Wednesday, May 8, 2019

Event ARCHER: Cara Wowrack untuk Mengenal Lebih Dekat Kebutuhan Sosial Masyarakat

Foto : Wowrack Indonesia


Wowrack tidak hanya concern terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan di dunia IT. Namun beberapa hal lain yang berhubungan dengan hal tersebut, mulai dari bisnis dan perusahaan, hingga ke hal-hal sosial yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat misalnya gerakan go green, hemat energi, Indonesia sehat, dan hal-hal sosial lainnya.

Terkait dengan hal tersebut, Wowrack ikut andil dalam acara amal bertajuk Art and Charity Trilogy (ARCHER) yang didakan oleh mahasiswa dari Kelompok Minat Mahasiswa Seni dan Olahraga (SEGA) dari Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (UBAYA) yang bekerjasama dengan Yayasan Peduli Kasih Anak Berkebutuhan Khusus.

Foto : Wowrack Indonesia

Acara ARCHER telah dilaksanakan pada Hari Sabtu, 27 April 2019 yang berlokasi di Food Junction Gand Pakuwon Surabaya. Acara ARCHER dibagi kedalam tiga bagian, yaitu Charity Run sepanjang 5KM, Art Project: live mural dan Celebration of Hope mulai dari donor darah dengan PMI, serta live performances dari anak berkebutuhan khusus. Selain itu, masih ada fun games dan bazaar. Mural competition sendiri juga memiliki tema 'memberi harapan kepada mereka yang kekurangan'.

Acara ARCHER ini memiliki visi yang sangat sosial seperti ingin membantu menyebarkan kebahagiaan dan harapan kepada mereka yang membutuhkan. Seni sendiri juga bisa dipahami sebagai media yang dapat menghibur dan menyampaikan berbagai makna kepada siapapun yang melihatnya. Selain itu, acara ARCHER ini juga mengajak masyarakat untuk take action dengan menjalin kerjasama dengan yayasan sosial dan seni di Surabaya yang memiliki visi misi yang sama di bidang sosial.

Foto : Wowrack Indonesia

Wowrack sendiri ingin lebih dekat dengan masyarakat melalui program-program sosial seperti ini. Hal ini untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran terhadap sesama manusia, serta memberikan penghiburan dan pengharapan kepada mereka yang membutuhkan. 




Wowrack Cloud Partner: Workshop SEVIMA Menyongsong Transformasi Digital 4.0

Foto : SEVIMA


PT. Sentra Vidya Utama atau lebih dikenal dengan SEVIMA telah lama menjadi official partner Wowrack Indonesia untuk kebutuhan cloud dalam dunia pendidikan. SEVIMA secara rutin menggelar workshop satu kali dalam setahun untuk mengupdate informasi teknologi khususnya dalam ranah pendidikan. Kali ini SEVIMA mengadakan workshop bertajuk Menyongsong Transformasi Digital 4.0

SEVIMA telah melaunching beberapa produk utamanya seperti siAkad Cloud, GoFeederCloud, serta masih banyak produk dan layanan yang lainnya. Semua program dan layanan SEVIMA didedikasikan untuk menghadapi digitalisasi dalam dunia pendidikan. Dan dengan adanya revolusi industri 4.0 tentu akan semakin banyak tantangan dalam dunia digital, tidak terkecuali dalam bidang pendidikan. Maka dari itu SEVIMA berinisiatif untuk menggelar workshop dengan tema revolusi industri 4.0 agar dapat menyampaikan berbagai informasi dan materi yang sangat informatif bagi dunia teknologi dan pendidikan.

Sebuah universitas harus lebih adapatif dalam menghadapi revolusi industri 4.0 yang tentunya sangat mengedepankan digitalisasi di semua bidang. Jika tidka dapat menyesuaikan, tentunya universitas tersebut akan tertinggal dan kalah dalam persaingan dalam dunia digital.

Foto : SEVIMA

Dalam workshop yang telah digelar di Luminor Hotel, Surabaya pada Hari Rabu s/d Kamis, tanggal 24-25 April 2019 yang lalu dibahas materi dan informasi tentang merencanakan strategi pendidikan di era digital, memahami pembelajaran terkini (Blended Learning), strategi mudah dalam pelaporan program FEEDER dan SISTER dari PDDikti, serta bimbingan teknis penggunaan SIstem Informasi Akademik Berbasis Cloud (siAkad Cloud) yang telah berkerjasama dengan provider penyedia cloud terbaik di Indonesia, Wowrack.

Wowrack Indonesia sendiri telah bertahun-tahun telah terpercaya menjadi provider layanan serta solusi bagi kebutuhun IT bagi semua jenis bisnis, termasuk dalam dunia pendidikan. Melalui cloud, memang semua mungkin, dan semua pekerjaan menjadi lebih mudah untuk dilakukan. Pendidikan tidak lagi dibatasi dengan sistem tradisional yang lama. Melainkan dengan bantuan cloud technology, tidak akan ada lagi batasan dalam sistem-sistem serta pembaruan teknologi dalam dunia pendidikan. Dapatkan layanan cloud untuk bisnis Anda. Hubungi wowrack melalui email: sales@wowrack.co.id atau telepon: (031) 6000 2888. Website: wowrack.co.id


                                                                                        Follow juga :
Facebook SEVIMA : Sevima : Take IT Easy 
Instagram : @sevima_official 
Website : sevima.com 
SEVIMA blog workshop : Menyongsong Transformasi Digital 4.0 









Tuesday, May 7, 2019

Singapore Huawei Cloud Summit 2019




Huawei telah lama dikenal sebagai perusahaan produsen alat komunikasi atau smartphone terbesar di China dan dunia. Huawei Technologies sendiri merupakan perusahaan swasta yang didirikan pada tahun 1988 oleh Ren Zhengfei. Namun seiring dengan perkembangan era digitalisasi serta teknologi yang semakin canggih, Huawei tentu juga terus mengembangkan program dan sistemnya, salah satunya bernama Huawei Cloud. Teknologi ini tentu juga telah terintegrasi pada smartphone Huawei buatan perusahaan ini.

Pada tanggal 24-25 April 2019, Huawei mengadakan event bertajuk Huawei Cloud Summit 2019 yang diadakan di Jasmine Ballroom, L3, Sands Expo and Convention Centre Singapore. Pada acara tersebut, Wowrack berkesempatan hadir mengikuti keseluruhan workshop yang digelar. Tidak lupa, perwakilan dari Wowrack Indonesia juga mengunjungi booth-booth bertema teknologi yang ada di acara tersebut. Perwakilan dari Wowrack Indonesia adalah Andy Siregar dan Rizky Aditya Wijayanto sebagai Solution Architect.



Dalam event Huawei Cloud Summit 2019, terdapat kata sambutan dari CEO Huawei Internasional Nicholas Ma, sharing success story mengenai cloud dan AI yang dapat memacu inovasi bisnis, sharing pengalaman teknologi Huawei Cloud, news dari Huawei Cloud, serta beberapa pameran lokakarya. Para pembicara yang dihadirkan juga cukup expert dibidangnya masing-masing. Sebut saja Marcus Loh sebagai Asia Pacific & Japan Senior Director for Technology Practice of Veritas, Jason Wang sebagai Partner & CBO dari SHAREit, Ernie Teo sebagai CTO dari Jupiter Chain, serta perwakilan dari Huawei Tech lainnya. 



Acara yang berlangsung selama dua hari ini memiliki acara tech sharing session yang cukup banyak menyampaikan informasi-informasi baru dan penting di bidang teknologi serta sekaligus implementasi sistem cloud pada smartphone. Menariknya, acara ini juga disiarkan secara live dan telah dihighlight dalam website Huawei Cloud, jadi bagi Anda yang belum berkesempatan hadir langsung di acara tersebut, dapat tetap mengetahui informasi dan news yang disampaikan oleh para pembicara dalam acara Huawei Cloud Summit 2019 tersebut.

Info selengkapnya event Huawei Cloud Summit 2019 :






Monday, March 25, 2019

Lindungi Data Bisnis Anda dengan Disaster Recovery Plan (DRP)

Gambar: Bencana pada sistem IT (sumber: pixabay.com)

Bisnis mengadopsi teknologi informasi dengan sangat cepat. Pemrosesan data serta segala aktivitas bisnis tidak hanya menggunakan konsep manual lagi, melainkan telah terdigitalisasi. Aktivitas sehari-hari seperti mengirim email, menelepon menggunakan aplikasi atau platform berbasis internet, hingga pembayaran gaji karyawan atau kebutuhan finansial lainnya dapat dilakukan melalui internet. Untuk melakukan berbagai hal, sekarang Anda tinggal memanfaatkan smartphone maupun gadget dan komputer yang Anda miliki. Perubahan dalam bentuk digitalisasi mengakibatkan sebuah bisnis harus membangun suatu sistem yang efisien serta efektif untuk kebutuhan internal maupun eksternal perusahaan. Digitalisasi bisnis tersebut akhirnya juga dapat membuat suatu perusahaan menerapkan kebijakan baru terkait keamanan data. 

Dahulu, penyimpanan data dilakukan dengan cara tradisional, yaitu dengan cara menyimpan kertas data kedalam brankas maupun lemari arsip, kemudian evolusi digital mulai terjadi dengan metode penyimpanan data pada hard drive seperti hard disk, flashdisk, dan lain sebagainya. Namun, saat ini metode serta media penyimpanan data tersebut sudah dianggap tidak aman, hal ini dikarenakan, media penyimpanan tersebut tidak menawarkan sisi fleksibilitas yang saat ini justru sangat dibutuhkan oleh suatu perusahaan dalam menyimpan data maupun informasi yang dimilikinya.

Migrasi data ke sistem cloud juga menjadi penanda bahwa era industri digitalisasi telah dimulai. Data yang disimpan pada sistem cloud lebih mudah diakses serta mudah dalam pengelolaannya. Data cloud juga dapat diakses oleh user yang memiliki akses tersebut dimanapun dan kapanpun asal terkoneksi dengan jaringan internet. Hal-hal konvensional lain seperti tempat dan waktu sudah bukan penghalang bagi suatu bisnis yang ingin mengakses dan mengolah data-datanya. Namun kemudahan serta fleksibilitas cloud ini sering dianggap lawan dari sisi keamanan itu sendiri. Pada dasarnya sistem cloud didesain tidak hanya menggunakan satu layer keamanan, melainkan berlapis-lapis mulai dari tier 1 hingga tier 3 bahkan lebih. Kelebihan inilah yang mengakibatkan cloud dipercaya karena fleksibilitas serta keamanannya yang terjaga.

Keamanan yang terjaga dan dapat diandalkan ini merupakan keharusan layanan cloud agar mendapat kepercayaan dari konsumen. Garansi less down time serta lokasi data center yang aman serta strategis, dan tentunya server yang aman merupakan tanggung jawab yang harus dimiliki oleh perusahan provider cloud. Tujuannya adalah supaya data-data yang tersimpan pada sistem cloud terhindar dari resiko-resiko yang dapat mengakibatkan data hilang atau rusak. Setelah semua persyaratan terpenuhi, pertanyaan lain yang muncul adalah bagaimana tentang bencana yang tiba-tiba atau tidak dapat diprediksi? Bagaimana cara mengatasi bencana serta merencanakan Disaster Recovery Plan (DRP) yang baik dan tepat? Apakah setiap perusahaan harus memiliki Disaster Recovery Plan? Apakah layanan Disaster Recovery Plan termasuk kedalam layanan yang disediakan oleh sebuah perusahaan provider cloud?

Apa yang Dimaksud dengan Disaster Recovery Plan (DRP)
Disaster Recovery Plan atau DRP merupakan suatu tindakan yang dilakukan sebelum dan sesudah bencana terjadi. Menyusun atau membuat DRP bertujuan untuk meminimalisir dampak diakibatkan oleh sebuah bencana, misalnya untuk melindungi data-data penting dari bisnis yang Anda miliki seperti data penjualan, perilaku konsumen hingga data-data sensitif yang berkaitan dengan konsumen. Hal yang perlu menjadi fokus dalam mengadopsi sistem Disaster Recovery Plan (DRP) adalah memahami fakta bahwa bencana merupakan sesuatu yang tidak dapat diprediksi, direncanakan, namun bisa dihindari. DRP membantu mengembalikan fungsi-fungsi critical sebuah sistem ke fungsi awal atau semestinya setelah terkena bencana. DRP dapat membantu meminimalisir dampak kerusakan yang dapat berpotensi mengganggu bisnis Anda. DRP juga dapat mengembalikan operasional perusahaan dengan cepat.

Mengapa Disaster Recovery Plan (DRP) ini Penting?
Telah banyak kasus data loss maupun pencurian data dalam dunia teknologi dewasa ini. Sebuah kesalahan sederhana dapat berujung menjadi sebuah bencana bisnis yang berkaitan dengan keuangan perusahaan. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh National Small Business Poll atau NFIB, sebesar 10% disaster disebabkan oleh faktor human error dan bersifat teknis. Sedangkan secara mengejutkan, sebesar 30% disebabkan oleh bencana alam. Hal sederhana seperti hujan dapat menyebabkan listrik padam dan menyebabkan resiko kerugian yang besar. Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Texas, menunjukkan fakta bahwa hanya 6% perusahaan yang mampu bertahan dan mengembalikan data mereka, sebanyak 43% data tidak dapat diakses kembali, dan 51% perusahaan tutup dalam 2 tahun terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa Disaster Recovery Plan (DRP) sangatlah penting. Berikut beberapa alasan lainnya :

·           Perangkat keras dan mesin yang rusak. Meskipun reliabilitas suatu teknologi sudah berada pada level yang terbaru, atau jarang terjadi kegagalan, namun faktanya semua perangkat teknologi akan tetap memiliki kekurangan, kelemahan, serta rentan rusak. Dengan kenyataan demikian, akan menjadi sangat mahal bagi sebuah perusahaan untuk menghapus atau memperbaiki masing-masing kegagalan pada infrastruktur IT. Maka memiliki Disaster Recovery Plan merupakan cara yang terbaik untuk mengamankan data-data yang penting akibat kegagalan suatu perangkat keras.

·           Seperti layaknya mesin, manusia tidaklah sempurna. Pernahkah Anda mengerjakan suatu pekerjaan dengan sangat sungguh-sungguh namun menyesal karena lupa menyimpan? Ironisnya, hal itu sering sekali terjadi. Sama halnya dengan sistem firewall, anti-virus, dan anti-spyware yang merupakan suatu bentuk perlindungan data dari serangan yang tidak diinginkan. Software tersebut hanya memastikan bahwa data akan aman serta dapat diandalkan saat tiba-tiba terjadi downtime. Namun, bagaimana jika ada suatu perusahaan yang melakukan kebijakan tidak boleh ada data loss saat terjadi downtime? Disaster Recovery Plan jawabannya.

·           Konsumen menuntut kesempurnaan sistem. Masih ingat sebuah kata-kata lama bahwa konsumen adalah raja? Ya, konsumen selalu menuntut kesempurnaan, apapun hal yang terjadi dibelakang sistem tersebut, konsumen enggan mencari tahu dan hanya ingin mendapat yang terbaik dalam pelayanannya. Dengan tingkat kompetisi yang semakin tinggi, memaksa perusahaan untuk lebih transparan dan akuntabel. Dengan Disaster Recovery Plan Anda tidak akan kesulitan dalam meyakinkan konsumen terkait masalah transparansi dan akuntabilitas data. 

Bangun Sistem Disaster Recovery Plan yang Solid untuk Bangun Kepercayaan Konsumen dan Selamatkan Bisnis
Tidak ada bisnis yang tidak rentan terhadap bencana IT, namun pemulihan cepat dengan adanya Disaster Recovery Plan  yang baik merupakan tuntutan konsumen. Terlalu banyak bisnis yang gagal karena kurangnya mempersiapkan segala kemungkinan bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Meski solusi sederhana seperti backup sangat mudah menyelamatkan hal tersebut, namun jika Anda belum menyiapkan Disaster Recovery Plan, maka tentu hal ini harus menjadi prioritas utama bagi perusahaan Anda.

Syarat-Syarat Membuat Disaster Recovery Plan (DRP)
Berdasarkan National Institute of Standards and Technology (NIST) edisi publikasi 800-34 tentang Panduan Perencanaan sistem informasi, hal-hal yang dibutuhkan dalam membangun Disaster Recovery Plan (DRP) adalah sebagai berikut:

·           Mengembangkan kebijakan perencanaan.  Kebijakan legal yang sifatnya mengikat  ini dibuat untuk mendukung dalam perencanaan dalam mengembangkan Disaster Recovery Plan (DRP).

·           Melakukan analisis dampak bisnis. Anda dapat berbicara dengan perusahaan konsultan atau rekanan pihak ketiga yang Anda pilih untuk mengidentifikasi serta memprioritaskan sistem dan komponen IT yang paling kritis.

·           Mengidentifikasi upaya pencegahan. Ini adalah acuan yg dapat dipakai untuk mengurangi efek dari gangguan sistem, dapat juga meningkatkan ketersediaan sistem dan mengurangi biaya-biaya tidak terduga dari segi usia pemakaian hardware.

·           Mengembangkan strategi recovery. Strategi recovery dan backup yang cermat akan membuat pemulihan lebih cepat dan efektif akibat gangguan tersebut.

·           Rencanakan untuk uji coba, latihan hingga menjalankan agar Disaster Recovery Plan berjalan sesuai dengan skema yang diinginkan.

·           Perencanaan dan perawatan. Semua perencanaan harus ditulis dalam dokumen yang harus diperbarui seiring dengan peningkatan sistem yang baru.

Langkah-Langkah Membuat Disaster Recovery Plan (DRP)
Dengan mengetahui struktur sesuai SP 800-34. Anda dapat membuat beberapa langkah dalam penerapan Disaster Recovery Plan (DRP) sebagai berikut :

  1. Tim perencanaan Disaster Recovery Plan (DRP) harus bertemu dengan tim IT, software developer dan network administrator. Hal-hal yang dperlu dibahas antara lain seperti internal element, aset eksternal, hingga keterlibatan pihak ketiga. Pastikan rencana Anda terkomunikasikan dengan semua senior departemen IT.
  2. Kumpulkan semua data yang relevan terkait infrastruktur. Misalnya diagram jaringan, peralatan konfigurasi, dan database.
  3. Pastikan Anda mengetahui dokumen-dokumen terkait jaringan yang akan digunakan dalam Disaster Recovery Plan (DRP). Jika belum ada, lanjutkan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
Ø  Identifikasi masalah dengan pihak manajemen terkait ancaman paling serius di lingkungan terhadap Infrastruktur IT, seperti kebakaran, kesalahan manusia, masalah kelistrikan atau kegagalan sistem.
Ø  Identifikasi masalah dengan pihak manajemen terkait masalah paling rentan dalam Infrastruktur IT seperti tidak adanya listrik cadangan, database yang telah kadaluarsa dan lain-lain.
Ø  Ulas kembali riwayat dari gangguan dan bagaimana menangani masalah tersebut.
Ø  Identifikasi tentang aset paling penting di perusahaan seperti call center, server dan akses internet.
Ø  Buat peraturan mengenai waktu maksimal yang dibutuhkan manajemen untuk menerima aset IT yang tersedia.
Ø  Identifikasi prosedur operasional yang saat ini digunakan dalam merespon gangguan kritis.
Ø  Menentukan kapan prosedur ini terakhir diuji hingga memvalidasi kesesuaiannya.

4. Identifikasi tim respon darurat untuk semua gangguan infrastruktur IT. Tentukan level tim respon darurat tersebut dalam pelatihan suatu sistem kritis, terutama dalam keadaan darurat.

5.  Identifikasi vendor atau pihak ketiga yang akan Anda ajak kerja sama, teliti keunggulan dan pengalaman perusahaan tersebut. Pilih perusahaan yang menyediakan garansi dan telah tersertifikasi terutama mengenai keamanan data. Selain data Anda akan ditangani dengan baik, tidak akan ada kebocoran atau serangan terhadap data Anda.

6. Kumpulkan hasil dari segala asesmen yang telah dilakukan dalam bentuk analisa. Identifikasi apa yang telah dilakukan dan yang harus dilakukan, dengan rekomendasi  bagaimana cara mencapai, tingkat persiapan serta perkiraan berapa investasi yang dibutuhkan.

7. Minta seluruh manajemen meninjau  mengulas hasil laporan dan menyetujui tindakan yang direkomendasikan.

8 . Persiapkan IT Disaster Recovery Plan yang ditujukan untuk sistem dan jaringan yang paling vital/ kritis.

9. Lakukan uji coba dengan membuat simulasi bencana yang mengharuskan Anda harus memulihkan data.

10. Selalu perbarui dokumen yang Anda gunakan dalam Disaster Recovery Plan. Setiap Disaster Recovery Plan haruslah memiliki dokumentasi yang kuat dan menyeluruh yang mencakup inventaris terperinci tentang peralatan dalam infrastruktur. Hal ini akan membantu mempertahankan manajemen aset yang baik.

11. Jadwalkan secara berkala peninjauan atau audit terkait Disaster Recovery Plan (DRP) yang Anda miliki.


Memiliki Disaster Recovery Plan (DRP) merupakan sebuah prioritas utama setiap perusahaan yang sangat menggantungkan datanya pada sistem digital. Disaster Recovery Plan (DRP) membuat Anda tidak perlu khawatir akan bencana yang tiba-tiba terjadi pada bisnis, karena tentunya keamanan data konsumen merupakan prioritas  yang utama. Menggandeng perusahaan IT provider yang telah terpercaya dan bersertifikasi ISO27001 seperti Wowrack Indonesia, merupakan solusi yang tepat bagi Anda tanpa harus mengkhawatirkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan recovery. Cek website www.wowrack.co.id, atau hubungi sales@wowrack.co.id dan telepon (031) 6000 2888 untuk mendapatkan informasi lengkap tentang layanan Wowrack Indonesia. Temukan layanan IT yang paling sesuai untuk bisnis dan perusahaan Anda. 

Friday, December 21, 2018

Punya ide startup? Wujudkan dengan Cloud Computing



Saat ini, startup berbasis aplikasi di web dan aplikasi menjadi tren di Indonesia khususnya bagi generasi muda. Munculnya banyak ide bisnis ini sekaligus mengawali banyaknya startup yang bermunculan akibat efek dari inovasi teknologi itu sendiri. Dimulai dari fleksibilitas hingga efektifitas dari teknologi memunculkan banyak ide kreatif guna menyelesaikan masalah agar hidup semakin praktis dan efisien. Bisnis dan inovasi seoalah 2 hal wajib yang tidak bisa dipisahkan dan maju bersama dalam memenangkan persaingan bisnis. Untuk itu, seorang pebisnis yang ingin membangun perusahaan rintisan atau startup harus siap bersaing dengan pebisnis lain. Kesiapan ini meliputi kesiapan tentang mendesain, merancang, membangun hingga menjalankan serta merawat bisnis tersebut. Lantas, pertanyaan selanjutnya adalah Bagaimana mengeksekusi ide tersebut ?. Ketika berbicara mengenai startup, fenomena ini cukup unik dan menarik jika diamati. Dalam waktu bersamaan, mereka harus berpikir mengenai efisiensi dari segi anggaran dana yang  lebih hemat namun harus mengadaptasi teknologi terkini yang bertolak belakang dengan prinsip hemat anggaran tersebut.

Platform as a Service dari Cloud Computing adalah layanan yang sebanding dengan kebutuhan startup dimana dapat menghemat dana perusahaan -perusahaan Startup untuk keperluan penghematan dana. PaaS dari Cloud Computing merupakan platform yang sangat tepat dalam mengembangkan berbagai aplikasi yang menjadi tren perusahaan startup saat ini. Dalam artikel ini, kita akan berdiskusi tentang bagaimana PaaS yang merupakan layanan dari Cloud Computing membantu startup dalam mengembangkan bisnisnya lebih jauh dan memimpin pasar. 

Karakteristik Startup
Startup atau perusahaan rintisan merupakan sebuah perusahaan yang belum banyak berkembang dari segi jumlah karyawan maupun skala bisnis. Namun, startup biasanya memiliki perkembangan bisnis yang cukup cepat karena ide suatu startup biasanya langsung bisa diterima masyarakat. Karakteristik dari perusahaan startup pertama adalah usia perusahaan ini berdiri. Usia dari suatu startup biasanya tidak lebih dari 3 tahun operasional. Dalam tiga tahun operasional, sebuah perusahaan startup dituntut untuk berkembang dan mampu merebut hati pasar melalui branding merk mereka. Diferensiasi produk penting dilakukan dan inovasi kekinian untuk menjawab permasalahan masyarakat modern menjadi ciri khas perusahaan startup.

Dalam mengoptimalkan kinerja suatu startup, efisiensi karyawan sangat diperlukan. Karyawan yang sedikit ini mengharuskan mereka harus bisa multitasking dan dituntut mampu mengerjakan banyak hal. Hal ini membuat pekerja di perusahaan startup masih sering tumpah tindih dalam menjalankan fungsi tugasnya, maka dari itu, banyak perusahaan startup yang mempekerjakan talenta muda dalam perusahaan mereka karena visi dan misinya sangat berkaitan dengan semangat muda yang mengharuskan bisa multitasking. Karakteristik selanjutnya adalah terkait penghasilan yang mereka dapatkan untuk kebutuhan operasional. Kebanyakan dari startup mendapatkan penghasilan mereka dari angel investor atau venture capital. Dengan kata lain, masih sedikit startup yang telah memiliki benefit dari penjualan produk mereka. Anggaran yang besar dari investor ini harus mendapat jaminan terealisasinya profit yang lebih besar dibanding dengan yang diinvestasikan. Berdasarkan hal itu, sangat wajar jika startup memaksimalkan penggunaan uang mereka terkait beberapa kebutuhan yang sejalan dengan core value mereka.

Karakteristik yang terakhir adalah suatu startup sangat erat dengan teknologi, khususnya teknologi informasi. Penggunaan aplikasi berbasis smartphone dan website menjadi karakteristik startup saat ini dalam mengimplementasikan ide mereka. Hal ini disebabkan karena penetrasi pengguna internet dan pengguna smartphone yang semakin tahun terus meningkat mengakibatkan bisnis ini selalu menjanjikan dan perusahaan startup terdepan dalam menjalankan bisnisnya.



Platform as a Service (PaaS)
Platform as a service (PaaS) adalah jenis layanan cloud computing yang menyediakan platform yang memungkinkan pelanggan untuk mengembangkan, menjalankan, dan mengelola aplikasi tanpa kompleksitas membangun dan memelihara infrastruktur yang biasanya terkait dengan pengembangan dan peluncuran aplikasi. Seperti IaaS atau Infrastructure as a Service, PaaS yang bagian dari cloud computing juga tidak hanya terdiri dari  server infrastruktur, penyimpanan, dan jaringan. Namun juga terdiri dari middleware, tools -tools pengembangan software, layanan business intelligence, manajemen sistem database dan lain -lain. PaaS didesain untuk mendukung pengembangan web berbasis aplikasi yakni : Membangun, menguji coba, menyebarkan, mengelola hingga memperbarui aplikasi berada di lingkungan PaaS

PaaS memungkinkan anda tidak membeli lisensi software yang cukup mahal bagi suatu startup. Infrastruktur, middleware, alat dan berbagai macam sumber yang dimiliki dan mendasari PaaS sangat memungkinkan anda sebagai pengembang startup untuk mengelola aplikasi dan layanan yang anda kembangkan. Layanan Cloud computing dan lingkungan di dalamnya akan membantu anda untuk mengembangkan ide bisnis startup anda lebih berkembang karena didukung lingkungan yang memadai.

Keunggulan PaaS Cloud Computing

Kita sduah berbicara mengenai definisi dari startup dan juga karakteristik yang dimiliki oleh perusahaan startup. Selain itu definisi dari cloud computing, khususnya PaaS sudah dijabarkan, lalu yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah: Bagaimana startup yang dibangun akan bisa sukses dengan bantuan cloud computing khususnya PaaS? Berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa anda peroleh ketika membangun startup dengan PaaS:

Anda akan lebih fokus pada pengembangan inovasi.
PaaS dari Cloud Computing membantu hal -hal yang berkaitan dengan percepatan inovasi suatu startup. Kecepatan dalam inovasi sungguh sangat penting untuk membantu suatu bisnis dengan tujuan untuk memenangkan persaingan. Sebagai seorang pendiri startup, inovasi harus segera diimplementasikan sesegera mungkin. Sementara itu, untuk mengatur platform atau hal -hal yang bersifat teknis dan berhubungan dengan software akan membutuhkan waktu yang cukup lama namun ini adalah sesuatu yang harus dikerjakan dengan percepatan inovasi sebuah bisnis. Dengan PaaS Cloud computing, lingkungan telah diatur, disesuaikan dan seorang pengembang bisa lebih cepat tanpa harus mengganggu pengembangan bisnis yang sedang anda lakukan.


Paas Cloud Computing menggunakan teknologi terbaru dan terbaik.
Tantangan dalam membangun sebuah aplikasi yang akan anda kelola adalah haruslah sudah dapat dilacak, dirawat, diperbarui, dan diintegrasikan lagi dari waktu ke waktu. Hal yang sering sekali perusahaan startup sulit lakukan sendiri. Dengan menggunakan PaaS, teknologi terbaru dan termutakhir adalah jaminan dari perusahaan layanan. Anda tidak perlu khawatir, sistem PaaS dari cloud computing akan selalu diperbarui secara otomatis tanpa mengganggu operasional bisnis anda.

Memaksimalkan Uptime.
PaaS dari cloud computing dapat membantu anda meraih target dan menghindarkan waktu downtime yang tiba -tiba. Setiap penyedia layanan PaaS biasanya telah menawarkan SLA sebesar 99% lebih dimana jaminan aplikasi yang anda kembangkan merupakan berada di lingkungan Cloud Computing terbaik.

Menghemat Anggaran.
Menggunakan PaaS dari cloud computing adalah jalan terbaik untuk meningkatkan skala bisnis anda. PaaS dari Cloud computing menghemat anggaran anda dalam memaksimalkan penggunaan dana yang anda miliki. Anda tidak harus membangun infrastruktur IT anda di perusahaan startup anda yang tentu akan lebih membuat anggaran anda membengkak. Dengan mempercayakan segala bentuk layanan seperti server, data center kepada layanan PaaS akan jauh lebih menghemat anggaran anda yang terbatas.

Aspek Keamanan
Keamanan data center adalah sangat penting untuk kemungkinan terjadinya data hilang atau data rusak. PaaS dari cloud computing memiliki pendekatan unik dalam aspek keamanan. PaaS dari cloud computing memiliki penyimpanan besar dengan pendekatan yang berbeda di setiap layer yang semakin ketat. Keamanan dimulai dari Tier 1 hingga Tier yang semakin ketat agar tidak ada spam atau hacker yang mampu membobol data perusahaan. Meskipun cloud computing banyak dikritik dari segi keamanan karena dapat diakses oleh setiap orang, namun perusahaan -perusahaan besar penyedia layanan ini seperti Microsoft, Apple, Amazon telah memiliki standar keamanan yang sangat tinggi dalam menjaga sebuah data. Selain itu, banyak provider yang juga telah memiliki jaminan SLA sebesar 99% lebih untuk menjaga data dari kejahatan siber, serangan virus atau kerusakan suatu data.

Dukungan terbaik dari provider
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, ketika praktisi startup membangun dan menjalankan PaaS. Anda sedang berusaha menjawab segala kebutuhan konsumen. Tidak hanya menjawab pertanyaan dari orang yang memahami teknologi, namun juga bagi mereka yang awam dengan teknologi. Anda harus memastikan bahwa teknologi yang anda gunakan adalah didukung oleh provider terbaik karena anda akan bekerja dengan mereka, tidak hanya membeli dan menjalankannya sendiri. Menggunakan PaaS dari cloud computing merupakan pilihan terbaik dalam mengadopsi teknologi dalam lingkungan anda. Pilih provider penyedia lingkungan yang aman dan mampu memberikan SLA lebih dari 99 % hidup. Wowrack merupakan perusahaan IT yang fokus di bidang IT Managed Service dan telah lebih dari 10 tahun berdiri.


PaaS menawarkan banyak keuntungan dari cloud computing, khususnya bagi bisnis startup. Dengan segala kekuatan terkaitan kemudahan dan fleksibilitas. PaaS dari cloud computing akan membantu anda dalam menjalankan bisnis anda dan tentunya menghemat anggaran anda. Selain itu, cloud computing juga menawarkan lingkungan yang memungkinkan anda membangun, menjalankan hingga merawat aplikasi anda. PaaS dari Cloud computing juga memiliki tingkat keamanan yang tinggi pula, berada di lingkungan cloud computing global, anda tidak perlu khawatir hal -hal terkait pencurian data dan data yang rusak di lingkungan cloud computing.