkala
    Layanan komputasi awan atau cloud computing dtelah menjadi solusi bagi perorangan maupun bisnis untuk solusi backup sebuah data. Metode konvensional yang masih menyimpan data di penyimpanan komputer, harddisk, flashdisk dan semacamnya lebih rentan hilang dan rusak. Tentunya sebagai pemilik bisnis tidak ingin berdiam diri melainkan merubah bisnis kecil menjadi lebih berkembang bukan? Dengan adanya backup, Anda dapat lebih mudah terkoneksi dengan berbagai layanan dan kemudahan. Karena Anda tidak pernah bisa memprediksi kapan serangan cyber crime dapat terjadi pada perusahaan maupun website anda, maka backup lah data-data dan informasi perusahaan sebelum hal-hal tersebut benar-benar terjadi.

  • Selalu monitor aktivitas website Anda
    Salah satu kelemahan website bisnis kecil adalah tidak adanya monitoring terhadap website tersebut. Selalu mengawasi website selama 24/7 bukanlah sesuatu yang mungkin dilakukan oleh sedikit team apalagi seorang diri. Namun selalu ada cara untuk mengawasi atau memonitor website Anda, tentunya dengan bantuan third party dengan layanan managed service yang dapat membantu memantau serangan-serangan yang tidak terduga.

  • Percayakan pada provider yang terverifikasi keamanannya
    Meski memiliki anggaran yang terbatas, pemilik bsinis skala kecil tetap dapat mengembangkan website, serta terhindar dari berbagai ancaman serangan cyber crime. Dengan mempercayakan kepada provider penyedia jasa layanan managed service untuk bisa mengontrol, mengawasi dan memberikan solusi yang terbaik bagi perusahaan dan keperluan IT perusahaan Anda, agar selalu aman dan terhindar dari serangan cyber crime. Anda tentu dapat mempercayakan keamanan informasi perusahaan kepada Wowrack sebagai layanan yang terpercaya dan terdepan dalam keamanan informasi. Kunjungi website www.wowrack.co.id untuk informasi lanjut terkait informasi produk yang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh perusahaan Anda.